Chapter sebelumnya

"Kau bisa memakai ini, Kyu" Sungmin mengambil satu stel baju rumah berwarna putih bergaris merah untuk Kyuhyun yang ia ambil di dalam lemari miliknya. "Hn? Ini baju namja. Baju siapa ini?" Kyuhyun memperhatikan baju tersebut. "itu milik mantan suamiku. Pakai saja".

"Eh?"

The Regret

Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Kim Ryeowook

Disclaimer : Super Junior milik ELF dan Kyumin milik kita bersama :D

Gender Switch

Rated : M

Author : aka Shin Ah gi

Ga nyangka responnya sebaik ini jadi author update cepet yang udah review di chapter satu makasih banyak dan terus review ya sampe cerita ini selesai. Kalian semangat author yang review kemaren, author bales di bawah ya kalo cara nulis author masih salah, tolong bantu author buat ngebenerinnya XD

Chapter 2 : Meet you, again and again?

"Eh?"

"Wae? Kau terkejut aku sudah pernah menikah sebelumnya?" Sungmin membuka bathrobe pink miliknya dan mulai memasang underwear tali berwarna biru langit.

"Hm, lebih terkejut lagi kalian sudah berpisah. Mantan suamimu itu pasti orang yang bodoh"

"Tck bukan hanya bodoh, dia juga sangat pengecut! Kyu tolong bantu aku" Sungmin tampak kesulitan mengikat tali branya. Kyuhyun mendekat, memutar tubuh Sungmin agar membelakanginya dan mengikat tali itu di punggung Sungmin. Kyuhyun lalu menggendong Sungmin a la bride style sebelum Sungmin meraih dress yang akan ia kenakan.

"Kyuu~ jangan bilang kau ingin bercinta lagi?" Sungmin merengek digendongan Kyuhyun yang membawanya ke balkon kamar. Balkon itu cukup luas, seperti rooftop. "Ayolah, ini kan hari minggu, hari libur" tangan kanan Kyuhyun yang tadinya melingkar dipinggang polos Sungmin perlahan naik, meremas dada berpenutup itu.

"Aahh! Besok aku kerja Kyu, ada yang harus kukerjakan hari iniiihhh" Sungmin menutup matanya, jari tengah Kyuhyuh tengah mengelus nipple kanannya, membuat tonjolan itu mencuat dan menegang. Sungmin yang mulai terbawa suasana mendekatkan bibirnya ke nipple Kyuhyun yang kebetulan berada dekat sekali dari bibirnya. Ia menjilat dan mengulum tonjolan tersebut yang berefek pada remasan tangan Kyuhyun yang semakin kencang didadanya.

"Naughty Minnie!" Kyuhyun mendudukkan diri di sebuah kursi santai di balkon tersebut dan memangku Sungmin berhadapan dengannya. Leher yang masih memiliki bercak kemerahan itu Kyuhyun kecup dengan perlahan, "mmhh.. Kyuuhh" Sungmin mengangkat kepalanya agar Kyuhyun bisa mengecupnya dengan leluasa.

Kecupan itu sampai didagu Sungmin, Kyuhyun menggigit dagu itu dengan gemas, membuat Sungmin sedikit menjerit. Kecupan itu berganti menjadi jilatan, benda tak bertulang itu menyusuri lagi jejak kecupan yang tadi ia buat. Tangan Kyuhyun juga bekerja, perlahan masuk dan mengelus klitoris Sungmin yang basah karena cairannya. "Aaakkhhh.." Sungmin tak kuat, didorongnya tubuh kurus Kyuhyun ke senderan kursi di belakang Kyuhyun. Membuat posisi Kyuhyun bersender dengan kaki yang diselonjorkan dan Sungmin yang duduk tepat di atas perutnya.

Kedua tangannya memenjarakan kepala Kyuhyun. Ia tatap mata Kyuhyun dengan tatapan sayu bercampur nafsu. "Pervert Kyu!" Sungmin menggigit hidung Kyuhyun dan dengan cepat ia buka gelungan rambutnya, menyusul dilumatnya bibir Kyuhyun dengan ganas. Rambut Sungmin yang masih basah menggelitik bahu dan dada Kyuhyun.

