Sankyuuu minna-san buat reviewnya... saya akan semangat tapi juga doanya buat fic saya yang lain T_T hue...*nangis bombay

Check this out.

Chapter 4

Athrun lelah melihat para pelayan dikediaman Atha bekerja kesana-kemari karena nanti malam adalah hari ulang tahun First Lady of ORB juga Kira kembarannya. Hal ini juga digunakan sebagai peringatan perjanjian perdamaian Orb dengan Plant. Athrun menyusuri koridor berharap bertemu dengan Cagalli.

"Athrun..." Panggil Kira

"Iya? Nani Kira?"

"Kenapa rumah ini ramai sekali? Jarang-jarang seperti ini?"

"Hei... ingatlah ini hari ulang tahunmu..."

"Uh... iya-ya... aku lupa.. habis ulang tahun pertamaku dengan Cagalli dirayakan juga oleh sebagai hari peringatan... mana ingat aku..."

"Ano... Kira? Bisakah kita disini lebih lama?"

"Are? Aku tak bisa kawan... aku harus menjaga Lacus..."

"Ya... aku mengerti..." Athrun sedih

"Athrun... kenapa kau pergi jika tak ingin...?"

"Kira?"

"Aku tahu...kau ingin disini kan? jagalah Cagalli yah..." Kira menepuk pundak Athrun

"Aku..."

"Jangan bingung seperti itu Athrun... dari wajahmu kelihatan sekali kau ingin bersama Cagalli... nah... kau sedang mencari Cagalli kan? Dia ada di taman bersama Shinn!"

Kira membalik tubuh Athrun

"Nah... cepatlah pergi..."

"Sankyu Kira..."

"Jaga Adikku..."

"Hahaha... iya..." Athrun berlari

+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_popcaga+_+_+_+_+_+_+_+_+_+

"Cagalli apa ini?"

"Hehe bukalah..."

Shinn membuka amplop yang berisi tiket

"Tiket? Ke Berlin? Kenapa?"

"Hehehe kau sudah sangat bekerja keras untukku... bukankah Akhir-akhir ini para teroris sudah tidak menggangguku lagi?"

"Lalu?"

"Kau bilang ingin mengunjungi Stellar kan?"

"Cagalli..."

"Jangan khawatir Shinn... aku akan baik-baik saja... Kira ada disini untuk beberapa waktu. Jika kau cepat datang maka aku akan baik-baik saja."

"Tapi Cagalli..." Shinn tetap khawatir

"Luna juga akan datang Shinn..." Cagalli mengalihkan pembicaraan

"Kenapa kau berkata seperti itu di saat seperti ini..."

"Ehe... gomenne...bagaimana? kau mau menemuinya?"

"Itu Masa lalu Cagalli..."

"Tapi..."

"Khawatirkan dirimu... dan bekerjalah dengan baik... akan aku fikirkan untuk ke berlin... tapi aku tidak akan meninggalkanmu untuk saat ini..." Shinn pergi meninggalkan Cagalli

Athrun yang sedari tadi melihat dan mendengar percakapan Shinn dan Cagalli di balik Kaca koridor tempat mereka berdua bicara. Shinn berhenti didepan Athrun

"Kenapa kau berdiri disini? Menguping pembicaraan kami?"

"Aku berhenti disini karena tak ingin mengganggu... bukannya ingin mendengar tapi terdengar sendiri..." athrun dengan nada ketus

"Uh... kata-katamu ketus sekali..."

"Tidak...aku hanya..."

"Cemburu karena aku mengambil posisimu..."

"Eh..." Athrun tak bisa menjawab

"Kau masih mencintai Lady kan? Jangan berbohong karena kau sudah ketahuan"

"Shinn..." Athrun kesal

"Yah... karena kau dulu adalah komandanku jadi aku masih harus menghormatimu..." Shinn kesal

"Apa yang ingin sebenarnya kau katakan?"

"Hampir setahun ini Lady terus menerima serangan teroris... kurasa ada kelompok yang ingin melukai Cagalli..."

"Benarkah?" Athrun kaget

"Ya... itu terjadi setelah Bloody Valentine 2 tahun lalu. Setiap hari Lady menerima surat ancaman, dan beberapa kali Lady pernah diculik..."

"Kenapa? Perang sudah berakhir? Kenapa Cagalli masih dilukai?"

"Athrun... aku tak tahu apakah Lady masih menyukaimu atau tidak. Tapi melihat sifat Lady yang begitu baik aku yakin dia tak ingin melukai Meyrin.."

