Author : Baek Lalla Chan

Pair : EXO

Genre : Adventure, Supranatural, Friendship, Romance

Warning : YAOI, OOC, gak sesuai EYD, ngaco, ngawur, gak mutu, typo(s) yg bertebaran layaknya tomcat

Rating : T

Length : 2 of (?)

Annyeong chingudeul… XD Apa kabar? Gak pada di kerubungin tomcat kan? #plaakk# Hehe becanda kok… Mianhae ya chingu kalo Lalla baru update chap 2 nya sekarang… Maklum deh kalo lagi males ngetik -,-. Ini Lalla usahain biar bagus en semoga gak gagal ya. Moga suka :D

.

.

This YAOI fanfic

.

.

Don't read if u hate the casts or u hate the genre of this fict

.

.

Don't like don't read

.

.

Lalla Present

.

.

Heaven Sweet

.

.

Happy reading ^^

.

.

"Kalian akan mengalahkan Black EXOpixie, menyelamatkan Heaven Sweet." Kata Ratu Sunny.

"MWO?" sontak Kris dan kawan-kawannya kaget. Apa-apaan ini? Mereka baru saja sampai di tempat yang bernama Heaven Sweet, sahabat mereka Chen sedang di culik, dan sekarang… mereka akan melawan Black EXOpixie? Apa mereka sudah gila?

"Uhm, maaf jika kalian sedikit kaget." Ratu Sunny sedikit menampakkan raut wajah sedih yang menurut Lalla sangatlah imut D #kyaa!#ditendang readers#

"Apa maksudnya ini semua?" tanya Suho sedikit esmosi #ralat# emosi. Ratu Sunny lalu memandang Baekhyun, menyuruhnya untuk menjelaskan ini semua. Baekhyun menghela nafasnya panjang sebelum mulai menjelaskan.

"Jadi begini…"

Flashback On

Di sebuah istana yang megah dan indah yang kita ketahui sebagai istana Heaven Sweet, di dalamnya terlihat satu keluarga kecil yang terdiri dari satu orang namja yang kita ketahui sebagai Raja di istana itu bersama dengan kedua putrinya yang masing-masing berumur 21 tahun dan 19 tahun. Kedua putrinya itu adalah gadis yang sangat cantik tapi memiliki sifat yang berbeda.

Gadis pertama bernama Lee Sunny yang berumur 21 tahun. Gadis ini adalah gadis yang baik hati, welas asih, perhatian, suka menolong, dan peduli dengan sesama. Sedangkan gadis kedua bernama Lee Seohyun yang berumur 19 tahun yang merupakan adik kandung dari Lee Sunny. Dia memiliki sifat keras kepala, susah diatur, iri/dengki, tapi rajin dan lebih pintar dari Sunny.

Suatu hari, Raja Lee, ayah mereka jatuh sakit karena umur yang sudah lanjut. Di saat-saat terakhirnya, Raja Lee menuliskan surat wasiat yang berisi siapa yang akan mewarisi tahtanya dan memimpin kerajaan Heaven Sweet.

Sehari kemudian, Raja Lee pun meninggal. Surat wasiat itu di serahkan kepada Lay, pengawal setianya. Setelah pemakaman, Lay segera membaca isi surat wasiat itu di hadapan Sunny dan Seohyun.

'Surat wasiat ini aku pertujukan untuk kedua putriku, Lee Sunny dan Lee Seohyun. Salah satu dari mereka akan aku warisi tahta untuk memimpin Heaven Sweet. Setelah berpikir cukup lama dan bijaksana, aku memutuskan untuk memilik anak tertuaku yaitu Lee Sunny. Aku merasa sifatnya lebih dewasa tentu saja karena dia adalah anak tertua. Dia juga lebih bijaksana. Sementara Seohyun, dia akan menjadi Ratu menggantikan Sunny nanti. Keputusaku ini tidak boleh di ganggu gugat. Aku hanya ingin beristirahat dengan nyaman.'

Sunny sedikit kaget dan juga senang dengan keputusan ayahnya itu, sedangkan Seohyun marah besar.

"Kenapa appa lebih memilih oennie? Aku lah yang lebih pantas menjadi Ratu!" marah Seohyun.

