Maru: Kon'nichiwa Minna-San~! (^w^)/

Saya merupakan author baru di fandom ini, bersama dengan Natsu-Chan~! OC saya~! *meluk Natsumi*

Natsumi: Oi-oi! *mencoba lepasin pelukan 'maut'nya Maru*

Maru: (TcT) Iya deh… *lepasin pelukannya*

Natsumi: Huft! *menghela napas* Anyway, bagi yang ingin tahu diriku, baca saja di profil Maru, ok?

Maru: Dibaca ya~! O(Ow^)P #maksa

=o0o=

Disclaimer: (Hanya dibaca sekali saja)I ONLY own this story and the plot, Kocchi Muitei Miiko is owned by Ono Eriko only...

Warning(s): (Hanya dibaca sekali saja) OOC-ness (atau Out Of Character), AU (atau Alternative Universe), Typo(s) (atau kesalahan (-kesalahan) dalam penulisan), Author's POV (atau Author's Point Of View), ABAL, Gaje-ness, and others...

=o0o=

Chapter 1: Please…

Tokyo, 4 Mei 2020

Deru mobil yang mengecil(?) pada malam hari yang cerah. Didalam sebuah mansion (ataukah apartemen?), berdirilah seorang gadis (ataukah ibu?) berambut coklat tua sebahu, memandangi langit yang cerah tersebut dari balkon mansionnya.

Sambil menyenandungkan sebuah lagu, wajahnya terbentuk sebuah senyuman kecil.

"Sebentar lagi," kata ibu itu, "Sebentar lagi, aku akan mempunyai seorang anak" sambil mengelus-elus perutnya, yang sudah membesar selama 8 bulan, itu.

Lalu, sepasang lengan memeluknya dari belakang.

"H-hei! Lepaskan!" gerutu ibu itu, dengan wajah memerah.

"Tidak mau" kata orang yang memeluknya itu.

"L-lepaskan, Tappei!" dan ibu itu akhirnya terlepas dari sosok yang tinggi dan berambut coklat muda itu, Tappei Eguchi, suaminya.

"Ayolah Sayang, ingat ya, mulai besok aku akan tugas di Hokkaido selama 3 minggu" kata Tappei.

"Kita'kan jadi jarang ketemu, Miiko" lanjutnya kepada istrinya, Miiko Yamada, sekarang Miiko Eguchi, yang sedang menggembungkan kedua pipi dengan kesal.

"Aku tahu, Tappei," jawab Miiko, sambil masuk kedalam mansionnya, "Tapi, jangan sekarang, ku mohon. Aku sedang mengandung anak kita yang pertama, dan aku tidak ingin ada sesuatu yang salah dengan anak kita" jelasnya, dan Tappei menghelakan napasnya, lalu mencium Miiko sebentar.

Lalu, Tappei tersenyum kepada Miiko, "Kalau kau maunya seperti itu, aku akan memberimu jarak untuk sebulan ini" sambil menuntun Miiko ke tempat tidur mereka.

"Dan," katanya, sambil mencium dahi Miiko, "Ingat ya, aku akan selalu berusaha untuk membantumu semampuku" lalu Miiko tersenyum dan mengangguk dengan senang.

"Terima kasih, Tappei-Kun" jawabnya, sambil tidur dengan lelap.

=o0o=

Maru: UWAA! ABAL NIH FICT-NYA! *teriak gaje*

Natsumi: *sweatdrop* Maaf ya, (ini FB) Wind Scarlett! Fict-nya jadi aneh! Malah lebih aneh dari aneh! Dan PENDEK!

Maru: Lanjut! Ini adalah fict pertama (atau mungkin tidak) Kocchi Muitei Miiko, bahasa Indonesia disini! Jadi kemungkinan malah dapat sedikit review… #pundung

Natsumi: Rn'R (atau Read and Review), Please~