Flavour Of Love.

EXO Fanfiction written by : diyayee ( diyayee)

Maincast : EXO member, Kaido, Taoris, Hunhan, Baekyeol, Sulay, Chenmin.

THIS FANFIC IS GENDERSWITCH, IF YOU DON'T LIKE PLEASE DON'T READ. I TOLD YOU BEFORE! GOMAWO *bow*

Yaaiy ini ff pertama saya tentang EXO dan ini genderswitch HAHA XD saya sedang tergila2 dengan mereka haaw ini aku kasi pictnya biar lebih mudah ngegambarinnya. Semoga membantu. Happy reading ^^ *maap aku ganemu photo lay T^T*

diyayewook files wordpress com /2012 /08 /kolase1. jpg?w=645&h=456

*hapus beberapa spasinya ganti sama titik hehe*

...

"Aku tidak akan mendekatinya lagi.. Jika Jiejie memang tidak suka. Maafkan aku.."

.

"Karna kita memang tidak seharusnya seperti ini!"

.

"Aku senang bisa mengenalmu.."

.

"Berhenti mengikutiku, Maknae!"

.

"Bisakah.. Kita memulai semuanya? Melupakan masalalu kita masing-masing.."

.

"Karna kami adalah Mood maker!"

...

Suasana Dorm pagi ini lebih ramai dari biasanya. Tidak seperti hari-hari sebelumnya—dimana hari setelah mereka debut—Dorm sering sekali sepi karna tidak ada yang menempati. Hari ini istimewa. Setelah goobye stage kemarin kedua belas member EXO -sang penghuni dorm yang kini ramai- mendapatkan hari libur pertama mereka.

"Kyungsoo Noona, buatkan aku susu."

Kyungsoo mengangguk. Memang sudah tugasnya untuk menjadi Umma disini kan? Dan permintaan Real Maknae di dalam grupnya ini merupakan kewajiban untuknya.

Ah, sebelum masuk kedalam kehidupan mereka ada baiknya kita mengenal dulu siapakah EXO ini?

Tidak sama seperti sebelumnya ketika SM Entertainment hanya fokus pembentukan salah satu grup seperti Boyband dan Girlband. Kini mereka mencoba membuat terobosan baru dengan menggabungkan keduanya menjadi satu. Seperti halnya . namun, meskipun mereka berada dalam satu grup dengan nama yang sama pembagian sub-grup seperti halnya sunbae mereka—SuperJunior tetap ada. Dan EXO terbagi menjadi dua. EXO-M dan EXO-K.

EXO-M terdiri dari beberapa Namja –yang berarti merupakan subgrup Boyband—yang tergabung dalam EXO. Diketuai oleh Kris, member yang berasal dari China, selain karna umurnya yang paling tua Ia juga memiliki wibawa yang cukup dan Leadership yang tidak bisa diremehkan. Anggota EXO-M adalah Kris (Leader) Suho, Chen (Main Vocal), Chanyeol (Rapper), Kai, Sehun (Visual-Danching Machine).

EXO-K terdiri dari beberapa Yeoja seperti hal nya EXO-M, EXO-K merupakan subgrup Girlband yang tergabung dalam EXO. Diketuai oleh Do Kyungsoo. Kyungsoo merupakan Eternal Magnae. Alasan Ia dipilih menjadi Leader karna rasa Keibuan dan Leadership yang Ia miliki sangat dibutuhkan dalam EXO-K. Anggota EXO-K adalah Xiumin (Dancing-Vocal), Xi Luhan (Main Vocal, Lead Dancing), Lay (Dancing Machine), Byun Baekhyun (Main Vocal), Do Kyungsoo (Leader, Main Vocal) dan Maknae Tao (Rapper-Martial Arts).

Menyatukan duabelas orang dalam satu grup tentu bukan hal yang mudah. Dan Ini merupakan PR besar bagi Kyungsoo maupun Kris. Mengurus 'bawahan' mereka agar mau menurut. Memperhatikan kesehatannya, mengurus segala kebutuhannya. Belum lagi menjaga agar para anggotanya tidak berbuat aneh-aneh mengingat Dorm mereka berada di satu atap.