"Tapi Seohyun, appa telah memilih oennie, dan appa bilang keputusannya ini tidak bisa di ganggu gugat. Kau tidak mau kan appa di sana menjadi tidak tenang?" Sunny berusaha menasehati adiknya yang keras kepala itu.

"Aku tidak mau tau! Kalau aku tidak di perbolehkan menjadi Ratu, aku akan keluar dari istana ini dan pada suatu saat nanti, aku akan merebut Heaven Sweet dari kekuasaanmu!" Seohyun langsung meninggalkan istana bersama pengawal setianya, Xiumin. Sunny terlihat sedih dengan sikap adiknya itu.

"Yang Mulia, kita harus melakukan pengangkatan tahta malam ini." Ucap Baekhyun kepada Sunny. Sunny hanya mengangguk menanggapi pengawalnya itu.

.

.

Sementara itu Seohyun dan pengawalnya, Xiumin, keluar dari Heaven Sweet dan terbang berdua melintasi hutan bersama.

"Xiumin, kau setia padaku kan?" tanya Seohyun kepada Xiumin yang terbang di belakangnya.

"Ne, Yang Mulia…" jawab Xiumin seraya mengangguk kecil.

"Bagus." Seohyun mengeluarkan smirk-nya yang tentunya tidak dilihat oleh Xiumin. Tak lama kemudian, mereka pun sampai di depan sebuah gua yang menyeramkan.

"Ayo masuk Xiumin! Ada sesuatu yang harus kita lakukan!" ajak Seohyun lalu terbang memasuki gua itu diikuti oleh Xiumin di belakangnya.

Gelap dan menyeramkan. Itulah gambaran pertama yang terlintas di pikiran Xiumin saat memasuki gua itu. Entah apa yang ada di pikiran Seohyun mengajaknya memasuki gua menyeramkan ini. Xiumin yang menjabat sebagai pengawal tidak bisa berkata apa-apa untuk menghentikan tuannya ini. Yang dapat dia lakukan hanyalah mengikuti apa yang di perintahkan oleh Seohyun. Dan dia rela mati karena melindungi Seohyun dari hal yang mengancam yang ada di gua ini.

"Madam, aku ingin bertemu denga anda." Ucap Seohyun kemudian membuat Xiumin langsung menatapnya. Apa jangan-jangan Seohyun mengajaknya ke gua ini untuk bertemu dengan Madam penyihir itu? Xiumin memang pernah mendengar kabar bahwa di tengah hutan di luar Heaven Sweet, tinggal seorang penyihir wanita yang sangat sakti dan juga licik. Penyihir ini pernah mencoba untuk merebut Heaven Sweet dari kekuasaan Raja Lee, tapi Raja Lee yang memang lebih kuat di bandingkan Madam itu akhirnya dapat mempertahankan Heaven Sweet.

Setelah kejadian itu, semua White EXOpixie di larang keluar dari Haeven Sweet untuk menemui Madam itu. siapa pun yang melanggar, akan di hukum dengan hukuman yang seberat-beratnya karena dianggap telah menghianati bangsa peri. Tapi sekarang? Apa yang Seohyun lakukan? Dia adalah putri dari Raja Lee dan dia telah melanggar perintah ayahnya untuk tidak menemui penyihir itu. karena keegoisan dan kedengkian yang dimilikinya membuat hatinya terselimuti oleh kejahatan.

"Madam, aku mohon keluarlah. Aku ingin bertemu dengan anda." Ucap Seohyun lagi. Beberapa saat kemudian, datanglah sekumpulan asap berwarna hitam yang terbang di hadapan Seohyun. Dan perlahan, asap itu membentuk sebuah siluet tubuh wanita paruh baya yang mengenakan gaun berwarna hitam, sayap gagak hitam yang bertengger di punggungnya, dan kuku-kukunya yang panjang dan juga berwarna hitam itu.

Seohyun mengelurkan smirk mengerikan saat melihat wanita paruh baya itu yang kita ketahui sebagai penyihir sakti nan licik itu.

"Selamat datang! Heh, tumben sekali putri dari Raja Lee datang menemuiku. Ada perlu apa? Apa kau ingin membunuhku eoh?" tanya Madam sedikit ada nada mengejek di kata-katanya barusan.

"Anni, aku hanya ingin meminta bantuan." Jawab Seohyun tenang.

