Haiya (n_n) haha aku balik lagi setelah berbulan-bulan hiatus, gak ada kabar kayak bang toyib. Nah, kali aku mau nyoba buat cerita di fandom Naruto. Jadi kalo masih ada salah-salah, mohon maaf ya..

Disclaimer: Masashi Kishimoto. Kalo punya saya, narutonya bakal nikah sama saya :3

Genre: Friendship *mungkin*

Warning: Ceritanya bakal aneh, Kakashi mendadak bijak, Naruto mendadak galau, Typo (s)

Summary: …Aku tahu kau anak yang special, kau berbeda dari yang lainnya. Yakinlah kau akan menemukan jalan itu Naruto…

JALAN ITU

~ Happy Reading Guys ~

Siang itu Naruto, lebih tepatnya Uzumaki Naruto, duduk termenung di atas ayunan yang diikatkan pada pohon tua. Bocah berumur 13 tahun itu hanya terdiam memandangi seorang Ibu dengan menggandeng seorang anak laki-laki yang tertawa riang. 'Hem, apakah anak itu masih tertawa riang bila Ibunya sudah tak ada lagi di sampingnya?' gumam Naruto di dalam hati. Tak lama kemudian sekumpulan anak-anak berlari melewati naruto, asyik bermain dan bercanda. Naruto tak mungkin lupa, dulu ia sama sekali tidak pernah bermain dengan siapapun. Hanya duduk di ayunan itu. Ketika Naruto hendak bermain bersama, mereka akan ketakutan atau marah seraya berkata "Pergilah! Kami tidak mau bermain denganmu! Kata Ayahku kau bocah siluman! Kami tidak bermain dengan bocah siluman!". Hati Naruto benar-benar sakit. Tapi dia masih mencoba tegar. Berharap suatu saat ada yang mau mengajaknya bermain bersama dan menjadi sahabatnya.

.

.

.

Puk. Puk.

"Eh?"

Naruto segera menoleh ke belakang, buyar sudah lamunannya yang tadi. Kakashi dengan wajahnya yang kece maksimal sudah berada di belakangnya.

"Oh, Kakashi-sensei" ujar Naruto pendek.

"Hei Naruto, kenapa kau malah melamun di sini? Tak biasanya kau melamun. Naruto yang kukenal selalu ceria dan bawel" senyum Kakashi pada Naruto.

"Sensei, apakah semua orang pernah merasakan kesendirian, kesepian?" tanya Naruto serius.

"…."

Kakashi terdiam sejenak. Anak di depannya ini bukan seperti anak biasanya. Ya, Kakashi tahu itu. Kakashi kembali tersenyum. "Kau tahu Naruto? Apa artinya kesendirian? Apa artinya kesepian? Sebagian orang termasuk aku sendiri pun masih belum mengerti apa arti dari kesendirian atau kesepian sendiri. Banyak orang yang dikelilingi dengan teman dan kebahagian tetapi malah merasa kesepian."

"Lalu..lalu kenapa Tuhan melahirkanku dengan kesendirian?" tanya Naruto lagi, menatap tajam kea rah Kakashi"

"Tuhan selalu punya rencana dan jalan. Hanya kau belum menemukan jalan itu Naruto. Kau tidak sendiri. Ada Iruka, aku, Sakura, dan Sasuke serta yang lainnya. Aku tahu kau anak yang special, kau berbeda dari yang lainnya. Yakinlah kau akan menemukan jalan itu Naruto." Jawab Kakashi.

Naruto dan Kakashi sama-sama terdiam.

"Hoi, kalian! Mau sampai kapan di situ terus? Sensei kau akan meneraktir kami ramen?" teriak seorang gadis berambut pink, siapa lagi kalo bukan Sakura.

"Ramen? Oh iya, kau kan janji! Ayo kita makan ramen! Aku mau dua mangkok! Eh, tidak mungkin tiga" Kini Naruto berdiri tegak, dan berlari ke arah dua partnernya dengan senyum lebar.

Kakashi hanya geleng-geleng kepala. Menyusul ketiganya, menepati janjinya kepada muridnya…

THE END

XOXOXO

.

.

.

Wah, ceritanya bener-bener gak nyambung. Pendek lagi. Apa cobak itu maksudnya. Saya authornya aja gak tahu. . Jangan lupa review entah itu kritik, saran apa aja deh saya terima dengan lapang dada =)

-hara-namii-