Chapter sebelumnya

"Maksud dokter?" tanya Sungmin pelan

"Selama ini Nona Lee tidak disuntikkan hormone menopause untuk merangsang ovulasinya, melainkan cairan pencegah kehamilan. Apa kalian salah memberi informasi kepada dokter yang menangani Nona Lee sebelumnya? Atau ia salah memberikan obat untuk Nona Lee?"

The Regret

Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Kim Ryeowook, Kim Yesung, Lee Yeonhee

Kim Kibum, Kim Youngwoon, Park Joongsoo

Disclaimer : Super Junior milik ELF dan Kyumin milik kita bersama :D

Gender Switch

Rated : M

Author : Shin Ah gi

Terinspirasi dari ff The Girl Next Door

Chapter 10 : Another Big Trouble

"Mwo? Apa maksudmu? Jadi selama ini Sungmin tidak diberi cairan yang seharusnya?" Kyuhyun mulai naik pitam. Sungmin hanya mengelus lengan kekasihnya itu untuk menenangkan, padahal airmatanya pun sudah turun membasahi pipinya.

"Dari yang kulihat dari hasilnya, memang Nona Lee sempat diberikan hormon tersebut namun hanya sedikit dibandingkan cairan pencegah kehamilan yang sudah disuntikkan. Dan untuk terapi pengobatan clomifen sebelumnya, Dokter yang menangani Nona Lee sebelumnya memang memberikannya dengan baik. Ia hanya memberikan cairan pencegah kehamilan selama beberapa waktu terakhir."

"Tapi, ini bisa dikatakan penipuan bukan? Jadi aku bisa melaporkan dokter gadungan itu dan menjebloskannya ke penjara kan?" Kyuhyun sudah berda diambang batas kesabarannya.

"Kyu, tenanglah. Dok, apa saya masih bisa hamil setelah mengalami semua ini?"

"Masih ada cara dan jika terapi hormone menopouse ini tidak berhasil, mungkin akan dilakukan pembedahan" Kibum berusaha setenang mungkin saat menyampaikannya.

"Tapi aku akan tetap membuat perhitungan dengan namja itu, Min! Dan jangan mencoba menghalangiku!" Sungmin hanya tertegun melihat kemarahan kekasihnya tersebut.

"Sebaiknya kalian cepat melakukan laporan akan hal ini ke polisi. Ini merupakan malpraktek dan melanggar kode etik dokter jika ia memang sengaja melakukan hal ini" Kibum memberikan solusi. Ia juga sedikit marah karena ulah satu dokter bisa saja orang-orang akan meragukan dirinya karena takut akan melakukan hal yang sama.

"Akan kami lakukan, terimakasih atas bantuanmu untuk memberitahu kami tentang hal ini" Kyuhyun membantu Sungmin berdiri dan menuju ke kursi pasien untuk membawa barang bawaaan mereka yang berada di sana.

"Tidak masalah. Jika kalian mau tetap menjalani terapi denganku, datanglah lagi lusa"

"Ne, tentu saja kami akan datang lagi. Tolong bantu Sungmin, Dokter Kim. Kami permisi dulu" Kyuhyun membawa Sungmin dalam dekapannya. Sungmin tak banyak bicara, bagaimanapun lagi-lagi ialah yang paling terkejut dan terpukul akan hal ini.

"Ah, sebentar Kyuhyun-ssi. Ada yang ingin kutanyakan padamu" Kibum menghentikan langkah pasangan kekasih itu yang sudah melangkah keluar dari ruangannya.

"Hm? Ne?"

Kibum tampak melihat Sungmin sekilas, seakan memberi tahu bahwa ia ingin menyampaikan sesuatu yang pribadi pada Kyuhyun yang tidak ingin diketahui oleh Sungmin.

"Min, jalanlah dulu. Aku akan menyusulmu" Kyuhyun mengecup pelipis Sungmin sekilas dan dijawab anggukan oleh Sungmin. Ia pun melangkah pergi menjauhi Kyuhyun dan Kibum.

"Ada apa?" Kyuhyun menatap Kibum

"Kau benar Cho Kyuhyun? Anak dari Tuan Cho Young Woon?" Kyuhyun menaikkan alisnya, sedikit bingung dan aneh dengan pertanyaan dokter dihadapannya.

"Ya, itu benar. Memang kenapa?"

"Ah ternyata itu memang kau"

"Maksudmu?"

"Ya, Tuan Cho dan Appaku sudah menjodohkan kita. Apa kau tidak tahu?"

"Jangan bercanda dokter Kim Kibum"

"Aku tidak, bisa kau tanyakan sendiri pada Appamu, Tuan Kyuhyun"

.

"Kyu, gwenchana? Kulihat daritadi kau diam saja, kenapa sayang?" Sungmin mengelus pipi namja yang berada dibelakang kemudi itu.

"Huh? Benarkah? Ah mianhae, Min. Mungkin aku terlalu terkejut mendengar hasil lab tadi"

"Benarkah? Jangan berbohong, Kyu. Apa ini karena perbincangan pribadimu dengan dokter Kibum? Apa yang kalian bicarakan tadi?"

"Ah? Huh tidak Min bukan apa-apa. Ia hanya menyuruhku memberi dukungan penuh untungmu, untuk mempercepat penyembuhanmu"

"Hm ne... Kalau begitu jangan diam dan melamun saja, Kyu"

"Ne, mianhe chagi. Kita ke kantor polisi sekarang"

"Kyu? Tidak Kyu tidak, jangan gegabah. Kita kan belum tahu apakah Wonnie-

-berhenti memanggilnya dengan sebutan menjijikan seperti itu, Min" Sungmin hanya menghela napas panjang, mencoba sabar dan tidak berbalik marah pada Kyuhyun.

"Ya, maksudku Siwon. Kita belum tahu apa alasan Siwon melakukan hal ini padaku, Kyu. Biar kita tanyakan dulu padanya"

"Tidak, biar polisi yang melakukannya. Aku tidak mau menghabiskan waktu dan tenagaku untuk melakukan hal itu"

"Kyu-

-Aku tidak menerima penolakan. Kali ini kumohon, biar semuanya aku yang tangani. Yang harus kau lakukan hanya konsentrasi pada penyembuhanmu, Min"

"Ne.."

.

Keesokan harinya

From : Kyunie chagi

Min, maaf hari ini aku tidak bisa menjemputmu untuk makan siang seperti biasa, ada yang harus kukerjakan. Mianhae, Min jangan lupa makan ok

Saranghae

To : Kyunie chagi

Ne, gwenchana Kyu. Kau juga jangan lupa makan siang

Na do saranghae

Sungmin menutup laptop kerjanya dan mulai bersiap. Karena Kyuhyun tidak bisa mengajaknya makan siang, ia berniat untuk menemui Siwon. Ia benar-benar harus bertanya mengapa ia bisa setega itu melakukan hal sekeji itu padanya. Padahal ia sudah mempercayai dokter tampan itu sejak dua tahun yang lalu.

Ia harus melakukan hal ini sebelum Kyuhyun benar-benar melaporkan Siwon lagi. Kemarin ia sudah berhasil mencegahnya dengan alasan perutnya sakit. Padahal Sungmin berbohong, bukan tanpa alasan ia melakukan hal itu apalagi terhadap kekasihnya sendiri. Ia masih peduli dengan Siwon, ia tidak bisa begitu saja melupakan Siwon yang sudah begitu baik dan menjaganya sebelum Kyuhyun datang lagi ke kehidupannya dalam waktu yang cukup lama.