"Wah, tumben sekali meminta bantuan padaku. Kau ini putri mahkota dari Raja Lee, dan setelah insiden aku hampir mendapatkan kekuasaan Heaven Sweet dari tangannya itu, bukankah semua rakyatnya di larang untuk menemuiku? Apa kau sudah gila gadis kecil?"

"Aku tidak gila, dan aku bukan gadis kecil. Aku adalah Lee Seohyun, putri mahkota dari kerajaan Heaven Sweet. Appa sudah meninggal dan kekuasaannya di gantikan oleh Sunny, anak pertamanya. Aku iri karena tidak bisa mendapatkan kekuasaan itu, karena menurutku aku lah orang yang paling cocok untuk memimpin Heaven Sweet. Tapi pak tua itu malah memilih Sunny,"

Xiumin sedikit kaget mendengar Seohyun menyebutkan Raja Lee sebagai pak tua. Hey! Itu perkataan kasar!

"Aku ingin meminta bantuan mu untuk membantuku merebut kekuasaan itu dari tangan Sunny. Bagaimana pun caranya. Aku akan membuktikan bahwa akulah yang berhak memimpin Heaven Sweet. Bukan dia! Gadis yang manja dan bodoh itu! jalan kotor pun rela aku ambil jikalau itu bisa membuatkan dapat menguasai Heaven Sweet." Jelas Seohyun to the point.

Madam penyihir itu sedikit kaget mendengar permintaan dari Seohyun, sedangkan Xiumin hanya memelototkan matanya mendengar Seohyun berbicara seperti itu barusan.

"Haha, baiklah jika itu yang kau inginkan. Aku akan mengabulkannya. Asal ada syaratnya." Madam penyihir itu mulai menampakkan raut wajah liciknya (?)

"Apa itu?" tanya Seohyun yang sepertinya sudah tidak sabaran.

"Kau harus menyerahkan darahmu padaku." Ucap Madam itu seraya mengeluarkan smirk mengerikan.

"Baiklah."

+-+-+-EXO-+-+-+

Di kerajaan Heaven Sweet sedang diadakan pesta besar-besaran untuk mengangkat Sunny sebagai Ratu dan memimpin Heaven Sweet secara mutlak.

"Hadirin sekalian. Para rakyat Heaven Sweet yang berbahagia. Pada malam ini, kita akan menyaksikan penyerahan mahkota juga kekuasaan Heaven Sweet kepada Putri Mahkota yaitu Sunny. Karena Raja Lee telah meninggal, beliau memilih Putri Sunny untuk menggantikannya. Dan sekarang waktunya untuk menyerahkannya." Ucap seorang White EXOpixie istana seraya memegang sebuah gulungan kertas.

Terompet pun segera di bunyikan. Dari sudut ruangan, keluarlah Sunny dengan gaun putihnya yang sangat indah, sayap bidadari khas keluarga kerajaan menghiasi punggungnya. Dia terlihat sangat anggun dan cantik, membuat siapa pun yang melihatnya akan terpana.

Sunny segera menuju singgasana dan berdiri di sana. Baekhyun segera datang membawa sebuah mahkota yang di letakkan di atas sebuah bantal kecil berwarna merah di dampingi oleh Kyungsoo dan Tao. Baekhyun berjalan kearah Sunny kemudian membungkuk kecil memberi hormat kepada Sunny. Begitu pula Tao dan Kyungsoo.

Kyungsoo segera mengampil mahkota yang ada di atas bantal yang di pegang oleh Baekhyun itu dengan perlahan-lahan. Kyungsoo segera mengarahkan mahkota itu keatas kepala Sunny membuat Sunny sedikit berjongkok dan Kyungsoo pun memakaikan mahkota berwarna perak yang dihiasi oleh permata yang sangat indah. Sunny pun berdiri dengan anggunnya di depan semua rakyat Heaven Sweet itu.

"Dengan ini, Ratu Sunny resmi menjadi pemimpin dari Heaven Sweet." Seru Lay membuat semua rakyat bertepuk tangan senang. Sunny juga tersenyum senang.

.

.

Sementara itu di gua, terlihat Seohyun yang tengah terbang di depan Madam penyihir itu. Xiumin masih setia berdiri di belakang Seohyun, menjaganya dan selalu siap siaga jika ada sesuatu yang menyerang.

