.

.

.

Title: It's About Our Noona

Chapter: 1

Author: Cndy Prissycatice [ Prissycatice]

.

.

.

Warning : Man character became woman

Jika anda tidak menyukai cerita bodoh yang tidak menarik, perubahan karakter tokoh secara besar-besaran, alur cerita yang tidak jelas dan ending yang tidak memuaskan, saya sarankan agar anda tidak membacanya.

-#####-#####-

.

.

.

Di antara banyaknya keluarga kaya yang terpandang di Negara korea, terdapatlah sebuah keluarga dimana semua anggota keluarganya memiliki wajah yang bisa membuat orang lain yang melihatnya terpesona.

Keluarga itu terdiri dari seorang ibu cantik yang sangat lembut bernama jaejoong. seorang ayah bijaksana yang sangat penyayang bernama yunho, dan anak perempuan mereka yang mewarisi kecantikan sang ibu yang di beri nama heechul.

Keluarga itu sangat dihormati, kelahiran heechul bahkan disambut hangat oleh keluarga terpandang lainnya. Semakin hari heechul tumbuh menjadi seorang gadis yang semakin disayangi oleh banyak orang. Keluarga yang sungguh bahagia.

Saat heechul berumur dua tahun, ia mendapat hadiah dari kedua orangtuanya. Hadiah yang ia pun belum mengerti, wajar saja, umurnya saat itu baru dua tahun. Heechul mendapatkan dua orang adik kembar berjenis kelamin laki-laki. Kedua anak itu diberi nama kyuhyun dan changmin..

.

.

-4 years later-

.

Di adakan sebuah pesta besar untuk merayakan hari kelahiran kyuhyun dan changmin. kedua anak itu tepat pada hari ini berumur 4 tahun. Orang-orang yang datang kepesta ulang tahun mereka pun adalah orang-orang dari kalangan bangsawan. Pestanya di adakan di halaman rumah keluarga jung yang amat sangat besar. Seluruh permukaan tanahnya tertutupi rumput lembut, mungkin halaman keluarga itu lebih terkesan seperti sebuah taman raksasa.

"kyuhyun, changmin. ini bibi Jessica, ayo beri salam" jaejoong berkata lembut kepada kedua anaknya. Jaejoong Nampak sangat cantik hari ini, gaun biru langit yang dipakainya Nampak sangat kontras dengan kulitnya yang putih. Riasan wajahnya sederhana namun sudah membuatnya terlihat sangat cantik. Rambut panjang jaejoong yang dibuat berwarna coklat tergulung rapih di belakang kepalanya.

"wah, kenapa si kembar jadi terlihat manis seperti ini ? kenapa dipakaikan baju perempuan ? mereka laki-laki kan ?" tanya Jessica kepada jaejoong.

Jaejoong hanya bisa tersenyum "ah.. ini.." jaejoong juga agak bingung untuk menjelaskan.

"tapi tidak apa-apa kok ! manis sekali" ucap Jessica.

Hari ini kyuhyun dan changmin memang di buat Nampak seperti perempuan. Kyuhyun mengenakan gaun berenda berwarna pink sementara changmin gaun biru. Untuk menambah kesempurnaan, keduanya dipakaikan wig yang di ikat tinggi di bagian kanan dan kirinya-singkatnya dikuncir dua.

"bibi ini wajahnya jelek ya" ucap changmin tiba-tiba sambil menunjuk wajah Jessica. seketika jessica melotot. Sementara jaejoong hanya menutup mulutnya

"iya.. seperti apa ya ?" Tanya kyuhyun. lalu kyuhyun dan changmin saling bertatapan "seperti kodok !" seru keduanya

"a.. apa ? wajahku seperti kodok ?" kaget Jessica sembari memegangi wajahnya.

"bu.. bukan.. tidak.. kyu, min. apa yang kalian katakan ?" Tanya jaejoong panik, namun dengan suara yang tetap lembut.

"maaf umma !" seru changmin dan kyuhyun sembari berlari menjauhi jaejoong dan Jessica. Kini tinggal jaejoong yang kebingungan. Sementara itu Jessica sudah hampir pingsan ditempatnya.

Begitulah kedua anak kembar dikeluarga jung itu. sangat nakal, entah dari mana sifat itu berasal. Bagi mereka sehari saja tidak iseng dan menjahili orang lain adalah hari yang suram. Kyuhyun dan changmin tidak pernah takut kepada kedua orangtuanya. Wajar saja, jaejoong adalah orang yang sangat lembut dan tidak pernah marah, sedangkan yunho ? karena ia orang yang bijaksana, ia memaklumi karena kyuhyun dan changmin masih kecil, jadi ia hanya menasehati saja dan tidak memarahi mereka.