Dorm EXO seperti sebuah Villa, dimana SM Entertainment benar-benar mempersiapkan dengan matang kebutuhan membernya. Sebuah Rumah dengan dua lantai. Lantai pertama diisi oleh Member EXO-M yang merupakan Namja. Dan lantai kedua diisi oleh Member EXO-K. Tujuannya selain untuk keamanan juga agar mudah mengontrol berkeliaran dimana saja para member berada. Tentu kalian tidak lupa bahwa EXO terdiri dari enam Namja dan enam Yeoja kan? Betapa berbahayanya ketika mereka berkeliaran tanpa dikontrol.

"Sehun, berhentilah merengek pada Kyungsoo, kau bisa buat sendiri kan?"

Menyilangkan kakinya begitu Ia duduk dikursi makan, Yeoja itu.. Luhan. Sehun mempoutkan bibirnya. Khas maknae. Dan hal itu membuat Luhan menahan tawanya.

"Hentikan perbuatan konyolmu, Oh Sehun."

Mengacak rambut namja yang lebih muda satu tahun disebelahnya. Tersirat nada sindiran yang begitu kental terucap dari Yeoja dengan kantung mata yang besar seperti panda di wajahnya. Yeoja itu.. Tao.

"Hentikan, Noona! Kau membuat rambutku menjadi berantakan!"

Membulatkan bibirnya heran. Tumben maknae ini memanggilnya dengan sebutan Noona. Biasanya dengan sangat tidak sopan Ia akan memanggilnya 'Tao'. Ck, Luhan hanya menggelengkan kepalanya. Ini yang akan terjadi jika semua member EXO berkumpul di satu tempat. Terutama Maknae Line ini, beruntung Kai belum bergabung dengan mereka.

"Dimana yang lainnya?"

Mengabaikan pertengkaran Maknae line—Tao,Sehun—yang tengah terjadi, Luhan mengambil sepotong makanan yang ada di atas meja sambil menatap Kyungsoo. Kyungsoo mengendikkan bahunya.

"Ini masih pukul tujuh, sepertinya sebentar lagi mereka turun."

Kyungsoo menaruh segelas susu dihadapan Sehun yang masih sibuk bertengkar sambil sesekali tertawa bersama Tao. Luhan yang melihat Kyungsoo seperti kerepotan akhirnya memutuskan untuk membantunya.

"Morniingggg~~!"

Duo Happy virus sudah datang rupanya. Tao dan Sehun menghentikan pertengakaran mereka dan menatap Baekhyun dan Chanyeol yang baru saja bergabung di ruang makan.

"Apa yang kalian lakukan? Sepertinya menyenangkan!" pekik Chanyeol sambil mendudukan dirinya disamping Sehun. Dibalas dengan tatapan heran dari Sehun dan Tao. Respon Chanyeol? Tentu saja tersenyum sangat lebar.

"Annyeong, Kyungsoo, Luhan Unnie! Masak apa?" melesakkan tubuhnya diantara Kyungsoo dan Luhan sambil bertanya antusias. Kyungsoo dan Luhan saling berpandangan bingung, dan Baekhyun? Dengan wajah polos Ia mulai mengaduk sup yang ada di panci.

Aissh~ tersenyum tertahan. Beginilah jika duo Happy Virus sudah berkeliaran. Suasanya ramai bertambah ramai dengan berbagai macam gurauan khas Baekyeol.

"Bisakah kalian tidak berisik? Ini mengganggu."

Sang Leader EXO-M menguap sambil berjalan memasuki ruang makan. Terlihat sekali Ia kurang tidur. Mungkin begadang karna harus berdiskusi dengan Manager. Jika EXO sudah berkumpul menjadi satu maka Kris lah Leadernya. Tentu saja Kris tidak mungkin tega membiarkan Kyungsoo harus ikut larut dalam perbincangan hingga larut malam dengan Manager mereka. Bagaimanapun EXO-K tetap harus dilindungi oleh EXO-M.

"Kau kurang tidur gege?"

Tao bangkit dari duduknya dan berinisiatif untuk memberikan segelas air putih pada sang Leader. Bagaimanapun juga Kris adalah orang yang paling banyak membantunya—setelah Lay tentunya.

