Title : RISING STAR Chapter 20

Genre : Brothership

Rating : Fiction T

Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum.

Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.

Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.

Summary : PSP-mu perlu kusita? / "Konser kita yang sudah di ambang mata bisa diundur!" / "Kami akan baik-baik saja tanpamu." / "Aku sungguh minta maaf harus mengatakan semua ini." / "Bisakah hadiahnya sexy dance saja?"

.

.

"Kita akan konser, Kyuhyunnie… Kita akan mengadakan konser kita sendiri! KONSER SUPER JUNIOR!" seru Donghae dengan mata berbinar.

.

.

RISING STAR

Chapter 20

.

19 Desember 2007

Karena member yang lain sakitnya tidak kunjung sembuh, akhirnya manager hyung memperbolehkan mereka beristirahat. Acara Music Star hanya dihadiri oleh tiga vokalis utama yaitu Yesung, Ryeowook dan Kyuhyun, ditambah Shindong, Donghae dan Sungmin. Mereka berharap, dengan istirahat sehari, keadaan yang lain akan semakin membaik.

Setiba di dorm, mereka semua langsung beristirahat karena kesibukan akan mulai padat lagi besok. Sungmin mengangsurkan segelas ginseng ketika Kyuhyun selesai mandi dan berganti baju tidur. Ia tertawa ketika melihat Kyuhyun tersenyum sendiri sambil memandang kalender duduk di mejanya.

"Waeyo, Kyuhyunnie?"

"Rasanya tidak sabar menunggu Februari tahun depan. Kita akan mengadakan konser sendiri, Sungmin hyung!" seru Kyuhyun dengan mata berbinar. "Selesai akhir tahun kita akan memulai persiapannya."

"Tentu. Konser sendiri bukan sesuatu yang main-main. Kita harus tampil semaksimal mungkin."

"Aku akan belajar dari Changmin-ah. Dia sudah pengalaman menjalani konser."

"Jangan terlalu bersemangat!" tegur Sungmin. "Kau selalu lupa batas jika bersemangat begitu."

"Kali ini tidak. Aku akan hati-hati." Kyuhyun melompat ke atas tempat tidur. "Tidak lucu jika saat konser pertama Super Junior aku tidak ikut."

Sungmin lagi-lagi tertawa melihat mimik Kyuhyun yang menurutnya sangat lucu. Di depan kamera, Kyuhyun sangat jarang memperlihatkan mimik lucunya. Ia selalu berusaha tampil se-cool mungkin, hingga membuat hyungdeul yang tahu betapa manjanya dia, menjadi geleng-geleng kepala.

"Besok kita akan perform di M!Countdown. Kau sudah siap berduet dengan Kyunghoon sshi?" tanya Sungmin sambil menunggu Kyuhyun meminum habis ginsengnya.

"Sudah. Sungmin hyung kan selalu menemaniku latihan berduet," kata Kyuhyun sambil mengeluarkan evil smirk-nya. "Aku juga sudah siap untuk besok."

"Maksudmu?"

"Yang kita rundingkan bersama waktu Inkigayo kemarin, Sungmin hyung ingat?"

"Ah!" Sungmin mengukir senyum lebar. "Berarti besok acara kita padat. Kalau begitu, lebih baik kita tidur lebih cepat. PSP-mu perlu kusita?"

"Aniyo, aku sudah capek dan mengantuk. Besok pagi saja aku bermain PSP."

"Bagus." Sungmin beranjak tidur. Namun ia baru benar-benar tertidur setelah memastikan Kyuhyun sudah tertidur, bukan berkencan dengan PSP nya.

.

.

20 Desember 2007

Super Junior tampil menyanyikan Marry U di acara M!Countdown dengan formasi lengkap. Kemudian, di acara yang sama, Kyuhyun berduet dengan Min Kyunghoon menyanyikan lagu Miduhyo (I Believe). Hyungdeul memperhatikan sang magnae dengan was-was, namun semua berjalan dengan lancar.

Ketika Kyuhyun kembali ke ruang ganti, mereka segera bersiap-siap untuk pulang. Ia pun bergegas mengganti pakaiannya.

"Kalian istirahatlah di dorm, nanti kami menyusul ke acara makan malam," kata Leeteuk yang sudah berganti pakaian mengenakan jaket tebal dan masker. Sakit flu yang dideritanya belum membaik, bahkan ia terkadang terbatuk-batuk.

