Kingdom Hearts bukanlah milik saya, kecuali cerita yang saya buat ini.

Tanpa terasa hari sudah pagi, Sora membuka matanya dan memegang tangan Kairi, Kairi belum membuka matanya. Pasti kelelahan, pikir Sora, Sora tetap menemani Kairi sampai dia bangun. Tak lama kemudian Kairipun bangun.

"Eh, Sora, kamu menungguku terus?"
"Ya, memang kenapa?"
"Apa kamu kurang tidur?"
"Tidak sama sekali, aku ada kabar baik"
"Apa?"
"Pertama, kamu sudah boleh pulang ke rumah, lalu kedua, hutang kita sudah lunas karena boss memberikaan ku bayaran yang pas"
"Kalau begitu bagus sekali"
"Oh ya, ini sisa uang, ada 1.000 munny"
"Terima kasih, jadi kapan aku boleh pulang?"
"Siang ini"

Wajah mereka berduapun menjadi cerah, tanpa terasa sudah mau siang ( dipercepat ). Kairi dan Sorapun pulang ke rumah mereka dengan perasaan bahagia, Kairi segera duduk di sofa dan mengambil kalender. Sedangkan Sora pergi ke kekamarnya.

"Kairi, aku tidur dulu ya"
"Ya, kamu lapar tidak?"
"Ga, aku tadi udah makan"
"Oh ya sudah"

Dikalender Kairi melihat hari esok, hari Minggu, dihari Minggu tersebut dilingkari dengan spidol berwarna merah. Dikalender tersebut tertulis "SORA BIRTHDAY" Kairi hanya senyum-sneyum sendiri saja, segera dia pergi ke supermarket untuk membeli bahan membuat kue.

Sementara Sora..

Sorapun bangun dan turun dari ranjangnya, lalu terdengar bunyi nyaring dari ponselnya, ternyata ada telpon dari boss.

"Halo"
"Ya, halo, ada apa boss?"
"Cepat kesini Sora, ada banyak heartless di Twilight Town"
"Baik, segera kesana"

Sorapun segera mengambil kertas kecil, dan menuliskan pesan untuk Kairi.

Kairi, aku pergi dulu ya ke Twilight Town, sepertinya aku akan pulang malam, jadi jangan tunggu aku untuk makan malam.

Sora

Tanpa mempedulikaan apapun, Sora segera pergi ke Twilight Town.

Sementara itu Kairi..

Kairi masih berbelaja barang kebutuhaan untuk membuat kue, setelah selesai Kairi pergi ke toko buku untuk membeli resep membuat kue. Setelah itu, Kairi pulang kerumahnya dengan barang belanjaannya.

Segera Kairipun membuat kue untuk Sora, lalu terdengar suara seperti kertas jatuh, Kairi yang saat itu sedang mengaduk adonan kuenya, menghampir kertas tersebut dan membacanya. Kairi hanya bisa senyum-senyum saja, segera Kairi kembali membuat adonan kuenya.

Jam 7 malam…

Kairi sudah selesai membuat kuenya, sedangkan Sora belum pulang dari Twilight Town, Kairipun menghias kue tersebut dan memasukannya ke dalam kulkas. Saat mau mandi, tiba-tiba saja Kairi terpeleset, seperti ada firasat buruk.

Di Twilight Town…

Disekitar taman Twilight ada begitu banyak polisi, ternyata disana sedang terhadi serangan heartless besar-besaraan. Sora masih membasmi heartless yang banyak tersebut bersama Roxas, tetapi tiba-tiba saja Sora terjatuh.

"Sora, Sora, kamu kenapa?"
"Dia tak sadarkan diri, bawa saja ke rumah sakit terdekat"
"Mungkin serangan jantungnya kambuh" Pikir Roxas

Sorapun dilarikaan ke rumah sakit terdekat, sedangkan Kairi masih cemas menunggu Sora di rumah.

Di rumah…

Karena khawatir, akhirnyapun Kairi berlari ke stasiun Destiny Island, segera dia naik kereta api dan pergi menuju Twilight Town. Dikereta api, Kairi hanya bisa duduk dengan gelisah, setelah beberapa detik gelisah. Kairi menerima SMS dari Roxas.

From : Roxas

Kairi, Sora masuk rumah sakit, kata dokter penyakit jantungnya parah, sekarang Sora berada di rumah sakit Twini Tow.

Kairi yang melihat SMS tersebutpun hanya bisa terdiam dan mengeluarkan air mata, tanpa terasa air matapun membasahi pipinya. Awalnya mereka senang karena utang sudah lunas, tetapi sekarang Sora masuk rumah sakit, Kairi hanya meremas-remas ponselnya dan tanpa disadari ponsel tersebut terjatuh dan rusak.

Jam 21.00 Kairipun sampai di stasiun Twilight Town, Kairipun berlari menuju rumah sakit Twini Town, karena tak tau arahnya Kairipun bertanya pada seorang satpam yang berjaga di taman.

"Maaf pak, tau tidak dimana letak rumah sakit Twini Town?"
"Oh itu, belok kiri saja, terus lurus"
"Terima kasih ya pak"
"Sepertinya buru-buru, eh anda istrinya Sora ya?"
"Ya benar"
"Mau saya antar kesana?"
"Tidak usah, pak satpam bertugas saja"
"Hati-hati ya, banyak heartless"

Kairi terus berlari, lalu muncul sebuah heartless yang mau menyerang Kairi. Kairi hanya bisa menutup matanya, terdengar langkah kaki seseorang dan orang tersebut memegang pundak Kairi.

"Eh, Roxas"
"Hati-hati, kamu mau ke rumah sakit Twini Town kan?"
"Ya, aku mau kesana bertemu Sora"
"Aku antar kamu, disini agak berbahaya"
"Terima kasih"

Merekpun sampai di rumah sakit Twini Town, Kairi pun bertanya pada suster dimana kamar Sora.

"Suster, ada pasien bernama Sora?"
"Ada, apakah anda keluarga atau temannya?"
"Saya istrinya, dia ada di kamar no berapa?"
"Dia ada dikamar no 976"
"Terima kasih"

Kairi dan Roxaspun pergi ke kamar no 976, sesampainya disana, Kairi segera membuka pintu kamarnya dan melihat Sora juga dokter.

"Dokter, bagaimana kondisi Sora?"
"Pasien sedang koma, detak jantungnya juga lemah"

Kairi hanya bisa terdiam mendengar perkataan dokter, Kairipun memegang tangan Sora dan mengelusnya.

"Sora….Aku mohon sadarlah, besok hari spesialmu"

Roxas hanya bisa terdiam dan Kairi hanya menangis sambil berdoa.

Tuhan, aku mohon jangan renggut nyawanya dulu, besok hari spesialnya. Biarkanlah dia membuka matanya, dan merayakan hari spesialnya.

Bersambung..

A/N : Aduh, publishnya agak lama, maklum lagi UTS hehe. Tapi masih nyempet-nyempetiin on, RnR :D