Other Side

Namja tinggi bernama Cho Kyuhyun sudah sampai ke kediamannya. Rumah bernuanasa cokelat itu sudah cukup lama ia tinggalkan karena kepindahannya ke apartemen dekat rumah Sungmin. Ia berjalan menuju ruang kerja Appanya, ia memang sudah tidak bekerja di perusahaan, tapi ia masih tetap mengontrol perkembangan perusahaan yang sebentar lagi jadi milik anaknya.

Ia tidak langsung meminta Kyuhyun memimpin perusahaan. Ia benar-benar menuntun Kyuhyun dari jabatan yang tergolong rendah untuk keluarga pebisnis sepertinya hingga ia benar-benar matang memimpin perusahaan dibidang advertising tersebut. Tertangkap oleh mata Kyuhyun, Appanya yang sedang menikmati tehnya.

"Appa.."

"Anakku, Cho Kyuhyun.."

"Appa, ada yang ingin kutanyakan padamu"

"Hmm? Apa itu, Kyu? Duduklah dulu, minum teh dengan Appa"

"Ah, tidak Appa. Aku benar-benar harus menanyakan hal ini. Apa benar, Appa berniat menjodohkanku dengan anak dokter Kim?

"Ya, bukankah Appa sudah mengirimmu email untuk segera datang ke rumah? Hal inilah yang ingin Appa sampaikan padamu"

"Dan juga darimana kau tahu kau kujodohkan dengan anak dokter Kim?" tambah Cho Young Woon, appa Kyuhyun.

Kyuhyun menarik napas panjang, inilah saatnya ia harus membuka dan memberitahu hubungannya dengan Sungmin selama ini.

"Tidak Appa, aku sudah memiliki calon lain dan aku harap Appa merestuinya"

"Itu lebih baik, anakku. Jadi kalian tidak perlu berlama-lama lagi untuk melakukan pendekatan. Kalian tinggal menikah saja, bukan?"

"Tapi Appa, orang itu … Sungmin, Lee Sungmin"

.

Back to Sungmin

Ia menaruh tas dan jinjingan makanan makan siangnya dikursi pasien ruangan Siwon. Sebelum datang ke sini, ia menyempatkan diri membeli makan siang untuknya. Ia tidak mau Kyuhyun memarahinya karena melewatka waktu makannya. Dilihatnya Siwon sedang menulis sesuatu dengan cepat karena suster disebelahnya tampak menunggu berkas tersebut.

"Saya permisi dulu, dokter" Suster itupun pamit.

"Ada apa, Min? Tumben sekali kau menemuiku di jam makan siang seperti ini"

"…"

"Kenapa, Min? Apa ada sesuatu yang salah?"

"K-kau kenapa me-melakukan hal i-ini padaku?" Sungmin mati-matian menahan airmata yang sudah mengumpul dipelupuk matanya.

"Huh? Memang apa yang sudah kulakukan? Apa aku melakukan hal yang salah padamu, Min?"

"C-cairan untuk terapi itu, itu cairan pencegah kehamilan kan?"

"A-apa yang kau bicarakan? Huh?" Siwon mendekati Sungmin dan mencoba meraih tangannya yang bergetar

"M-menjauh dariku, Siwon" Sungmin melangkah mundur, mencoba menambah jarak antara ia dan Siwon

"Aku sudah ke dokter lain dan menurut analisanya seperti itu. Kau menyuntikkan cairan yang salah, Wonnie. Kenapa? Apa salahku?" Airmata sudah membasahi pipinya yang memerah karena menahan luapan amarah

"Min…"

"Aku percaya padamu, Wonnie. Tapi kenapa? Sebelumnya kau menanganiku dengan benar, kenapa sekarang tidak?"

Tanpa mereka ketahui, didekat ruangan Siwon ada seorang namja yang berjalan menuju ruangannya. "Baru memasuki makan siang, ia pasti masih berada diruangannya" ucap Kyuhyun pada dirinya sendiri setelah melihat jam di arlojinya.

"Min, tidak seperti itu. Maafkan aku, sungguh maafkan aku" Siwon meraih tubuh ringkih Sungmin dan membawanya ke dekapan hangat tubuhnya. Sungmin sedikit memberontak saat pelukan itu terasa semakin mencekik tubuhnya.

"Siwon, lepaskan aku!'

"Tidak, Min sebelum kau mema-

Hei! Lepaskan Sungmin!" Kyuhyun terkejut begitu membuka pintu ruangan Siwon. Dilihatnya yeoja yang sangat ia cintai itu memberontak didekapan Siwon. "Kau benar-benar namja kurang ajar!" Kyuhyun berlari, menarik kerah jas dokter Siwon dan memukul pipi kiri Siwon.

Bugghh Bugghh

"Kyuhyun berhenti. Kumohon hentikan, Kyu.. Kyu, cukuup!" Berkali-kali Kyuhyun melakukan hal itu pada pipi tirus Siwon. Berkali-kali juga Sungmin mencoba meraih tangan Kyuhyun agar tidak memukul Siwon berulang-ulang. Ia tak ingin kekasihnya tersangkut masalah lain, cukup dengan semua masalah yang menimpanya ini.

"Kenapa kau melakukannya?! Kau itu dokter, di mana letak kode etikmu? Sejak kapan dokter dengan sengaja memberikan perawatan yang salah pada pasiennya sendiri?" nada suara Kyuhyun meninggi.

Dari bibir jokernya sudah keluar darah akibat bibirnya yang robek. Tetesan-tetesan darah juga jatuh mengotori lantai putih ruangannya. Pipinya sudah lebam, hantaman tangan Kyuhyun benar-benar sangat kuat dan membuat sebagian wajahnya itu membiru. Ia sangat berharap rahangnya tidak akan mengalami keretakan karenanya.

Tapi, matanya berair, ia menangis.

"Itu karena aku mencintai yeojamu,Cho!"

"Dasar bodoh! Kalau kau mencintainya, kenapa kau malah menyakitinya? Benar-benar namja brengsek!" Kyuhyun mendekat lagi ke arah Siwon, berniat memberi pukulan lagi. Sekarang tangannya sudah mencengkram erat kerah jas dokternya yang sudah terdapat bercak-bercak merah darah. Urat-urat sudah muncul sempurna ditangannya, dan jangan lupakan matanya yang menyiratkan kemurkaan pada Siwon.

"Kyu, kumohon hentikan.. Tolong hentikaan.." Sungmin memeluk tubuh Kyuhyun dari belakang sambil menangis. Ia benar-benar sudah tak tahan dengan semua ini, yang ia inginkan hanya dukungan dari Kyuhyun. Bukan kemurkaan yang seperti ini.

Perlahan cengkraman itu melonggar dan ia bawa tubuh Sungmin yang bergetar ke dalam pelukannya. "Maaf, maafkan aku" Kyuhyun hanya bisa mengucapkan kata itu, karena ia merasa sudah menambah beban bagi kekasihnya itu.

"Kenapa kau tidak pernah melihatku, Min?" tubuh tinggi Siwon terjatuh ke lantai dengan lututnya yang membentur benda keramik tersebut. Airmatanya juga mengalir, membasahi pipinya yang bengkak berwarna biru keungu-unguan.

"Wonnie.. maafkan aku"

"Kenapa? Kenapa Lee Sungmin? selama dua tahun ini aku selalu menjagamu, bahkan aku harus masuk tempat laknat setiap malam hanya untuk mengawasimu! Kenapa kau tidak pernah merasakan pengorbanan dan perhatianku padamu?"

