Because flame Len and the memories.

Summary : Masa lalu antara mereka terbuka, hanya saja Rui tidak bisa menceritakannya karna tidak terlalu kuat mengenangnya. Sampai akhirnya kenangan itu terkuak oleh Gumiya yang me

Disclaimer : Vocaloid milik tuhan dan Yamaha..Hehehe

Pairing : Rin X LenX Lui , Lenka X Rinto X Gumiya

Warning : Mengandung alur ga jelas, humor abal, -_- m.. Pergantian POV,

Don't like don't read!

.

.

.

.


(Normal POV)


"Te-Tentu saja! Len 'kan ga bisa masak!" Ucap Rin tanpa menyadari Len yang sudah pundung di pojokan. 'Kenapa... Aku lagi yang kena!' Pikir Len sambil nangis-nangis. Miku yang melihat itu cuma sweat drop.
Kreek..
"Rinto-kun.." Ucap seseorang yang membuka pintu. Ternyata orang itu adalah gadis dengan rambut ungu lembut yang diikat dua ke depan. Rinto yang melihat itu langsung kaget dan memeluk Gumiya. Gumiya langsung tersenyum senang melihat Lenka yang menatapnya sinis. "Hari ini adalah pengecekan jantungmu.. Kau harus ke Rumah Sakit Yeosu sekarang.."
"Wa-Wakarimashita.. Yu-Yukari-san.." Ucap Rinto lalu mempererat pelukannya pada Gumiya.
"Besok jam 3 sore.." Ucap Yukari tersenyum dan meninggalkan mereka. Rinto masih memeluk Gumiya erat.
"A-aku takut..." Kata Rinto.
"Baiklah lalu... Kau tidak boleh ikut kontes..." Ucap Gumiya tegas. Yang membuat Rinto tersenyum kecut.
"Aku mau ikut!" Kata Rinto keras kepala.
"Sekali tidak ya tidak!" Ucap Gumiya.
"AKU MAU IKUT!" Ucap Rinto.
"TIDAK BAIK BUAT JANTUNGMU! KELUAR SAJA!" Kata Gumiya.
Terjadilah percikan antara Gumiya dan Rinto yang membuat Len, Rin dan Lenka sweat drop.
"Tapi kenapa kita harus menyiapkan 10 masakan dalam 1 grup?" Ucap Rin yang membuat Gumiya menengok pelan.
"Yah... Ini sudah rencana dari awal.. Kalian juga harus bikin enak biar juri kita tidak kecewa.." Kata Gumiya dengan wajah menakutkan.
"EH? Memang jurinya siapa?" Ucap Miku kaget.
"Lui Hibiki.. Yang tadi.. Dia itu punya kemampuan sebagai asisten dokter dan chef.." Kata Rinto sambil tersenyum pelan.
"TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK!" Teriak Len stress.
Glek!
"Le- Len..." Ucap Rin kaget dengan Len yang tiba-tiba teriak.
"Jyah.. Oiya Len... Kamu harus hati-hati loh.. Lui itu... Kayaknya ngelirik Rin.." Ucap Gumiya yang membuat Len makin puyeng. "Dan.. Apa kalian tidak apa-apa dengan kabar ini"
"Haaah... Bukannya tidak apa-apa! Aku sangat kaget mendengar berita ini.. -_- Kaito 'kan cuma mau makan es krim dan bikin es krim di rumahnya!" Ucap Miku sambil menarik syall Kaito. Kaito hanya tertawa hambar mendengar perkataan Miku yang seperti ingin membunuhnya.
"Terang aja kaget kali! Masa kami disuruh bikin masakan yang berbeda-beda? Apa tidak gila? Mana minimal 10 lagi! Dan aku tidak punya Rinto yang bisa masak!" Ucap Rin terang-terangan di depan Len yang secara resmi sekali.. Mereka adalah pasangan untuk ikut perlombaan.
JLEB!
JLEB!
JLEB!
Len yang mendengar perkataan Rin yang menusuk hatinya langsung pundung dan sedikit merasa tidak berguna. 'TUH 'KAN! AKU KENA LAGI!' Guman Len dalam hati sambil menangis. Miku yang melihat Len hanya face palm sedangkan Rinto tersenyum jahat padanya.
"Bagaimana kalau ku ajarkan 15 resep mudah? Nah! Biar kalian ikut sampai babak penyisihan nanti bersama kami~ Resep ini sangatlah mudah loh!" Ujar Rinto sambil tersenyum manis. Rinto juga membuka beberapa catatan yang datang entah darimana asalnya. Mendengar kata-kata Rinto, Len langsung mendekati Rinto secepat angin dengan mata puppy eyes tingkat dewa. Rinto yang melihat itu langsung menyeringai. "Ah.. Kau tertarik ya Len? Baiklah.. Aku minta nanti dirumahku kau pakai bikini.. Rin bisa 'kan bawakan bikini buat Len? Nanti biar Len yang pasang sendiri disana..." Kata Rinto dengan pandangan aneh pada Len. Dream or Not? Keheningan langsung melanda..
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
"AKU SETUJU!" Ucap Kaito, Rin dan Miku dengan semangatnya. Sementara sang korban hanya merinding hebat mendengarnya.
"Aku juga akan bawa bikini 3 set yang warna dan modelnya beda-beda! Kaito juga harus ikut pake ya!" Kata Miku sambil menarik syall Kaito. Kedua korban kini merinding hebat sambil menyiapkan kuda-kuda untuk kabur.
"Sayang sekali kalau kalian kabur.. Rin akan menjadi pasanganku dan Lenka dengan Len.. Kalau Kaito mungkin akan mendapatkan sambutan putus oleh Miku keesokannya.. Benar 'kan keduanya?" Kata Rinto seakan-akan sudah mengetahui apa yang ingin dikatakan Rin dan Miku.
"Benar!" Ucap Rin dan Miku menyetujuinya. Len dan Kaito langsung menghela napas dan menundukkan wajahnya.
"Wakarimashita..." Ucap mereka lemah dengan tangisan kecil.