Tangan Kyuhyun menekan tengkuk Sungmin untuk mengeratkan ciuman panas mereka. Sungmin menggigit bibir bawah Kyuhyun, sedikit menariknya dan mengulumnya diantara kedua bibir plum Sungmin. Tukar menukar saliva itu terus saja berlangsung sampai Kyuhyun melepas ciuman mereka karena jari-jari Sungmin memilin nipplenya.

"kau membuatku tak tahan, Chagiih" Kyuhyun mencoba menahan desahannya. "Sssttt, diam dan nikmati" bisik Sungmin di depan bibir Kyuhyun. Sungmin mengencangkan pilinannya pada nipple Kyuhyun. Dengan beringas, Sungmin hisap satu spot diperpotongan bahu dan leher Kyuhyun. "sshhh.. aakkhh Minnie!" dan desahan itu pun lolos dari pita suara Kyuhyun.

Bibir Sungmin perlahan turun, menggantikan kerja jari-jarinya. Ia jilat tonjolan kecoklatan itu dengan gerakan memutar lalu diemutnya dengan penuh nafsu, giginya ikut bermain, menciptakan sensasi lain bagi Kyuhyun yang biasa menyerang, bukan diserang. "Minn-iieehh hen.. ti.. kaannhh" bukannya berhenti, Sungmin malah semakin mengerjai nipple itu dengan liar.

Tanpa disadari, cairan milik Sungmin mulai membasahi perut Kyuhyun yang menjadi tempatnya untuk duduk. Kyuhyun menarik tubuh Sungmin agar sejajar dengannya, Kyuhyun juga tidak tahan. Ia terus lumat bibir Sungmin yang sudah membengkak sambil membuka tali di tengkuk, punggung dan kedua sisi pinggul Sungmin. "eempph.. mmhh.." desahan Sungmin tertahan dan tubuh mulus itu lagi-lagi dibuat naked oleh sang namja.

Kyuhyun meremas kasar dada Sungmin yang sudah polos, membuat cairan itu semakin membanjiri perut bahkan boxernya. Sungmin menegakkan badannya, memasang wajah menggoda dengan napas yang tersengal-sengal. Ia sedikit memundurkan posisi duduknya tepat di bawah junior Kyuhyun. Tangannya menarik boxer itu dan mencuatlah milik Kyuhyun yang sudah memerah dibagian ujungnya.

Sungmin mulai mengocok benda yang sudah menegang hampir maksimal itu. "Eeenghh.. Min.. leb-bih cepaathh" Sungmin tak mau kalah, ia memainkan jarinya disebuah tonjolan kecil di miss V miliknya dan perlahan jari itu menusuk lubangnya sendiri. "nngghh.. ahh.. Kyuuhh" Sungmin membayangkan milik Kyuhyun lah yang sedang menusuk lubangnya.

Tiga jari sudah masuk, memberikan gesekan-gesekan didinding lubang Sungmin yang berkedut. Kocokannya di junior Kyuhyun juga semakin cepat. Desahan-desahan saling bersautan, seperti berlomba untuk mencapai titik kenikmatan itu.

"Aahh.. sshh.. ahh.. ahhh" Kyuhyun yang tahu Sungmin akan mencapai klimaks langsung meremas dua bukit kembar yang terlihat berkeringat itu. "Kyuuhh.. aku.. mauuhh kelu-arhh" Sungmin memejamkan matanya dan hal itu membuat Kyuhyun juga ingin mengeluarkan lahar putih miliknya. Melihat Sungmin yang seksi bermain solo dihadapannya sambil mengocok miliknya, membuat titik itu semakin dekat.

"AAAKKHHHH"

Mereka mencapai titik itu bersamaan dan tubuh Sungmin segera ambruk di atas badan Kyuhyun. Hidung mereka menarik oksigen sebanyak-banyaknya dan hal itu membuat dada Kyuhyun tertekan payudara Sungmin saat ia menarik napas. Peluh mereka bersatu dan membasahi kain di kursi tersebut.

"K-kyuhh.. benarhh-benar lel-laah" badan Sungmin melemah diatas badan Kyuhyun. Tangan Kyuhyun bergerak mengelus surai Sungmin yang kembali basah karena keringat "tapi, aku belum masuk sayang". Sungmin memukul dada Kyuhyun "benar-benar pervert!".

