EXTRAORDINARY

chapter 1

Sora Hwang present § ©

CAST: Choi Siwon (SJ) (17)

Kim Kibum (SJ) (17)

Lee Donghae (SJ) (17)

Tiffany Hwang (GG) (17)

Kangin (SJ) (37) as Kibum's appa

Kim Heechul (SJ) (35) as Siwon's eomma

Tan Hangeng (SJ) (37) as Siwon's appa

PAIR: SIBUM

KIHAE

HANCHUL

Untuk chapter ini

GENRE: Romance, Schoolship

RATING: K-T

Disclaimer: semua artis diatas adalah milik TuhanYME dan emak bapaknya. Saya cuma pinjem nama. Tapi cerita ini pure punya saya.

A/N: Saya newbie didunia perfanfickan, jadi harap maklum kalo cerita dan bahasanya tidak bagus. Jadi mohon bantuannya~ Wassalam *bow*

KIBUM POV

LOS ANGELES, AMERIKA SERIKAT

"Kibum-ah, apa yang sedang kau lakukan? Sudah beres-beres belum? Besok jam 7 pagi kita harus sudah ada di airport. Jangan lupa siapkan masukan surat kepindahanmu. Sesampainya di Seoul appa akan langsung meminta Yunho mengurus kepindahanmu di SM High School" , ucap appa

"Ne, semua siap appa", jawabku datar

Appa sangat cerewet sepeninggal eomma setahun yang lalu. Kini aku sama sekali tak ingin mengecewakan appa karena sewaktu eomma meninggal karena kanker, appa sangat terpukul. Dia menangis meraung-raung, seakan tak rela orang yang dicintainya pergi. Bukannya aku tak sedih, hanya saja cukup appa saja yang menghambat jalan eomma kesurga, aku tak mau. Dan sejak saat aku berjanji tidak akan mengecewakan appa. Apapun permintaannya aku usahakan akan kupenuhi.

SEOUL, KOREA

Hari ini hari pertamaku masuk sekolah. Ya, di Korea. Kepala sekolah bilang aku masuk II-A. Kenapa aku masuk II-A yang katanya berisi siswa-siswa jenius, tentu saja karna aku juga jenius. Tapi dimana ya kelas II-A? Aku terus mendongak untuk membaca papan nama kelas yang ditempel di atas pintu kelas tanpa melihat jalanan. DUK, aku menabrak seseorang

"Mianhae, aku tak melihat jalan tadi"

"Ah, gwaenchana. Hum.. aku tak pernah melihatmu, kau anak baru ya?"

"Ne", jawabku datar

"Apa kau sedang mencari kelas?", tanya orang itu sambil menunjuk kertas yang kupegang

"Ne, kau tau kelas II-A dimana?"

"Ne aku tau, kajja, kuantar", tawarnya ramah

"Jinjja?" aku langsung sumringah dan tersenyum

Hening…..

Orang itu terdiam,

15 detik….

"Hallo…" aku melambaikan tanganku didepan wajahnya

"Ha? Oh ya. Mianhae. Kajja. Hm.. Lee Donghae imnida, aku ketua OSIS disin. Aku kelas II-B. Kalau butuh bantuan kau bisa langsung kekelasku"

"Ne Donghae-sshi, Kim Kibum imnida"

Dan kamipun pergi ke kelas kami masing-masing.

DONGHAE POV

Aku tak menyangka, seorang Kim Kibum yang awalnya memiliki wajah yang teramat datar ternyata sangat cantik bila tersenyum. Cantik? Hei, dia namja pabo! Tapi, kenapa jantungku tiba-tiba berdebar ya? Apa aku jatuh cinta? Ah jangan bodoh, dia itu NAMJA dan aku baru saja bertemu dengannya. Aish,

KIBUM POV

Akupun memasuki kelas II-A, kupikir siswa siswanya akan terlihat cupu karena biasanya kebanyakan orang jenius seperti itu tapi ternyata tidak. Namjanya keren keren dan yeojanya terlihat modis.

"Anak-anak, kita dapat teman baru dari Amerika. Dia siswa yang sangat berprestasi di sekolahnya di L.A. Dia juga banyak meraih medali emas dalam olimpiade, contoh dia ne anak-anak. Baiklah, Silahkan perkenalkan dirimu", ucap songsaengnim

"Annyeonghaseyo, Kim Kibum imnida. Bangapseumnida", ucapku datar

"Baiklah tuan Kim silahkan kamu duduk di bangku belakang sana ne"

"Ne songsaengnim"

Aku melihat ada seorang namja yang ehemtampanehem memandangku aneh. Entah apa yang sedang dipikirnya tentangku hingga memandangku seperti itu. Aku tak peduli.

