"begitu maksudku...entahlah, kuharap kau mau menerimanya…" kata Jack, setengah pasrah

"tetapi itu tetap tidak adil…setidaknya bagiku…" potong Claire, mata birunya menunjukkan tekad yang kuat, tetapi pada saat yang sama terlihat sedih dan berkaca-kaca.

"claire, tanah yang kau garap kan tidak semuanya, lagipula, kandang-kandang yang ada pun cukup luas…cukup untuk kalian berdua…" kata mayor menengahi

"memang sih, tapi…"terdiam beberapa saat. semuanya terdiam

"begini saja…lahan kita bagi dua, sedangkan kandang kita usahakan bersama…lagipula, kau tidak memelihara banyak ternak, bukan? hanya seekor domba, sapi dan tiga ayam… nah, urusan tidur, biarlah aku tidur di sofa…bagaimana?" kata Jack, akhirnya, memecah keheningan yang berlangsung hampir 7 menit (hah?)

"baiklah, asalkan kau tidak melakukan hal-hal aneh, aku setuju…" kata claire sambil cemberut

"terima kasih, Claire, aku berhutang kepadamu…" jack tersenyum ringan sambil menyalami tangan claire, dan secara otomatis muka claire memerah

"yah, tak apa lah…lagipula aku tahu kau punya maksud baik…" kata claire sambil menyembunyikan wajahnya, kemudian berbalik dan tersenyum

**************** esok harinya *************

"oahhhmmm…..pagi yang cerah…" kata claire sasmbil merangkak dari ranjangnya.

# ZLAB ZLAB ZLAB#

"suara apa itu?" claire baru berjalan 5 langkah dari tempat tidurnya, lalu melihat kearah dapur dan... "SARAPANNYA SUDAH SIAP? SIAPA YANG MASAK?"

#clak!#

"aku…silakan dicicipi…"kata Jack yang baru masuk ke dalam rumah sambil menyeka keringatnya. "maaf kentangnya agak gosong..."

"hmm, hebat juga kau, pagi-pagi sudah bangun…biasanya laki-laki 'kan bangunnya siang…baiklah, selamat makan…" (#chomp#) "*e-enak! ternyata dia hebat juga!* boleh juga…untuk seorang laki-laki tentunya…"

"terima kasih…oh, ya, beberapa tanamanmu ada yang sudah waktunya dipanen…tadi aku sudah memanenkan sweet potato milikmu…hasilnya ada di kerajang dibawah pohon. madunya juga ada di situ…"

"oh, terima kasih banyak…sudan lama aku tak dibantu seperti ini…terima kasih makannya..."

"ya, sama-sama…" kata jack sambil berjalan kedalam. tapi… "uhh….." (*bruk*)

"o-oi, jack, kenapa kau?"

"hah…aku tak apa…gah…"

"hei, jack!"

"haa~~ aku tak apa…" kata jack kembali berdiri, lalu jatuh lagi "hah…"

"hey, kau tak apa-apa? kau tampak kurang sehat?!"

"hah…"

"ya ampun…ini gawat…sebaiknya kuhubungi dokter…"

"tidak perlu…aku baik-baik saja…tak perlu memanggil dokter..."

"beristirahatlah, akan kuambilkan teh untukmu…" claire menuangkan teh ke sebuah gelas dan memberikannya kepada jack "ini, minumlah…"

"terima kasih, Claire…aku sudah merasa lebih baik…"

"kau kenapa? tak enak badan?"

"paling-paling hanya kelelahan…"

"tidak mungkin, kau baru bekerja hari ini, kan?!"

"entahlah…sudah lama aku tak melakukan pekerjaan berat seperti ini…yah, yang terakhir 5 tahun lalu…:P"

"waduh =.=…tapi, sepertinya kau menyembunyikan sesuatu…katakanlah padaku…"

"tidak, tidak ada apa-apa…sekarang aku akan ke poultry untuk membeli pakan ayam…persediaannya mulai menipis, hanya cukup untuk 2 hari saja…"

"ya sudah, berhati-hatilah…"

**************di Poultry Farm***************

"permisi…"

"selamat datang di poultry farm! ada yang bias kubantu?"seru seorang gadis berambut pink yang berdiri disitu.

" maaf, aku dari MoonShade, mau beli pakan ayam 90 unit…"

"sepertinya aku belum pernah melihatmu…kau orang baru, ya? kenalkan, aku Popuri!"

"salam kenal, aku Jack…"

"baiklah, kakakku Rick yang akan mengantarkannya ke sana…terima kasih pesanannya!"

"*Rick?! seperti ya aku mengenalnya…siapa ya?* terima kasih…"