genre: Romance, Hurt/Comfort (in later chapter)

Rate: T+ (for now)

Cast:

- Choi Siwon

- Cho Kyuhyun

- And other member of Super Junior and SNSD

diclaimer:

Dengan berat hati author harus mengakui kalau semua cast disini bukan milik author

WARNING!Yaoi,dan straight (ada yg yaoi ada yg straight) Cerita membosankan,tidak sesuai EYD, umur sesuai keinginan author, and OOC sebanyak yg dapat anda bayangkan

ini Fanfic pertama, Mian kalo gaje dan (sangat) membosankan, mohon bantuannya ^0^

DON'T LIKE DON'T READ

Cho Kyuhyun, I'm in love

Siwon POV

Kupandangi wajah manis itu….. Cho Kyuhyun, murid akselerasi berotak cerdas, selalu ranking 1 di kelas, hobi bermain game… AHH! Kalau kusebutkan segala galanya tentang dirinya, 1 harian penuh tak akan cukup….Hei! aku belum mempernalkan diriku bukan? Namaku Choi Siwon, kelas 11-A di Korean International School, sekolah yg dipuja puja sebagai sekolah termasyur di Korea, sungguh suatu keberuntungan belaka yg membuatku bisa masuk disekolah ini. Yah akhir akhir ini aku merasa aneh setiap melihat Kyu… entah kenapa, Sakit, entah kenapa sakit sekali hati ini, apalagi sejak kejadian tadi…. Kenapa Kyu? Kenapa?

Flashback

"YAY! HYUNG KENA!" Terdengar jeritan senang dari bibir seorang Seohyun

"Kerja bagus Seohyun!" terlihat kesenangan terpampar di wajah Yoona

Kalian pasti bertanya kan siapa mereka? Singkatnya sih Yoona adalah pacarku kelas 11-c dan seohyun adalah adik kesayangannya kelas 10-c. Sekarang kami sedang bermain truth or dare dan untuk pertama kalinya aku kena….. Cih! Menyebalkan sekali…

"Jadi, apa mau kalian?" Bisikku pelan, berharap tidak ada yg menyadari sehingga aku tak perlu membuat kehebohan di kelas ini.

Yah kalau boleh dibilang wajahku memang diatas rata rata, sehingga banyak orang mengidolakanku, apalagi ditambah dengan kekayaan ayahku yg tidak bisa dibilang sedikit, lengkaplah sudah faktor penunjang diriku. Dulu saja sewaktu aku jadian dengan Yoona, satu sekolah heboh sampai berminggu minggu, bagaimana dengan yg ini? Nasibku benar-benar sial….

"Truth or Dare?" Bisik Yoona pelan, sepertinya ia mengerti maksudku, pacar yg baik…..

"Dare…" Bisikku cemas, takut Seohyun meminta macam macam.

Pasti kalian bertanya Tanya bukan kenapa aku tidak memilih truth? Yah alasannya mudah, mulut seohyun tidak bisa diajak kompromi, 1 rahasia saja ada padanya, esoknya 1 sekolah sudah mengetahui rahasiamu.

"CIUM KYUHYUN!" Teriak Seohyun, ah dia benar benar tak bisa diajak kompromi rupanya…

Tunggu, apa yg tadi dia katakan? CIUM KYUHYUN?AKU TAK SALAH DENGAR KAN?

Kudengar bisik bisik disekitarku, walau aku tak dapat mendengarnya, tapi aku dapat mengerti apa yg mereka bicarakan, "Siwon akan mencium Kyuhyun? Yg benar saja?" yah kira kira itulah yg sedang mereka bicarakan. Berarti tadi aku tidak salah dengar, kupingku masih berfungsi rupanya, tunggu ada hal penting yg lebih penting dari ini, AKU HARUS MENCIUM KYUHYUN? Entah kenapa aku ingin sekali bilang ya, AH! APA YG KUPIKIRKAN! KAU INI NAMJA SIWON! MANA MUNGKIN MENCIUM SEORANG NAMJA!

"Oppa! Jadi bagaimana?" teriakkan Seohyun membuyarkan lamunanku…

"ANI! Aku menolak! Aku kan sudah punya Yoona, dan lagi dia seorang NAMJA! NAMJA!" aku mencoba menolak.

"Tidak apa kok oppa, aku percaya oppa…." Yoona tersenyum lembut

Yoona, ini bukan masalah percaya atau tidak, tapi masalah harga diriku! Rutukku dalam hati

"Ani!" aku masih tetap pada pendirianku

"Ayolah hyung….. pipi saja deh…" rajuk Seohyun…

Seandainya kau bukan adik Yoona sudah kubunuh kau Seohyun….

"Turuti saja permintaannya hyung, lagipula ini konsekuensi yg kalah bukan?" bisik Yoona pelan

"Ne,ne akan kulakukan…" aku pun mengalah, mencoba untuk tidak menyesali keputusanku

"YEYYYY!" Terdengar teriakkan yg tak lain dan tak bukan berasal dari Seohyun si anak autis a.k.a calon adik iparku lagi. #mian Seomates

Kemudian ia mendorongku mendekati Kyuhyun yg sedang mendekati bekalnya, menatapku penuh arti.

"Ayo lakukan hyung!" Rajuknya manja

"Ada apa hyung?" Kyu tersenyum chubby, membuat diriku ingin segera mengecup pipinya

Kucium pipinya sekilas, sambil mencoba menahan semburat merah diwajahku

PLAKKK

"YA! APA YG KAULAKUKAN HYUNG!" Terdengar jeritan histeris dari seorang Kyuhyun setelah ia dengan kerasnya menampar pipiku disela sela jeritan tak rela dari fansku.