"Wonnie…"

"Betapa sakitnya saat aku saat melihatmu dengan namja-namja liar di sana! Kau tampak seperti yeoja murahan, padahal aku tahu kau tidak Min.."

"Hikss.. hikss.."

"Kau tidak pernah mendengarku saat aku melarangmu bermain dengan sembarang namja. Tapi, setelah mantan suamimu ini datang, semua kebiasaan burukmu hilang! Hanya karena kehadirannya Min, beda denganku yang harus menanggung sakit selama ini.."

"Mianhae Wonnie.. aku tidak tahu kau sesakit dan selelah ini menjagaku. Benar-benar minta maaf.."

"Pernah terbesit dipikiranku untuk melihatmu, tapi itu tampak tak berhasil" tambah Sungmin.

.

Kedua manusia beda kelamin itu hanya berbaring dalam diam. Entah apa yang ada didalam pikiran mereka setelah semua hal yang menimpa mereka. Masing-masing memiliki pandangan dan perasaan yang berbeda. Keduanya sakit, namun mereka mencoba bertahan untuk menjaga perasaan pasangan mereka masing-masing.

Sungmin melirik kekasihnya itu yang sedang menatap langit-langit kamarnya dengan serius, seakan tidak ada orang lain selain dirinya sendiri. Dengan perlahan ia mendekatkan tubuhnya pada Kyuhyun, ia rebahkan kepalanya di dada bidang yang terlapisi t-shirt putih tipis itu.

"Kyu.." Sungmin mengalungkan tangan kirinya di pinggang Kyuhyun. Kyuhyun tak memberikan respon apapun, itu membuat Sungmin bingung. Biasanya seks merupakan salah satu hal yang paling disukai Kyuhyun dan akan membuatnya berhenti mendiamkannya seperti ini.

Perlahan tangan Sungmin memasuki kain tipis tersebut, mengelus perut rata namjanya yang masih saja diam. Ia kecup dada berabs tipis itu diluar t-shirt yang Kyuhyun kenakan. Tangannya menjalar naik, meraba dada kanan Kyuhyun yang tidak terjamah oleh bibirnya. Kyuhyun masih diam, namun nafasnya sudah mulai pendek-pendek, seperti menahan sesuatu.

Tahu kekasihnya itu sudah mulai terangsang, tangan halus Sungmin turun menuju batas celana tidur Kyuhyun yang dilapisi karet. Sangat mudah baginya memasuki bagian pribadi milik Kyuhyun yang mulai menegang. Mungkin Kyuhyun tidak memberikan respon secara langsung, tapi tubuhnya tahu bagaimana membalas perilaku Sungmin dengan sangat baik.

Sementara tangannya terlihat bergerak-gerak diluar celana bergaris yang Kyuhyun pakai, bibir Sungmin naik menuju leher Kyuhyun. Ia kecup perlahan, sambil terus menunggu reaksi Kyuhyun. Jakunnya bergerak naik dan turun seperti menelan sesuatu saat pijatan tangan Sungmin menguat disertai kecupan bibirnya yang mulai basah di sekitar lehernya.

"Kyuuh.. kau benar tidak ingin melanjutkan ini?"

"Kyuhyun, aku bertanya padamu" bisik Sungmin seduktif di telinga Kyuhyun. Dapat Sungmin dengar tarikan nafas Kyuhyun menjadi kasar karenanya. Namun matanya masih mencoba bertahan melihat langit-langit kamar Sungmin yang –mungkin- masih menarik daripada wajah cantik Sungmin yang amat menggoda.

"Hmm.. baiklah aku berhenti"

"Tidak"

"Mmmhh.. enngghh.." dengan cepat Kyuhyun meraup bibir Sungmin, benda yang tadi sudah sangat menggoda imannya. Nafas mereka terdengar bersautan dan semakin cepat, ditandai pergerakan tangan mereka dalam memberikan rangsangan ditubuh masing-masing pasangan.

Sraakk

Kyuhyun menarik kedua bagian piyama yang Sungmin kenakan hingga robek, kancing-kancing tersebut terlempar begitu saja saat tenaga dari tangannya menarik dengan cepat kain tersebut. Sungmin sudah terbiasa tidur tanpa bra, jadilah ia sudah setengah telanjang semenjak piyamanya sudah berhasil Kyuhyun rusak seketika.

"Kau membangunkan singa lapar, Min"

"Itu lebih baik dari mendiamkanku, Tuan Singa" Sungmin mengeluarkan smirk yang sangat jarang sekali ia keluarkan. Ini benar-benar lebih baik daripada melihat Kyunie-nya melamun dan tidak mengacuhkannya.

Dengan cepat Kyuhyun menuju dada Sungmin yang bergerak naik turun sesuai tarikan dan hembusan nafasnya. Ia hisap nipple Sungmin dengan sangat liar sementara tangannya dengan paksa membuka celana piyama serta celana dalam Sungmin sekaligus.

Ia tarik kedua celana itu dari kaki mulus Sungmin dan melemparnya ke lantai. Tangannya meraih kaki kanan Sungmin, ia angkat setinggi pinggangnya lalu bibirnya mulai memberi kecupan-kecupan kecil. Dimulai dari telapak kaki Sungmin yang putih bersih, terus menjalar menuju betis dan tulang keringnya.

"Aahh.. Kyu a-apa yang kau laku-khaan.."

Aroma cairan milik Sungmin sudah menguar dan semakin menggoda Kyuhyun untuk segera melahap Bunnynya yang sudah terkapar pasrah. Bibir itu menjilat bagian dalam paha ramping Sungmin, memberi gigitan kecil dan hisapan sehingga sekarang paha Sungmin menjadi korban kissmark dari Kyuhyun.

Aroma itu semakin menguat di udara yang ia hirup, menandakan milik Sungmin sudah dekat dari jangkauan bibirnya. Sungmin hanya menatap sayu kekasihnya yang mulai liar, liar yang lebih liar dari biasanya. Sungmin hanya bisa pasrah menerima terjangan namjanya itu bukan?

"Kyyuuhh.. Gooodhh.."

Seperti tersengat listrik kecil yang menggelitik kemaluannya, Kyuhyun dengan pintar memanjakan milik Sungmin yang sudah basah, sangat basah.

Lidah itu dirasakan Sungmin bergerak dengan sangat lincah. Seakan menyapu seluruh bagian miliknya yang sudah terbuka lebar hanya untuk Kyuhyun seorang. Wajah Kyuhyun seakan tersembunyi di sana, hanya rambut harum miliknya yang terlihat oleh pandangan mata foxy Sungmin yang semakin sayu.

"Kyuuhh.. ber-hentiihh.. aku uuhh.."

Tak ada sautan dari Kyuhyun di bawah sana. Hanya bibirnya yang mulai bekerja dengan menjepit labia mayora Sungmin, menghisapnya hingga terus memasuki rongga mulutnya. Yang Sungmin dapat rasakan hanyalah rasa hangat dan nikmat atas perlakuan Kyuhyun tersebut.

Kyuhyun semakin menempelkan bibirnya di milik Sungmin saat kedua kaki Sungmin bergerak dan menjepit kepala Kyuhyun. Sesuatu terasa berdenyut dan akan keluar dari miliknya yang sudah digelitik Kyuhyun dalam waktu yang tak sebentar itu.