Kyuhyun membalikkan posisi padahal napas mereka belum teratur. Sungmin sekarang sudah tidur bersender dengan kaki yang ditekuk oleh Kyuhyun. Bibir M itu kembali Kyuhyun lumat mengalihkan perhatian Sungmin akan jari-jarinya saat bergerak menuju kemaluannya yang terbuka lebar.

"Eennghhh!" Sungmin menggigit bibir Kyuhyun karena tiga jari panjang itu masuk tanpa persiapan sebelumnya. Sungmin mengalungkan lengannya dileher Kyuhyun dan meremas rambut ikalnya. Tubuhnya sedikit terlonjak saat jari-jari itu dengan paksa masuk ke titik terdalam lubangnya, mencari g-spotnya.

"hhh.. Kyuhh.. cepat masukan"

"apanya sayang?"

Sungmin tak menjawab, ia menarik tangan Kyuhyun yang sedang mengerjai miliknya dan dengan segera ia lingkarkan kakinya dipinggul Kyuhyun. Membuat kedua benda pribadi mereka bersentuhan dengan cukup keras.

"masukkan atau kau kulempar dari atas balkon ini" bisik Sungmin sangat pelan di telinga Kyuhyun. Kyuhyun menyeringai, "mau main kasar, sayang?" jari telunjuknya menyusuri wajah cantik Sungmin yang diterpa sinar keemasan matahari yang bersiap untuk terbenam. "masukkan atau tidak sama sekali, Tuan Cho" Sungmin menantang.

Tanpa persiapan, tanpa aba-aba, Kyuhyun menerobos masuk ke lubang Sungmin dan langsung menggenjotnya dengan kasar. Sungmin yang kaget langsung mencakar punggung Kyuhyun dan berteriak. Ia menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Kyuhyun, merapatkan tubuhnya dengan Kyuhyun.

"sshh.. ahhh. Ohh.. oohh.. Ch-cho Kyuuu.." Sungmin tidak bisa melanjutkan kalimatnya. Hujaman Kyuhyun yang kasar terus saja menumbuk titik yang membuatnya bergetar nikmat. Otaknya tidak bisa berpikir apa-apa lagi selain milik Kyuhyun yang sedang memasukinya dengan kasar.

Tubuh mungil Sungmin terlunjak-lunjak di bawah tubuh tinggi Kyuhyun. Dadanya naik turun dan terkadang gerakan tak terduga dari mereka membuat nipple Sungmin menekan dada Kyuhyun, berefek nipplenya semakin keras.

Udara hangat karena sinar matahari yang tidak terik membuat peluh mereka terus saja menetes dan bersatu satu sama lain. Angin yang mulai berhembus karena menjelang malam menambah sensualitas percintaan mereka. Wangi bunga lavender dan mawar yang Sungmin tanam, menambah kerileksan mereka dalam berbagi kenikmatan.

"haahhh.. hhh.. Kyuuhh.. hhh" Sungmin menghapus peluh didahi Kyuhyun dengan punggung tangannya. "hardeerhh Kyuuh, pleaaseehh deeper uuhh" Sungmin mencengkram bahu Kyuhyun dengan keras, itu semakin dekat.

Sesekali Sungmin melirik kerja junior Kyuhyun di bawah sana dan menatap mata Kyuhyun yang masih terus saja menyetubuhinya. "eengghhh.. Cho Kyuhyuuuuunnnnn" Sungmin memeluk erat Kyuhyun, tubuh mereka benar-benar menempel. Sungmin mengeluarkan cairan cintanya banyak-banyak, disusul Kyuhyun yang menyemburkan cairannya yang nyaris bening. Ia sudah terlalu banyak klimaks dalam beberapa jam ini, karena Sungmin.

Kedua tubuh itu ambruk seketika. Mereka sepertinya harus belajar tentang waktu untuk bercinta. Kyuhyun yang sudah lebih dulu menormalkan diri masuk ke dalam, membawa sebuah selimut, satu red wine glass dan sebotol wine merk Chateau, wine yang berasal dari Prancis.

.

Sungmin mendudukan diri di depan Kyuhun dan menyamankan kepalanya didada Kyuhyun sambil menikmati wine yang Kyuhyun bawa. Benar-benar romantis, menikmati sunset setelah bercinta. Semua ini, yang benar-benar Sungmin inginkan. Tubuh mereka juga sudah berbalut selimut, melindungi tubuh dari udara jahat di malam hari yang mulai berhembus.

