E.L.F ~ HOUSE

MAIN CAST : ALL SUPER JUNIOR'S MEMBERS

Main Pairing : Kyuhyun X Sungmin / KYUMIN

.

.

Rated : T

Genre : Family, Friendship, Romance

Warning : Boy X Boy, BL, Typo (s), Boring, bad plot, pasaran (?)

Disclaim : All Cast isn't mine! SJ hanya milik ELF selamanya! :D

.

Sumarry : Kyuhyun adalah seorang anak dari keluarga broken home. Sejak kecil tidak mengerti arti dari sebuah Keluarga yang sebenarnya. Namun, semua itu berubah saat ia memutuskan untuk pindah ke sebuah rumah bernama E.L.F House. Sebuah rumah yang akan memberitahu nya arti dari sebuah Family, Brothership, Persahabatan, bahkan sebuah Cinta yang sesungguhnya.

.

.

Don't Bash Anything in this FanFic!

Don't Like Don't Read

.

.

~Chapter 3~

oooOOO E.L.F OOOooo

Suara detik jam terdengar memenuhi sebuah ruangan yang tidak terlalu besar ini. Sebuah ruangan dengan background blue sky ini terlihat tenang dan sunyi membuat detikan jam tersebut terdengar dengan sangat jelas.

"eungghh…."

Sebuah lenguhan mulai mendominasi suara di ruangan itu, suara lenguhan yang berasal dari single bed yang terdapat pada ruangan. Seorang namja tampan yang tengah bergulung didalam selimut birunya, mulai menggeliat pelan. Matanya yang tertutup mulai terbuka sedikit demi sedikit menampilkan manic coklat bening indah miliknya.

Setelah berhasil tersadar dari acara tidurnya, ia pun mulai bangkit dari posisi tidurnya tapi masih terduduk diatas ranjang. Ia mengedarkan pandangannya menyelusuri setiap sudut ruangan.

Aneh.. dan Asing….

Itulah hal pertama yang ia rasakan. Tentu saja, namja yang kita ketahui sebagai Cho Kyuhyun tersebut baru menempati kamar barunya selama beberapa jam yang lalu, otomatis kamar ini masih terasa aneh.

"Aku tertidur?" gumam Kyuhyun sambil mengacak rambut coklatnya yang memang telah berantakan itu. Pandangan Kyuhyun terpaku pada jam dinding yang tergantung di atas jendela, tepat lurus di depannya.

"Jam setengah 7? Wow, aku tidak pernah tidur siang selama ini..." ucap Kyuhyun lagi pada dirinya. Setelah ia berbincang sebentar dengan Leeteuk, Ryeowook dan Sungmin, ia memutuskan untuk beristirahat dan ia justru tertidur dalam waktu cukup lama yaitu sekitar 4 jam.

Kyuhyun pun terdiam, memory nya berputar pada kejadian beberapa jam lalu dan tanpa sadar sebuah senyuman atau lebih tepatnya seringaian terukir begitu saja di wajah tampannya.

.

Flashback ON

"Waeyo Hyung?" tanya namja imut itu setelah berdiri tepat di sebelah Ryeowook. Leeteuk tersenyum lalu mulai menggeser tubuhnya sehingga tubuh tegap Kyuhyun bisa terlihat jelas.

"Ah, ini.. Aku ingin memperkenalkanmu pada keluarga baru kita, dia Kyu-"

"KAU?"

"KAU!"

Ucapan Leeteuk terpotong begitu saja oleh Kyuhyun dan Sungmin yang langsung berteriak saat melihat satu sama lain. Kyuhyun berteriak dengan nada bertanya dan Sungmin berteriak dengan nada kaget, kesal dan tidak percaya namja brengsek yang membuatnya kesal kemarin berada di hadapannya lagi saat ini.

Leeteuk dan Ryeowook saling tatap lalu mengalihkan tatapan mereka pada Kyuhyun dan Sungmin secara bergantian. Memandang 2 sosok namja yang masih saling tatap dengan tatapan sulit diartikan.

"Kau yang kemarin kan?" tanya Kyuhyun sambil tersenyum senang.

"Kenapa kau ada disini?" Bukannya menjawab, Sungmin justru balik bertanya dengan kesal.

"Aku akan tinggal disini… Jadi kau juga tinggal disini?" Entah apa yang Kyuhyun pikirkan, Ia justru menjawab Sungmin dengan nada jahil dan sedikit menggoda. Sepertinya ia akan punya mainan menyenangkan di rumah ini.

"Cih…." desis Sungmin sambil melipat tangannya di dada.

"Hei.. Hei.. Kalian berdua sudah saling kenal ya?" Leeteuk yang tadinya hanya memperhatikan mulai membuka suaranya, sambil menatap Kyuhyun dan Sungmin bergantian.

"Kenal…."

"Tidak…."

Kyuhyun dan Sungmin menjawab secara bersamaan namun dengan jawaban yang berbeda membuat Leeteuk dan Ryeowook mengernyit bingung. Sungmin mendelik kesal kearah Kyuhyun sedangkan Kyuhyun hanya memasang wajah tanpa dosa sedikit pun, sangat polos. -_-

"Jadi yang mana yang benar?" tanya Leeteuk lagi.

"Aku tidak mengenalnya Hyung.. dan Kau, kita sama sekali tidak kenal!" ucap Sungmin kesal lalu mengerucutkan bibirnya yang menurut Kyuhyun sangat imut.

"Tapi kita sudah pernah bertemu.. Bukankah sekali bertemu berarti teman?" balas Kyuhyun santai.

"Mwo? Aku bahkan tak tahu nama mu, mana bisa di bilang teman…." decak kesal Sungmin lagi. Kyuhyun hanya tersenyum sambil menggedikan bahunya tidak peduli.

"Buahahahahah…"

Kyuhyun dan Sungmin langsung mengalihkan tatapannya pada Leeteuk dan Ryeowook yang tiba-tiba saja tertawa di sebelah mereka. Kyuhyun mengernyit bingung apa yang lucu sehingga di tertawakan, sedangkan Sungmin menggembungkan pipinya kesal di tertawakan oleh Hyung dan Dongsaengnya sendiri.

"Wookie-ah.. Teuki Hyung!" Sungmin menghentakan kakinya kesal.

Leeteuk dan Ryeowook pun mulai berhenti tertawa dan kembali memandang Kyuhyun dan Sungmin bergantian.

"Hyung.. kau lucu.." ucap Ryeowook masih dengan tawa kecilnya.

"Kalian ini.. hahah.. Aku tidak percaya kalian sudah seakrab ini…" timpal Leeteuk.

Kyuhyun dan Sungmin hanya mengernyit bingung menatap Leeteuk dengan tatapan tidak percaya.

'Akrab? Apa seorang Leeteuk sang Angel Hyung ini salah minum obat? Darimana akrabnyaaa?' batin keduanya.

"Baguslah.. Aku senang kalian sudah kenal..."

"Aku tidak mengenalnya Hyung…."

Ucapan Leeteuk di potong begitu saja oleh Sungmin sambil memutar bola matanya malas.

"Arrasso.. Kyuhyun-ah, kenalkan ini Sungminnie, dan Minnie, ini Kyuhyun.. Sudah kenal kan? Aish kalian ini…" ucap Leeteuk sambil menggelengkan kepalanya. Kyuhyun tersenyum saat mengetahui nama dari namja imut yang menarik baginya, sedangkan Sungmin hanya menatap malas.