"Kyu.. Kyuniee.. AAAAHHHHH"

Peluhnya menetes saat punggungnya melengkung, menikmati puncaknya bersamaan dengan lidah Kyuhyun yang masih setia bermain di sana. Menikmati cairan miliknya yang seakan terus saja mengalir.

"Kyuniiee.."

Kyuhyun tak membalas rengekan Sungmin karena ia sedang sibuk membuka seluruh kain yang menutupi tubuhnya. Sudah saatnya ia benar-benar melahap Sungminnya yang tampak kelelahan. Satu hal yang Kyuhyun tahu, Sungminnya tidak akan lelah sebelum miliknya tertanam dan bergerak dengan liar didalamnya.

Begitu ia sudah dalam kondisi yang sama dengan Sungminnya, segera ia terkam tubuh mungil itu. "Hmm? Apa Minnie?" Kyuhyun mengecup rahang Sungmin saat melemparkan pertanyaan tersebut.

"Hhh.. kau begitu liar, Kyuhh.."

"Hm benarkah? Bagus bukan, Sungmin-ku?"

Tanpa persiapan apapun Kyuhyun segera menanamkan miliknya dilubang hangat Sungmin yang sudah terbuka lebar.

"Kyuhyun!"

"Hmm.. kenapa memanggilku terus?" Kyuhyun bergerak setelah miliknya masuk, tak bertahap dalam memainkan temponya. Bukan bermaksud kasar, tapi ia memang dalam dikuasai nafsu saat ini.

"Kehh.. kenapa tiba-tiba memasukan-nyaahh… ahhhh.. ahhh"

"Hhh.. yah.. mendesahlah terus, Minhh.. kau menyukainya, eoh?" Kyuhyun menghujamkan miliknya sedalam-dalamnya.

"Neehh.. Kyyuuhh.. Hhhh.. Aahhh.."

"Kau hanya menyukaiku kan, Min? Jangan pernah berniat melihat yang lain.. Dengar aku, Lee Sungmin? Huh?" Hujaman Kyuhyun semakin liar, mungkin inilah gerakan paling cepat dan liar Kyuhyun yang pernah Sungmin rasakan.

Sungmin tersenyum saat mendengarnya, Kyuhyun-nya sedang cemburu. Ia terlalu serius dalam menerima ucapannya pada Siwon tadi siang.

Sungmin membalikkan posisi mereka, sekarang Sungminlah yang berada di atas sambil terus menggerakan pinggulnya agar milik Kyuhyun tetap terasa menggesek dinding kewanitaannya.

"Ssstt.. Keep moving Honey.." Sungmin menaruh jari telunjuknya di bibir Kyuhyun agar berhenti mengeluarkan kata-kata tak penting dan hanya berkonsentrasi dalam menggenjotnya.

"Keep moving.. with mee.." Sungmin semakin cepat menggerakan tubuhnya ke depan dan belakang karena ia berada sejajar dengan Kyuhyunnya yang berbaring di bawahnya. Dadanya menggesek dada Kyuhyun, membuat nipple mereka sama-sama menegang karenanya.

"Hhh.. lebih keras chagiihh…"

Kyuhyun juga menggerakan pinggulnya berlainan arah dengan gerakan Sungmin. Sehingga miliknya akan masuk sepenuhnya dan menciptakan desahan keras karena Sungmin pasti akan merasakan kenikmatan yang berkali-kali lipat saat miliknya menyentuh titik terdalamnya.

"Hhhh Kyuhyuniieehh.. Aaahh.. aahh.." urat-urat itu menggesek lubangnya dengan sangat cepat seiring dengan melubernya cairan miliknya sebagai pelumas gerakan in-out Kyuhyun didalamnya. Sungmin merasa puncaknya semakin dekat dan ia ingin Kyuhyun juga segera keluar bersamanya, segera ia gerakkan otot-otot kewanitaannya sehingga memberi pijatan lebih keras dan menghisap milik Kyuhyun lebih dalam lagi.

"Hhh.. Minhh.. Oohh.. Yeaahh do it more..hhh"

Sungmin menempelkan dahinya di dahi Kyuhyun yang berada dibawahnya. Peluh sudah bercucuran keluar dari pori-pori kulitnya karena ia banyak bergerak dalam gaya ini. Milik Kyuhyun semakin kuat dan keras dalam setiap sodokannya, membuat Sungmin mati-matian menahan cairannya yang siap menyembur membasahi batang yang selalu memberinya kenikmatan seperti ini.

"Kyyuuhh.. ak-kuuhh tak.. tahan lagihh.." Sungmin hanya bisa menjerit saat cairan yang sudah ia tahan itu mengalir dengan cepat dari lubangnya. Membuat suata erotis kecipak junior Kyuhyun semakin terdengar di telinganya. "Miniiieeehhhhh!" Kyuhyun menembakkan lahar putihnya ke rahim Sungmin, membuat miliknya sangat becek sekarang. Dan suara kecipak itu perlahan menjadi pelan dan menghilang diikuti melemasnya milik Kyuhyun dalam lubangnya.

"Hhh. Hhh..Hhh" mereka menormalkan lagi nafas mereka yang serasa habis karena permainan panas mereka. Sprei ranjang Sungmin sudah tak berbentuk dan terdapat jejak basah karena peluh mereka di sana. Tubuh Sungmin sudah jatuh lemas diatas Badan Kyuhyun yang sama-sama bersimbah peluh.

"Minnie.. kau tau kan aku tidak puas hanya dengan sekali?" Kyuhyun menyeringai dan segera memutar posisi menjadi menyamping tanpa mengeluarkan miliknya yang mulai bangun lagi di lubang Sungmin. Dan sungguh itu membuat juniornya seperti terpelintir ditempat yang hangat dan basah, sangat nikmat.

Tubuh Sungmin menyamping dan membelakangi Kyuhyun, Kyuhyun akan menggenjotnya dari belakang. "Min, lakukan seperti yang tadi. Buat milikku mengeras chagi.." bisik Kyuhyun seduktif ditelinga Sungmin. yang hanya dibalas lenguhan oleh Sungmin karena Kyuhyun menggigit cuping telinganya dan memainkan lidahnya di sana.

"Uuuhh.. k-khau pintar sekali chagi.." Kyuhyun memberi hadiah berupa remasan di dada Sungmin dari belakang karena kemampuannya membangkitkan –lagi- miliknya. "Kyuh.. sentuh nippleku" Sungmin hanya perlu menggerakan otot-otot kewanitaannya dan ia akan mendapatkan remasan didadanya serta kenikmatan saat milik Kyuhyun memenuhi lubangnya.

"Hhh.. Kyuh.. movee.. bergeraklah…"

Sungmin meraih kaki kiri Sungmin dan segera ia tumpangkan di atas kaki kirinya. Seketika, aroma cairan Sungmin dan sperma Kyuhyun memenuhi udara di sekitar ranjang. Milik Sungmin terbuka dengan lebar dan memudahkan Kyuhyun melakukan in-out lagi.

Suara decit ranjang menandai betapa kerasnya hujaman Kyuhyun di dalam Sungmin, suara jeritan-jeritan Sungmin menambah suara kegiatan rutin mereka ditengah keheningan malam. Sungmin meremas kasar bantal yang ia gunakan untuk alas kepalanya, posisi menyamping seperti ini membuat milik Kyuhyun menggeseknya lebih keras lagi karena lubangnya terasa menyempit.