"Lee Sung Min"

"Hm? Wae?"

"kenapa kalian berpisah?" Kyuhyun mengambil gelas yang masih berisi cairan merah itu dari tangan Sungmin dan meneguknya.

"disfungsi ovulasi"

"uh?"

"Aku tidak bisa memberinya anak, aku ehm aku mandul" Kyuhyun menaruh gelas itu dan memeluk Sungmin lebih erat lagi.

"Kau masih mencintainya?"

"hmm entahlah, sepertinya iya. Bagaimanapun ia suamiku, walaupun itu dulu"

"arra, ayo masuk. Sudah mulai dingin"

.

Kyuhyun sudah berpakain rapi sekarang, supirnya sudah menunggu di depan kediaman Sungmin untuk menjemputnya. Sungmin yang sedang mengerjakan konsep rapat untuk esok hari menghentikan kegiatannya sebentar untuk mengantar Kyuhyun ke depan rumahnya.

"um? Apa?" kacamata berbingkai merah yang Sungmin pakai ikut terangkat saat ia menautkan kedua alisnya. Sungmin sudah berdiri di depan pintu rumahnya saat Kyuhyun tiba-tiba membalikkan badannya dan menatap Sungmin.

Ingin rasanya Kyuhyun melahap Sungmin sekarang juga, Sungmin itu selalu terlihat seksi, padahal saat ini ia hanya memakai celana hitam selutut dengan jumper berwarna merah, senada dengan frame kacamata yang ia pakai. Rambutnya ia buat ikal acak, benar-benar sempurna untuk hidangan makan malam.

"handphonemu, pinjam" Kyuhyun mengulurkan tangannya seakan sedang meminta

"…" Sungmin yang memang sedang menggenggam hp touchscreen miliknya memindahtangankan benda kotak itu ke tangan Kyuhyun. Kyuhyun tampak memencet-mencet layar itu "aku sudah mempunyai nomormu, jangan berniat untuk kabur dariku. Arra" Kyuhyun menyerahkan kembali hp Sungmin. "uh? Jangan bilang kau akan menghubungiku saat ingin bercinta?" seringaian muncul di bibir Kyuhyun.

Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Sungmin, tangannya menarik kacamata yang Sungmin pakai dengan perlahan. Ciuman perpisahan Kyuhyun daratkan dibibir pink Sungmin, pelan, melumat lembut secara bergantian antara bibir atas dan bawah Sungmin. Mata mereka terpejam, saling menikmati lumatan bibir lawan.

"Aku akan kembali lagi" itu kata terakhir yang Kyuhyun ucapkan sebelum benar-benar pergi dari kediaman Sungmin.

.

Tuk tuk tuk tuk

Suara germetuk antara pump shoes berhak 7 cm milik Sungmin dengan lantai kantornya terdengar. CEO cantik itu berjalan dengan cantiknya dan tak lupa memberi salam balik pada pegawai yang memberinya salam. Namja di sana akan rugi jika berkedip, Sungmin memakai kemeja soft pink tanpa lengan dengan rok ketat kantoran di atas lutut berwarna hitam hari ini. Rambutnya ia buat ikal dan ia gerai begitu saja.

Ia masuk ke ruang rapat diikuti Ryeowook, asistennya. Sungmin berdiri di depan 15 orang yang merupakan kliennya. Ia akan mempresentasikan konsep yang sudah ia buat untuk iklan asuransi perusahaannya. Ryeowook sedang mempersiapkan alat-alat untuk presentasinya dan Sungmin yang terlihat kerepotan dengan rambutnya akhirnya mengikat rambut panjangnya.

Ini salah satu taktik Sungmin, memancarkan aura seksi saat melakukan meeting dengan klien. Kemeja Sungmin yang lumayan ketat mencetak jelas lekuk-lekuk tubuhnya terutama dua gunung kembarnya yang tadi sempat tersembunyi karena rambut panjangnya. Kacamata berframe hitam ia pakai sebelum memulai presentasi.