" Kenapa kau menghubungkan hal ini dengan Meyrin..?"

"Jangan lari dari kenyataan Athrun... aku tahu Meyrin.. dia menyukaimu..."

"Dan aku tak menyukainya..."

"Dan Cagalli juga tak ingin melukaimu juga Meyrin... Cagalli mengundang Luna dan Meyrin di acara ulang tahunnya. Dan aku harap saat itu kau punya kejelasan dengan perasaanmu..." Shinn berjalan pergi

"Aku dan Meyrin..." Athrun menyandarkan di dinding

FlashBack ON

"Athrun-san..."

"Ya Meyrin?"

"Sudah... setahun kita dekat... ano... ada yang ingin aku tanyakan..."

"Ya Meyrin.. bertanyalah.." Athrun enggan

"Aku... menyukai Athrun-san... Athrun juga menyukaiku kan?"

"Meyrin..."

"Jawab aku Athrun-san..."

"Maaf... semestinya kau tahu perasaanku..."

"Jawab aku..." Meyrin bergetar

"Beritahu aku Athrun..."

"Aku sejak dulu mencintainya ... dan itu tak akan berubah..."

"Meski dia memberikanmu padaku?"

"Ya... aku tahu... untuk saat itu kami tak punya pilihan... tapi aku yakin kami masih punya harapan..."

"Aku benci padamu... sangat benci..." meyrin mendorong Athrun hingga jatuh dan berlari pergi

"Maaf... Meyrin...

Flashback OFF

+_+_+_+_+_+_+_+POPCAGA+_+_+_++_+_+_+_+_+_+_+_+_

Malam pesta resmi ulang tahun Representative dimulai pukul 20.00 tepat. Para wakil dari berbagai negara datang dan memberikan selamat kepada First Lady. 2 jam lamanya Cagalli harus beratitude sebagai Lady setelah acara selesai Lacus duduk disamping Cagalli dan mereka menghela nafas bersamaan. Mereka berdua lelah bersalaman berbicara formal dengan banyak utusan negara. Setelah para undangan selesai Cagalli mengosongkan kediaman Atha dan membuat pesta sendiri dengan para sahabatnya.

"Lacus ... akhirnya selesai"

"Ya... akhirnya Cagalli..."

"Kau sudah melakukan yang terbaik Lady..." Shinn menyodorkan jus jeruk

"Ah... terima kasih... kau menyelamatkanku Shinn..." segera meminum jus jeruk kesukaannya

"Wah... Lacus... apa kau sangat lelah?"

"Tidak Kira.. aku senang... semuanya telah selesai..."

"Kau mau berdansa denganku Lacus?"

"Tentu..." Lacus senang

"Yah.. kalian sepasang kekasih yang tak tahu waktu dan suasana..."

"Oh iya... kau sedang badmood ya?"

"Uh... baru tahu?"

"Ayo kita menari Cagalli... sebentar ya lacus"

"Iya..." Lacus tersenyum

Kira menarik tangan cagalli. Dan mereka berdansa berdua dilantai dansa. Pesta ini hanya mengundang teman-teman Cagalli dan Kira saja. Para kru Arcangel dan sebagian kru Minearva menikmati pesta. Melihat kira dan Cagalli berdansa mereka semua terpana dengan keserasian mereka berdua. Athrun duduk disamping lacus dan Shinn.

"Gaun Cagalli Indah ya Athrun..." puji Lacus

"Ya... indah sekali..." Athrun tersenyum memandang Cagalli

"Hehehe tentu saja Lady-ku harus menjadi tercantik..."

"Kenapa kau tertawa dengan bangga sekali?"

"Hehe rahasia..."

Tak lama berselang Lunamaria dan Meyrin menghampiri mereka bertiga.

"Lacus-san apa kabar?" sapa Luna

"Baik.. tentu saja.. kalian sehat?"

"Kami baik..." Luna polos

Meyrin menatap sedih kearah Athrun. Tak bisa dipungkiri bahwa dia masih menyukainya... namun dia tak bisa berbuat apa-apa karena Athrun telah menolak dengan jelas perasaannya. Luna pun menyadari perasaanya pada Shinn. Tak bisa dipungkiri bagi Luna dia menatap sendu mantan kekasih yang sudah 2 tahun tak pernah ditemuinya. Shinn menjadi lebih tinggi dan tampan dengan baju jas yang sangat rapi sungguh berbeda dengan shinn yang dulu dan Luna sadar bahwa dia masih mencintainya.