"payah ya !" ucap changmin dan kyuhyun bersamaan masih sambil berlari "sudah tahu kita laki-laki tapi masih di bilang cantik. Orang dewasa tidak asik" keduanya terus berlari kecil lalu berhenti saat melihat heechul sedang bersama teman-temannya.

"itu noona" ucap mereka bersamaan sambil mengintip dari semak. "noona tersenyum, noona cantik" tambah keduanya. Kyuhyun dan changmin sangat menghormati kakak perempuan mereka melebih apapun. Mungkin hal ini di sebabkan karena mereka lebih banyak menghabiskan waktu bersama-sama.

Heechul sedang berbicara dengan beberapa orang temannya. Tidak seperti si kembar, heechul memiliki sifat layaknya noona muda yang sangat ramah, baik dan bijaksana. Ia mencerminkan sifat ayah dan ibunya secara sempurna.

"kita ketempat noona ?" Tanya changmin. kyuhyun hanya mengangguk lalu keduanya berlari kecil menuju tempat heechul "noona !" teriak keduanya yang langsung memeluk pinggang heechul.

"eh ? apa ini ? kyu, min. ada apa ? jangan berlari seperti itu, nanti jatuh" ucap heechul sembari mengelus kepala kedua adik kembarnya.

"wah, tuan putri kita ternyata punya dua orang adik yang manis-manis ya" ucap salah satu teman heechul yang bernama kangin.

Heechul tertawa kecil "mereka laki-laki. Tapi cantik kan ?" Tanya heechul memainkan kuncir kyuhyun dan changmin

"noona, kami mau main bersama noona" ucap kyuhyun. changmin mengangguk setuju.

"tapi noona sedang berbicara dengan teman noona" balas heechul

"teman noona jelek ! kami tidak suka !" ucap kyuhyun dan changmin bersamaan lalu berlari pergi.

Heechul meminta maaf kepada teman-temannya lalu pergi menyusul adik kembarnya "kenapa tadi berbicara seperti itu ?" Tanya heechul kepada si kembar. Kini mereka berada di dalam kamar si kembar. Heechul berkacak pinggang menatap adiknya.

"memang jelek, benarkan minnie ?" Tanya kyuhyun dari atas tempat tidurnya. Changmin yang berada di sebelahnya hanya mengangguk setuju.

"tapi aku sudah bilang jangan membuatku marah di depan orang lain kan ? nanti kalau appa dan umma lihat mereka bisa kaget"

"tapi tidak seru kalau tidak ada noona. Orang dewasa membosankan, tidak seperti bermain bersama noona" ucap kyuhyun dan changmin bersamaan

Heechul meniup poninya "baiklah, kita mau main apa ?" Tanya heechul sambil berjalan kearah kasur. Heechul melompat naik ketempat tidur, ia berdiri diatasnya lalu mengangkat gaun merahnya yang dirasanya sangat ribet.

Sebenarnya heechul memiliki sifat yang tidak jauh berbeda dengan kedua adik kembarnya, ia sama-sama nakal dan licik, namun bedanya heechul tidak mau memperlihatkannya kepada orang lain. Jadi kesimpulannya adalah, sifat licik dan nakal si kembar berasal dari heechul. Dan sebenarnya, penampilan kyuhyun dan changmin hari ini adalah kemauan heechul.

.

.

-#####-

.

.

6 tahun kemudian..

.

"ini guru matematika ? kok kelihatannya bodoh sih ? lebih pintar wajah changmin" ucap kyuhyun di depan guru heechul.

Hari ini adalah hari kunjungan di sekolah heechul. Sekolah elit kadang memang memiliki system belajar tersendiri. Semua anggota keluarga siswa boleh menghadiri acara tersebut. Tentu saja ini kesempatan yang baik bagi si kembar untuk pergi ke sekolah sang kakak. Si kembar tidak terbiasa berpisah dengan heechul, tapi karena heechul kini sudah SMP sementara si kembar masih SD, terpaksa mereka harus berbeda sekolah.