"Kyu.. Kamar Minnie tepat disebelah kamarmu, jika butuh sesuatu kau bisa meminta bantuan pada Sungmin ne?" ucap Leeteuk sambil menunjukan senyum malaikatnya.

"Mwo? Aku? Hyung! Dia bisa minta bantuan siapa pun, kenapa harus aku?" tolak Sungmin

"Memangnya kenapa Hyung? Tumben kau menolak perintah Teuki Hyung.." ucap Ryeowook polos sambil memiringkan kepalanya dan menatap Sungmin penuh selidik.

"Eh? A-anii.. Hanya.. dia bisa minta bantuan yang lain juga kan?" jawab Sungmin salah tingkah. Jujur Sungmin merasa bingung dengan sikapnya juga. Untuk apa ia masih marah pada namja tampan didepannya itu? What? Oh Lee Sungmin, Sepertinya kau yang salah minum obat.

"Ada apa Minnie?" tanya Leeteuk bingung melihat Sungmin yang tiba-tiba menggelengkan kepalanya.

"A-ah? Anii Hyung.." Sungmin hanya bisa memberikan cengirannya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, namun sedetik kemudian ia mendelik kesal saat melihat Kyuhyun menatapnya sambil menahan tawa.

"Aahh.. Wookie.. aku lapar.. Masakan sesuatu ne?" ucap Leeteuk pada Ryeowook.

"Arrasso Hyung.." balas Ryeowook sambil tersenyum lalu mulai melangkah pergi menuju dapur.

"Apa kau mau ikut makan Kyu?" tanya Leeteuk sambil menatap Kyuhyun. Kyuhyun menggeleng.

"Aku mau istirahat saja Hyung.." jawab Kyuhyun singkat, Leeteuk menganggukan kepalanya mengerti.

"Istirahatlah.. Minnie, kau ikut?" ucap Leeteuk lagi sekarang gantian menatap Sungmin.

"Anii.. Aku baru saja makan Hyung.." jawab Sungmin sambil tersenyum sangat lembut.

"Arrasso.. Baiklah.. Aku makan sendiri saja lah.." gumam Leeteuk sambil melangkahkan kakinya menuju tangga, meninggalkan 2 sosok namja yang masih berdiri di ambang pintu.

Kyuhyun mulai menyenderkan tubuhnya pada pintu sambil menatap Sungmin yang masih memperhatikan Leeteuk yang mulai menghilang dari pandangan mereka. Sungmin mengalihkan pandangannya.

"Mwo?" desis Sungmin saat melihat Kyuhyun menatapnya dengan intens sambil tersenyum penuh arti.

"Sepertinya kita berjodoh ya.. ckck.. Aku masih tidak percaya kalau kau itu namja…" ucap Kyuhyun pelan tapi mampu membuat Sungmin membulatkan matanya.

"Mwo? Yak! Aku ini Namja! Enak saja kau bicara.." pekik Sungmin dengan nada tinggi. Sepertinya ia memerlukan kesabaran ekstra tinggi mulai sekarang.

"Arrasso.. Tapi kau lebih mirip yeoja.. eh? Kau juga mirip dengan kelinci.." Kyuhyun mendekatkan wajahnya pada Sungmin, menatap mata bunny Sungmin dengan intens, lalu tertawa terbahak-bahak saat melihat Sungmin mengerjapkan matanya salah tingkah.

"Yak! Jangan tertawa!" bentak Sungmin dengan wajah yang sudah bersemu merah, antara rasa malu dan marah. Kyuhyun tak mempedulikan bentakan Sungmin dan terus tertawa.

Sungmin yang kesal pun, hanya bisa menghentakkan kakinya kesal menuju kamarnya tidak ingin mempedulikan namja gila yang bisa membuatnya stress itu.

"Dengar! Jaga bicaramu! Disini umurku lebih tua dan aku juga sunbae mu! Arrasso?!" teriak Sungmin dari ambang pintu kamarnya sambil berkacak pinggang menatap Kyuhyun yang masih tertawa.

BRAAKK

Pintu putih dengan papan nama Lee Sungmin itu pun tertutup atau lebih tepatnya di banting dengan sangat keras dan itu sukses membuat Kyuhyun mulai berhenti tertawa tapi tetap memperhatikan pintu di sebelah kamarnya tersebut.

'Sepertinya rumah ini akan menarik' ucapnya dalam hati sambil tersenyum puas, setelah itu Kyuhyun pun mulai masuk kedalam kamarnya sendiri.

Flashback OFF

.

.

oooOOO E.L.F OOOooo

Kyuhyun tersenyum bahkan tertawa kecil saat mengingat kejadian singkat itu. Entahlah apa yang menarik, tapi sepertinya namja imut bernama Sungmin itu sangat menyenangkan jika di goda. Itulah menurut pendapat Kyuhyun.

TOK.. TOK.. TOK..

Lamunan Kyuhyun buyar saat pintu kamarnya di ketok beberapa kali. Kyuhyun bangkit dari ranjangnya sambil merapikan sedikit rambutnya yang berantakan, berjalan menuju pintu dan membukakan pintu tersebut bagi sang tamu.

"Hae Hyung.." gumam Kyuhyun saat melihat namja tampan yang sudah berdiri tepat di depan kamarnya. Donghae tersenyum lebar sambil melambaikan tangan kanannya.

"Sudah bangun eoh?" tanya Donghae singkat, Kyuhyun menganggukan kepalanya.

"Kapan kau pulang Hyung?" Kyuhyun kembali bertanya.

"Tadi jam 5, dan aku baru tau kau bisa tidur selama itu..haha" jawab Donghae sambil tertawa kecil. Kyuhyun hanya memutar bola matanya malas menanggapi toh ia juga tak tahu kenapa ia bisa tidur selama itu, mungkin Ia terlalu lelah.

"Yasudah.. Kajja, kita turun.. Sebentar lagi makan malam…." ajak Donghae.

"Arra.. Kau duluan saja Hyung.. Aku mau ganti baju dulu…."

Donghae pun menganggukkan kepalanya lalu melangkah pergi meninggalkan Kyuhyun. Kyuhyun pun kembali masuk kedalam kamarnya, dan langsung mengeluarkan 1 setel baju. Ia segera mengganti dengan kaos vneck tipis berwarna coklat susu dengan celana santai selutut berwarna hitam.

Setelah itu Kyuhyun segera keluar dari kamarnya. Ia tak mau telat mengikuti makan malam, tidak lucu jika ia harus dihukum dihari pertama nya tinggal di ELF house kan?

Kyuhyun sedikit mengernyit bingung saat keluar kamar.

Sepii…

Tidak ada suara sedikit pun….

"Apa yang lain sudah turun? Kenapa sepi?" gumam Kyuhyun pada dirinya sendiri sambil terus mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru ruangan di lantai 2. Kyuhyun menghela nafas saat tak mendapatkan sinyal kehidupan.

Kyuhyun pun mulai menuruni beberapa anak tangga menuju lantai 1. Kyuhyun masih merasakan keadaan sepi dan hening. Harusnya rumah ini ramai bukan? 14 namja tinggal menjadi 1, pasti ramai, kenapa sekarang jadi sepi?

Sebuah cahaya yang lumayan terang menyita perhatian Kyuhyun saat ia hendak menuju dapur. Langkahnya terhenti dan ia langsung mengalihkan pandangannya pada sumber cahaya itu. Cahaya berwarna biru sapphire yang cukup terang itu berasal dari taman perkarangan belakang rumah.