Cairan milik mereka yang sudah bersatu saat puncak tadi perlahan meluber dan membasahi sprei pink Sungmin pertanda Sungmin mengeluarkan lagi cairannya banyak-banyak. Ia benar-benar puas dan merasa Kyuhyun sangat baik dalam menggenjotnya kali ini.

"Uuuhh.. Hhhh… Ahh.. Ahh. Ahhh" Sungmin menambah titik kenikmatan dengan memainkan klitorisnya sendiri. jarinya bergerak liar dan menjepit benda kecil berwarna kemerahan itu saat merasa Kyuhyun semakin liar.

"A-aku hanya akan melihatmu.. hhh.. Kyuhyuunn…"

Kyuhyun memutar kepala Sungmin hingga menghadapnya dan membekap bibir Sungmin dan mencoba meraih titik terdalam milik Sungmin. Biarlah rasa cemburunya, ucapannya pada Siwon menjadi masa lalu yang akan sangat tidak penting baginya jika selalu mengingat dan membuatnya memusingkan kepalanya sendiri.

Ia hanya melihat Sungminnya seorang, begitu juga dengan Sungmin. Mereka tak perlu meneriakan pada dunia tentang cinta mereka dan memberi tahu bahwa mereka saling memiliki satu sama lain.

Selama Sungmin yang berada dalam dekapan dan menjadi tempatnya meraih kenikmatan, selama Sungmin yang mendesahkan namanya saat ia memberikan service terbaiknya, maka semuanya akan baik-baik saja.

Berakhir dengan seks jauh lebih baik, dibanding berakhir dengan pertengkaran yang mungkin memisahkan lagi raga mereka.

"Kyuhyuuun.. haahh.. ah.. hhh.."

"Miinhhh.. huhh.. hhh.."

"Aku mencintaimu.."

Terlalu menyedihkan dan rendah menyebutnya seks, ini lebih dari itu. ini yang bisa disebut bercinta.

.

"Siapa?" Siwon yang sedang sibuk memeriksa berkas pasien yang akan ia operasi diganggu oleh ketukan pintu ruangannya.

Pintu itu terbuka, menampilkan sosok yeoja cantik berkulit putih seputih susu. Rambutnya yang biasa ia ikat sekarang tergerai dengan panjang hampir mencapai dadanya.

"Si-Siwon"

Merasa namanya dipanggil oleh seseorang yang sudah berhasil masuk ke ruangannya, Siwon pun mengalihkan pandangannya dari kertas yang berada didalam beberapa map tersebut. "Huh? Siapa?" Siwon tak mengenal yeoja yang berada dihadapannya tersebut. Sedikit merasa familiar dengan wajahnya, namun tidak dengan penampilannya sekarang.

Yeoja itu tak datang sendiri, ia datang bersama seseorang namja dari dinas kesehatan yang berada dibelakangnya.

"Apa kau dokter Choi Siwon?" tanya laki-laki yang berada disebelah sang yeoja.

"Ne, aku Choi Siwon. Jika tidak keberatan, bisa kalian perkenalkan diri kalian?" Siwon yakin dua orang yang berada dihadapannya ini bukan pasien yang akan berobat padanya.

"Aku Baek Wooyoung dari dinas kesehatan dan ini Kim Kibum, dokter spesialis yang sama denganmu" Siwon merasa familiar dengan nama tersebut. "Kau Kim Kibum? Kim Kibum yang dulu menjadi hoobaeku saat di universitas?" Siwon tersadar saat melihat pipi chubby yeoja yang tak memakai kacamata yang menjadi ciri khasnya itu. Kibum terlihat lebih cantik dan dewasa sekarang.

"Ne, ini aku Kim Kibum" sedikit bergetar saat mengenalkan diri pada sunbaenya saat di fakultas kedokteran yang sama dengannya beberapa tahun yang lalu. "Ada urusan apa sehingga kalian mendatangiku?"

"Aku ingin menyerahkan surat pemberhentian sementaramu menjalani praktek sebagai dokter" Wooyoung angkat bicara.

"Apa maksudmu, Tuan? Kau pasti bercanda" Siwon mencoba menelaah apa yang telah terjadi saat ini. Pemberhentian sementara dari profesinya? Ini pasti bukan hal yang sepele. "Tidak, Tuan Choi. Dokter Kibum telah menulis sebuah laporan kepada kami mengenai tindakan malpraktek yang sudah kau lakukan pada seorang pasien bernama Lee Sungmin" Siwon hanya menatap tak percaya.

"Ti-tidak bagaimana mungkin dokter Kim tahu mengenai hal sesensitif ini padahal kami belum pernah bertemu setelah aku lulus? Ia pasti mengada-ada" Siwon mencoba mengelak.

"Untuk itu kami akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Sebelum hasil mengenai kasus ini keluar, kami menarik ijin praktekmu dulu. Ini surat resmi dari Dinas Kesehatan Korea, kuharap kasus ini segera selesai dan kami juga sebagai orang yang berprofesi yang sama denganmu berharap kau tidak melakukan hal serendah itu, dokter Choi"

"Kami permisi dulu, silahkan hubungi pihak terkait mengenai hal ini dan segera kirim pengacaramu" Wooyoung pamit

"Kami permisi"

Wooyoung sudah keluar lebih dulu dari ruangan tersebut. Siwon yang melihat Kibum sendirian di dekat pintu ruangannya segera menarik tangan yang dilapisi mantel tersebut.

"Apa maksudmu melakukan hal ini padaku Kim Kibum?"

"Aku hanya melakukan hal yang harus kulakukan sebagai seorang dokter, Tuan Choi. Sekarang ku mohon lepaskan tanganmu dari lenganku"

"Apa kau melakukannya karena aku telah menolakmu dulu saat kita masih menjadi mahasiswa? Sehingga kau mencari kesalahanku dan berniat menjatuhkanku?"

"Tck aku tidak serendah dan sepicik itu dokter Choi! Bahkan aku tidak tahu kalau dokter Siwon yang menangani Nona Lee sebelumnya adalah kau!"

"K-kau mengenal Lee Sungmin?"

"Ne, ia pasienku sekarang. Aku benar-benar tak habis pikir, bagaimana seorang dokter dengan nilai terbaik sepertimu melanggar kode etik kedokteran seperti ini"

"K-kau tidak berhak mengadiliku seperti itu, dokter Kibum!"

"Itu adalah fakta. Dan juga, aku menyesal pernah menyukaimu dulu"

Kibum menghempaskan tangan yang sedari tadi mencengkram lengannya dengan cukup kuat itu dan segera pergi dari sana. Ia sudah melangkah sejauh ini dan tidak ada kesempatan untuk mundur saat melihat dokter tersebut adalah Choi Siwon, namja yang disukainya sejak mereka masih berusia belasan.

.

Atmosfir makan malam saat ini benar-benar sangat menegangkan. Di ruang makan keluarga Cho yang megah itu, telah duduk dan berkumpul bersama enam orang yang sedang menikmati makan malam dalam diam. Hanya denting sendok dan garpu yang mengiringi makan bersama tersebut.

Sungmin melirik Kyuhyun yang tampak sangat tenang saat ini. Berbeda dengannya yang sangat gugup hingga merasa sakit diperutnya saat melihat wajah mantan mertuanya, Cho Youngwoon. Orang-orang disekitarnya tampak terlihat tenang, mungkin hanya dirinya yang merasakan gugup yang berlebihan seperti ini.