"Selamat pagi, semuanya. Perkenalkan saya Lee Sungmin, CEO dari Sendbill Insurance. Dan ini adalah Kim Ryeowook, asisten saya. Baik, akan saya mulai presentasinya. Mohon perhatiannya"

Sebenarnya kata 'mohon perhatiannya' Sungmin tujukan bagi namja berjas hitam di ujung meja. Namja yang kemarin sudah habis-habisan bercinta-coret-melakukan seks dengannya muncul lagi dihadapannya. Ia tampak tak berkedip melihat Sungmin yang tampak dewasa sekaligus seksi-lagi- saat ini.

Layar berwarna putih itu sekarang sudah berganti warna, menjadi kesatuan beberapa warna yang merupakan refleksi dari proyektor di arah sebaliknya. Huruf-huruf hangul tercetak di sana, Sungmin sebagai CEO perusahaan besar tentu tidak akan membacanya. Ia sudah hapal luar kepala, yang harus ia lakukan saat ini hanya membuat kliennya tertarik dan mau menandatangani kontrak dengan perusahaannya.

"ada banyak jenis asuransi yang kami tawarkan selain life insurance, ada juga real estate ….." suara yeoja itu makin lama makin terdengar seksi. Bibir M berbalut lipgloss pink itu sangat menggoda, seakan memanggil siapapun yang melihatnya untuk melumatnya. Membuatnya memerah dan membengkak.

Sungmin duduk dengan menyilangkan kaki jenjangnya, menampilkan kaki dan pahanya yang putih tanpa cacat saat rok yang ia kenakan tersingkap. Posisi duduknya yang tegap, membuat dada cukup besar itu terlihat membusung. Bahkan, jika melihat lebih lama dan teliti, bra berenda berwarna hitam yang ia kenakan terlihat samar-samar dibalik kemeja tipisnya.

"pembayaran dapat dilakukan di seluruh bank manapun, karena kami sudah melakukan kerjasama dengan seluruh bank negeri dan swasta Korea dan internasional"

Sungmin berdiri dari duduk seksinya dan berjalan angkuh nan menggoda ke arah namja yang sangat pervert, yang ia temui kemarin dan membuat selangkangannya linu hingga sekarang. Ia duduk di atas meja sang namja, membuka ikatan rambut dan kacamatanya. Dengan seduktif, Sungmin menarik dasi namja bernama Kyuhyun itu dan mencium bibirnya.

"emmhh.. eunghh.. Kyu" Sungmin mendesah

"Kyu, Cho Kyuhyuun" namanya terus saja dipanggil

"Tuan Cho Kyuhyun, kau baik-baik saja?"

"Uh?" Kyuhyun melihat seluruh orang diruangan itu melihatnya dengan tatapan aneh. Ia tersadar, ia baru saja berfantasi liar. Sungmin yang berada di tempat presentasi hanya tertawa geli dan dengan sengaja ia remas pelan dadanya dan ia gigit bibir bawahnya untuk menggoda Kyuhyun. Sungmin melakukan itu dengan hati-hati, ia melakukannya saat ia yakin tak ada orang lain yang melihatnya kecuali Kyuhyun.

'Shit aku harus solo setelah ini' batin Kyuhyun saat melihat gundukan di tengah celananya.

'Lihat nanti Lee Sungmin' seringai Kyuhyun

.

Sungmin memberi hormat kepada kliennya yang satu per satu yang mulai meninggalkan meeting room milik Sendbill Insurance. Yeoja pecinta pink itu berhasil, GM dari Starlite, perusahaan advertising terbaru di Seoul itu menandatangani kontrak dengan perusahaan tempat ia bekerja sekarang.

"Sungmin aah~ kau yang terbaik" yeoja imut saingan Sungmin itu memeluk Sungmin erat. Sungmin tersenyum, kerja kerasnya selama ini tidak sia-sia. Ia membayangkan bonus yang akan perusahaan berikan untuk loyalitasnya, keuangannya akan berlebih bulan ini. "ne, Wookie aah~ aku akan membelikanmu make up kit yang selalu kau bicarakan itu sebagai bonus, oke?".

Senyum selalu terkembang dibibir Sungmin yang sedang berjalan menuju ruangannya. 'satu pekerjaan selesai, berkas yang lain menumpuk' batin Sungmin. Sungmin melihat kursi kantornya menghadap ke belakang dan sedikit bergerak-gerak.

"Nugu ya?" Sungmin mendekat

"Omo! Kau lagi?" kursi itu berputar dan menampilkan wajah mesum yang Sungmin kenal.