Kyuhyun masih terdiam, mengamati dengan seksama jendela besar di ruang tengah yang langsung menghadap ke perkarangan belakang. Karena rasa penasaran yang tinggi, Kyuhyun mulai melangkahkan kakinya menuju sebuah pintu kayu berwarna coklat aboni yang menghubungkan ruangan tersebut dengan taman belakang. Dengan hati-hati Kyuhyun membuka pintu tersebut.

Trreeettt… Trreetttt….

Proookk…. Prookkk…

Suara terompet, dan tepukan tangan langsung menyambut kemunculan Kyuhyun. Kyuhyun membulatkan matanya, bahkan mulutnya membuka kecil karena terkaget.

"WELCOME TO ELF HOUSE… CHO KYUHYUN…."

Kata-kata itu terucap secara bersamaan, membuat sebuah paduan suara yang terdengar indah. Kyuhyun terpaku di tempatnya sambil memandang kondisi di depan matanya saat ini.

14 namja tengah berkerumun di taman belakang dengan berbagai atribut pesta seperti topi dan terompet kecil juga jangan lupakan sebuah banner cukup besar tergantung di teras taman belakang ini. 14 namja tengah menatap sosok Kyuhyun dengan berbagai macam ekspresi. Tertawa, Tersenyum, bahkan menatapnya dengan tatapan datar dan sulit di artikan.

Kyuhyun menelan ludahnya dengan sangat sulit. Ia tak mengerti apa yang terjadi saat ini, Apa ini sebuah mimpi?

"Kyu~ Kenapa diam? Kau tidak suka?" Eunhyuk langsung mendekati Kyuhyun yang masih terdiam terpaku dan langsung merangkul namja jangkung nan tampan tersebut.

"A-ada apa ini?" Kyuhyun hanya bisa berkata terbata dengan sangat lirih.

"Ada apa? Ini pesta penyambutanmu Kyu~!" Leeteuk mulai mengeluarkan suaranya lalu menghampiri Kyuhyun dan mengacak rambut Kyuhyun dengan penuh sayang.

"M-mwo?" Kyuhyun masih tak mempercayai hal ini. Penyambutan? Bagaimana bisa?

"Kau tidak suka ya Kyu? Padahal kami sudah menyiapkan ini…" ucap Donghae dengan nada di buat sedih.

"Mwo? Aniyo.. Tapi.. Penyambutan apa? Bagaimana bisa?" tanya Kyuhyun sambil menatap Donghae juga Leeteuk yang berada disampingnya meminta penjelasan. Tapi bukannya menjawab, keduanya justru tersenyum lebar.

"Kyu~ Ini penyambutan mu di ELF House.. Kami benar-benar senang mempunyai dongsaeng baru, dan mulai malam ini kau resmi menjadi anggota keluarga kami!" ucap namja gempal yang di yakini adalah Shindong sambil tersenyum lembut pada Kyuhyun.

Detak jantung Kyuhyun serasa menderu. Matanya seakan memanas seketika. Ada perasaan aneh yang menyusup ke dalam relung hatinya dan itu membuat Kyuhyun ingin menangis namun ia tahan saat ini. Ia tidak mungkin menangis di depan mereka semua, Kyuhyun adalah namja yang kuat.

'Perasaan apa ini? Kenapa mereka begitu baik, bahkan aku belum mengenal semuanya… Inikah namanya keluarga?' Kyuhyun hanya mampu mengatakan hal itu dalam hati sambil terus memperhatikan 14 namja di depannya secara bergantian.

"Kyuhyun-ah.. Kenapa diam lagi sih?" tanya Ryeowook sambil memiringkan wajahnya bingung.

"Kui Xian ge sakit yaa?" timpal Henry dengan wajah khawatir.

Kyuhyun segera menggelengkan kepalanya, dan sedetik kemudian ia mulai bisa mengukir sebuah senyuman manis dan tulus di wajah tampannya.

"G-Gomawo.. Aku.. Aku hanya sedikit tidak percaya dengan semua ini…." ucap Kyuhyun

"Kenapa tidak percaya eum? Ini nyata tau…" Seorang namja kepala besar yang di yakini adalah Yesung langsung menghampiri Kyuhyun lalu mencubit kedua pipi Kyuhyun dengan sangat gemas. Yesung melepaskan cubitannya pada pipi Kyuhyun setelah Kyuhyun meronta kesakitan, Yesung hanya memberikan cengiran tanpa dosanya membuat Kyuhyun mempoutkan bibirnya kesal sambil mengelus pipinya yang terasa sakit.

"Jadi kita punya maknae baru lagi? Aahh semoga kau menjadi maknae yang imut nantinya, tidak seperti maknae lainnya, merepotkan.." ucap namja kekar sambil tersenyum tipis seraya melirik Ryeowook dan Henry yang memang mendapat gelar maknae ELF House. Ryeowook dan Henry pun secara bersamaan menggembungkan pipinya kesal saat dibilang merepotkan.

"Nuguya?" tanya Kyuhyun to do point pada namja kekar yang baru saja mengucapkan sesuatu. Kyuhyun memang belum mengenal beberapa di antara mereka.

"Aah, aku lupa.. Kim YongWoon imnida.. panggil saja KangIn…." ucap nya sambil tersenyum lembut namun bagi Kyuhyun senyuman itu terlihat sedikit sangar di tambah dengan badan kekarnya.

"Kalau aku Kim JongWoon.. Kau bisa memanggilku Yesung, karena suara ku yang memang keren…" timpal Yesung dengan berbangga diri. Kyuhyun hanya memutar bola matanya malas sambil menatap namja sialan yang seenaknya mencubit pipi mulusnya itu.

"Hyung.. Jangan mulai narsis deh…." ucap namja tegap bertubuh atletis dengan lesung pipit yang sangat manis.

"Hai.. Choi Siwon imnida…." lanjutnya lagi sambil melambaikan tangan. Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya mengerti.

Kyuhyun mulai memandang 3 namja yang belum ia ketahui nama nya.

"I'm Zhoumi…." ucap namja jangkung berambut hitam brunnete dan berwajah dewasa menggunakan bahasa inggris sambil mengangkat tangannya memberi salam pada Kyuhyun. Kyuhyun kembali tersenyum lembut.

"Hei.. Wo zhi Hangeng.. Bangapta Kyu…" ucap namja berwajah oriental dengan bahasa percampuran china dan korea tersebut sambil tersenyum sangat ramah.

"Nado bangapta…." Kyuhyun membungkukkan badannya sedikit pada Hangeng saat merasa bahwa namja itu pasti lebih tua darinya.

Akhirnya Kyuhyun menatap pada sosok terakhir yang belum ia kenal. Di lihatnya sosok namja yang err~ sangat cantik dengan rambut hitam kelamnya sepundak sambil menatap datar dan sedikit dingin pada Kyuhyun, membuat Kyuhyun tersenyum canggung.

"Hyung…." Entah mengapa Kyuhyun membisikkan sesuatu pada Eunhyuk yang memang masih merangkul dirinya. Eunhyuk hanya menatap Kyuhyun dengan tatapan bertanya.

"Bukankah rumah ini khusus namja ya? Bukannya yeoja tak di izinkan masuk?" bisik Kyuhyun pelan tapi mampu di dengar oleh 14 namja yang memang berdiri dengan jarak cukup dekat. Pertanyaan Kyuhyun sukses membuat 14 namja itu mengernyi t bingung, lalu menatap Kyuhyun.