Maid datang dan membereskan seluruh peralatan makan mereka dan menyajikan buah potong sebagai makanan terakhir makan malam mereka. Sungmin menanti Appa Kyuhyun membuka suara dan berpendapat mengenai hubungannya dengan Kyuhyun.

"Lee Sungmin ah sudah lama tidak berjumpa denganmu. Kau tampak makin cantik sekarang" Jantung Sungmin serasa ingin keluar saat mendengar kalimat pertama Youngwoon, kaget karena beliau tiba-tiba memanggilnya dan juga karena bukan hal negatif yang ia dengar.

"A-ah ne, Ahjushi. Anda juga terlihat tetap gagah dan tampan seperti beberapa tahun yang lalu" Youngwoon tertawa saat mendengar pujian gugup dari mantan menantunya tersebut.

"Sungmin-ah bagaimana kehidupanmu sekarang? Apa kau bekerja?" Eomma Kyuhyun pun bertanya pada Sungmin. Yeoja berlesung pipi dalam tersebut tampak ramah, sikapnya yang baik tidak pernah berubah.

"Ne, Ahjumma aku sekarang bekerja menjadi CEO perusahaan asuransi" Sungmin tersenyum ramah pada wanita yang masih terlihat cantik diusianya yang sudah menginjak 45 tahun itu. "Wah bagus sekali, Min-ah".

"Kyuhyun sudah menemuiku beberapa hari yang lalu dan menjelaskan perihal hubungan kalian. Aku sangat terkejut begitu tahu kau lah yang menjadi kekasih anakku. Bukan berusaha melupakan yang lalu, hanya rasanya sedikit aneh"

"Appa, hentikan" Kyuhyun mencoba menengahi Sungmin yang gugup dan Appanya yang selalu mengalami kesulitan dalam menyaring ucapan yang akan ia katakan tersebut.

"Ah, dokter Kim maaf sekali sudah mengganggu waktumu dan anakmu untuk datang ke undangan makan malam keluarga kami"

"Ah, bukan masalah Tuan Cho. Senang sekali rasanya bisa berkumpul bersama seperti ini. Iya kan Bummie?"

"Ne, benar sekali Tuan" Kibumlah yang terlihat sangat tenang, mungkin lebih tepat adalah terlihat sangat dingin. Memang sifat bawaannya dan terlebih ada yang mengusik kepalanya sejak tadi siang.

"Jadi, sudah kuputuskan untuk membatalkan rencana perjodohan antara Kyuhyun anakku dan Kibum-ssi. Aku harap keputusan ini tidak mengecewakan siapapun. Kau tidak keberatan kan dokter Kim?"

"Ah tentu tidak, lagipula Kibum berkali-kali memohon padaku, ia masih belum mempunyai keinginan untuk menikah"

"Hahahaha baguslah. Baiklah Sungmin-ah, sekarang sering-seringlah berkunjung ke rumah ne. Bawa serta orangtuamu untuk membicarakan hal ini lebih lanjut"

"Ne, Ahjushi pasti aku akan sering datang" sekarang lega sudah hati Sungmin. berkali-kali ia berdoa agar hubungannya dengan Kyuhyun mendapat restu dari orangtua Kyuhyun dan juga Kibum. Kyuhyun sudah memberitahunya perihal perjodohannya dengan Kibum. Ya, mereka sempat bertengkar beberapa waktu karenanya. Namun, mendengar kesungguhan hati Kyuhyun dalam menjadikannya sebagai seorang istri lagi baginya, ia pun luluh.

"Namun, yang kudengar kau masih belum bisa mempunyai anak. Benarkah itu?" Sungmin yang mendengarnya hanya terunduk lesu, lagi-lagi masalah ini.

"Ah mianhamnida Tuan, aku sekarang yang menjadi dokter Nona Lee. Aku akan berusaha melakukan upaya penyembuhan ini. Teknologi sudah semakin maju dan kupikir tidak ada yang tidak mungkin" Kibum angkat bicara, ia sebagai dokter pribadi Sungmin merasa mempunyai tanggung jawab atas kesembuhan Sungmin.

"Benarkah begitu? Memang kebetulan sekali Kibum-ssi mengambil spesialis rahim. Aku sangat berharap banyak akan hal ini" semua orang yang berada dimeja makan tersebut mengangguk bermaksud menyetujui dan berharap hal yang sama.

"Tapi, jika memang masih belum berhasil maaf sekali Sungmin-ssi. Aku mungkin tidak akan merestui pernikahan kalian. Aku bukannya bersikap jahat dan tidak berkeprimanusiaan hanya saja aku melihat pengalaman yang lalu"

"Tidak apa, Ahjushi. Aku juga tidak akan memaksakan pernikahan ini selama aku masih seperti ini. Tapi aku akan berusaha" Sungmin berusaha tampak kuat. Padahal dibawah sana, tangan Sungmin sudah meremas kuat telapak tangan Kyuhyun yang menggenggamnya untuk memberikan semangat.

.

Sungmin menghentikan langkahnya saat menuju mobilnya. Ia berniat menghampiri Kibum yang saat itu juga sedang menuju mobil bersama Appanya. "Kyu, kau naiklah dulu ke mobil. Ada yang ingin kutanyakan perihal obat untuk perngobatanku pada Kibum-ssi" Kyuhyun hanya mengangguk dan mengeratkan mantel Sungmin yang memberi kehangatan untuk tubuhnya selain gaun yang ia kenakan.

"Dokter Kibum" Kibum menolehkan kepala ke sumber suara yang memanggilnya. "Ne, Nona Lee?" Kibum terlihat sangat sopan. "Panggil aku Sungmin saja. Dok, apa ada cara yang cepat untuk merangsang ovulasiku? Atau cara apapun agar rahimku bisa bekerja seperti semestinya?" Sungmin menaruh harap.

"Hmm ne, dengan pembedahan tentu saja. Memang kenapa, Sungmin-ssi?"

"Aku ingin melakukannya, sesegera mungkin"

"Jangan gegabah, Sungmin-ssi. Banyak yang harus disiapkan dalam operasi ini. Ini tergolong operasi besar"

"Aku tidak peduli, Dok. Aku mohon, aku ingin cepat sembuh"

"Maaf, Sungmin-ssi aku sebagai doktermu tidak menyarankan hal itu dulu. Pembedahan adalah hal yang sangat menyakitkan"

"Ku mohon.."

TBC

(Baek Wooyoung chara imajinasi aku sendiri)

Anyeoooong datang lagi bawa chap 10^^

Hmm mungkin sebentar lg ff ini bakal selesai :(

Tapi, aku bakal tetep nulis dan nyoba bikin cerita lain. Adakah yang punya ide?

Ah gimana sm chap ini? Maaf ya kalo pendek, nc ga hot, ga ngena konflik, dan ga sesuai sama harapan kalian. Seneng banget banyak pembaca baru ff ini :D

Aduh semoga keterima alesan Siwon ngelakuin hal itu, beneran deh Siwon juga sakit banget di ff ini :(

Dan jangan bashing Siwon, disini pasti ada Siwonest. Aku ga mau ada perang ato apapun gara2 cerita di ff ini. Dan yang ga suka peran Siwon di sini, sekali lagi aku tegasin ini cuma ff, ini fiksi. Aku cuma minjem nama member SUJU aja. Maaf kalo kalian ga berkenan..