"Kemarilah…" ucap sang Madam. Seohyun pun segera terbang ke depan, menuju sang Madam. Sang Madam mengeluarkan sebuah pisau kecil dari balik gaunnya.

"Kemarikan tanganmu." Ucap sang Madam lagi. Seohyun pun segera mengulurkan tangan kanannya kepada sang Madam. Sang Madam mengarahkan pisaunya ke jari tengah Seohyun dan menusuknya sehingga menimbulkan lubang yang cukup besar.

"AKH!" pekik Seohyun kesakitan saat merasakan pisau itu merobek kulitnya.

"Yang Mulia!" pekik Xiumin kaget dan bersiap mendekat.

"JANGAN MENDEKAT XIUMIN!" larang Seohyun sambil terus menahan sakit. Perlahan sang Madam mulai memasukkan tetes-tetes darah segar Seohyun kedalam sebuah tabung kaca. Setelah tabung itu penuh dengan darah Seohyun, sang Madam mulai menghentikan aksinya. Ia pun menghilangkan botol tabung berisi darah itu entah kemana dengan kekuataannya. Perlahan sang Madam meludahi luka di jari Seohyun dan dengan ajaibnya, luka itu segera sembuh dan menutup kembali. Membuat Seohyun sedikit tercengang melihatnya.

"Selanjutnya apa?" tanya Seohyun.

"Minum ini. Berikan juga kepada pengawalmu itu." perintah sang Madam seraya menyerahkan dua botol tabung kecil berisi ramuan berwarna hitam kepada Seohyun. Seohyun menerima kedua botol itu dan menyerahkan salah satunya kepada Xiumin.

Xiumin mengikuti Seohyun yang meneguk ramuan itu. Beberapa saat kemudian, Xiumin dan Seohyun merasa aneh. Mereka merasa kepala mereka sangatlah berat dan paru-paru mereka seperti sulit mengambi udara. Sebuah sinar langsung mengelilingi mereka berdua.

Perlahan, gaun Seohyun yang semula putih langsung berubah warna menjadi hitam, sayap bidadarinya yang indah berubah menjadi sayap gagak yang menyeramkan, kuku-kukunya juga berubah warna menjadi hitam. Dan satu lagi, pupilnya yang semula berwarna ungu berubah warna menjadi merah pekat.

Begitu pula Xiumin, baju yang di kenakan menjadi warna hitam, sayap angsanya berubah menjadi sayap gagak, dan pupilnya yang berwarna hijau berubah warna menjadi merah darah.

Tak lama kemudian, Seohyun dan Xiumin mulai tenang. Rasa sakit di kepala dan dada mereka sudah tidak di rasakan lagi.

"Hahaha bagus sekali!" tawa sang Madam senang melihat ramuannya itu berhasil. "Sekarang kalian memiliki kekuatan yang lebih untuk mengalahkan Heaven Sweet. Hahaha!"

"Terima kasih." Ucap Seohyun seraya tersenyum menyeramkan.

"Tapi kau membutuhkan banyak prajurit. Berusahalah menculik rakyat dari Heaven Sweet dan berikan mereka ramuan agar mereka berubah menjadi seperti kalian, Black EXOpixie."

"Baiklah." Seohyun dan Xiumin pun segera keluar dari gua itu dan memulai rencana mereka.

+-+-+-EXO-+-+-+

Hampir setiap harinya, rakyat Heaven Sweet terus di culik oleh Xiumin untuk di rubah menjadi Black EXOpixie, agar menambah kawanan mereka. Ratu Sunny menjadi resah karena banyak rakyatnya yang menghilang tanpa sebab. Banyak juga rakyat yang mulai protes karena insiden penculikan ini.

Sunny mulai meminta saran dari para White EXOpixie istana. Semua masukan dan saran segera Sunny lakukan tapi tetap saja ada rakyat yang terus di culik oleh entah siapa itu mereka tidak tau. Sampai suatu hari, ada seorang rakyat yang melapor bahwa dia pernah melihat penculik yang selalu menculik rakyat Heaven Sweet.