"Maksudnya Kyu?" tanya Leeteuk

"Itu.. Kenapa ada y-yeoja?" ucap Kyuhyun dengan sangat polosnya sambil mengarahkan telunjuknya pada seseorang. Para penghuni yang lainpun mengikuti arah telunjuk Kyuhyun yang tepat mengarah pada seorang namja super cantik yang tengah membulatkan matanya kaget.

"MWO? Yak bocah! Kau bilang apa eoh?" pekik namja cantik yang di tunjuk Kyuhyun, namja terakhir yang belum mengenalkan dirinya. Hal tersebut sontak membuat para penghuni lainnya tertawa.

"Eh? Bilang apa?" Kyuhyun memiringkan wajahnya bingung dengan pertanyaan namja atau sosok yang menurut Kyuhyun adalah yeoja tersebut.

"Aish,, bocah ini! Aku NAMJA… PABBO-YA!" pekik Namja cantik itu lagi sambil menatap Kyuhyun kesal. Kyuhyun membulatkan matanya tidak percaya, dan mulai memperhatikan namja cantik itu secara intens dari atas hingga bawah. Berbeda dengan Sungmin yang awalnya juga Kyuhyun kira yeoja manis namun masih bisa ia kenali sebagai namja, sedangkan namja cantik ini tampak pure seperti yeoja.

"Haha.. Sudahlah Heenim.. Kyuhyun kan tidak tau…." ucap Leeteuk di tengah tawa nya berusaha menengahi.

"Iya Hyung.. Awalnya aku juga pernah mengira kau yeoja.." timpal Donghae sambil tertawa kecil.

"Aish.. Kalian… aahh…." Namja cantik yang sudah pasti bernama Heechul itu tidak bisa melanjutkan kata-katanya lagi, ia hanya bisa berdecak kesal.

"Chullie jangan kesal begitu.. Kau kan juga belum mengenalkan diri pada Kyuhyun, pantas kan kalau ia tak tau.." ucap Hangeng sambil tersenyum menahan tawa. Heechul memutar bola matanya malas lalu menghela nafas.

"Aku Heechul.. dan ingat aku ini NAMJA! Awas kalau kau memanggilku yeoja lagi bocah.." ucap Heechul sambil menatap Kyuhyun yang masih menatap dirinya tak percaya. Kyuhyun pun hanya bisa menganggukkan kepalanya sambil tersenyum canggung.

"Okee.. Semuanya sudah saling kenal kan? Bisa kita makan sekarang?" ucap Shindong sambil tersenyum lebar dan melirik beberapa bahan barbeque.

"Iyah.. Aku juga sudah lapar~!" timpal Eunhyuk semangat.

"Arra.. Kajja.. Kita makaannn…" Leeteuk seakan memberi komando yang disambut dengan teriakan senang dari semuanya.

Ke 15 namja itu pun langsung berhambur ke tengah perkarangan taman belakang, menghampiri peralatan barbeque mereka. Mereka pun mulai memanggang beberapa daging, sosis dan sayuran. Acara penyambutan dengan barbeque-an bersama itu berlangsung dengan sangat menyenangkan di penuhi gelak tawa dari para penghuni yang mungkin lebih tepat disebut anggota keluarga tersebut.

Kyuhyun pun mulai bisa berbaur dengan para penghuni lainnya, ia mulai bisa ikut tertawa tulus bahkan memberikan celetukan-celetukan. Kyuhyun terduduk di teras rumah sambil memperhatikan kerumunan orang yang masih sibuk memanggang berbagai macam bahan pangan.

Kyuhyun memperhatikan satu demi satu dari Hyungdeul dan 1 orang dongsaeng baru nya itu dengan sebuah senyuman lembut.

"Wae?" Kibum mulai risih dengan tatapan Kyuhyun pada dirinya.

"Hah? Anii.." ucap Kyuhyun sambil tersenyum lebar.

"Jangan menatap ku begitu.." ucap Kibum lagi dengan nada datarnya.

"Kibum Hyung.." panggil Kyuhyun, Kibum hanya menatapnya dengan tatapan bertanya.

"Apa kau tidak punya ekspresi lain selain datar begitu? Selama ku perhatikan, ekspresimu jarang berubah.." ucap jujur Kyuhyun. Kibum sedikit terlonjak kaget namun kemudian Ia tertawa kecil membuat Kyuhyun yang ikutan kaget melihat namja datar itu bisa tertawa.

"Kyu.. Apa aku terlalu datar menurutmu?" ucap Kibum sambil menunjukkan killer smile nya, membuat Kyuhyun hanya tersenyum canggung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Entahlah.. Banyak yang bilang aku datar,tapi menurutku biasa saja.. Atau mungkin kau belum mengerti diriku.." lanjut Kibum lagi sambil tersenyum lembut.

"Ne.. Kurasa kau tidak sedatar yang ku pikir, apalagi setelah aku melihat tawa mu Hyung.." balas Kyuhyun sambil menganggukan kepalanya. Kibum hanya menggelengkan kepalanya lalu kembali memasang wajah datar.

"Bocah itu tidak macam-macam padamu kan Bummie?"

Sebuah suara menginterupsi percakapan Kyuhyun dan Kibum. Keduanya pun menoleh dan mendapati Heechul yang sedang terduduk di sebuah bangku tak jauh dari mereka sambil meminum segelas orange jus.

"Kenapa menatapku bocah?" ucap Heechul ketus saat Kyuhyun menatapnya. Kyuhyun menghela nafasnya.

"Kau masih marah padaku Hyung?" ucap Kyuhyun. Heechul tidak menanggapi dan hanya meminum orange jusnya dengan tenang.

"Aish.. salahkan wajahmu yang seperti itu Hyung.. Harusnya kau punya wajah yang sangar agar aku tidak salah mengenali mu.." lanjut Kyuhyun dengan santainya sambil menganggukkan kepalanya seakan setuju dengan perkataannya sendiri.

Pletak

Sebuah terompet mainan mendarat tepat di kepala Kyuhyun. Kyuhyun hanya meringis lalu mendelik kesal ke pelaku pelemparan.

"Yak! Kenapa melemparku Hyung? Kau benar-benar dendam padaku eoh?" desis Kyuhyun sambil mempoutkan bibirnya.

"Mwo? Sakit? Bagus kalau sakit.." balas Heechul dengan cueknya.

"Aish.. Cinderella jadi-jadian…" gumam Kyuhyun pelan namun Heechul yang memilikki pendengaran tajam dapat mendengar gumaman itu.

"Yak! Cho Kyuhyun kau-"

"Kenapa teriak-teriak Chullie?"

Bentakan Heechul terhenti karena di potong oleh sosok namja oriental sambil menyodorkan sepiring barbeque steak pada Heechul.

"Hannie.. Lihat.. Bocah itu menyebalkan.. " rengek Heechul pada Hangeng sambil mendelik Kyuhyun yang memasang wajah sok innocentnya. Hangeng menatap Kyuhyun kemudian tertawa kecil.

"Kenapa tertawa eoh? Kau membelanya?" pekik Heechul kesal sambil menggembungkan pipinya.

"Anii.. Sepertinya kau akan mendapat dongsaeng yang menyenangkan Chullie-ah.." ucap Hangeng sambil mengelus surai hitam Heechul.

"Mwo?" ucap Heechul tak percaya sambil menggelengkan kepalanya.