Yosh! Bales2 review yaa^^

SparKSomniA0321 : Oke deh, udah lanjut nih^^ keep rev

hyuknie : udah lanjut nih^^ keep rev

Cho Kyuri Mappanyukki : huwee maaf ga bisa terus2an update kaya gitu :( Kyu ngapain? Pastinya marah doong hehehe^^

Tri Mulyani : update cepet ga?^^ maaf kalo ga kilat ya. Dijelasin di chap ini alesan Siwon ngelakuin hal itu dan dia udah dpt ganjarannya^^

AIDASUNGJIN : Ssstt.. Siwon baik ko^^ udah lanjut nih :D

KyuLov : Ah benarkah? Kkkk akhirnya bisa bikin scene romantis jg^^ di chap yg lalu udah ada clue ko SIwon ada rasa sm Min^^

I'AM KMS : Wah makasih udah setia baca ya walaupun reader baru :D marah? Pastinya dong, tp ya Angel-Min ga segitunya ko^^

Day KyuMin's Fujoshi : Hehehe Siwon ga jahat dari awal ko, cm manipulasi pengobatan ketiga dan seterusnya^^

1307 KMS : kalo ga bikin penasaran bikin readers ga nungguin lanjutan chap dong^^ udah update nih semoga memuaskan :D

my2pikadream : Sstt.. Siwon ga sejahat itu ko^^ maaf ga bisa kilat ya huhu

sparkyu : udah lanjuut^^

Pumpkin Ite : Aaaa~~ ini dia writer TGND yg jadi inspirasi aku nulis ff ini :D hehehe abis byk yg req NC jadi kabulin aja (pdhl emg yadong) :D Ah Siwon itu baik ko, Cuma dia aga gelap mata aja semenjak kedatangan Kyu. Pumpkin Ite : jangan nunggak terus ficnya^^

Oryzasativa : makasih udah baca sampe chap 9 ini :D Ah aku jg sibum shipper, tp kayanya sibum momentnya ga bisa dimasukin banyak2, ini ff Kyumin soalnya :( oryzasativa ini sibum shipper kan? Bisa kasih tau knp ada pairing ini ga? Hehe nyari ttg couple ini susah X(

LovelyMin : Makasih^^ udah lanjut ya ini

1412 : hahaha jgn sampe batal xD wah udah tau ya Siwon ngelakuin hal itu? hmm

Lee Minnie : iya nih, udah lanjut ya^^

Evilkyu Vee : dijelasin di chap ini ya knp Siwon kaya gt^^

Clouds54 : Ssstt.. Siwon baik ko, ga sejahat itu^^ ne, Kibum new cast

youmin choi : Lohloh apa hub Kyu dan dokter choi? XD eeiittss awas dimarahin umma Min xD udah lanjut ya^^

kyumin forever : Min emg disfungsi ovulasi :) jd Siwon ga sejahat itu ko^^

sha : udah lanjut ya^^ Abang kuda baik ko, ga sejahat itu^^

eunhaezee : jgn benci Siwon ya^^ hmm hamil ga ya? Liat chap selanjutnya aja ya^^

Key-Yeong Gi-Key : Hehehehe^^ ne, aku mslh typo masih bener2 kacau deh :( mianhaee

Nahanakyu : hehe ini dibales lg, jgn trlalu sneng xD ne, Siwon suka Min, udah jelas ko dari chap kmrn^^ hahaha jd pasangan ga ya? Gmn bagusnya? Apa ada Sibum di ff ini?

harumisujatmiko : huh? Aku ga tau ini muji apa ngasih komen ga suka, tp mksh^^

Hyugi Lee : jangan nangis :( nanti aku dimarahin orgtua hyugi :( hehehe mksh, aku suka yg bikin syok^^

Noerhyuk : ngga jg, Min emg sakit itu ko^^ cm makin dicegah aja sm Won di pengobatan terakhirnya^^

HANA : udah aku paksa ngmg nih abang Won sampe berdarah2 gitu huhuhu disini dijelasin, jd mau percaya won apa bummie?^^

kim kyuna : he he he namanya jg won cinta sm min xD

Chikyumin : udah lanjut^^ Won agak gelap mata aja xD

min19019 : huwwaa mksh udah lanjut nih^^

Agathe Kioko : halo Kioko~~^^ hehehe seneng nih bikin readers kaget xD yeaahh aku jg emg suka sm NC di chap 9 :D Hot dan romantis xD nulisnya sampe panas dingin, pertama kali loooh hha. Smoga tar ga susah login lagi ya^^

choi hyekyung : ne, wonnie cinta Minnie. Tp bummie dtg, jd gmn ya?^^

vina8402 : apa ya rencananya?^^ maaf ga kilat

sonson : sstt.. Siwon ga sejahat itu ko^^ dia udh dpt ganjarannya di sini. Maaf ga bisa kilat ya huhu :( keep rev ya^^

Guets -Ryeosung Couple YeWook : hehehe masih penasaran ga?^^udah lanjut ya ini

: sama :( aku jg nyesek hhu pasti sedih bgt kalo jd Min

is0live89 : Amiin semoga merek bisa cpt nikah lg ya dan bisa punya aegya, soalnya syarat dari appa kyu itu hrs bisa punya aegya dl hhu keep rev^^

Kyumin addict : heheh diusahain tiap chap ada NC :) iya, won suka sm min tp bertepuk sebelah tangan :( silahkan diambil wonnya dari bummie, krn ada bummie skrg^^

misskyu0604 : ga sejahat itu ko^^ maaf ga kilat yaa

Cho Hyo Rin pake HP : hahaha nama Unnie lucu banget xD gpp, yg penting Unnie udah rev^^ Waah seneng deh ffnya disukai dr segala kalangan (?) hehe hmm sifat chara sama adegan NCnya juga ga Unnie? Hayoooo :p mksh udah rev Unnie^^ doakan uri Min cpt hamil dan menikah dengan Kyu yeyeye

Nurmakyuminelf : hehehe gmn ya^^ udah lanjut nih^^

Sasya : Yeey semangat^^ udah lanjut yaa

Super Girl : hehe ga diboongin selama dua taun ko, cm diboongin pas pengobatan terakhirnya itu :D

dirakyu : Ah? Membingungkan kah? Mianhaee~

taeng : Suuutt suuutt no bashing chara di sini! :p heeehh jgn bahas2 ff dan fandom lain di sini xD yeaaahh aku emg jarang mandi, emg kenapa? Sewot banget kelinci guruuuun :P yah yg bashing smoga ga gitu lg nantinya huhu bener2 bikin down bashingan tuh :( sering2 review okeh temanku yg doyan buang angin xD aku mencintaimuuuu~~

Guest : huhu siwon ga sejahat itu ko^^ doain uri umma cpt hamil yaa

thiafumings : sama2^^ tp maaf ya ga bisa kilat terus2an :( udah lanjut nih^^

1 : udah dibales kan ya Un^^ hehehe buat permintaan maaf Un^^ udah ada alesannya di sini, kalo disuruh ortu Kyu kayanya drama bgt ya hehehe sama Un kkkk aku jg sampe panas dingin ngetik NC chap 9 hahahha keep rev Un^^

HJKH : ngga gitu ko^^ Min emg disfungsi ovulasi, tp sm Won malah dibikin ga bisa hamil pas pengobatan trkahir. Ada alesan won knp kaya gt, dia jg sama2 sakit^^ maaf ya kalo hot terus kayany gmn gitu hehehee

Bb : Siwon ga sejahat itu ko^^ hahaha chap brp ya? Mgkn chap3^^ ga tau nih mau ada anal lg apa ngga, ditunggu aja ya^^