Ratu Sunny semakin gelisah saat mengetahui dalang dari semua ini adalah adik kandungnya sendiri, Lee Seohyun. Dia mulai berpikir keras untuk mencari cara agar dia bisa mengalahkan dan menyadarkan kembali adiknya itu. sampai suatu hari, Lay memberi saran untuk menanyakan hal ini kepada peramal sakti yang terkenal di Heaven Sweet, Lee Soo Man harabeoji #maaf kakek cuman minjam nama doank -,-v#

Ratu Sunny bersama pengawal-pengawalnya pergi mengunjungi Mushomeroom (rumah dari jamur raksasa) tempat Soo Man harabeoji tinggal. Ratu Sunny menjelaskan prihal masalah yang tentunya sudah di ketahui oleh beliau.

"Jadi, bagaimana cara kami bisa menyadarkan Seohyun dan mengalahkan semua kekuatan gelapnya?" tanya Sunny kepada Soo Man harabeoji.

"Yang Mulia harus menemukan 6 orang namja manusia untuk kemudian mengalahkan Black EXOpixie yang di pimpin oleh adik Yang Mulia, putri Seohyun." Ucap lelaki tua berjenggot bernama Soo Man itu.

Flashback Off

"….dan kami yakin kalian adalah orang yang tepat." Ujar Baekhyun menjelaskan semuanya. Kris dan teman-temannya terperangah mendengar cerita yang menurut mereka sedikit…memprihatinkan.

"Jadi jelaskan apa alasan Black EXOpixie itu menculik teman kami, Chen?" tanya Kai yang semula hanya diam saja.

"Tujuan mereka menculik Chen adalah untuk menghasutnya untuk berpihak pada Black EXOpixie. Kalau tidak seperti itu kemungkinan juga Chen akan di bunuh untuk menghalang ramalan itu terjadi." Jelas Kyungsoo.

"MWO? DI BUNUH?" tanya mereka semua kaget.

+-+-+-EXO-+-+-+

Di sebuah ruangan yang terlihat menyeramkan dengan warna gelap yang mendekorasi ruangannya. Di sebuah meja kecil terdapat bunga-bunga tulip berwarna hitam. Di ujung ruangan itu, terdapat sebuah kursi singgasana yang di duduki oleh seorang wanita dengan gaun warna hitamnya, pupil mata berawarna merah, rambut panjang berwarna coklat gelap yang di ikat menyamping, kuku-kuku panjang berwarna hitam dan jangan lupakan mahkota perak yang melingkar di kepalanya. Wanita itu adalah Seohyun.

Kriet!

Tiba-tiba pintu ruangan itu terayun terbuka menampakkan seorang namja yang berjalan masuk. Namja itu adalah Xiumin (ct : Peri di sini bisa menyembunyikan sayapnya di balik punggung mereka jika sedang tidak sangat di butuhkan).

"Yang Mulia," Xiumin membungkuk di hadapan Seohyun.

"Bagaimana? Apa kau berhasil menculik mausia-manusia itu?" tanya Seohyun.

"Aku hanya berhasil menculik satu dari mereka Yang Mulia."

"APA? Kenapa kau tidak menculik mereka sekaligus saja? Kita akan membunuh mereka sekaligus!" Seohyun sedikit marah.

"Tenang Yang Mulia, aku punya rencana bagus. Kita culik salah satu dari mereka untuk di jadikan umpan agar yang lain dapat datang sendiri ke kita Yang Mulia." Jelas Xiumin.

"Hey, benar juga. Kenapa aku tidak terpikirkan dari awalnya?" Seohyun menampakkan wajah senangnya dengan ide Xiumin. "Lalu dimana manusia itu? aku ignin melihatnya."

"Dia ada di kamarku Yang Mulia. Anda bisa ikut untuk melihat." Ajak Xiumin.

"Baiklah." Seohyun langsung mengeluarkan sayap gagaknya yang terlipat di dalam punggungnya itu dan terbang menuju kamar Xiumin. Diikuti oleh Xiumin yang juga terbang mengikuti Seohyun dari belakang.

.

.

Kriet!

Xiumin dan Seohyun sampai di kamar Xiumin. Terlihat seorang namja tampan yang tertidur di kasur Xiumin. Namja itu adalah Chen.

"Jadi ini manusia itu? Heh, tampan juga." Ucap Seohyun saat melihat Chen. "Apa kau menyuruh otaknya untuk tetap tertidur?"

"Ne Yang Mulia. Dan dia akan tersadar 20 menit lagi." Jawab Xiumin. Seohyun pun mengangguk-angguk mengerti.