"Ne.. Kyuhyun anak yang baik, dan sepertinya dia akan cocok denganmu.." ucap Hangeng lagi sambil melirik Kyuhyun yang memberikan senyuman lebarnya pada Hangeng sambil menganggukkan kepalanya setuju dengan perkataan namja dengan senyum super ramah itu.

"Aish.. Kau ini.."

"Sudahlah, makan saja ini.." potong Hangeng lagi sambil menyuapkan sepotong daging ke mulut Heechul membuat namja cantik itu terdiam seketika. Hangeng melirik Kyuhyun lagi sambil tersenyum lembut seakan berkata tenang saja, aku akan mengurusnya. Kyuhyun yang mengerti langsung mengangguk dan balas tersenyum.

Kyuhyun kembali terdiam . Pandangannya tetap memperhatikan keluarga barunya tersebut, memperhatikan ke 14 namja yang tengah sibuk dengan kegiatannya masing-masing.

Donghae, Eunhyuk, dan Shindong tengah memakan makanannya dengan beragam cara. Leeteuk, Kangin dan Yesung tengah berbincang di ujung taman tersebut. Ryeowook, Henry dan Zhoumi tengah asyik memanggang beberapa bahan makanan sambil tertawa senang. Kibum dan Siwon yang sepertinya sedang berbincang asyik di dekat kolam ikan. Dan terakhir, Heechul yang tengah di suapi manja oleh Hangeng, yang membuat Kyuhyun tertawa kecil melihat kemanjaan Heechul.

"Ada yang lucu?"

Sebuah suara menginterupsi kegiatan Kyuhyun. Kyuhyun menolehkan kepalanya dan mendapati namja imut tengah berdiri di sampingnya.

"A-ah? Aniyo.." jawab Kyuhyun sambil tersenyum manis.

Sungmin pun hanya bisa membalas dengan senyuman tipis, kemudian ia duduk di sebelah Kyuhyun.

"Makanlah.." Sungmin menyodorkan sepiring steak, sosis, dan kentang yang telah di barbeque pada Kyuhyun. Kyuhyun menatap Sungmin dengan tatapan tidak percaya. Baru beberapa jam yang lalu namja imut disebelahnya ini marah-marah kesal dan sekarang berubah menjadi sebaik ini?

"Kalau tidak mau yasudah.." lanjut Sungmin lagi sambil menarik piring yang diacuhkan Kyuhyun. Namun dengan kecepatan kilat Kyuhyun langsung mengambil piring itu kembali.

"Siapa bilang tidak mau? Aku juga lapar.." ucap Kyuhyun sambil mulai memakan kentangnya. Sungmin tersenyum tipis lalu mulai mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun.

"Apa kau masih marah?" ucap Kyuhyun setelah terjadi keheningan di antara mereka. Mendengar itu, Sungmin kembali menatap Kyuhyun sambil mengernyit bingung, tidak mengerti maksud pertanyaan Kyuhyun.

"Bukannya kau masih marah padaku karena kejadian kemarin?" ulang Kyuhyun lagi.

"Ah.. Aku tidak marah.. Aku hanya kesal.." jawab Sungmin singkat. Kyuhyun tertawa kecil.

"Kesal? Hahahaha.." Kyuhyun masih terus tertawa membuat Sungmin menggembungkan pipinya.

"Mianhae.." ucap Kyuhyun sambil tersenyum tulus. Sungmin hanya menganggukkan kepalanya.

Keheningan kembali menyelimuti mereka. Kyuhyun dan Sungmin hanya menatap lurus, memperhatikan kegiatan yang dilakukan penghuni lainnya.

"Jadi, kau lebih tua dariku 2 tahun ne?" Kyuhyun mulai membuka pembicaraan kembali. Sungmin menganggukkan kepalanya tanpa mengalihkan tatapannya pada Ryeowook dan Henry yang tengah tertawa senang.

"Apa aku harus memanggilmu Hyung juga?"

Pertanyaan Kyuhyun tersebut berhasil mengalihkan perhatian Sungmin. Sungmin menoleh dan menatap Kyuhyun.

"Tentu saja pabbo.." jawab Sungmin singkat.

"Kalau aku tak mau bagaimana? Wajahmu tak cocok untuk jadi Hyungku.." ucap Kyuhyun dengan nada sedikit menggoda.

Pletak

Sebuah jitakan 'sayang' Sungmin berikan dengan gratis pada Kyuhyun.

"Appo Hyung.." rengek Kyuhyun sambil mengelus kepalanya yang terasa sedikit berdenyut akibat jitakan tersebut.

"Kau mau membuatku kesal lagi eoh? Panggil aku Hyung!" perintah Sungmin telak. Kyuhyun hanya bisa mengerucutkan bibirnya kesal.

"Tapi kenapa aku tak pernah melihatmu di fakultas music ya Hyung?" Kyuhyun terus berucap, mengeluarkan setiap kata yang ingin ia keluarkan.

"Aku juga tak pernah melihatmu.. Sepertinya kau terlalu asyik di dalam kelas.. Apa benar dugaanku?" ucap Sungmin sambil menatap lembut Kyuhyun yang hanya menjawab dengan sebuah cengiran. Ya, selama ini Kyuhyun lebih banyak menghabiskan waktu di kelas bersama sang sahabat sejatinya PSP. Ia terlalu malas untuk keluar dari kelas.

"Tapi aku ini terkenal Hyung.." bangga Kyuhyun sambil menepuk dadanya.

"Cih.. Terkenal? Terkenal playboy hah?" ucap Sungmin sambil tertawa meremehkan.

"Yak! Aku bukan playboy.." bantah Kyuhyun, Sungmin hanya menatap Kyuhyun dengan tatapan tidak percaya.

"Aku serius.. bahkan aku belum pernah mengikat hubungan dengan siapa pun.." ucap Kyuhyun lagi dengan nada kesal di tatap tak percaya oleh Sungmin.

"Arra.. Arra.. Terserah kau saja.." ucap Sungmin sambil mengedikan bahunya tak peduli, lalu kembali meminum hot choco yang sudah berubah menjadi coklat dingin itu.

"Sudah berapa lama kau tinggal disini Hyung?" tanya Kyuhyun sambil menyuapkan potongan sosis terakhir kedalam mulutnya.

"2 tahun lebih.. Sejak semester 1 aku sudah tinggal disini.." jawab Sungmin.

"Bersama mereka semua?" tanya Kyuhyun sambil menunjuk para penghuni yang lain. Sungmin hanya mengangguk.

"Apa rumah keluargamu jauh Hyung, hingga kau tinggal disini? Apa kau tidak merindukan keluarga mu" tanya Kyuhyun lagi. Jujur, Kyuhyun sedikit merindukan rumah keluarga nya, walau rumah tersebut terkesan dingin dan sepi, tapi tetap saja terasa rindu. Sungmin terdiam sambil menatap kosong di depannya. Kyuhyun yang melihat itu hanya mengernyit bingung.

"Minnie Hyung.." panggil Kyuhyun sambil menepuk pundak Sungmin. Sungmin menoleh dan tersenyum sedikit di paksakan.

"Mollayo.." Sungmin menjawab sambil tertawa di paksa, membuat Kyuhyun semakin terheran.

"Hah? Waeyo Hyung? Kenapa tidak tahu?" tanya Kyuhyun dengan ekspresi penuh penasaran.

