Pairing : KyuMin.

BY : IkanMuda

Rate : T to M

Genre : Romance, humor and brothership(?)

warning : BL, Yaoi, Gaje, Typos, Abal, dsb. Cara penulisan aneh! yah... karena penulisan saya juga berubah-ubah XD~ Don't Like Don't read! Don't Flame too :p

Summary : Mau apa Kyuhyun? Kyuhyun mau apa? Apa yang kyuhyun sembunyikan dari i-phone-Nya, kenapa Sungmin dilarang keras menyentuh benda elektronik canggih itu. Lalu bagaimana dengan sungmin yang penasaran dengan i-phone yang tak boleh ia lihat. Sungmin harus tahu itu. Ia akan mencari tahu tentang itu, termasuk mengancam Kyuhyun dengan 'jatah' kalau sungmin tidak boleh tahu? Lalu setelah tahu, bagaimana respon Sungmin selanjutnya? #apainibisadisebutsummary#plak.

Disclaimer : Apapun yang terjadi Sungmin dan Kyuhyun akan selalu bersama. Dan ff abal nan gaje ini akan selalu milik saya XD.

.

.

.

~~~ooOOoo~~

Happy reading^^

.

.

.

Setelah menyelesaikan 'urusannya' di kamar mandi –sebelum tidur. Yaitu sikat gigi dan buang air kecil tentunya. Pemuda yang sering disapa Evil Magnae itu, keluar melangkahkan kakinya dari kamar mandi. Sudut matanya melirik sebuah gundukan putih-putih di atas tempat tidur sang rommate. Menandakan sang tuan sudah terlelap dialamnya.

"Eh... Min hyung, kau sudah tidur?" Kyuhyun melangkah mendekati ranjang sang roommate. "sudah tidur ternyata! Jaljayo hyung-ah.." kata Kyuhyun sembari merapikan selimut yang menutupi tubuh berisi Bunny boy-nya.

Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju ranjangnya, dahinya mengkerut. Dia berdiri lama di sisi ranjangnya, seperti ada yang mengganjal pada dirinya. Ia berpikir gelisah, detik kemudian dia menjentikan jarinya seperti mengingat sesuatu hal. –Cetik. "Ah..Cho Kyuhyun pabo! Kenapa aku bisa lupa mencium kedua bola mata kelinci dan bibir merah muda itu. Aishh... aku rasa aku terlalu kelelahan hingga hampir lupa menunaikan kewajibanku. Hehehehe.." segera tubuh Kyuhyun berbalik dan menghampiri –kembali ranjang Sungmin.

Kyuhyun mendudukan dirinya di sisi ranjang Sungmin, bibirnya membentuk sebuah lengkungan lembut. "Manis.. adorable! Min." Kyuhyun mengelus lembut pipi chubby hyungnya.

"Baiklah..selamat malam chagia." Kyuhyun mengecup sebelah mata kiri Sungmin. "Tidur yang nyenyak dan mimpikan aku." Lanjutnya mengecup sebealah mata kanan Sungmin. "Ah... dan satu lagi! Sambutlah pagi dengan bibir manis mu ini." Bibir tebalnya sudah menempel di bibir merah Sungmin.

Hanya sekedar menempelkan tanpa menuntut lebih. Kyuhyun menjauhkan kepalanya dari wajah Sungmin. Tangan besarnya mengelus lembut helaian rambut hitam Sungmin. Kyuhyun bisa tidur sekarang. Rutinitasnya sebelum tidur sudah ia laksanakan.

Tapi pemuda berambut coklat ini juga tak kunjung beranjak dari tempat peraduan Sungmin. Mata kelamnya terus menelusuri setiap detail lekuk indah dari wajah malaikat Sungmin. Entah mengapa Kyuhyun begitu betah hanya dengan memandangi wajah manis hyung kesayangannya itu, terlebih sedang dalam keaadaan tidur. Bagi Kyuhyun, wajah polos Sungmin saat tertidur mirip seorang bayi. Tidur dengan damai dengan ekspresi benar-benar seperti bayi.

Adorable!

"Ah…sedikit berbuat jahil tak masalahkan." Kata Kyuhyun bermonolog sendiri. Terlihat jelas seringai di sudut bibirnya. Kalau saja Sungmin melihat itu, maka pemuda manis ini berpikiran akan terjadi sesuatu hal padanya. Tidakpun Sungmin melihat itu, sepertinya memang bakal ada sesuatu yang akan terjadi padanya.

"Kau yang susah bangun, terkadang menguntungkanku, hyung." Ujar Kyuhyun semakin melebarkan senyuman setannya. "Ah... sebentar aku mau mengambil i-phone dulu. Hehehhe"

Mau apa Kyuhyun?

"Aish..manisnya.." Kyuhyun sedikit menarik pipi kenyal Min seolah menyuruhnya untuk tersenyum. "Ok siap yah hyung… satu... dua... ti—." –Jepret. Suara blitz dari i-phone Kyuhyun berbunyi.