"Anyeong, chukkae. Kau memang hebat!" Kyuhyun berdiri dan mendekati Sungmin. "Mau apa?" Sungmin bergerak mundur. "mau memberikan ucapan selamat dan hadiah tentu saja" Kyuhyun menyeringai dan menarik tangan Sungmin ke dalam dekapannya.

"Chukkae, Minnie-ah" bisik Kyuhyun seduktif. Tangannya yang tadi berada dipunggung Sungmin semakin turun menuju kancing dan zipper rok Sungmin, berniat membukanya sebelum tangan mungil Sungmin menghentikan niatnya. "aku tahu kau membayangkan yang tidak-tidak saat meeting tadi, Kyunie" Sungmin balas berbisik.

"dan, Kyuhyun junior membutuhkan bantuan bukan?" tangan kanan Sungmin meremas milik Kyuhyun dari luar. "eennghh kau harus bertanggung jawab, Minnie" butt Sungmin diremas kasar oleh Kyuhyun. "oohh.. di sini?" Sungmin mencoba membuka ikat pinggang kulit Kyuhyun. "aku tidak mau dimasuki, milikku masih linu karena hujamanmu kemarin" Sungmin menunjuk wajah Kyuhyun yang memerah menahan nafsu.

"aku akan membantumu, tapi setelah ini pergilah. Otte?" Sungmin mulai berlutut, memposisikan wajahnya tepat di depan junior Kyuhyun. Ia buka ikat pinggang, kancing serta zipper celana yang dipakai Kyuhyun. Benda yang dari kemarin terus membuatnya melayang sekarang berada tepat di depan wajahnya.

Tangan Sungmin mengocok junior Kyuhyun dan mulutnya bekerja mengoral twinsball milik Kyuhyun yang sudah berkerut.

"Miinnh.. ahh" Kyuhyun mulai menjambak rambut Sungmin, melepas ikatan yang membuat rambutnya tergerai. Sungmin mengulum twinsball ini dengan rakus dan lidahnya berpindah ke batang berurat milik Kyuhyun saat merasa milik Kyuhyun sudah berkedut.

Mulut Sungmin mengulum dan menghisap milik Kyuhyun dengan keras, sampai pipinya harus menirus. "haahh.. ahh.. Minnieehh" Kyuhyun mendesah namun tanpa diduga Kyuhyun menarik tubuh Sungmin, membuat kuluman itu terlepas. Tubuh mungilnya terpenjara diantara meja dan tubuh Kyuhyun.

"kyu sudah kubilang tidak, nanti ada yang melih- aahhhhh" Kyuhyun tahu sekali bagaimana cara membuat Sungmin berhenti berceloteh dan mulai mendesah. Ia meremas bukit kembar Sungmin dengan kasar dari belakang, "nikmati saja, Minhh" Kyuhyun mengulum cuping telinga Sungmin dan semakin turun ke lehernya.

Tangannya yang menganggur mengangkat rok ketat Sungmin, menyingkapnya sampai pinggul Sungmin. Nafas Sungmin mulai memburu, miliknya masih sangat linu tapi ia menginginkannya lagi. Menyerah, Sungmin mulai membungkukkan badannya untuk memudahkan penetrasi oleh Kyuhyun.

"hhh? Menyerah?" Kyuhyun mengocok miliknya agar lebih tegang

"ppali, lakukan sebelum makan siang datang" Sungmin menurunkan underwearnya sebatas lutut

"nnghhh.. Kyu-aahh" junior Kyuhyun sudah memenuhi lubangnya sekarang. Ia menggigit bibirnya untuk menahan desahannya. Ia takut rekan kerjanya mendengarnya dan menangkap basah perilaku tak senonohnya dengan Kyuhyun.

Kyuhyun mulai meng-in out-kan miliknya, makin lama makin cepat membuat Sungmin harus meremas kuat pinggiran meja kerjanya.

"hhh.. hhh.. ah.. ahh" desahan lebih mirip helaan nafas Sungmin dan Kyuhyun terus bersautan.

Kyuhyun memasukkan jarinya tengahnya ke mulut Sungmin, meminta untuk mengulumnya. Sungmin yang gairahnya sudah mencapai ubun-ubun hanya menurut dengan apa yang Kyuhyun perintahkan. Kyuhyun lebih sulit bernafas sekarang, Sungmin tampak sedang mengulum jarinya layaknya mengulum juniornya.