"Eumm.. Entahlah.. Aku saja tidak tahu dimana keluarga ku.." ucap Sungmin membuat Kyuhyun terdiam dan menatap Sungmin sendu.

"Sejak kecil aku tinggal di panti asuhan.. dan aku pindah ke Jepang bersama keluarga angkatku selama beberapa tahun, tapi akhirnya aku memutuskan kembali ke Korea.." cerita Sungmin kembali dengan tatapan kosong di depannya.

"M-Mianhae Hyung.." ucap Kyuhyun tidak enak sambil menundukkan kepalanya. Sungmin menoleh dan menatap Kyuhyun yang memasang wajah bersalah.

"Gwenchana.." balas Sungmin sambil tersenyum dan mengacak rambut Kyuhyun dengan tangan kanannya membuat Kyuhyun kembali mengukir senyuman lembut diwajahnya.

"Ah.. Asal kau tahu Kyu.. Keluargaku juga ada di sini.." ucap Sungmin lagi.

"Mwo?" Kyuhyun kembali di buat bingung oleh ucapan namja imut di sebelahnya ini.

"Ne.. Mereka… Mereka keluarga ku.. ELF Family adalah keluargaku.." lanjut Sungmin sambil menunjuk para penghuni ELF House lainnya lalu tersenyum lebar dan senang. Kyuhyun terdiam sesaat, ikut memperhatikan 13 namja yang ada di hadapannya itu. Ada perasaan tenang dan nyaman saat memperhatikan mereka yang tengah tertawa senang, dan hal itu sukses membuat Kyuhyun menarik sudut bibirnya untuk tersenyum tulus. Kemudian Kyuhyun kembali memfokuskan tatapannya pada Sungmin.

"Mereka telah menjadi keluarga baru bagi ku dan kau.. Kau juga akan menjadi keluarga baruku, sebagai dongsaengku…." ucap Sungmin sambil menatap Kyuhyun lembut,

"Ne.." Kyuhyun hanya bisa menganggukkan kepalanya dan tersenyum pada Sungmin. Senang.. Kyuhyun sangat senang dengan ucapan Sungmin yang telah menerima nya sebagai keluarga. Namun ada sedikit perasaan aneh dalam hatinya, perasaan sedih, tidak terima? Atau apalah yang Kyuhyun sendiri tidak mengerti.

Kyuhyun menghela nafasnya. Ia mulai menatap ke seluruh penjuru rumah ini, memperhatikan ELF House di belakangnya, dan memperhatikan para penghuni ELF House yang resmi menjadi keluarga barunya saat ini. Kyuhyun tersenyum, perasaan tenang dan nyaman mulai melingkupi hatinya, walau masih ada beberapa pertanyaan yang belum Kyuhyun temukan jawabannya. Tapi, Biarlah waktu terus berjalan, dan biarlah waktu juga yang akan menjawab semua pertanyaan yang masih mengganjal dalam hati Kyuhyun.

.

.

.

oooOOO E.L.F OOOooo

Langit yang gelap telah berubah menjadi terang, sang penguasa cahaya di siang hari mulai menunjukkan dirinya sedikit demi sedikit. Burung-burung pun mulai berkicau senang menyambut hari yang baru, berterbangan memulai aktivitas kesehariannya. Seberkas cahaya dari sang mentari pun mulai menyusup masuk kedalam sebuah ruangan yang tidak terlalu besar namun terkesan sangat nyaman dan tenang. Cahaya tersebut mulai mendarat tepat di sebuah ranjang empuk dan mengenai wajah tampan seorang namja yang masih bergelung nyaman dalam selimutnya. Namja tersebut tidur dengan sangat pulas dan tenang, seukir senyuman terpantri di wajah tampannya.

TOK… TOK… TOK…

"Kyuhyun-ah! Ireona…"

Sebuah suara atau lebih tepatnya teriakan terdengar dari baik pintu putih yang tertutup tersebut dan membuat namja tampan yang tengah tertidur itu menggeliat pelan.

"Kyu~ Cepat bangun!"

Teriak seseorang dari luar kamar Kyuhyun lagi dengan lebih keras.

"Eunghh.." Kyuhyun mulai melenguh pelan, namun bukannya bangun ia justru menarik selimutnya hingga menutupi wajah tampan miliknya tersebut.

TOK… TOK… TOK…

Ketukan pintu terdengar semakin keras menandakan seseorang yang berada di luar kamar tersebut sudah merasa kesal. Namun Kyuhyun tidak mempedulikan ketukan beruntun tersebut, matanya masih sangat enggan untuk terbuka di pagi yang dingin ini.

BRAAAKKKKK…

Pintu putih kamar Kyuhyun terbuka dengan sangat keras, lebih tepatnya di banting dengan sangat keras. Sosok namja imut langsung terlihat sedang berkacak pinggang, berdiri di ambang pintu.

"Kyu! Bangun sekarang atau aku adukan pada Teuki Hyung!" pekik Sungmin saat mendapati Kyuhyun masih berada di dalam selimutnya. Kyuhyun tak bergeming bahkan untuk mengeluarkan sedikit suara indahnya. Sungmin berdecak kesal lalu mulai menghampiri ranjang Kyuhyun. Dengan cepat Sungmin langsung menarik selimut Kyuhyun, menyingkapnya sehingga terlihatlah wajah tampan Kyuhyun yang masih tertidur dengan wajah polosnya sambil memeluk guling.

"Kyu… Bangunlah… Teuki Hyung akan memarahi ku jika tidak membawa mu kebawah!" ucap Sungmin dengan nada memelas.

Ya, Leeteuk menyuruh Sungmin untuk membangunkan Kyuhyun pagi ini. Namun, sudah lebih dari 15 menit Sungmin mengetuk bahkan berteriak dari luar kamar Kyuhyun, namja tampan itu tak kunjung bangun dan itu membuat Sungmin kesal.

"Kyu! Ireona!" Sungmin mulai menggoncangkan tubuh Kyuhyun dengan keras. Kyuhyun hanya menggeliat pelan tapi tetap tak membuka matanya.

"Kyuuuu~~" rengek Sungmin yang semakin kesal.

"Ini masih pagi Hyung… Aku ngantuk…" Kyuhyun mulai bersuara dengan suara seraknya khas orang bangun tidur.

"Mwo? Ini sudah hampir jam 7 pabbo!" decak kesal Sungmin

"Itu masih pagi…" gumam Kyuhyun lagi tanpa membuka matanya.

"Aish Jinja… Yak! Terserah kau jika tak mau bangun… Tapi, jangan salahkan aku jika kau dapat hukuman dari Teuki Hyung karena telat sarapan. " ucap Sungmin dengan nada tidak peduli. Sungmin masih memperhatikan Kyuhyun yang masih terdiam tanpa membuka mata.

"Kau tahu? Hukumannya itu… Kau harus membersihkan seluruh kamar mandi di rumah ini Kyu, harus sampai mengkilat… Itu kalau mood Teuki Hyung sedang baik… Kalau tidak…" Sungmin menggantung ucapannya, dia mengatakan hal itu dengan nada menakut-nakuti sambil tersenyum jahil.

"Yasudah… Aku bilang Teuki Hyung-"

"Andwee! Ne.. Aku sudah bangun!" Kyuhyun memotong ucapan Sungmin dan langsung bangun terduduk sambil menatap Sungmin kesal. Sungmin hanya bisa mengerjapkan matanya tak percaya caranya berhasil lalu ia mulai tertawa kecil.