Ketiga putra keluarga jung tumbuh menjadi anak yang sangat dibanggakan. Wajah mereka yang sangat sempurna, otak yang pintar dan juga kemampuan mereka yang istimewa membuat mereka selalu berada di puncak. Changmin mendapatkan peringkat pertama untuk angkatannya disekolah, sementara kyuhyun berada setelahnya. Lalu heechul ? tentu ia juga menjadi peringkat satu untuk angkatannya di sekolah. Ia bahkan bisa dikatakan lebih sempurna dari kedua adiknya. Tidak heran jika ketiganya menjadi bintang utama sekolah. namun perbedaannya adalah jika heechul memiliki banyak teman karena sifatnya yang ramah dan bersahabat, tidak dengan si kembar. Mereka enggan untuk berteman dengan orang lain kecuali dengan noona mereka. Menurut mereka "orang lain tidak seperti kami, mereka tidak akan bisa mengerti kami kecuali noona". Dan seperti itulah mereka hidup.

"kyuhyun ! changmin ! tidak boleh berbicara seperti itu !" ucap heechul menasehati adiknya. Si kembar langsung merengut. "maafkan adik saya pak" heechul membungkukkan tubuhnya di hadapan guru matematikanya yang sudah berwajah merah menahan marah.

Heechul mendorong kepala si kembar agar menunduk "minta maaf" suruh heechul yang masih membungkukkan tubuhnya. Tadinya si kembar enggan, namun karena perintah heechul itu "mutlak" bagi mereka, akhirnya mereka berkata dengan sangat malas "maaf"

"ha.. haha.. tidak apa-apa. Namanya juga masih anak-anak" ucap sang guru masih sedikit kesal. "dasar anak-anak kurang ajar, jika saja mereka bukan anak dari keluarga jung dan juga bukan adik dari murid kesayanganku ini, sudah kutendang mereka !" batin si guru.

"kepalanya botak !" changmin menunjuk kepala sang guru yang tanpa rambut itu. kyuhyun tertawa terbahak-bahak, heechul juga sebenarnya tersenyum dan sedikit tertawa, untung saja ia masih menunduk, jadi si guru tidak melihatnya. Si guru mengadu giginya sendiri dengan geram, tangannya mengepal, melihat hal itu si kembar langsung berlari pergi sembari berteriak "botak ! kepalanya botak !"

"ma.. maafkan adik saya !" ucap heechul cepat. Dalam benaknya dia berkata "akan kuberikan mereka coklat nanti ! siapa dulu dong kakaknya ? aku !" nampaknya heechul sangat bangga memiliki adik seperti si kembar

-#####-

.

.

5 tahun kemudian..

.

Perilaku si kembar belum juga membaik, malah kini semakin menjadi. Kini keduanya terkenal sebagai anak pembuat masalah atau biang keributan. Selama ini jaejoong dan yunho tidak begitu tahu bagaimana sikap si kembar di sekolah mereka. wajar saja, jaejoong dan yunho seringkali pergi keluar negeri untuk mengurusi perusahaan mereka. sebenarnya cukup yunho saja yang pergi, namun seorang jung yunho tidak mampu hidup tanpa istri tercintanya, jung jaejoong. alhasil, jaejoong harus ikut kemanapun sang suami pergi walau dengan resiko keduanya harus rela untuk tidak bertemu dengan ketiga anaknya walaupun dalam jangka waktu yang lama.

"apa ini kyuhyun ? changmin ?" yunho melemparkan beberapa lembar kertas ke atas meja ruang keluarganya. Ia dan jaejoong baru saja pulang dari amerika, tapi apa yang mereka dapatkan sebagai sambutan ? mereka mendapatkan surat pemberitahuan kenakalan kyuhyun dan changmin dari sekolahnya.

"yun, sudahlah" bujuk jaejoong yang tengah duduk di salah satu sofa. Si kembar duduk di sofa panjang yang berhadapan dengan jaejoong. keduanya tidak mempedulikan yunho yang sedang marah-marah. Kyuhyun bersiul-siul sembari menopang dagunya sementara changmin mendengarkan lagu lewat headphone sambil membaca sebuah buku.

"kyuhyun ! changmin ! dengarkan kalau appa sedang bicara !" bentak yunho kesal. kini sudah habis kesabarannya menghadapi kedua anaknya ini. "kalian sudah besar kan ? kalian sudah 15 tahun ! sudah SMA ! kenapa appa masih juga mendapatkan surat keterangan kenakalan kalian dari sekolah ?" Tanya yunho murka.

Jaejoong sesekali memejamkan matanya takut. Ia tidak berani melihat yunho yang sedang marah. Ia hanya berani menundukkan kepalanya sambil memainkan jemarinya dengan gusar, berharap kalau yunho akan segera berhenti marah dan memaafkan kedua putra kembarnya. Jaejoong tidak pernah ingin ada keributan, ia benci hal itu. air mata jaejoong sudah tersusun dengan rapi di kedua sudut matanya.