"Baiklah. Sudah cukup aku melihatnya. Jaga dia baik-baik, jangan sampai kabur. Arraseoyo?" Seohyun pun segera terbang keluar dari kamar Xiumin. Xiumin menatap kepergian Ratunya itu. Ia menghela nafasnya,

"Namja tampan, sepertinya hidupmu tidak akan lama lagi. Aku sedikit kasihan padamu." Ucap Xiumin seraya mengelus pipi Chen lembut.

"Hm, nikmatilah sisa-sisa hidupmu di sini." Kekeh Xiumin lalu kemudian keluar dari kamar itu dan menguncinya dari luar.

+-+-+-EXO-+-+-+

Heaven Sweet

"Bagaimana cara kami untuk menyelamatkan Chen hyung?" tanya Sehun yang sudah menampakkan mimik wajah sedih dan khawatir.

"Entahlah, kami semua juga belum tau." Jawab Ratu Sunny seraya menunduk. "Lebih baik besok kita tanyakan hal ini kepada Soo Man harabeoji."

"Tapi-"

"Sudahlah hyung. Kita mulai saja besok. Sekarang sudah sangat malam dan kita semua membutuhkan istirahat." Chanyeol memotong ucapan Kris dengan cepat.

"Itu benar. Kalian semua butuh istirahat sekarang. Jangan terlalu terburu-buru mengambil keputusan." Timpal Tao mencoba menenangkan Kris. Kris pun setuju pada akhirnya.

"Baiklah, Lay dan Luhan, siapkan kamar untuk tamu kita ini." Pintu Ratu Sunny.

"Baik Yang Mulia." Jawab Luhan dan Lay serempak. Ratu Sunny segera terbang pergi meninggalkan ruangan itu.

"Ayo semuanya! Kami akan mengantar kalian ke kamar untuk beristirahat!" ajak Luhan. Sehun dan teman-temannya setuju dan langsung mengikuti kedua peri itu.

+-+-+-TBC-+-+-+

Kyyaaa! TBC lagi! Maafkan daku karena chap ini pendek -3-… Lalla lagi males bgt soalnya #buagh#. Dan karena Lalla gak mau bikin chingudeul nugguinnya lama, jadinya Lalla buatinnya pendek aja dulu. Mau liat respon chingudeul gimana… :D

Nah, marilah kita balas review satu-satu :

Kim Jae So Zhang Jae So :Gomawo udah suka :D. Ne ini di lanjut tapi maaf lama ya chingu…

Jin Ki Tao : Omo kayak negeri dongeng ya? Xixixi XD, ini semua karena Lalla suka ngayal yang fiksi-fiksi gitu. Banyak nonton Narnia ama Harry Potter. Tinkerbell juga sih hehehe XP. Gak kok, bukan cuman Xiu aja. Nanti liat aja perkembangannya. Anggotanya udah di sebutin tuh di atas :). Gomawo udah comment!

kimhyunshi : Uwa, Lalla juga terinspirasi sama Tinkerbell kok dikit… Xiu oppa kan jadi Black EXOpixie noh di atas #nunjuk atas# Eits, rajanya pasti Lalla donk #plakk#ditimpuk Soo Young# Ne gomawo udah comment :)

EXO Fujoshi : Wah, kalo Lay sama Tao itu oennie pertimbangkan dulu ya saeng. Ne saeng ini udah di lanjut :) Gomawo udah comment :D

blue minra : Kyaaa! Gomawo udah suka XD. Iya, Xiu oppa di pihak jahat :( Kalo TaoRis moment-nya Lalla belum tau kapan di munculinnya #dibakar# Hehe ne ini udah di lanjut. Mianhae lama ya… Gomawo udah comment :)

chiagitta : Makacih udah bilang cerita ini keren :D Padahal menurut Lalla cerita ini ngaco loh -_-'. Iya ini udah di lanjut chingu. Gomawo udah comment!

soul kim shie : Ne ini di lanjut chingu… Hehe. Gomawo udah comment :)

Gomawo untuk chingudeul yang udah comment. Dan maaf bagi chingudeul yg comment ff ini sebelum ff ini di hapus, Lalla gak bisa balas review-nya #deep bow#. Gomawo chingudeul! #cipok satu-satu#