"Puas eoh? Aissh.." ucap Kyuhyun kesal saat Sungmin tertawa. Dengan berat Kyuhyun mulai bangkit dari ranjangnya dan langsung berjalan keluar kamar meninggalkan Sungmin yang masih terkikik geli.

.

.

"Akhirnya… Tuan muda kita terbangun juga eoh?" celetuk Heechul saat melihat Kyuhyun mulai memasukki dapur. 13 penghuni lainnya sudah duduk manis di kursi meja makan yang cukup besar ini. Tanpa mempedulikan ucapan Heechul, Kyuhyun langsung duduk di kursi yang di tunjuk Ryeowook tepat di sampingnya, lalu mulai meletakkan kepalanya yang masih terasa berat di meja makan. Sedangkan Sungmin yang mengekor di belakang Kyuhyun langsung duduk di kursi nya.

"Kyu! Angkat kepalamu dari atas meja!" perintah Kangin melihat Kyuhyun mulai menutup matanya kembali.

"Kyu…" tegur Leeteuk menimpali ucapan Kangin. Dengan berat, Kyuhyun pun mengangkat kepalanya dan menatap meja di depannya dengan tatapan kosong dengan mata yang terlihat masih terbuka setengah.

"Kau sudah telat dan sekarang masih bersikap begitu… ckck" celetuk Heechul lagi.

"Aku tidak telat Hyung.. Ini masih jam 06:58 jadi aku belum telat.." Kyuhyun membela dirinya tidak terima di tuduh terlambat. Penghuni yang lainnya hanya menggelengkan kepalanya mendengar pembelaan Kyuhyun.

"Sudahlah… Kajja kita makan… Kita berdoa dulu ne?" Siwon mulai membuka suara menengahi. Semuanya pun menganggukkan kepala, dan Siwon mulai memimpin doa makan mereka. Setelah selesai berdoa, mereka langsung menyerbu makanan yang sudah meminta untuk di makan.

"Kyu… Kenapa makan sedikit? Apa masakan ku tidak enak?" tanya Ryeowook sambil memperhatikan nasi goreng kimchi yang Kyuhyun ambil hanya sedikit.

"Ah.. Ani Hyung… Aku suka, tapi aku tak pernah sarapan pagi… Jadi sedikit aneh…" jawab Kyuhyun sambil tersenyum pada Ryeowook.

"Mwo? Tidak pernah? Pantas tubuhmu kurus Kyu… Kau harus biasakan sarapan, itu baik untuk tubuhmu…" ucap Yesung dengan penuh perhatian. Kyuhyun memang tak pernah sarapan pagi, ia terlalu malas untuk bangun pagi-pagi, apalagi hanya untuk makan sendirian.

"A-ah… Ne Hyung…" ucap Kyuhyun patuh sambil tersenyum canggung.

"Kajja.. Makan yang banyak…" ucap Ryeowook lagi sambil menyendokkan nasi goreng lagi untuk Kyuhyun.

"Gomawo Hyung…" balas Kyuhyun. Ryeowook hanya tersenyum lembut lalu kembali memakan sarapannya. Sejenak Kyuhyun terdiam sambil memperhatikan 14 namja yang tengah sarapan bersama nya secara bergantian.

'Sarapan bersama keluarga? Seperti inikah rasanya? Menyenangkan…' ucap Kyuhyun dalam hati sambil tersenyum lembut. Kemudian, Kyuhyun mulai menyuapkan nasi kedalam mulutnya.

Dan acara sarapan pagi keluarga ELF House berlangsung dengan tenang dan hangat.

.

.

.

Di sisi lain, di sebuah rumah mewah terlihat seorang namja paruh baya tengah terduduk di kursi meja makan di temani secangkir black coffee dan koran paginya. Menikmati sarapan paginya seorang diri. Namja yang di yakini sebagai kepala keluarga dari keluarga Cho tersebut mulai menghela nafasnya berat. Ia menurunkan koran yang ia baca, memperhatikan setiap sudut ruangan di rumahnya yang besar tapi sangat sepi ini.

Tatapan nya terfokus saat seorang wanita paruh baya menuruni tangga dengan beberapa koper di tangannya. Tuan Cho mengerutkan dahinya.

"Kau mau kemana?" ucap Tuan Cho dengan nada dingin pada Nyonya Cho yang tengah mengambil beberapa roti dari dalam lemari di dapur bersih mereka.

"Jepang…" jawab Nyonya Cho singkat

"Cih, kau tetap akan pergi di saat seperti ini ? " ucap Tuan Cho sambil tertawa meremehkan. Nyonya Cho menghentikan aktivitasnya lalu menatap Tuan Cho dengan tatapan dingin dan kesal.

"Untuk apa aku disini kalau alasanku berada di rumah ini sudah pergi?" ucap Nyonya Cho

"Jangan menggunakan Kyuhyun sebagai alasanmu…" pekik Tuan Cho dengan nada tinggi.

"Itu fakta! Aku bertahan di rumah ini karena Kyuhyun… Aku tidak mau anak itu kehilangan sosok ayahnya tapi sekarang apa? Dia justru pergi meninggalkanku juga…" ucap Nyonya Cho dengan suara parau menahan tangis.

"Dan sekarang kau justru ikut pergi hah? Seharusnya, sebagai Eomma nya yang baik kau harus tetap di sini! Ajak Kyuhyun kembali ke rumah ini!" ucap Tuan Cho dengan nada keras dan tinggi. Nyonya Cho hanya terdiam sambil menundukkan kepala nya, setitik air mata mulai meluncur dari matanya.

Tuan Cho bangkit dari duduknya sambil mendesah kesal kemudian mulai melangkahkan kaki nya pergi.

"Kalau kau tetap pergi… Biar aku yang membawa Kyuhyun kembali ke rumah ini, tapi jangan harap aku mengijinkan mu untuk menemui nya lagi…" ucap Tuan Cho dingin saat berada di ambang pintu. Tuan Cho melirik Nyonya Cho yang masih terdiam terpaku di tempatnya. Setelah itu, Tuan Cho kembali melangkah pergi meninggalkan Nyonya Cho yang sudah terisak tangis.

.

.

.

oooOOO E.L.F OOOooo

Ctak… Ctak…

Suara keypad dari PSP berwarna hitam memenuhi sebuah ruangan TV di lantai 2 ELF House ini. Dengan serius namja tampan berambut ikal coklat itu memainkan PSPnya.

"Aiisshh…" decak kesal Kyuhyun setelah layar PSPnya menunjukkan kata You Lose. Kyuhyun melempar PSPnya begitu saja di karpet berbulu di depannya.

"Kau ini kenapa sih Kyu?" tanya Siwon yang tengah menonton TV dengan santai.

"Aku kalah…" jawab Kyuhyun singkat. Siwon tertawa kecil tapi tak mengalihkan tatapannya pada layar LCD TV di depannya.

"Kau tidak ada kelas hari ini Kyu?" Kangin yang tengah duduk di sebelah Siwon mulai membuka suara beratnya.

"Ada, tapi nanti siang Hyung… Kalian?" tanya Kyuhyun pada Kangin dan Siwon yang menemani nya di ruang TV ini.

"Aku tidak ada kelas…" jawab Siwon

"Aku juga…" Timpal Kangin sambil meminum choco milkshake nya.

Keheningan pun terjadi di ruangan tersebut. Mereka terfokus pada layar TV yang menampilkan sebuah film action dari DVD yang Siwon bawa. Kyuhyun menguap, ia bosan. Ia tidak terlalu suka dengan film yang terlalu complicated seperti itu.