Member SuJu selain Leeteuk, Eunhyuk dan Ryeowook yang menjadi bintang tamu di SUKIRA, segera pulang ke dorm untuk beristirahat sekitar 1 jam. Setelah ini mereka akan mengadakan makan malam bersama untuk merayakan rencana konser mereka Februari tahun depan. Donghae mampir sebentar ke SUKIRA sebelum menyusul ke dorm.

.

Satu jam kemudian, semua member kecuali yang sedang bertugas di SUKIRA, sudah berkumpul di rumah makan yang ditentukan. Manager hyung memesan ruang VIP yang sangat terjaga privacy-nya. Ruangan itu dipenuhi sebuah meja besar dan panjang, dengan 16 buah kursi.

Manager hyung duduk di kepala meja yang berada paling dekat pintu. Di sisi kirinya, duduk Siwon, Donghae, dua bangku kosong, lalu Yesung, Hankyung dan Kyuhyun. Di sisi kanan meja, yang duduk di dekat manager hyung adalah Heechul, sebuah kursi kosong, Shindong, Kangin, Sungmin, Kibum, dan sebuah kursi kosong lagi. Kursi yang berada di kepala meja paling dalam tidak diduduki siapa pun.

Meski ruangan itu luas, karena meja yang besar dan panjang, mereka harus berjalan satu persatu di dalam ruangan tersebut. Makanan dan minuman sudah terhidang di meja yang dilapisi taplak merah bernuansa Natal. Karena Leeteuk, Ryeowook dan Eunhyuk tidak kunjung datang, mereka mulai makan dengan pelan sambil menunggu ketiga namja itu.

Leeteuk, Eunhyuk dan Ryeowook akhirnya tiba. Ketiganya memandang ke sekeliling. Ruangan yang penuh orang itu terasa sangat hening. Semua makan dengan diam, bahkan beberapa tampak suram. Sama sekali bukan seperti sebuah perayaan.

"Leeteuk sshi, kau duduk di sini," kata Manager hyung menunjuk kursi yang berada di sebelah Heechul. "Eunhyuk sshi dan Ryeowook sshi duduklah di sana."

Eunhyuk dan Ryeowook berjalan memutari meja. Eunhyuk duduk di sebelah Donghae sedangkan Ryeowook duduk di sebelah Yesung. Eunhyuk memandang heran sahabatnya yang menangkupkan kedua tangannya ke muka dengan wajah sangat sedih.

"Waeyo, hyung?" Ryeowook berbisik kepada Yesung. Hyungnya hanya terdiam sambil menggelengkan kepala. Wajahnya sama suramnya dengan member Super Junior yang lain.

"Shindong sshi, ceritakan kepada kami apa yang kau yang lakukan sebelum datang kemari tadi," kata Manager hyung dengan nada sedikit kesal.

Belum sempat Shindong membuka mulutnya, pintu terbuka. Seorang Manager yang mereka kenal sebagai salah satu manager utama, memasuki ruangan. Mereka jarang sekali bertemu muka dengan namja itu. Hanya artis-artis besar yang bertemu dengannya. Semua segera berdiri memberi hormat dari tempatnya masing-masing meski tidak bersamaan.

Mengapa manager utama hadir? Eunhyuk merasa was-was. Ryeowook juga merasakan hal yang sama. Manager utama itu memberi kode agar mereka kembali duduk. Dia sendiri mengambil tempat di sebelah Kibum.

"Shindong sshi!" panggilnya dengan suara berwibawa.

Shindong berdiri dan mendekat. Ia duduk di kepala meja yang kosong. Kepalanya tertunduk saat sang manager utama berbicara dengannya. Keduanya tampak sangat serius. Sang manager utama kemudian berdiri diikuti oleh Shindong.

"Kami akan keluar sebentar, ada yang perlu kami bicarakan!"

Semua memandang keduanya dengan diam. Tidak ada yang berbicara saat melanjutkan makan. Suasana semakin tidak nyaman. Makanan lezat yang terhidang sama sekali tidak mengundang selera mereka.

"Ayo, makan Jangpon dan Jjangmyeon saja!"

"Aku ingin pulang!"

"Bagaimana bisa kita pesan makanan dan pergi begitu saja?"

"Mengapa manager utama datang ke sini?"

"Ne. Seharusnya ini perayaan kita saja, bukan?"