Guest : anyeong hyory^^ insya allah ga terlalu panjang dan ribet ko, doain umma appa kita selalu bersama ya^^

JoBel13ve : hehehe harap dimaafkan^^ Siwon udah dpt ganjarannya di sini ko

Minyu : yup, doain umma appa kita smoga cepet nikah lg ya huhu disini dijelasin ko apa mksd siwon ngelakuin hal itu. aduh ngga ada minyu-ssi^^ ada jg blog usaha katering aku xD

BarbeKyu : iya, siwon suka sm Min. udah jelas ko di chap sblmnya^^ gmn ya? Ini kelanjutannya^^

MegaKyu : ngga sotoy, emg bener ko^^ wah yg hot lg? aku bingung mau nempatin itu di mana Megakyu huhuhu tp sebisa mgkn mereke ttep hot ya walopun ga kaya chap awal^^

coffeewie kyumin : hehehe Ming jg sbnrnya emg rada pervert ko :p tp Cuma sama Kyu aja xD iya disini dijelasin alesan Siwon ngelakuin itu, smoga bsa diterima^^

Kanaya : Yup bener banget^^ Won suka sm Min dan ga mau Min balik lg sm Kyu. Keep rev^^

kyurin Minnie : Hahahaha ngga sampai sgitunya, soalnya ada Angel-Min yg menengahi^^ iya dong demi suju^^ keep rev^^~

AmellKyuMin : Selama dua tahun itu Siwon bnrn ngobatin Min ko. Won manipualsi pengobatannya semenjak Kyu dating. Dia cemburu dan ga mau Min balik lg sm Kyu. Disini dijelasin^^ keep rev^^

wiendzbica : bener bangeet, won suka min^^ hahaha ga tau deh nanti ada Sibum ato ngga disini, gmn req readers^^ I like Sibum too :D

ZheyraSky : Jgn ketinggalan lg ya^^ iya, Min selama ini ga liat Won. Selama ini dia cm punya perasaan sm Kyu, makanya Siwon akhirnya gelap mata. Dijelasin di sini ya^^ Keep rev^^

NathanAyu12 : kan pervert Kyu dan Naughty Min XD sip, udah lanjut^^

pryscil21 : Lemon every chap^^ hihihi aku jg sama pgn cpt2 mereka nikah lg^^

SSungMine : Hahaha awas sakit :D ne, udah dilanjut ya^^

Rima KyuMin Elf : udah^^

dha kyumin : hihihi buka gt, Min jg pasti bakal ngerasa minder kalo ga bisa kasih Kyu anak^^

rin : hehehe kelamaan update ya akunya? Hhuhuuhu iya, aku jg suka bgt sm scene belanja mereka hihihi doain uri appa dan umma cpt nyusul Yewook ya^^

Guest : pasti Kyu ngamuk banget tuh o_O ada Sibum ga ya? Kira2 gmn bagusnya?^^

Xmen : ngga sejahat itu ko^^ baca alesannya dichap ini^^

vicsparkyu4ever : iya, won suka sm Min^^ udah lanjut^^

Cho nisa : Waaah mksh banget udah segitunya suka ff aku huhuhuhu terharu banget asli.. iya, ga akan terlalu panjang dan bakal kena pointnya ko. Mgkn sebentar lg ff ini bakalan tamat deh :( sweet momennya banyak buat nebus perpisahan mereka selama ini.

Liaa kyuminelf : ngga sejahat itu ko^^ weeew NCnya bikin semangat ya xD

skyMonkey3012 : udah lanjut^^

Kim Nuri Shfly : jgn ketinggalan lg ya^^ hahahaha ngga ko, Min tau betul siapa Kyuhyun itu~ Ngga ko, doain mereka cepet nikah dan punya anak ya^^

ayachi casey : Aaaa~ ini juga reader dan review setia aku kan ya^^ disini dibahas ko knp Won kaya gitu huhuhuh yaoi? Kepikiran juga bkin yaoi, mndg yaoi ato gs lg ya?~

AyaKYU : udh lanjut, smoga ga penasaran lg^^

Tiffany Ming : I love that chap too^^ huuhuhu iya nih, tp Siwon punya alesan ko knp dia kaya gitu dan dia udah dpt ganjarannya di sini. Doain Kyumin cpet nikah ya^^

Winnielf : ini lama ga? :D mian ya kalo lama huhuh

Yunteukwon : ngga sejahat itu ko^^ skrg Kibum yg jadi dokter Min^^

Evil Thieves : udah lanjut^^

Guest : thankyou for waiting this ff^^ udah lanjut ya^^

ayriii43 : huhuhu Siwon jelasin di chap ini, semoga bisa ngerti knp Won tega ngalakuin hal itu ya

BbuingBbuing137 : udah bbuingbbuing^^

ming0101 : selamat datang^^ hmmm ada alesan ko knp Won kaya gitu^^ ne, author semangat kalo rev terus ada^^ so keep rev^^

BABYKYUTEMIN : ne, Siwon cinta sm Min^^ udah lanjut ya^^

ChoHuiChan : ngga ko, mereka bakal selalu sama2^^ doain Min supaya cpt hamil supaya bisa nikah lg sm Kyu ya^^

RiriSparkyu : ngga sejahat itu ko huhuhu maaf ga asap ya :)

Guest : Siwon beralesan ko dan dia udah dpt hukumannya^^

Melani KyuminElf : Hiiikkss Siwon punya alesan knp dia kaya gitu, dia cm tersakiti sm sikap Min. Aaaa maafkan aku, ff ini mgkn bakal end sebentar lg huhu tp author pgn nulis lg, ad aide?^^

Saeko Hichoru : hahaha emg setia kaan^^ Aaaa sama2, aku seneng bkin scene NC chap 9, ga tau knp ngena bgt di hati :P hahahha makasih :D aaaa udah tau ya Won kaya gitu? Keep rev Un^^

KimShippo : selamat datang^^ doain ya Min bisa hamil setelah pengobatan sm Kibum^^

AngeLseLf1323 : ne, siwon suka sm Min^^ udah ada clue ko buat hal itu^^ Hahaha mksh aduuh aku sneng dibilang daebak xD hihihi asik msh dibilang hot~ Keep rev^^

Guest : tetep semangat rev juga ya^^ yeeeyy hidup Kyumin^^~

Guest : udah, huhu maaf ya kalo lama^^

1812 : amiin, doain Min cpt sembuh ya^^ hihihi kalo min udah divonis sembuh, pasti bakal cpt punya anak. Secara yaaaa mereka NCan aja xD

Melani KyuminElfSha137 : aduh mian kalo aku bikin jantungan :o jgn terlalu dianggep serius ini cm ff^^ Hihihihi ne, won suka sm Min^^ Won emg baik, dia sakit hati makanya kaya gitu, dia udah dpt ganjarannya ko^^ aaa mian, sepertinya permintaan yg satu itu ga bisa dikabulin. Sebentar lg ff ini tamat kayanya hhu

Yoooosshhhh makasih buat semuanya yang udah baca dan kirim review^^ kalian bikin author tetep semangat nyelesein ff ini :D

Banyak pendatang baru, selamat datang dan keep review ya^^

Semoga ga banyak salah paham lg, Siwon selama dua tahun ini bener2 ngobatin Min ko dan Min emg sakit disfungsi ovulasi. Won mulai manipulasi di pengobatan ketiga mereka yg Min tersiksa banget itu loh.

Sekali lagi, ada ide buat next story?^^