HYOGA ANAKKU SAYANG

Di suatu hutan yang lebat… Seorang pangeran tampan sedang berburu rusa. Pangeran gagah itu sangat terkenal akan kehebatannya dalam berburu… Kali ini ia bela-belain terbang ke Siberia demi memburu Karibu. Panah sudah siap… busur tinggal di lepaskan dan…. Seeettt

.

.

.

"Ughhh!" Kebelet ciiinnn…" kata sang pangeran.

"Baginda sudah saya ingatkan untuk pakai baju hangat, tapi gak mau tau sih!" gerutu pengawalnya.

"Ah… sudah, saya udah gak tahan, kalian tetaplah berburu Karibu, saya mau pipis dulu." Kata sang pangeran.

.

Sang pangeran pun ngibrit… nyari pohon.

.

"Ahh… lega gan! Baiklah saya berburu lagi…"

.

Saat sang pangeran b.a.k. dia gak sadar kalo urinenya tertampung di sebuah daun yang mirip daun kelor :D Saat itu, ada seekor babi cantik yang nekat gali tanah nyampe ke Siberia Cuma karena pengen liat bola salju.

.

"Hah… ternyata Siberia teh gak jauh dari Parahiangan… Aduh…aduh…" kata si babi.

.

And on that time… si babi bernama Fu Yung Hai itu haus.

.

"Haus pisan euy… di sini teu aya cai nya?"

.

Si babi mencari dan terus mencari air, namun yang ada hanya salju dan danau yang beku.

.

"Ah! Eta teh aya cai! Hatur nuhun gusti…"

.

Si babi segera berlari lalu meminum "air" tersebut. Babi tersebut sangatlah haus sehingga ia menghabiskan semua "air" itu… Namun… tak lama kemudian si babi merasakan keanehan pada tubuhnya… And then…

.

"Ckckckck… Fu Yung Hai, Fu Yung Hai! Dasar bodoh!" kata seseorang yang penuh dengan cahaya.

"Saha? Maneh teh… ha?" Fu Yung Hai terkejut.

"Akang… ya ampun kang, udah lama gak turun ke bumi, Kumaha damang?" kata Fu Yung Hai.

"Damang… damang… Fu Yung Hai, kamu telah bersalah karena meminum urine dari seorang pangeran tampan keturunan Indo-Belanda-Subang…"

"NAOOONN? Jadi tadi teh bukan aiiirrr? Iiiuuuuhhhh…"

"Maka itu, sekarang kamu mengandung anak dari sang pangeran… Bayi itu harus dilahirkan dan karena kau bersalah… Bayi tersebut tersebut akan kuberikan pada ayahnya…"

.

Fu Yung Hai bingung.

.

"Bayi yang abdi kandung teh bayi jelema?"

"Hmm… karena itu, kau akan melahirkan sekarang juga, namun kau tidak boleh menjaga bayi itu karena itu anak manusia."

.

Dan seketika… lahirlah bayi perempuan yang sangat cantik, kulitnya putih, matanya biru, rambutnya pirang… Namun bayi itu ditinggalkan di hutan sepi bersalju tersebut agar ditemukan oleh ayahnya… Sementara Fu Yung Hai di bawa pergi dewa yang tadi… :D Tak beberapa lama, karena tangisan bayi itu sangat keras… Sang pangeran dapat dengan mudah menemukannya.

.

"Oh gusti… bayi siapa ieu? Geulisna, cup cup… Jangan nangis biar bapak merawatmu…"

.

Dan sang pangeran pun pulang ke tanah Sunda yang nyaman, asri dan jauh dari Siberia *ya iyalah!*

Bayi perempuan tersebut dibawa pulang oleh sang pangeran tanpa ia ketahui kalau itu adalah anaknya sendiri dengan seekor babi cantik XD … Bayi perempuan itu diberi nama Natassia Sumbi…

Tahun demi tahun… Natassia tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik hingga dapat mengalahkan kecantikan Putri Salju maupun Cinderella…

Saat usianya menginjak 17 tahun, setiap hari selalu ada raja ataupun pangeran tampan yang datang untuk meminangnya… Namun tak ada satu pun yang Natassia terima… Bosan dengan semua itu akhirnya Natassia melarikan diri ke sebuah hutan terpencil dan sangat jauh dari istana… Ia melarikan diri bersama anjing kesayangannya Camus Tumang…

Dua… Tiga tahun berlalu Natassia menjadi gadis yang sangat cantik… Setiap hari ia bermain dengan binatang-binatang kecil dan ia senang sekali merajut. Ia selalu merajut didalam pondoknya… Di temani Camus.

Suatu hari saat Natassia sedang merajut… Ia begitu lelah, letih, lesu, lunglai dan lemah karena stock sangobionnya habis ia tidak bias berbuat apa-apa…

.

"Ah! Benangnya jatuh, haduh tapi aku tidak kuat lagi… Aku harus istirahat." kata Natassia.

.

Ia pun pergi tidur… Sesampainya di tempat tidur Natassia berkata…

.

"Barang siapa yang ingin berbaik hati mau mengambilkan benangku, jika perempuan akan kujadikan saudara dan jika lelaki akan kujadikan suami." begitulah kata Natassia sebelum tidur.

.

Natassia tidak tau kalau doanya tersebut di dengar oleh para dewa… Dan sungguh…sungguh laparnya sang author sampe lupa makan T.T

.

Natassia: GAK PENTING! BACK TO THE STORY!

.

"Hoaaaeeeemmm… huuaahhh tidur ku lumayan nyenyak." gumam Natassia…

.

.

Lalu si Tumang pun masuk sambil berlari-lari senang dan betapa terkejutnya Natassia…

.

.

to be continued