Leeteuk yang masih flu berat, hanya terduduk sambil sesekali terbatuk. Kangin menuang sebotol minuman ke dalam gelasnya.

Belum ada yang menjawab ketika Shindong kembali masuk dan duduk di antara Kangin dan Leeteuk. Shindong tertunduk sedih. Ia mengusap air mata yang jatuh, namun air mata itu terus saja mengalir. Akhirnya Shindong menaruh kedua siku tangannya di meja. Kedua telapak tangannya menutupi wajahnya yang basah oleh air mata.

"Ada sesuatu yang akan Shindong sshi katakan," kata sang manager utama sambil kembali ke tempat duduknya.

Ryeowook bertanya-tanya apa yang dikatakan oleh sang manager utama sehingga Shindong menangis seperti itu. Eunhyuk juga heran karena Shindong tidak kunjung membuka mulutnya.

"Apa yang dikatakan manager utama?"

"Apa yang terjadi?"

"Mengapa Shindong hyung tidak menjawab?"

Celetukan dari member Super Junior lain pun terdengar.

Setelah agak tenang, Shindong menarik nafas dalam-dalam.

"Karena bekerja sama di EHB, kita menjadi kenal dengan Shin Dong Yup hyung kan? Aku sudah menjalin hubungan dekat dengannya. Ia berbicara dengan pihak SM bahwa ia menginginkanku untuk pindah ke managemennya."

"Hanya kau sendirian, hyung?" tanya Eunhyuk terkejut.

"Ini bukan seperti itu… Ini…" Shindong tidak tahu harus memulai dari mana.

"Shindong hyung sendiri saja?"

"Maksudmu, kau sendirian meninggalkan Super Junior?"

"Shindong-ah bukan orang yang tidak bertanggung-jawab!"

"Ne. Dia pasti merasa bersalah."

Mendengar celetukan para member, Shindong benar-benar menangis.

"Jeongmal mianhe," isak Shindong, membuat semua terkejut.

Ryeowook dan Eunhyuk sampai tidak tahu harus berkata apa.

"Kau akan pergi?" tanya Kangin dengan nada dingin. "Lalu bagaimana dengan kami?"

"Kita biarkan Shindong-ah mendapat karir yang lebih baik…."

Yesung mengepalkan kedua tangan di depan wajahnya, mendengarkan dengan serius. Ia sesekali menarik nafas berat.

"Itu bukan untuk sekarang."

"Seandainya dia pergi, kita akan mempunyai masalah." Kangin mengingatkan member yang lain. Mereka tampaknya terpecah menjadi dua pendapat. "Konser kita yang sudah di ambang mata bisa diundur!"

Semua terdiam mendengarkan. Kenyataan itu sungguh mengerikan. Konser yang mereka idamkan dan raih dengan susah payah akan tertunda, bahkan mungkin terancam batal dengan semua kejadian ini.

"Apakah kau masih ingin pergi meninggalkan kami, seandainya kamu tahu bahwa ini yang akan terjadi?" Kangin menegur Shindong. "Tidakkah kamu tahu bagaimana perasaan kami?"

Shindong hanya terdiam sambil terus meneteskan air mata.

"Hari ini kita berkumpul untuk merayakan konser kita yang sudah depan mata dan kamu masih ingin pergi?!" Kangin kembali menyerang Shindong yang duduk di sebelahnya.

"Aku tidak berpikir begitu. Ini pasti salah paham!" kata Eunhyuk tak percaya.

"Apa maksudmu?"

""Apa yang akan kau pikir seandainya itu adalah kamu?"

"Seandainya itu adalah aku… Aku…" Eunhyuk memegang kepalanya dengan frustasi. "Tentu saja akan lebih baik seandainya kita semua bersama…"

Ryeowook menutup mulutnya dengan tangan, mencoba menahan perasaan sesak yang keluar. Sama sekali ia tak menyangka akan ada kejadian seperti ini.

"Meski pun aku sepertinya egois, tetapi ini tawaran yang sangat baik," kata Shindong sambil menangis.

Kangin terpekur dengan kedua tangan bersatu di depan wajahnya yang tegang.

"Tawaran yang seperti apa?" tanya Kangin mencoba menahan diri.

"Aku akan ceritakan kepada kalian." Shindong akhirnya angkat bicara. "Mereka membiarkanku mengambil alih acara Shin Dong Yup hyung yang berjudul 'True or False'. Sesudah aku mengambil alihnya, aku dapat pertunjukkan lain bersama Shin Dong Yup hyung."