SIWON POV

Cih, namja ini tampangnya datar sekali. Aku tak percaya dia sejenius itu. Baiklah, Tidak akan kubiarkan dia mengalahkanku sebagai orang jenius disini. Ya, tidak akan.

AUTHOR POV

BREAK TIME,

'Aduh aku lapar, tadi pagi tak sempat sarapan. Aku mau beli ramyeon saja deh', ucap Kibum dalam hati. Tanpa disadari Kibum, ada dua orang yeoja berdandan menor yang merencanakan sesuatu.

"Kudengar dia anak baru yang jenius"

"Kita kerjai yuk"

Ketika Kibum hendak jalan menuju meja kosong sambil membawa ramyeon, kakinya dijegal.

BRUK, PLOP.. PLOP?

Kibum terjatuh sedang mangkuk isi ramyeonnya mendarat dikepala seorang namja tinggi dan bertubuh atletis yang kini sedang mengeluarkan aura setan.

"Oh, mianhae. Aku tak sengaja", ucap Kibum datar tapi tulus sambil mengangkat mangkuk ramyeon dari kepala namja tadi.

Semuanya diam, hening…

"BERANINYA KAU! KAU MENGOTORI OTAK JENIUS DAN WAJAH TAMPANKU DASAR IDIOT!"

Mianhae, aku tadi dijegal dan itu membuatku jatuh", ucap Kibum masih datar

"Tak ada alasan! Cepat berlutut dan memohon maaf padaku!"

"Shireo. Kenapa harus berlutut? Memang kau siapa?"

"KAU BERTANYA AKU SIAPA? AKU TAN SIWON! ANAK PEMILIK SEKOLAH INI!

"Kau anaknya kan? Berarti sekolah ini milik appamu, kenapa kau sok sekali?", ekspresi Kibum saat ini = -_-

"K-KAU-"

"Ah sudahlah tuan Tan siapalah, kau buang buang waktu dan energimu kalau terus marah marah. Lagipula tak baik terlalu membanggakan otakmu itu, aku tau orang yang lebih jenius darimu. Sudah ya", ucap Kibum sambil menepuk pundak Siwon kemudian meninggalkan kantin sambil membawa sebungkus roti yang entah dia dapat darimana -_- Siwon terkesiap, baru kali ini ada yang berani melawannya. Bahkan namja tadi terlihat meremehkannya. "Awas kau namja sialan", geram Siwon

SEPULANG SEKOLAH,

"Yunho ahjusshi, untuk apa appa menyuruh kita pergi ke Handel and Gratel restaurant?", tanya Kibum datar

"Nado molla", jawab pamannya

AT HANDEL AND GRATEL,

"Ah jadi ini Kibum. Neomu yeoppo ne yeobo", ucap Hangeng pada istrinya

"Ne yeobo, Siwonnie pasti menyukainya", jawab Heechul

'Sudah tau aku namja tapi dibilang cantik', protes Kibum dalam hati. "Appa, wae geurae?"

"Kibum-ah duduk dulu. Kita tunggu anak Tan ahjusshi ne"

Kibum mengangguk saja dengan wajahnya yang datar. Tak lama kemudian orang yang ditunggu datang.

"Siang appa, eomma, ahjusshi, dan…. KAU?"

Kibum sangat kaget ketika orang itu, Tan Siwon berteriak didepan wajahnya.

"Aduh kenapa berteriak?", ucap Kibum datar sambil mengusap kedua telinganya

"Kalian saling kenal?", tanya

"Sepertinya tidak", jawab Kibum sekenanya

"Kau ini pabo atau apa? Kita kan sekelas! Dan tadi kau menjatuhkan ramyeonmu tepat dikepalaku!"

"Aigo, benar itu Kibum-ah?", tanya Kim Kangin, appa kibum

"Memang iya? Hmm.. sepertinya begitu appa", -_-

"Sudah minta maaf?"

"Sudahlah Kangin, aku yakin Kibum sudah minta maaf. Baiklah, kita umumkan saja sekarang ne? Aku sangat senang ternyata mereka teman sekelas jadi segalanya akan menjadi mudah", ucap

"Mengumumkan apa appa?", tanya Siwon keheranan

"Kami sepakat akan menjodohkan kalian", ucap sumringah

"MWO?", Siwon sangat terkejut

"Aish, kau berisik sekali", protes Kibum masih dengan kedatarannya

"Kau tak terkejut? Kita dijodohkan pabo!"

"Mwo? Dijodohkan? Oh..", jawab Kibum cuek

"Hanya oh? Aigo..", Siwon terduduk lemas.

"Appa, tapi akukan namja. Masa dijodohkan dengan namja?", elak Siwon

"Eommamu namja kan?", jawab santai

"Aish..."

TO BE CONTINUED..