"Ya.. Manager mengajakku berdiskusi untuk jadwal kalian berikutnya hingga pukul dua pagi."

Meneguk segelas air putih yang diberikan Tao. Tangannya terjulur untuk menunjuk—menyentuh?- kelopak mata Tao.

"Kantung matamu semakin parah, Tao."

Belum sempat Tao menjawab pertanyaan sang Leader sebuah suara menginterupsinya.

"Bagaimana tidak semakin parah jika Ia hampir tidak tidur setiap malam?"

Suara itu.. Lay. Tao mempoutkan bibirnya. Ketahuan lagi kah? Di Dorm mereka memang menempati satu kamar berdua. Lay dengan Tao. Kyungsoo dengan Baekhyun. Dan Xiumin dengan Luhan.

"Aku tidur ko, Jiejie!"

Menyangkal ucapan Lay yang disambut tawa dari Jiejie yang dimaksud. Aigoo~ sikap membantahnya ini memang sulit dihilangkan.

"Ya, baiklah.. terserahmu saja, ah Tao, kau mau susu?"

Tao yang tadinya mempoutkan bibirnya berubah menjadi cerah, Ia mengangguk semangat.

"Tentu, yang rasa coklat ya, Lay Jiejie.."

Ck, Panda eyesnya.. Sehun berdecak disamping Tao. "Maknae dimana-mana sama saja." Kembali menyesap susunya menghiraukan tatapan tajam dari Tao.

'Hey yeorobuun~ aku melewatkan sesuatu kah?"

Sebuah suara manis memasuki ruang makan. Ia baru saja bangun dan langsung disambut dengan keramaian yang terjadi di ruang makan.

"Aniya, Xiumin Jiejie, hanya keributan yang dibuat Maknae Line."

Lay menjawab sambil memberikan susu yang diinginkan Tao dihadapan dongsaeng kesayangannya. Kemudian duduk berseberangan dengan Tao. Menunggu datangnya sarapan yang telah siap.

"Tao, Sehun berhentilah bertengkar. Sehun, bangunkan Suho, Chen dan Kai."

Suara berat dari sang Leader menghentikan pertengakaran Tao dan Sehun. Tentu saja Tao tertawa menang, sementara Sehun mendengus kesal. Bukan salah Tao juga kan, Toh yang belum berkumpul memang hanya Kai, Chen dan Suho, tentu tidak mungkin Kris menyuruh Tao untuk membangunkan mereka.

"Yes, Leader."

Bangun dari duduknya dengan langkah yang terkulai lemas. Suho Hyung, Chen Hyung dan Kai err.

..

"Yess!" Sehun, Kai dan Tao berhigh-five karna mereka tidak terpilih untuk menjalankan tugas cuci piring sehabis sarapan. Dan kini tinggallah Chanyeol Suho dan Lay yang mendapat giliran untuk cuci piring. Tentu saja diantara ketiganya hanya Chanyeol yang berujar gembira.

"Kita bisa bermain air, Hyung! Noona!"

Aigoo~ Lay dan Suho hanya tersenyum menanggapi gurauan happy virus ini. Yah, setidaknya ucapannya barusan lumayan menghibur mereka.

Sementara Suho, Chanyeol dan Lay sibuk cuci piring di dapur, semua member berkumpul di ruang tengah untuk membicarakan beberapa jadwal kedepan. Kris sudah siap dengan kertas yang ada ditangannya. Kyungsoo juga mulai mempersiapkan dirinya dengan mencatat beberapa catatan penting untuk grupnya.

"Kita baru saja goobye stage kurang dari seminggu, dan management sudah memberikan plan untuk comeback stage kita empat bulan lagi."

Semua member mendesah kecewa. Tentu saja, berharap bisa seperti sunbae mereka sebelumnya yang melakukan comeback sekali dalam setahun. ini memang resiko rookie seperti mereka.

"Sesuai dengan teaser yang kita keluarkan di awal. Bersiaplah beberapa dari kalian akan menjadi pasangan duet."

Semua member berseru heboh. Bisa ditebak teriakan siapa yang paling tinggi. Maknae EXO-M. Sehun. Tangannya terus mengguncang lengan Luhan, berharap Ia akan duet dengan Noona yang paling Ia sayangi.