"Aku dapat melakukan berbagai pertunjukkan bersama Shin Dong Yup hyung. Menjadi MC bersama Shin Dong Yup hyung di pertunjukan lainnya. Ini sungguh-sungguh penawaran yang sangat bagus. Aku tahu ini sangat bagus untukku."

Semua terdiam. Mereka tahu bahwa bisa bekerja bersama Shin Dong Yup adalah impian semua MC di Korea saat ini.

"Maaf aku menyela," kata Kangin. "Sebenarnya aku juga mendapat tawaran minggu lalu. Mereka memintaku bergabung dengan mereka. Tetapi aku menolaknya. Itu berarti kau adalah seorang pengkhianat!"

"Tetapi ini bagus untuk karir Shindong!" seru Heechul. Ia tak terima mendengar kata-kata tajam Kangin.

"Seandainya dia pergi, konser kita akan ditunda!" Kangin memberi alasan.

"Kita semua punya aktivitas pribadi," kata Heechul. " Mengapa Shindong tidak boleh?"

"Mana bisa disamakan?" Kangin mulai kesal.

"Mengapa tidak?" Heechul pun tidak kalah kesal.

"Karena dia harus meninggalkan SM!"

Situasi memanas. Kedua namja berperangai keras itu saling melontarkan pandangan marah. Leeteuk yang berada di tengah mereka, hanya terdiam mendengarkan sambil sesekali terbatuk.

"Jadi mengapa? SM saja menyetujuinya. Apa yang bisa kita katakan?"

Kata-kata Heechul membuat wajah yang lain menjadi suram. Dari sikap manager utama dan manager hyung, sepertinya pihak SM sudah setuju melepas Shindong.

"Baik, aku akan menerimanya!" Kangin benar-benar marah sekarang. "Aku tidak ingin melakukan apapun lagi tentang hal ini!"

"Bagus, jangan lakukan apapun! Jadi kita sudah sepakat bukan?!" Heechul menekankan kalimat terakhirnya.

Kangin bangkit dari kursi dengan geram.

Heechul bergumam kesal. "Tidak baik memintanya tidak meninggalkan kita, hanya supaya Super Junior bisa mengadakan konser."

"Kangin hyung tidak bilang dia tidak akan membiarkan Shindong hyung pergi," kata Eunhyuk mencoba mendinginkan suasana.

"Sesungguhnya buatku, kita adalah satu keluarga. Dan aku pikir kita semua lebih seperti hyung dan dongsaeng daripada member. Aku mengatakan ini dari dalam hati, aku bisa merasakannya." Eunhyuk mencoba tersenyum. "Mengapa aku tidak mengatakan 'hyung, lakukan apa yang kau suka'…. Ini karena kupikir hubungan kita akan menjadi bahan pertimbangan. "

"Aku berharap, Shindong hyung akan berpikir bagaimana rasanya jika hyungdeul dan dongsaengdul meninggalkannya. Mungkin akhirnya ia akan berpikir untuk tidak meninggalkan kita." Eunhyuk menatap Shindong yang masih terdiam dengan mata penuh harap.

Heechul bergumam marah mendengar kata-kata Eunhyuk.

"Ah, hyung!" seru Shindong kepada Heechul. "Tolong hentikan ini!"

Kangin kembali duduk. "Ne, Heechul hyung, kau seharusnya berhenti berpura-pura cerdas."

"Kangin hyung!" kali ini Shindong menegur Kangin. "Kalian berdua bisa membuat keributan!"

"Silahkan kau pergi!" kata Heechul dingin kepada Shindong. Ia tidak menatap sama sekali, justru mengambil lauk dengan sumpit. Namun wajahnya sangat keruh. "Kami akan baik-baik saja tanpamu."

"Kalau begitu kau yang pergi!" kata Kangin berang.

"Kau yang pergi!" Heechul tiba-tiba melemparkan sumpitnya kepada Kangin. Ia paling tidak suka ada dongsaeng yang bersikap tidak sopan padanya.

"Heechul hyung, jangan seperti ini!" Donghae terkejut.

"Tolong hentikan, apa-apaan ini?" tanya Shindong. "Aku hanya ingin mengatakan kebenarannya!"

