TIME TRAVELL! BLEACH GOES TO SEMARANG!

diclaimer : Pakdhe Tite Kubo

summary : Ichigo, Renji, Ikkaku, n Yumichika terpental ke dunia laen! ternyata mereka nemplok ke negara Indonesia tercinta

WARNING : Fanfict yg udah di baca g bisa di kembaliin lagi, baca berarti membeli...! belinya di toko Bahan Banngunan yaa..


Sekarang para anggota Bleach, hari ini adalah petualangan Ichigo, Renji, dan Ikkaku serta Yumichika pergi ke sebuah tempat di tengah hutan. Mereka mencari seekor kodok emas yang diminta oleh Genryuusai Yamamoto si Shoutaichou tercinta yang umurnya sudah ribuan taon. Kalau mereka ga dapet, mereka harus tinggal di hutan ampe tu kodok ketemu.

"Shou Taichou keterlaluan. Masa kita kudu nyari kodok, cari emas kek ato apa gitu yang bagusan dikit. Nama kita bisa tercemar"*emangnya aer?*sahut Ikkaku yang sudah nangkring di samping Yumichika yang sibuk memilin-milin rambutnya seperti mie instan yang siap direbus.

"kalo ga ya kamu kudu ngorbanin posisi kamu sebagai pejabat penting di divisi kamu sebelum itu, Zaraki taichou pasti akan mencincangmu jadi potongan dadu" cletuk Renji yang sibuk kasak-kusuk di semak-semak mencari hal yang sebenarnya ga ada, ato bisa dibilang mustahil*ya kale, mana ada kodok warna emas-adanya tuh belang-belang(eh)*.

"udahlah kalian berdua, cepet cari tu kodok, ni liat kulitku udah bencong-bencong ama nyamuk" rengek Yumichika.

"yang gua tau tuh adanya bentol-bentol. Maksa banget sih dasar banci!" hardik Ikkaku.

"apa lu bilang dasar Botak! Badan aja dikekerin, rambut ga pernah diurusin, pantesan ga numbuh-numbuh… tau ga setiap malem, gue kira di rumah kita tuh suka ada yang iseng nemplokin lampu taman yang bunder bangeeutsss" Yumichika membulatkan tangannya dengan wajah 'anak-imut-tak-berdosa'.

Sementara Ichigo yang dari tadi manggut-manggut dengerin suara kentut-eh –suara angin, hanya mensweatdrop saja melihat hardikan kedua pejabat Shinigami yang reputasinya kadang jeblok dan diinjak-injak bahkan oleh pimpinan mereka sendiri. Sungguh mengenaskan, kalau terbayang di dunianya semua anggota militer seperti ini, maka Jepang dinyatakan benar-benar dalam masa krisis. Pasti di setiap taon, seorang anggota tentara akan di PHK secara tidak hormat.

"hei, Ichigo ketemu ga?" Tanya Renji.

"ga, mana gua sempet nyari-nyari kodok warna emas… orang yang tadi diliat kuning semua" jawab Ichigo melirik samping sisinya yang di sana terdapat banyak 'TOKAI' alian 'TA1' alian 'PISANG GORENG TANPA KULIT' dan alias-alias lain yang tidak bisa disebutkan gara2 authornya mual dan eneg. Setelah melihat ke samping Ichigo, Renji merasa perutnya diobok-obok kayak lagunya Joshua, sayang yang diobok2 bukan yang ada ikannya.

Jadi setelah pasrah dengan pencarian nihil mereka, keempat sohib akrab bin biadab itu sudah berada di lokasi laen yang disana hanya da sebuah gua, gua misterius yang membuat bulu ketek bergoyang hebooh dan bulu kaki berdiri tegap maju jalan*paskibraka kaleee*

"gua apa ni? Katanya ada yang bilang kalo punya hati yang bersih kita bisa nyampe ke Arab" Ichigo menelaah seluruh informasi ga penting yang akhirnya malah membuat teman-temannya terhasut oleh hasutan setan-dewa kematian*Ichigo emang dewa kematian-dasar author kentir!*

"serius lu Ichigo! Masa kita yang dari dunia BLEACH ini bisa nyampe ke Arab!?" seru Renji takjub.

"eniwei, kalo udah nyampe sono mang kita mau ngapain? Liatin Onta ama kaktus?" sindir Yumichika.

"Paling UMROH…kita kan belum Haji, makanya kita harus bisa melaksanakan Haji bagi yang mampu" jawab Ikkaku*datenglah Pak UJE(Uztad Jeperi)-trus ditajong ama Kubo-sensei*

"ah lupain soal Arab, tuh liat ada yang bling-bling jangan2 kodok itu?" tunjuk Ikkaku.

"masuk nyook"

Ichigo melenggang pergi mendahului ketiga temannya yang juga turut ikut masuk ke Gua itu. Tanpa sadar dan tanpa ditanya oleh Petugas Sipir LP CIPINANG, Ichigo cs sudah berada di tempat laen yang bahkan mereka ga tau tempat apa itu.

LALUUU...