"Sehun, hentikan gerakan tanganmu kau membuat Luhan Noona kesakitan!" Chen menegur Sehun yang terus bergerak tidak bisa diam disebelahnya. Tentu saja disambut tawa dari semua member.

"Baiklah, Sehun sepertinya kau sangat tidak sabaran. Kabar yang baik untukmu. Project yang pertama adalah Single What Is Love. Luhan kau yang bernyanyi dan Sehun, selamat.. kau menjadi dancernya."

Sehun berseru senang, tentu saja! Ini hal yang Ia nanti-nanti sejak Ia dipersiapkan untuk menarikan teasernya. Terjebak dengan euforia nya sendiri mengabaikan member lain yang memandang bingung Sehun yang kini menarikan lagu What Is Love dengan topi di kepalanya. Oh~ lupakan ekspresi Luhan yang sudah menampakan wajah malunya. Aigoo~ cukup lama mereka terjebak dengan Sehun yang akhirnya disadarkan oleh Kai dengan mendorong tubuhnya untuk kembali duduk.

"Oke, Next Leader."

Kris kembali menatap kertas di tangannya. "Untuk project selanjutnya.. Kai dan Kyungsoo, kalian berduet untuk lagu Baby Don't Cry. Aku dan Manager sangat berharap yang terbaik yang bisa kalian berikan."

Air wajah Kyungsoo berubah. Sama halnya dengan Kai. Kyungsoo dan Kai semakin tertunduk begitu Suho, Chanyeol dan Lay kembali bergabung setelah selesai dengan cuci piringnya bersama mereka. Semua member disana menatap bingung ke arah Kai dan Kyungsoo. Tidak seperti biasanya mereka seperti ini. Ya, suasana seperti ini hanya terasa saat ketiga member mereka yang baru selesai cuci piring bergabung.

"Apa kau keberatan, Kyungsoo?"

Kris yang menyadari raut wajah Kyungsoo berubah bertanya untuk memastikan. Sementara dilihatnya Sehun mengusap punggung Kai, Partner In crimenya. Tentu semua member menyadari ada sesuatu yang disembunyikan.

"A-Aniya, Aku akan berusaha sebaik mungkin."

Kris mengangguk sebagai jawaban. Dan semua member masih menatap keduanya dengan raut penasaran—tentusaja—melihat kelakuan keduanya yang begitu canggung.

"Untuk Project selanjutnya, Suho, Lay kalian mendapatkan Angel untuk berduet. Suho kau yang bernyanyi, dan Lay.. kau dance tentunya."

Suho dan Lay yang memang baru bergabung berpandangan bingung. Semua member juga bingung. Tidak menyangka management nya memiliki Ide seinisiatif ini. Sang Guardian Angel, Suho dan Lay danching Machine EXO-M yang memainkan Angel di teasernya berdua dengan Sehun.

"Mohon bantuannya. Lay.." Suho membungkukan tubuhnya kehadapan Lay. Dijawab hal serupa oleh Lay. Keduanya menunjukan tampang yang biasa saja. Sementara Lay mulai tidak nyaman karna tao terus menggodanya.

"Hentikan, Tao ini hanya project!"

Oh Tao langsung diam begitu Lay membentaknya. Sekali-kali tidak apa-apa kan. Maknae memang harus dihukum.

"Sampai saat ini hanya tiga lagu ini yang pasti keluar di album kita yang baru. Sisanya management belum memberitahuku. Aku berharap kalian bisa memberikan yang terbaik. We Are One!"

Sang Leader mengepalkan tangannya memberikan semangat. Yang lain menirukan gerakan sang leader dan mengangguk paham. Semua member bertahan di tempat semula untu beristirahat, kecuali Kyungsoo yang sudah kembali ke dapur.

"Tao, berhentilah begadang.. kau tahu, wajahmu bisa semakin seram."

Luhan mengompres kelopak mata Tao dengan air dingin. Lama-lama Ia miris juga dengan maknae nya ini. Meskipun memiliki daya tahan tubuh lebih kuat dari member lainnya karna memiliki kemampuan Martial Arts tetap saja jika Ia kurang tidur tubuhnya mudah ambruk.