"Siapa yang sungguh-sungguh peduli padaku sebelumnya?" Shindong ikut menjadi marah. Ia menunjuk Eunhyuk yang masih tertegun melihat tindakan Heechul tadi. "Bagaimana kamu bisa bilang kita adalah sebuah keluarga jika kamu tidak peduli?"

"Apa yang hyung maksud sebenarnya?" Eunhyuk kebingungan.

"Apapun! Katakan saja terus terang!' tantang Shindong.

"Kapan aku tidak peduli padamu?" tanya Eunhyuk mencoba bersabar.

"Kau mau bilang, kau peduli padaku tentang apa?"

"Hyung, bagaimana kau bisa berkata begitu?" Eunhyuk terpukul.

Shindong mendengus. "Berhenti mengatakan kita adalah hyung dan dongsaeng. Katakan saja yang sebenarnya!"

Kyuhyun tertunduk mendengarkan semua itu. Hankyung yang duduk di sebelahnya pun terdiam.

"Seandainya aku tidak mempedulikanmu…. Biarkan aku memberi contoh…." Eunhyuk menarik nafas. Wajahnya sudah memerah. "Setiap kali kita membuat album, setengah bagian rap ku akan aku berikan kepadamu. Karena aku ingin melakukannya bersamamu, hyung. Ini sebuah contoh kecil, tetapi…."

"Mengapa? Apakah kau melakukan itu karena kasihan?" Shindong justru menjadi kesal.

"Kapan aku mengatakan itu adalah sebuah rasa kasihan?" Mata Eunhyuk mulai basah oleh air mata. Ryeowook tertunduk. "Aku tidak pernah berpikir itu karena kasihan…"

Eunhyuk kini benar-benar menangis.

"Tetapi kamu terlihat seperti menyesalinya," cetus Shindong.

Eunhyuk meremas kepalanya yang mendadak terasa sakit.

"Aku sungguh-sungguh tidak menyesalinya satu kali pun!" tangisnya bertambah keras. "Apa yang dapat aku katakan agar hyung mengerti?"

"Untuk apa kalian pikir kita duduk bersama di sini?" tanya Eunhyuk kepada semua yang lain. "Karena kita satu keluarga! Itulah mengapa kita ada di sini untuk membahas ini!"

"Manajer hyung tahu, ketika aku mendapat tawaran serupa dari yang lain, aku katakan aku pasti tidak akan menerimanya." Eunhyuk kembali menangis sambil memandang manager hyung yang hanya terdiam.

Manager hyung menepuk bahu Heechul. Keduanya kemudian meninggalkan ruangan. Eunhyuk bertambah shock melihat hal itu. Ia sungguh tak menyangka, makan malam yang seharusnya sebuah perayaan, berubah menyedihkan seperti ini.

"Ini sungguh lucu, kita ingin sebuah kebersamaan…dan… dan…"

"Ryeowookie, kau ingin mengatakan sesuatu?" tanya Shindong memotong ucapan Eunhyuk. "Wookie, katakan sesuatu, pernahkah kau merasa egois sebelumnya?"

"PERNAH ATAU TIDAK?" desak Shindong karena Ryeowook tidak juga menjawab. "Untuk jujur kepada kalian, aku sudah menahan perasaanku. Tapi aku bersedia menanggung tanggapan apapun meski ini berat."

Tiba-tiba dari ujung meja terdengar suara isakan.

"Mianhe, aku harus mengatakan ini…." Magnae mereka, Kyuhyun, terisak di kursinya dengan air mata membasahi wajahnya yang pucat.

"Sebenarnya, tubuhku belum sepenuhnya baik... Aku tahu, kita semua mengalami saat yang melelahkan, tetapi kenapa seperti ini?" Kyuhyun mencoba menghapus air matanya yang tidak tertahan lagi.

"Aku sungguh ingin bekerja bersama hyungdeul dan karena itu menahan semua lukaku yang masih terasa sakit setiap perform…"

Kyuhyun tidak pernah sekali pun mengakui rasa sakit yang ia tahan setiap bernyanyi, meski pun mereka semua tahu dari pesan yang disampaikan Uisa. Tetapi kali ini, Kyuhyun meminta maaf karena harus berterus terang akan kenyataan yang ia tanggung setiap harinya.

Hal itu membuat semua member Super Junior yang selama ini berpura-pura tidak tahu, menjadi berlinang air mata. Ryeowook yang sedari tadi menahan diri, akhirnya tak bisa bertahan lagi. Ia mengambil tissue dan menghapus air matanya.