"Kyaaaaaaa…manis! Kau sungguh sangat manis, Min hyung." Kata Kyuhyun melihat hasil jepretannya.

Pemuda itu terdiam sejenak. Mencoba berpikir –hal jahil apa yang akan dilakukannya untuk Bunny-boy nya itu. –Tring. Sebuah bola lampu menyalah di atas kepalnya. Kyuhyun begitu bersyukur dianugerahi otak yang sangat jenius. Terlebih sangat berfungsi dalam hal-hal untuk 'mengerjai' Bunny boy.

"Baiklah..! sedikit menambah koleksi di laptop dan i-phone tentang dirimu aku rasa tidak masalah." Kyuhyun mengambil posisi berbaring di samping Sungmin. Bibirnya ia tempelkan di pipi mulus dan berisi Sungmin. Tangan kanannya yang memegang i-phone sedikit di angkat ke udara, memposisikan agar kamera yang dalam keadaan Stand-by tepat mengarah padanya.

"OK.. siap!"

–Jepret.

"Kyaa.. perfect!" sekali lagi senyuman puas menghiasai wajah tampan sang gamer –melihat hasil bidikannya. "Hmm.. posisi apa lagi yah?"Kyuhyun mencoba berpikir. "Akh… bagaimana kalau bibir yang saling menempel?"

–Blush. "benar-benar ide bagus!" Kyuhyun dengan seksama dan dengan cara sangat perlahan –takut Bunny boy terganggu- menempelkan bibirnya ke bibir Sungmin. "Tunggu! Sedikit melumat aku rasa tidak buruk?!"Kata Kyuhyun menyerukan usulnya. "Tentu saja akan aku lakukan hyung. Hihihi…" Kyuhyun terkekeh bak sebuah suara hantu wanita berambut panjang. –Chup. Ok..Kyuhyun sedang memasukan lidahnya sekarang, sepertinya pemuda Evil ini sedikit lupa dengan tujuannya untuk memperbanyak koleksi –Pic-pic mesumnya-. I-phone yang masih dalam keadaan menyala sejenak terbaring pasrah di sisi sebelah kanan kepala Sungmin. Kyuhyun melumat bibir Sungmin dengan sangat lembut. Tubuhnya ia topang dengan kedua lengannya agar tidak menindih Bunny boy, tepatnya agar hyung nya itu tidak terbangun karena merasa sesak. Bagaimana mungkin tubuhmu tidak sesak bila seseorang menutup saluran pernafasanmu dengan bibirnya, dan setelah itu kau harus menahan beban yang sedang menindih tubuhmu.

Jenius! Kyu.

"Hah…cukup!" Kyuhyun melepas tautan bibirnya. Dada Sungmin bergerak naik-turun seolah mencari pasokan udara yang menghilang secara tiba-tiba. "Bibirmu sudah memerah.. mian Min hyung, aku hampir saja membunuhmu." Kata Kyuhyun menundukan kepalanya –sok merasa bersalah. Padahal pemuda berambut coklat ini sangat bangga melakukannya. Bibir Sungmin yang memerah dan sedang dalam keadaan terbuka itu, kembali membuat Kyuhyun sadar akan tujuan utamanya. "Seksi Min! moment ini harus diabadikan. Wajahmu itu seperti seorang yang pasrah hyung.. aku tak tahan! Aish… mengapa aku jadi mesum begini?!" –mengapa aku jadi mesum begini-. Mari kita bold dan diitalic kalimat itu. Apa ada yang setuju dengan ucapan pemuda itu?.

Kyuhyun kembali menempelkan bibirnya pada bibir yang telah memerah itu, bibir Sungmin sedikit mengkilap efek saliva milik Kyuhyun yang tertinggal di sana. "Siap ya Min hyung.."Kyuhyun menjulurkan lidahnya dan tangan kirinya ia arahkan di sebelah pipi kiri Min memebentuk V pada jarinya. –Jepret. Cahaya blitz menerpa kedua wajah itu. "Waw…" Kyuhyun semakin bertamah semangat melihat hasil-hasil jepretannya. Kyuhyun menyentuh layar touch screen pada I-phone-nya, menggeser gambar-gambar yang telah berhasil ia kumpulkan. Bibirnya tersenyum mengembang, dan kali ini senyuman itu benar-benar sangat menyeramkan.

Sungmin teruslah tertidur sampai pagi.

tbc or End?

.

Mau dilanjut? gk mau pun, bakal tetap saya lanjut karena nih ff udh sampe skuel of skuel. Bila berminat, reviews dulu biar ntr, saya post-a cepat! dan err.. kalau saya tak lupa#plak

ah.. ia! saya mau minta maaf pada reader yang pernah(?) baca ff saya berjudul "Sungmin speechlees" Kenapa? karena saya salah letak rate -_-
mianhae. Saya sangat pelupa#taboked.

ok! gamsahae~~