"Apa kabarmu Shinn?" Luna bergetar

"Aku baik Luna.. bagaimana denganmu?" shinn ramah

"aku tak baik melihatmu disini bersama gadis lain..." batin Luna

"Aku... baik..."

Sementara Kira dan Cagalli kelelahan setelah menari 3 lagu berturut-turut... mereka beristirahat dan menghampiri kawan-kawannya

"Hah... kau pintar sekali menari Cagalli..." puji Kira

"Tentu saja .. jangan meremehkan aku dan Shinn dididik habis-habisan oleh Kisaka... iya kan Shinn?"

"Haha benar Kira-sama Lady sangat dididik dengan keras oleh Kisaka-san. Seringkali Lady kabur namun selalu dapat ditemukan oleh Kisaka"

"Uh... jangan mengingat neraka itu..."

"Cagalli..."

"Ya Athrun?"

"Bisakah kita bicara sebentar?"

"Tentu... dimana kita akan bicara?"

"Ikut aku..." Athrun menarik Tangan Cagalli

Cagalli terpaksa mengikuti Athrun. Namun Cagalli juga merasa tak enak hati karena Meyrin ada disana melihat kejadian ini. Shinn hendak mengikuti Cagalli namun ditahan oleh Lacus

"Tidak apa-apa Shinn..."

"Tapi Lacus-sama..."

"Cagalli akan aman bersama Athrun... percayalah..." Kira meyakinkan

"Baik Kira-sama" Shinn tak bisa menolak perintah Pilot yang diidolakannya

Sementara itu Hawk bersaudara merasa sedih melihat orang yang mereka sukai berubah secara drastis

"Kalian tak ingin makan sesuatu Meyrin,Luna?" tawar Shinn

"Ah... tidak aku .. mau ambil minum dulu..." Meyrin meninggalkan mereka

"Shinn... ayo menari..."

"Are?kau yakin?"

"Bukankah kau dilatih bersama Cagalli-sama..."

"Haha benar... baiklah..."

+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+POPcaga+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_

"Athrun... kita mau kemana?" Cagalli kesulitan mengikuti Athrun karena hak tingginya

"Maaf... Cagalli" Athrun berhenti

"Apa yang ingin kau bicarakan?" Cagalli terengah-engah

"Aku ingin bicara tentang hubungan kita..."

"Bukankah kau sudah,..."

"Aku tak pernah bersama Meyrin..." Athrun menggenggam pundak Cagalli

"Athrun...?"

"Aku tak pernah bisa menggantikan posisimu dihatiku... kau tahu itu... saat itu mungkin aku mengerti keadaan kita tapi saat ini aku ingin kita kembali seperti dulu... meski aku tahu kau bersama orang lain... dan mungkin aku bukanlah orang yang penting lagi bagimu..." Athrun merunduk tangannya gemetaran

"Athrun... " Cagalli lembut

"Cagalli berikan aku kesempatan untuk memulai segalanya..." Athrun memeluk Cagalli

"Athrun... maafkan aku... apa kau yakin dengan pilihanmu?"

"Cagalli..." Athrun mempererat pelukannya

Tiba-tiba Shinn datang menghampiri Athrun dan Cagalli yang berpelukan. Sempat tak enak hati Shinn menganggu ladynya namun ada yang perlu dia sampaikan

"Lady Cagalli..."

Athrun melepaskan pelukannya dan meruntuk dalam hati

"Ada apa Shinn..?"

"Seluruh anak panti diculik... ini yang kutemukan di depan pintu" Shinn menyerahkan surat sambil gemetaran

"tenanglah Shinn..." Cagalli menggenggam tangan Shinn dan mengmbil surat yang ada ditangannya

Dear putriku yang manis

Berapa tahun kita tak bertemu ya...

Jika kau ingin anak-anakmu kembali

Serahkan dirimu padaku dan temui aku

Di makam ayah angkatmu

Datanglah sendirian jika ingin mereka selama

Ayahmu ulen

"Apa yang harus kita lakukan Lady?"

"Tenang Shinn..."

"Aku tak ingin kehlangan siapapun lagi Cagalli..."

Cagalli memeluk Shinn yang ketakutan

"Tenanglah... shinn..."

"Cagalli... jangan bilang kau akan menemui teroris itu

Cagalli berdiri menatap Athrun dengan lembut

"Tenanglah Athrun... aku tahu hari ini akan datang..." Cagalli tersenyum lembut

+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_TBC+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_

Maaf ya lama update... tugas kuliah yang menggunung dan hampir buat saya gila dan labil

Review minna san...

Love you...