Di sana banyak asep, matahari makin panas, banyak kendaraan asing, juga manusia-manusia asing di sana. Tempat apa itu? Dimana mereka? Sekarang apa lagi yang harus menanti keempatnya. Tiba-tiba Ichigo menyadari kalau ternyata orang-orang di sektikar mereka tidak mengetahui keberadaan keempatnya-maklum mereka roh, jadi mereka bebas kemana-mana. Tapi mereka mendengar kalau orang-orang di lingkungan baru mereka memakai bahasa yang 180 derajat sangat berbeda.

"siapa mereka?" satu pertanyaan pertama muncul dari mulut Renji.

"ga tau.. mereka ngomong apa sih?" Tanya Ichigo balik.

Terus terang mereka keder dengan berbagai perubahan mendadak di sana, bahkan mereka menjumpai hal-hal aneh seperti pedagang asongan, kernet bus, gembel, ampe bences yang ternyata lebih-lebih parah dari Yumichika hampir membuat orang yang bersangkutan nyaris semaput.

"astaga… kenapa mereka berpenampilan sedeng seperti ituuu" Tanya Yumichika sok dramatis.

"lebih parah daripada kamu yaa?" sahut Ikkaku menahan geli. "apa!?" tegur Yumichika yang sudah siap membabat abis kepala kinclong bak pernis itu.

"kita musti cari tempat bertengger-eh maksudnya tempat untuk tinggal" Ichigo melaraskan pembicaraan bodoh teman-temannya. Sontak ketika itu, seorang pria berambut agak gondrong masih keturunan Jepang berhenti di depan Ichigo.

"….kenapa ni orang? Kan gue ga keliatan?" gumam Ichigo.

"kalian siapa?" Tanya cowok berbadan halus itu.

Ichigo melirik kanan-kiri karena tidak ada orang lain selain dia di hadapan cowok itu, "kamu bicara sama aku?"Tanya Ichigo menunjuk dirinya sendiri.

"iya lah masa yang laen?" tukasnya kesal.

"HAAAAAAAHH!"

kali ini Ichigo geger sendiri, sedangkan ketiga kawannya langsung ngibrit kea rah Ichigo.

"ada apa? Lu kemalingan?"

"lu lupa ganti celana dalem?"

"ato lu lupa bawa deodoran?"

"aaaadoooh, dodol! Gua ga apa-apa, Cuma kaget aja sama ni orang!" seru Ichigo menujuk cowok di depannya.

"jadii..kalian bukan orang sini? Habis pakaian kalian aneh, kayak orang mau ngelayat…" cetusnya.

"kamu juga lumayan bahasa Jepangnya, orang Jepang?" Tanya Renji.

"bukan, ya mbok saya orang Jepang, bapak saya asli Cibinong" jawabnya.

"oh ya kenalin dulu, dua Ichigo Kurosaki, dia Renji, ya agak ngondek tuh Yumichika, trus yang botak plontos tu Ikkaku"

"hei, bisa pake kata-kata yang ga nyindir dikit napa?" keluh Ikkaku dan Yumichika kompak,Ichigo pura-pura budeg.

"yaudah, daripada kalian diusir ama dukun, mending kalian numpang di rumah gue, nama gue Katsurai, panggil aja Katsu, tenang gue tinggal sendiri, toh kalian ga keliatan, tapi lama-lama pasti Nampak juga.. jadi daripada gentayangan ga jelas mending nangkring dulu di kampus gue…" jawab Katsurai.

"kampus apaan tuh?" Tanya Yumichika.

"perguruan tinggi, kalo mau cari kerja ya harus masuk kampus dulu…." Jawab Katsu.

"nee.. Katsu san, kau ambil bidang apa?" Tanya Ichigo penasaran, dia masih duduk di bangku SMP, jadi masih belum masuk ke sana.

"masuk ilmu sastra, otak gue lebih aktif di bahasa, kalo soal itung2an kayaknya gue kurang mampu….alias agak dong" jelas Katsura dengan lugas mengantar mereka ke arah sebuah kost2an kecil tapi nyaman di sebuah sudut kota.

"well… pertama kalian udah masuk ke dunia pararel kayaknya, di sini tuh INDONESIA, ini kota SEMARANG, kalian jelas ga bakal tahu apa-apa. Tapi yang jelas kalian sudah pindah dunia… memangnya kalian berasal dari mana sih?" Tanya Katsu.

"awalnya kita emang ada di Seireitei untuk nyari kodok emas, waktu mau ngejer ke dalem gua ternyata kita malah ngedeplok di sini…" jelas Renji.

"pantesan aja kalian pasti masuk ke dunia laen, sudahlah… yang penting kalian sementara di rumah gue dulu, ntar kita cari jawaban buat ngembaliin kalian ke rumah…" Katsu lalu mengambil beberapa pakeannya yang sudah tertata rapih.

Sementara Katsu sedang melakukan pemotretan Fotografi di Lawang sewu, Ichigo cs hanya bisa bersantai di dalam kamar ber AC itu. Mencoba mencari jawaban kebenaran ini… dan secepatnya kembali ke dunia mereka yang asli sebelum mereka divonis tidak bisa pulang.!

CHAPTER 2 UPDATE~~~~ nyan-nyaaann :3


akhirnya ffnc kedua updateee!

wwkwkwk apa jadinya para tokoh ini di seret pergi ke SEMARANG! ingat saudara2 SEMARANG!

seperti biasa tulung repiewnyaa yaaaa