Kyuhyun dan changmin masih tidak peduli "dengarkan appa !" bentak yunho untuk yang kesekian kalinya.

Changmin melepaskan headphonenya "appa tidak capek marah-marah terus ?" Tanya changmin cuek.

"benar appa, aku lapar nih. Umma, aku mau makan" kini gantian kyuhyun yang berbicara

"DENGARKAN KALAU APPA SEDANG BICARA !" kali ini yunho berteriak. Si kembar memutar kedua bola matanya.

"ada apa sih ?" heechul muncul di ambang pintu ruang keluarganya. Semua mata langsung menatap kearahnya. Heechul melangkah masuk ke dalam "kenapa appa marah-marah ? appa dan umma kan baru pulang, kenapa tidak istirahat dulu ?" heechul memegang lengan yunho.

Yunho menghela nafasnya "kedua adikmu ini lagi-lagi buat masalah. Kau satu sekolah dengannya kan chullie ? kenapa kau tidak awasi mereka dengan baik ?" yunho bertanya kepada heechul dengan nada yang lembut.

Heechul menatap yunho sebentar lalu menatap si kembar nanar. Si kembar langsung menelan ludahnya takut. Heechul kembali menatap yunho, tapi dengan tatapan manja "maafkan aku appa, ini memang salahku yang tidak menjaga mereka dengan baik. Aku bukan kakak yang baik ya ?" Tanya heechul.

Jaejoong segera menghampiri heechul lalu memeluk tubuhnya "kau kakak yang baik kok sayang. Kau kakak terbaik yang pernah ada" ucap jaejoong sembari mengusap-usap kepala heechul

Yunho kembali menghela nafasnya "kali ini appa tidak akan membahasnya lagi. Tapi lain kali appa tidak ingin menerima surat seperti ini lagi ! ingat itu !" yunho menatap si kembar tajam "dan chullie, maafkan appa, tadi appa hanya sedang kesal saja, ini semua bukan salahmu" yunho membelai rambut heechul. Jaejoong tersenyum melihatnya.

"maaf appa, lain kali aku pasti akan menjaga mereka dengan lebih baik lagi" janji heechul. Yunho dan jaejoong memeluk putri sematawayangnya itu.

-#####-

.

.

.

"kalian mau buat noona dimarahi appa terus hah ?" heechul membentak si kembar, kini mereka bertiga sudah ada di kamar heechul, heechul yang menyeret kedua anak itu.

"mianhe noona" ucap si kembar bersamaan. Si kembar tengah berlutut di lantai, di hadapan heechul.

"puas ? kalian akan lakukan lagi ?" Tanya heechul. Si kembar menggelengkan kepalanya. Heechul mendengus lalu membanting tubuhnya di atas tempat tidur super besarnya. Ia menyentuh keningnya dan memejamkan matanya "kalian boleh bangun" ucap heechul. Si kembar langsung berdiri lalu naik ketempat tidur heechul. Kyuhyun di sebelah kanan heechul dan changmin di sebelah kiri.

"noona masih marah kepada kami ?" Tanya changmin. si kembar menatap heechul dengan tatapan yang penuh dengan penyesalan.

Heechul membuka matanya lalu menatap si kembar. Ia tersenyum, ditariknya kepala si kembar kearahnya "noona sudah tidak marah. Tapi jangan lakukan lagi ya ?" Tanya heechul. Si kembar mengangguk "kalau kalian memang mau melakukannya, usahakan jangan sampai ketahuan guru. Kalian tahu kan kalau noona adalah ketua OSIS ? kalian tidak mau noona dapat masalah kan ?"

Si kembar menggeleng. Heechul tersenyum kemudian dengan cepat di benturkannya kepala kyuhyun dan changmin "aauuuuuwww !" rintih changmin dan kyuhyun bersamaan. Heechul tertawa sambil memegangi perutnya.

Si kembar menatap heechul sembari memajukan bibirnya "sakit noona" rengek keduanya

Heechul terus tertawa "ha ha ha.. mianhe.. ha ha ha.. sini !" heechul menarik wajah si kembar lalu di kecupnya pipi si kembar bergantian

.

.

.

To be continued..

.

.

.

lagi-lagi saya repost ff di FFn. yah ini ff udah lama banget. males ngedit lagi. tulisan nama orang aja huruf pertamanya bukan huruf kapital. bener-bener ancur. mianhe~

.

.

.