"Keadaan ini benar-benar berat untukku," isak Kyuhyun dengan keras. "Mengapa hyungdeul hanya memikirkan diri sendiri, bukan berpikir tentang satu sama lain?"

Kyuhyun mencoba menarik nafas. "Mungkin memang ada member yang tidak berpikir begitu… Tetapi kita seharusnya tidak menjadi seperti ini…"

Kyuhyun mengatupkan tangannya ke mulut untuk menahan tangis. Sungmin bergegas bangkit dari duduknya dan menghampiri dongsaeng terkecilnya.

"Aku sungguh minta maaf harus mengatakan semua ini," isak Kyuhyun di pelukan Sungmin. Sungmin mengelus punggung Kyuhyun dengan lembut. Ia tahu, sangat sulit untuk Kyuhyun mengatakan hal itu secara terang-terangan. Selama ini Kyuhyun tidak pernah mau membuka dirinya.

"Apakah kita akan berakhir seperti ini?" tanya Kangin dengan sedih. "Bahkan sebelum konser pertama kita dimulai…."

Sungmin melepaskan Kyuhyun yang diam-diam meremas tangannya pelan, untuk berpindah ke Ryeowook yang tengah menangis di pelukan Yesung. Kyuhyun sendiri melanjutkan tangisnya. Ia menelungkup di meja dengan bahu berguncang keras. Suara isakannya membuat semua yang di sana menghapus air mata masing-masing yang mendesak keluar.

Sungmin memeluk Ryeowook dari belakang erat-erat.

"Jangan berkata begitu!"

"Kita tidak akan berakhir"

"Ne. Mengapa harus berakhir?"

"Seharusnya kita tidak menjadi begini."

"Apa yang salah?"

"Akan kah kita satu per satu pergi seperti ini?"

Eunhyuk dan Ryeowook semakin menangis mendengar komentar member yang lain. Heechul yang kembali masuk, tidak berbicara sepatah kata pun.

Kangin menghela nafas berat. "Seandainya Shindong-ah meminta maaf pada kita sekarang, dan mengatakan ia hanya bermimpi…. "

Mendengar kata-kata Kangin yang melembut, Shindong memeluk Kangin dengan erat. Diam-diam ia memberi kode kepada kru EHB bahwa misi untuk memancing Eunhyuk dan Ryeowook menangis berhasil. Shindong melepaskan pelukannya dan tertawa.

Eunhyuk dan Ryeowook memandangnya kebingungan. Shindong masih tertawa, diikuti oleh Kangin. Heechul dan Leeteuk tersenyum. Sungmin dan Yesung pun melepaskan pelukannya sambil tertawa keras. Member yang lain melakukan hal serupa, termasuk Kyuhyun yang sudah mengangkat kepalanya kembali sambil tersenyum lebar.

Ryeowook yang mulai tersadar, mengatupkan mulutnya menahan senyum.

"Mwo?" Hanya Eunhyuk masih kebingungan. Ia menatap yang lain dengan wajah melongo.

"Whoooi!" Siwon berdiri sambil berseru memanggil. Semua kru EHB yang meliput dengan kamera tersembunyi di seluruh penjuru ruangan pun muncul,

"Ah, tadi sungguh masa-masa sulit. Aku pikir kita tidak akan berhasil dengan Wookie," kata Shindong lega sambil memandang sang magnae. "Untung Kyuhyunnie bisa memancing air matanya dengan cepat."

Member yang lain tersenyum mengiyakan.

"Biar pun aku tahu dia berbohong, aku tidak bisa tidak menangis mendengarnya," kata Kibum sambil memandang Kyuhyun yang duduk di seberangnya dengan kagum.

"Aku belajar darimu, Kibum hyung," kata Kyuhyun sambil mengangguk hormat kepada guru aktingnya.

Donghae dan Siwon tertawa sambil memeluk Eunhyuk yang kembali menangis. Yesung memeluk Ryeowook sambil tertawa lebar. Sungmin dan Hankyung juga memeluk Ryeowook. Kyuhyun memandang mereka semua sambil tersenyum.

.

Malam itu, semua member duduk di lantai dapur dorm lantai 11 dalam lingkaran kecil. Ada yang saling bersandar pada bahu yang lain, ada yang hanya berpegangan tangan. Tak ada satu pun lampu yang menyala. Mereka semua mencoba menilik apa yang baru saja mereka alami tadi, meski pun itu hanya sebuah lelucon. Tapi semua merasa berpikir ulang tentang arti kebersamaan mereka.