"Mi-mian Kyu, ini karena…." Aku mencoba agar ia tidak marah padaku

"AKU BENCI HYUNG!" lalu Kyuhyun pun meninggalkanku

Flashback off

"Mi-mian oppa, aku tidak menyangka akan seperti ini" bisik Seohyun disela sela isak tangisnya.

Pasalnya pipi mulusku ini menjadi korbannya. Bekas tamparan Kyu kini membiru yg menyebabkan penampilanku menjadi seperti orang yg habis ditampar superman. Tapi kalau boleh jujur sakit di pipiku tidak seberapa dengan sakit hatiku…. Entah kenapa… oh seandainya ada yg memberitahukanku ada apa dengan diriku, kan kuberikan seluruh hartaku… pasalnya sampai hatiku berdegup sangat keras…. Hatiku seakan akan menangis…. Dan itu sangat menyakitkan…. Aku jamin mereka mengira tamparan Kyu sangat keras….. Ani, itu bukan salah Kyu…. Pasti kini Seohyun dan Yoona akan mengira bahwa itu salah mereka…. Ani itu juga bukan salah mereka…. Itu bukan salah siapa siapa… tapi mengapa air mataku terus mengalir…. Apakah aku sudah berubah? Apakah aku bukan Gentleman yg dulu lagi? Yg tidak mudah menangis? Apakah aku sudah berubah? Apakah kini aku sudah berubah menjadi laki laki yg cengeng? Kyu, kenapa? Kenapa?

"Sudahlah Seohyun, jangan cengeng, toh paling paling besok bekasnya sudah hilang" ucapku berusaha meyakinkan mereka kalau aku tidak apa apa.

KRINGGG

"Bel sudah berbunyi, lebih baik kalian cepat cepat masuk kelas" bisikku pelan, berusaha menyamarkan suaraku yg masih gemetaran karena menahan tangis.

"Mianhae oppa, annyeong" teriak Seohyun seraya ia berlari ke kelasnya.

Cuppp

Kukecup bibir Yoona sekilas seperti biasanya, dapat kudengar bisik bisik dan cekikan di sekelilingku. Kudongakkan kepalaku, sudah kuduga, mereka pasti akan menyebarkan gossip ini. SJT Sister, yah kalau dipikir pikir nama itu terdengar norak, tapi disekolah ini mereka disegani oleh semua orang akan keperfectkan. S untuk Sunny, J untuk Jessica, dan T untuk Taeyeon. Ketuanya adalah Sunny yg membuatku sangsi akan hal ini mengingat Sunny merupakan yg terpendek diantara ketiganya. Dulu sebelum Yoona jadian denganku, ia juga merupakan anggota geng ini yg berarti Yoona juga merupakkan primadona sekolah ini.

"Yoona, kok kamu masih mau sih pacaran sama yaoi?" terdengar suara manja Sunny yg menurutku menjijikkan

"Sudahlah Yoona, bukankah kamu meninggalkan kita demi orang itu, lalu untuk apa kamu meninggalkan kita sedangkan orang itu ternyata yaoi, tenang saja kami tidak marah kok" seru Jessica sambil menunjuk nunjuk diriku.

"Ani, Sunny, Jessica, Taeyeon, itu semua hanya karena Siwon oppa kena sewaktu kami bermain Truth or Date" Balas Yoona lembut dengan senyum manis terpampang diwajahnya

"Lagipula, aku meninggalkan kalian bukan karena aku ingin berpacaran dengan Siwon oppa tapi karena aku sudah muak bermain main dengan kalian" Lanjut Yoona tetap tenang tapi dengan nada bicara yg menusuk membuat semua orang disitu termaksud diriku bergidik ngeri. Kadang harus kuakui pacarku yg satu ini memang lebih seram daripada hantu manapun di muka bumi ini.

"annyeong oppa, eonni" ucapnya memecah suasana dan pergi meninggalkan kami yg masih bergidik ngeri.

"Lihat saja oppa, aku akan merebutnya kembali!" teriak Sunny dengan wajah merah padam.

Mereka pun kembali ke kursi mereka masing masing, sungguh merepotkan harus satu kelas dengan kedua gadis menyebalkan ini.

Hei! Kalian pasti bertanya Tanya bukan kenapa aku bilang KEDUA gadis menyebalkan itu….. karena harus kuakui Taeyeon bukanlah orang yg menyebalkan, dulupun aku pernah berpacaran dengan Taeyeon dan harus kuakui pasti ia tersiksa harus terikat dengan Jessica dan Sunny.

Brukk

Kulirik sebelahku, oh ternyata suara itu berasal dari kibum, teman sebangkuku, nama lengkapnya Kim Kibum, nerd sejati yg pendiam yg membuatku tersiksa harus duduk sebangku dengannya. Kutatap ia baik baik, ia gelisah seperti menyembunyikan sesuatu.

"Emm hyung, apa benar kau mencintai Kyu?" bisiknya ragu ragu.

"Ani, Kibummie, aku kan bukan yaoi!" sahutku cepat.

Kutatap wajahnya, aku belum yakin apakah itu menunjukkan dia senang atau sedih

"Kau tidak apa apa Kibummie?" sahutku cemas

"Ne, aku tidak apa apa, gomaweo" ia membalas dengan tersenyum pahit.

Ada apa ini? Sejak kejadian siang tadi, semuanya jadi kacau, WHAT'S GOING ON HERE?

-TBC-

Terima kasih bagi yg mau membaca fanfic aneh ini ^0^ tenang saja semuanya akan berperan penting kok dalam fanfic ini…. Sepertinya ini akan menjadi fanfic yg panjang maka dari itu chapter 1 lebih terlihat seperti prolog :s

Mind to Review?