.

.

.

.
"Bersiaplah~~~ Aku pergi duluan yah~ Gumiya-chan! Aku izin mau mengambil obat ya?" Kata Rinto dengan lembut sambil mencium bibir Gumiya yang membuat semuanya kaget.
"Ba-baiklah.." Ujar Gumiya lemah tak berdaya dengan pujaan hatinya. Sementara itu Lenka menyumpah serapahi atas keberadaan Gumiya yang cross gender dan Rinto yang tiba-tiba jadi terlihat tertarik dengan Gumiya. Rinto yang mendapat persetujuaan dari Gumiya langsung pergi dan menuju keluar pintu.. Pupil Rinto mengecil melihat siapa yang ada dihadapannya.
"Eh? Apa yang kau lakukan disini.. Lui?" Ucap Rinto kaget melihat Lui bersama dengan Yukari.
"Ah, Rinto.. Aku hanya ingin bertemu dengan Rin yang disana.." Kata Lui sambil tersenyum manis.
"Aw... Pangeran dari mana kali ini?" Kata Rin antusias melihat wajah tampan Lui dengan mata berbinar-binar. Len yang mendengar perkataan Rin menjadi sangat kesal dan ingin memukul Lui.
"Aw.. Dear.. Aku ini tinggal di Yeosu.. Dan nanti aku akan jadi juri kalian.." Ucap Lui sambil mengedipkan sebelah matanya.
'Oh so cool! He is my prince!' Pikir Rin yang sangat-sangat tertarik pada Lui.
'Apa Rin tidak menyadari bahwa dia itu tidak tampan hah? Pujaan hati Rin adalah aku!' Pikir Len sambil menarik Rin agar tidak memeluk Lui. Rin hanya kaget dan blushing.

"Kuberitahu ya!" Ujar Len tapi...
Ngekk!
"Hm... Sepertinya menarik.. Cowo sepertimu memang tampan! Siapa namamu?" Kata Yukari mencubit pipi Len dengan sangat sadar. Len langsung melihat Yukari dengan kaget bukan kepalang. 'Matanya indah... Rambutnya... Wajahnya... Benar-benar tipeku!' Pikir Len dan sedikit ada rona wajah di wajahnya.
"Dan? Bagaimana hubungan antara kau dan Rin?" Ucap Rinto sambil menepuk pundak Len dan Rin. "Heh.. Pasangan hidup lo yang mana si Len? Udah berapa cewe yang berhasil kau raih dalam setahun? Dan? Sekarang kau mau nyerah dari cewe yang bahkan kau tidak ijinkan aku untuk mendapatkannya?"
"Len! Kau sangatlah tampan! Apa kau mau jadi pacarku?" Kata Yukari dengan blushing.

.

.
Apa perlu kita ralat apa yang terjadi barusan?
"?" Teriak Len sambil blushing.
Krik... Krik...
'Demi jeruk... AKU GA BAKAL SERAHIIN LEN MA LUI!' Teriak Rin dalam hati sambil meluk Len dan Lui.
"AKU GA BAKAL SERAHIN LEN ATAU LUI PADA KAMU!"


-TBC-Tubercalosis-


A/N : Nah... Beruntung Okaa-san tidur... Jadi Rani bisa apdet fic lagi.. Hihi! XD Dan doa