Kangin diam-diam menyesali wataknya yang sering kehilangan kendali. Heechul meresapi perasaan Eunhyuk terhadap member yang lain. Leeteuk tersentuh dengan semua kata-kata dongsaengnya di acara makan malam tadi. Eunhyuk, meski pun tahu wawancara award yang ia lakukan ketika Inkigayo ternyata palsu, tidak menyesalinya sama sekali.

"Bahkan jika semua penghargaan yang kita terima adalah palsu, kita akan baik-baik saja." Eunhyuk tersenyum.

"Ne, asal yang benar adalah kita semua masih bersama-sama." Donghae memeluk sahabatnya dengan haru.

"Dari sekarang sampai selamanya, kita tidak boleh membiarkan ini terjadi di masa depan." Kangin mengangguk.

"Kalau pun kita tidak bisa menghindarinya, hati kita tidak pernah harus berpisah." Heechul menatap Hankyung. Ia merasa sedikit cemas. Hankyung tersenyum menenangkan.

"Kita sekarang tahu betapa berharganya kita satu sama lain." Siwon memeluk bahu Kyuhyun dan Ryeowook yang berada di dekatnya.

"Semoga semua kesedihan yang terjadi pada tahun 2007 akan berlalu bersama semua air mata tadi." Yesung ikut bicara.

"Ne. Semoga kita menyambut 2008 dengan kesehatan yang lebih baik dan prestasi yang lebih baik." Leeteuk tersenyum bahagia.

"Dan Kyuhyunnie, kami senang akhirnya kau mengatakan dengan mulutmu sendiri kepada kami, meski itu untuk tujuan menyukseskan EHB," goda Sungmin.

"Ne, meski pun kami sudah tahu betapa kau merasa sakit setiap bernyanyi, tapi mendengar kau mengaku sendiri, itu sungguh berbeda." Ryeowook tersenyum.

"Semoga mulai sekarang, kau mau lebih terbuka terhadap kami," kata Shindong kepada Kyuhyun. "Begitu pula dengan member yang lain. Kita harus berjanji untuk berbagi beban, arrachi?"

Hankyung dan Kibum hanya terpekur mendengar nasihat itu. Sementara beberapa member yang lain langsung mengiyakan dengan keras.

"Bisakah aku tidak berjanji untuk hal ini, hyungdeul?" tanya Kyuhyun dengan wajah memerah. "Aku malu sekali mengatakan hal seperti tadi. Aku sampai benar-benar menangis karena malu."

"Aish! Jadi kau menangis karena malu?" protes Eunhyuk dan Ryeowook.

"Benarkah? Padahal aku juga menangis mendengar kata-kata Kyuhyunnie." Donghae mengerutkan keningnya.

"Ne, meski pun aku tahu itu semua pura-pura, tetapi begitu dia bicara, aku benar2 sedih." Shindong tergelak.

Mereka semua tertawa. Semalaman mereka menghabiskan waktu dengan mengobrol dari hati ke hati. Benar-benar sepanjang malam. Mereka baru tertidur saat menjelang subuh. Semua tergeletak di lantai sampai manager hyung datang dan membangunkan mereka semua.

Meski kurang tidur, semua merasa gembira.

Pagi itu mereka menjalani syuting EHB yang sebenarnya. Kibum membuktikan kehandalannya memunculkan air mata hanya dengan waktu singkat, membuat yang lain terkagum-kagum.

Donghae beradu akting dengan seorang yeoja. Awalnya semua sangat kagum dengan namja itu. Dia sangat menghayati perannya meski mereka berakting tanpa teks. Namun saat semua sedang terpesona dengan kisah seorang yeoja yang memutuskan namja chingunya karena ia akan kehilangan ingatan, Donghae menghardik gadis itu.

"Siapa yang menyuruhmu menelan penghapus?!"

Sang yeoja butuh beberapa detik untuk memahami kalimat itu. Member Super Junior yang lain dan sang MC langsung menyerbu Donghae yang merusak suasana sedih tadi. Hanya Leeteuk dan Kyuhyun yang tertawa sambil duduk diam melihat semua ulah mereka.