"Aku tidak bisa membiarkan mereka pergi, Jiejie.." Tao bergumam pelan sambil memegangi matanya. Kalau diperhatikan wajahnya memang termasuk seram untuk ukuran Yeoja.

"Sesekali melewatkannya kan tidak apa, Tao.." Lay ikut bergabung dengan Luhan dan Tao. Aigoo~ Dongsaengnya ini.

"Tentu saja tidak, Lay Jiejie! Semalam Gucci mengeluarkan series terbaru mereka. Selain Gucci juga Lanvin.. Birkin.. aah aku ingin ke New York!"

Mulai lagi..

Lay dan Luhan hanya menggelengkan kepalanya. Inilah maknaenya.. Yeoja sembilan belas tahun dengan kebiasaan shopaholicnya.

Semua yang ada disana memandang Tao dengan tatapan aneh, termasuk Sehun, Xiumin, Chanyeol, Baekhyun dan Chen. Terkecuali Kris. Ia hanya tersenyum menanggapi Maknae EXO-K yang tengah merajuk itu.

"Tao, aku punya sesuatu untukmu."

Tao menegakkan tubuhnya membuat Luhan dan Lay kaget. Maknae nya ini memang polos dan apa adanya..

"Apa itu, gege?"

Kris mengangkat telapak tangannya tanda agar Ia menunggu. Kris berjalan menuju kamarnya yang memang ada dilantai satu dan kembali dengan paperbag kertas bertuliskan 'Bandel & Saks'.

Semua yang ada disana tentu mengerenyit semakin heran saat melihat Tao menjerit tertahan. Tentu hanya Tao dan Kris yang mengerti maksudnya. Dan Ummanya Kris tentunya. Ummanya?

"Kemarin Umma baru dari sana, dan Ia langsung teringat padamu. Ia titip salam. Katakan Umma menunggunya, Jika hari libur datanglah dan temani Umma belanja."

Sang Leader berujar persis seperti Ummanya katakan kemarin. Tao tersipu sambil menerima paperbag dari Kris. Menurutnya ini hal yang memalukan. Ia baru sembilan belas tahun bahkan, dan Umma dari leadernya sudah menganggapnya teman belanja.

Tanpa disadari yang lainnya Rahang salah seorang Yeoja disana menegang. Ani.. Ia tidak boleh marah, tentu saja. Ini bukan haknya. Dan Tao adalah dongsaeng Tao terlalu polos untu mengerti apa itu cinta. Ia berusaha tersenyum saat Tao kembali sambil memamerkan Birkin Hermes keluaran terbaru yang barusan diberikan sang Leader.

"Jangan terlalu memanjakannya, Leader."

Xiumin sebagai member yang paling tua memberikan sarannya untuk Kris yang hanya dijawab endikkan bahu.

"Katakan pada Ummaku, Noona."

...

Kyungsoo beranjak untuk bangun dari ruang tengah tadi untuk mengambil minum di dapur. Perasaannya terlalu sulit untuk digambarkan saat ini. Seharusnya Ia sadar hal seperti ini sudah biasa, terlebih mereka ada di dalam satu grup yang sama.

Tapi.. berduet dengan Kai sepertinya cukup sulit, bahkan untuk Baby Don't Cry.. lagu yang sepenuh hati Kyungsoo nyanyikan. Dan Dance yang juga sepenuh hati Kai praktekan untuk teaser.

Baby Don't Cry.. bahkan Ia sudah banyak membuat Namja itu menangis.

"Kyungsoo/Noona.."

DEG!

Ingin rasanya Ia tidak membalikan tubuhnya saat dua namja yang berarti dalam hidupnya menyapanya secara bersamaan. Tidak Ingin melihat bagaimana Kai dan Suho menyapanya secara bersamaan. Dapur terasa lebih tegang dari sebelumnya.

"A-maaf aku mengga—"

"Aniya, Kai.. ada apa?"

Bersikap senatural mungkin. Menjaga perasaan Maknae sekaligus orang yang dicintai nya terasa lebih urgent untuk Kyungsoo saat ini. Lupakah bahwa Suho juga ada disana?

"Aniya.. hanya saja aku.. Lapar."