"Hyung…" panggil Kyuhyun. Kangin dan Siwon hanya bergumam pelan menanggapi panggilan Kyuhyun tersebut.

"Main yuk…" ajak Kyuhyun. Kangin dan Siwon langsung mengalihkan tatapannya pada Kyuhyun yang tengah tersenyum lebar.

"Main apa?" tanya Siwon bingung.

"Apa saja… Atau kita bermain PS saja? Aku membawa PS ku Hyung…" ucap Kyuhyun dengan mata berbinar.

"Nanti saja… Aku masih mau nonton ini.." ucap Kangin yang kembali terfokus pada layar TV. Mendengar itu, Kyuhyun menggembungkan pipinya kesal.

"Siwon Hyung…" rengek Kyuhyun pada Siwon berharap Hyung berwajah baik nan taat itu mau menuruti ucapannya.

"Aku juga masih mau nonton… Film nya sedang seru… Nanti saja ne?" ucap Siwon sambil tersenyum manis.

Ucapan itu sukses membuat Kyuhyun menekuk wajahnya. Setelah itu, Kyuhyun mulai bangkit dari duduknya lalu dengan kesal ia berjalan meninggalkan ruang TV sambil menghentakkan kakinya. Kangin dan Siwon hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah maknae baru mereka yang terlihat kekanakkan.

Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju dapur, ia berniat mengambil minum. Ia mengedarkan pandangannya pada seluruh sudut ruangan di lantai 1 ini, sepi…

Oh tentu saja, sebagian dari penghuni ELF House saat ini sedang berada di Fakultasnya masing-masing. Mereka harus menghadiri kelas.

Kyuhyun tersenyum senang saat mendapati sosok namja lain yang tengah sibuk dengan beberapa buku di dapur minimalis ini.

"Wookkie Hyung…" panggil Kyuhyun. Ryeowook pun mendongakkan wajahnya dan mendapati Kyuhyun yang tengah berjalan menghampirinya dengan senyuman penuh arti.

"Ah Kyu… Waeyo?" Ryeowook balas tersenyum lembut pada Kyuhyun.

"Apa yang kau lakukan Hyung?" tanya Kyuhyun sambil mendudukkan dirinya di kursi bersebrangan dengan kursi Ryeowook.

"Hanya membaca buku resep ini… Ada beberapa resep baru yang ingin ku coba…" ucap Ryeowook dengan riang.

"Kau sangat suka memasak ne?" ucap Kyuhyun basa basi. Ryeowook hanya menganggukkan kepalanya mantap.

"Hyung… Hari ini kita kelas siang kan?" ucap Kyuhyun lagi saat Ryeowook mulai kembali membaca. Ya, saat ini Kyuhyun mendapat teman baru di kelasnya. Ia dan Ryeowook memang satu angkatan dan mungkin itu menjadi keuntungan bagi Kyuhyun karena ia punya teman yang akan berangkat bersama dengannya menuju fakultas mereka.

"Ne… Masih 2 jam lagi Kyu… Aahh… Rasanya aku malas masuk, hanya ada 1 kelas di siang hari…" keluh Ryeowook, Kyuhyun hanya mengangguk.

"Wookkie Hyung… Apa kau tidak bosan?" Kyuhyun terus bertanya jika Ryeowook yang mulai mengacuhkannya kembali dan memilih membaca buku resep-resep itu.

"Haha… Wae?" tanya Ryeowook sambil tertawa kecil. Ryeowook sudah bisa menebak bahwa adik baru nya tersebut sedang bosan saat ini.

"Temani aku bermain ne? Aku bosan… Siwon Hyung juga Kangin Hyung tidak mau menemani ku bermain…" adu Kyuhyun dengan nada di buat memelas. Ryeowook terkikik geli mendengar cerita Kyuhyun.

"Main apa? Aku tidak ahli dalam game Kyu… Aku bisa bosan jika memainkan game yang tidak ku mengerti…" ucap Ryeowook. Kyuhyun terdiam sejenak memikirkan permainan apa yang bisa ia lakukan bersama Ryeowook, dan sedetik kemudian sebuah senyuman jahil mulai terukir di wajah tampan Kyuhyun.

"Aku tau game apa yang akan menyenangkan Hyung… Kau pasti suka…" ucap Kyuhyun dengan nada misterius. Ryeowook mengerutkan dahi nya bingung sambil menatap Kyuhyun meminta penjelasan. Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya pada Ryeowook lalu membisikkan sesuatu tepat di sebelah telinga Ryeowook.

Ryeowook menanggapi bisikan Kyuhyun dengan berbagai ekspresi mulai dari mengernyit bingung, lalu menganggukkan kepalanya dan terakhir ia membulatkan mata nya.

"MWO? Kau serius?" pekik Ryeowook sambil menatap Kyuhyun dengan tatapan kaget dan tidak percaya. Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya mantap untuk meyakinkan Ryeowook sambil tersenyum penuh arti. Saat ini Kyuhyun tengah tertawa kesenangan didalam hati karena merasa telah mendapatkan 'partner in crime' yang akan membuat hari ini menjadi lebih menyenangkan dan berwarna.

.

.

~TBC~

oooOOO E.L.F OOOooo


Annyeeoongg~! *lambai2*

Ehehehe, saya datang…^^

Waahhh.. Semakin senang banyak reader baru disini… Welcome to new reader.. hehehe

Oiyah.. Jeongmal Gomawo buat Runa Evangel-ssi yang memberikan beberapa feedback cara penulisan yang benar, itu sangat membantu.. Apa chappie ini sudah ada kemajuan? Kalau belum, Mianhae.. Gomawo *bow,

Buat Readerdeul lain, kalau mau ngasih saya feedback juga gapapa kok supaya saya juga bisa lebih belajar lagi…^^

Dan jika bertanya bagaimana cerita penghuni lain bisa di ELF House, nantikan saja nanti kalian pasti akan tahu.. hahaha

Okeehh.. Chappie ini masih panjang.. Apa ini terlalu panjang? Mianhae kalo panjang dan membosankan… =(

And the last…

Jeongmal KamsaHae untuk semua Reader yang mendukung Fic ini.. Mian saya tidak bisa membalas Ripiu kalian satu per satu kali ini… Di chappie depan di usahakan membalasnya deh~^^

Special Thanks to :

WieLoveWolfBunnySelamanyah, cherrizka980826, yv3424, Cho Miku, EvilblueElf, nikyunmin, zakurafrezee , dhianelf4ever, MINGswife, dindaR , Agashi, allrisemay, KS, Bels137 , savory pancake, Gyumaemin, futari chan, lalalala, SSungMine, maya sakura, Princess kyumin, DelvannyArw, kyurin minnie , Rosa Damascena, Runa Evangel, ming0101, Miss yesung, vina8402, Vey900128, Rima KyuMin Elf , HeeYeon, Mulov, vitaminielf, yuliafebry , nidiasari, MegaKyu, Cho Kyuri Mappanyukki, Hikari Hoshigawa, JOYeerr Elpeu, 0203, kyuminnie05, Hikari tsuky, Evilkyu Vee, KYUMINRA, Yuri-ah, winecoup134, jiraniats, puzZy cat, hana ryeong9 , Vhentea, nurinukie1, nurinukie1, alucard4869, Park Min Rin , and all Guest

Ada yang belum di sebut? ._.

_And Mind To Riview again?_