"rileks, chagi" bisik Kyuhyun

"uh? Ap-AAH! Kyuh apa yang kau lakukan hhh?" jari tengah Kyuhyun sudah berhasil menembus hole di yang berada di belakang kemaluannya. Rasanya aneh dan mengganjal, tidak sakit dan mulai terasa nikmat. Kedua holes Sungmin terus saja digenjot, tak ada yang bisa Sungmin lakukan selain mendesah.

"haahh.. hhh.. sshh.. Kyuuhh.."

Tok Tok Tok

".. Minnie, kau di dalam?"

Refleks Sungmin menghempaskan tubuh Kyuhyun setelah mendengar suara yang sangat dikenalnya di luar pintu ruangannya. Dengan berat hati Kyuhyun harus menunda –lagi- klimaksnya.

'shit' umpat Kyuhyun dalam hati.

"cepat bereskan bajumu!" Sungmin memberikan perintah sekaligus merapikan tatanan baju da rambutnya. Setelah memastikan semuanya aman, Sungmin mematut dirinya di depan cermin dekat pintu dan membuka pintu tersebut.

"Wonnie!" Sungmin memeluk namja bernama Choi Siwon tersebut

"Minnie hari ini- dia siapa, Min?" pertanyaan Siwon mendadak terhenti saat melihat Kyuhyun yang sedang duduk di sofa tamu.

"kenalkan Wonnie, dia Cho Kyuhyun dari Starlite Corp."

"Kyuhyun, dia Choi Siwon"

"Anyeonghaseo" mereka saling memberi hormat.

"Dia siapa Min?" Kyuhyun bertanya pada Sungmin

"Dia Siwon, kekasihku"

"Mwo?"

TBC

Balesan review

kyurin Minnie : Ah? Beneran hot? Jadi maluu nih XD mantan suaminya Umin? Nanti juga dikasih tau sm Uminnya hehe mksh udah review

rikha-chan : brp ronde? Kekekeke Kyuminnya aja ga tau, apalagi author *piss mksh udah review

aabbcc : ah beneran hot? Author seneng kalo emg hot XD min janda tp tetep cuco ko hehe mksh udah review

sha : nanti sama uminnya dibeberin ko mksh udah review

nahanakyu : hahaha namanya juga si pervert dan si naughty XD hahaha nanti umin kasih tau ko siapa mantan suaminya mksh udah review

KyuLov : aduh jgn jadi sakit baca ff ini :D liat nanti :p mksh udah review

Kyumin forever : kekeke namanya si naughty min XD ini lanjutannya, mksh udah review

is0live89 : kekeke perfect couple, bukan? XD mksh udah review

Hyun : aaaa~ di sini sih min blg Siwon pacarnya :D mksh udah review

Rima KyuMin Elf : udah lanjut, mksh udah review

Day KyuMin's Fujoshi : beneran hot? Jd malu ketauan yadongnya XD mksh udah review

min190196 : iya min udah nikah, tp pisah mksh udah review

misskyu0604 : keren? Aduh mksh banyaaakkk :D gpp, bikin accountnya atuh? Ngga susah ko mksh udah review

Hyugi Lee : hahahah maaf kalo bikin tepar :p yadong bgt yah? Kkk mksh udah review

Evil Thieves : udah lanjut^^ mksh udah review

Hyukhyukhyuk : seneng ncnya dibilang hot :D hahaha syok gimanaa gt ya? Kkk mksh udah review

LDHH : tisu tisu tisuuuu, ada yg mimisan! XD aduh kalo kurang hot author harus ke mana lg ya nyari ilmunya? Kkk nanti umin kasih tau ko hhe mksh udah review

HJKH : Ah~ jeongmal gamsahae :D min janda juga msh seksi ko XD mksh udah review

.yunho : hahahaha mksh joongie :D ini joongie kan? Abis blg my lovely yunho mskh udah review ya

LovelyMin : maafkan author merusak puasa mksh udah review

Kyumin shipper saranghae Cho-Lee : jeongmal gamsahae semoga chap selanjutnya ngga mengecewakan ya mksh udah review

Ahh benar-benar terimakasih buat semua review yg udah masuk, chap ini review lg ya buat jadi semangat author :D ketemu lg di chap selanjutnya