Oh baiklah alasan yang sangat buruk Kim Jongin. Kai menundukan wajahnya, kenapa bisa terucap kata-kata bodoh seperti tadi? Ini bahkan belum ada tiga puluh menit sejak mereka sarapan. Kyungsoo mengerutkan dahinya kemudian mengangguk.

"Baiklah, biar kumasakkan sesuatu. Dan kau, Suho Oppa?"

Suho diam sejenak. Ia memandang Kai dan Kyungsoo bergantian.

"Aniya, tidak jadi.."

Sang Guardian Angel pun meninggalkan Kyungsoo dan Kai di dapur. Rasanya bukan waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini.

"Kai kau mau makan ap—"

Kata-kata Kyungsoo terhenti begitu sepasang lengan memeluknya. Tentu sulit bagi Kai untuk menahan perasaanya ini lebih jauh.

"Aku merindukanmu, Do Kyungsoo.."

Nafas Kyungsoo tercekat. Ia begitu merindukan suara berat Kai, Ia merindukan bagaimana helaan nafas Kai terasa di tengkuknya. Ia merindukan hangatnya pelukan ini.. Ya.. Kai-nya..

"Hentikan sebelum ada orang yang melihatnya. Kim Jongin."

Melepaskan pelukan Kai secara paksa. Bukan ini yang Ia mau, bahkan untuk mengakui apa yang ada di hatinya pun Ia tidak sanggup. Ini berbanding terbalik dengan apa yang ada dihatinya.

"Tidak bisakah kita kembali seperti dulu, Soo Noona?"

Terlalu berat bahkan untuk menatap wajah namja yang lebih muda satu tahun darinya. Namja yang pernah mengisi hidupnya. Soo Noona. Bahkan panggilan manis itu masih diingatnya.

"Tidak, maaf Jongin, aku harus ke kamar. Masaklah sendiri."

Kyungsoo menyeka setetes air mata yang mengalir di wajahnya. Ia langsung berlari menuju kamarnya, meninggalkan Kai sendiri di dapur.

'Baby Don't Cry, cry..

Nae Sarangi neol jilkiltenni..'

...

Luhan bergerak tidak nyaman. Ia merasa seseorang memperhatikannya sedari tadi. Tentu tidak usah ditanya. Siapa lagi yang akan memperhatikannya sampai seintens itu jika bukan maknae EXO-M yang suka sekali menempel kemanapun Ia pergi.

"Sehun, berhenti memperhatikanku seperti itu."

Luhan menutupi tubuhnya dengan selimut yang ada di sofa. Hanya berjaga-jaga. Ia hanya mengenakan celana denim pendek dengan loose shirt yang menampakan bahunya. Entahlah hari ini terasa begitu panas untuk Luhan. Dan.. sepertinya Sehun juga begitu 'kepanasan' melihat Luhan berpakaian seperti tadi.

"Aniya.. Noona bagaimana kalau kita keluar hari ini?"

Menawarkan idenya dengan mata yang berbinar, berharap Noona kesayangannya ini akan menurutinya.

"Kemana?"

Merespon singkat sambil membenarkan posisi duduknya. Chen, Xiumin, Baekhyun juga Chanyeol daritadi memperhatikan mereka berdua jadi penasaran.

"Ke Kebun apel! Otte?"

Semua yang ada diruang tengah berseru senang. Tumben sekali maknae nya ini punya ide yang sangat bagus. Jarang-jarang sekali mereka bisa seperti ini kan. Semuanya mengangguk setuju. Sehun menepuk tangannya.

"Kkaja kita bersiap-siap!"

.

.

TBC~

Hahahaha nyoba buat couple EXO nih :3 disini masih fokus ke Taoris-Kaisoo. Nanti di chap depan pembagian couple nya lebih rata lagi aminn *plak

Ada perannya yang OOC ga sih? Hehe minta pendapatnya yaa readersdeul! *bow*

Masih awam banget di dunia tulis menulis, jadi maafkan kalau banyak salah. Ada yang agak canggung karna di genderswitch? Aku lumayan bisa bayangin mereka karna sering liat photonya mereka yang diedit xDD

Last, mind to give me review? Gomawo~ ^^