Giliran akting selanjutnya adalah Eunhyuk. Namja itu tampak panik, membuat Kibum tersenyum dan Sungmin tertawa sampai membungkukkan badan. Saat ia mulai, Heechul memberi kode yang lain agar menggoda Eunhyuk.

Melihat akting Eunhyuk yang kaku, Kyuhyun sampai menutupi wajahnya dengan tangan untuk menahan tawa. Eunhyuk yang tadinya tidak berhasil beradu akting, justru tersulut emosinya karena ulah member yang lain, dikarenakan sang yeoja pura-pura memarahinya akibat semua gangguan yang muncul.

Namun kembali member Super Junior gagal meneteskan air mata dengan cara beradu akting sedih. Mereka sepertinya terlatih mengubah suasana sedih menjadi gelak tawa. Tapi tidak ada yang merasa kesal karena kegagalan itu.

Acara berlanjut dengan beberapa percobaan tentang air mata, lalu ditutup dengan pemutaran rekaman makan malam kemarin. Beberapa member termasuk Kangin kembali terharu melihatnya. Dalam hati, mereka bersyukur semua itu bukanlah kenyataan.

.

Selepas dari EHB, mereka makan siang bersama, lalu langsung menuju studio tempat STAR KING special Natal diadakan. Di acara itu mereka satu per satu diminta melakukan dance bebas dengan gaya masing-masing. Kangin dan Heechul melakukan duet dance yang mengundang tepukan riuh para penonton.

.

Hari itu Leeteuk benar-benar merasa seperti mengasuh 12 anak. Meski jam tidur tadi malam berkurang, semuanya seperti memiliki semangat yang sangat besar hari itu. Di mana pun mereka berada, suasana menjadi riuh.

"Ayo, cepat! Cuma ada waktu 30 menit untuk mandi!" seru Leeteuk begitu mereka tiba di dorm. Ketiga belas namja itu langsung menghambur ke kamar mandi. Kibum, Siwon dan Kangin ikut ke dorm karena tidak ada waktu untuk pulang.

Terjadi sedikit perebutan giliran, pinjam meminjam shampoo, gedoran pintu, dan pencarian kostum yang terlempar entah ke mana. Seperti biasa, Donghae selalu kehilangan dan menghilangkan barang.

Leeteuk hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat ulah dongsaengdul-nya. Mereka naik ke dalam mobil sambil merapihkan kostum yang belum pada tempatnya. Rupanya empat buah kamar mandi di dua lantai yang berbeda tetap merepotkan jika waktu sangat sempit.

.

Karena ketatnya waktu yang Leeteuk berikan tadi, mereka tiba di KBS tanpa terlambat. Bahkan sedikit terlalu cepat. Kyuhyun menatap dekor panggung kecil itu dengan takjub. Meski yang di M!Countdown lebih besar dan megah dari panggung kecil ini, ia menyukai nuansa pohon natal dan lampu serta salju yang terpampang dengan artistik di depannya. Lengkap dengan beruang salju dan bola-bola salju.

Ia tidak menyadari hyungdeulnya saling menyikut melihat ia memandangi panggung dengan seksama. Seandainya itu di dorm, mereka bisa memastikan Kyuhyun sudah melonjak sambil berteriak kegirangan. Di sini, hanya matanya yang melebar dan menatap dengan takjub, seperti bocah kecil yang bertemu mainan kesukaannya.

"Hyungdeul…" Kyuhyun mendekat sambil tersenyum lebar. "Sebentar lagi hari Natal. Aku akan mengantung celana panjang di depan pintu kamar. Jadi kalian bisa memasukkan hadiah untukku di sana yach!"

"MWO?" Mata kedua belas namja di depannya melebar.

Namun melihat wajah Kyuhyun yang sangat bahagia, lengkap dengan matanya yang berbinar dan senyum kekanak-kanakannya, membuat mereka hanya bisa menelan semua kata-kata yang akan terlontar. Heechul bahkan mengangguk pasrah, tidak berani merusak moment langka di hadapannya.

Melihat tidak ada yang menolak, wajah Kyuhyun semakin tampak gembira. Kalau saja di dorm, ia pasti sudah memeluk hyungdeulnya satu per satu. Tapi Kyuhyun hanya memberikan senyumnya yang paling manis sebagai ucapan terima kasih sebelum berlalu.

"Aish! Dia benar-benar setan kecil," desis Heechul.

"Ne. Kita dibuat tidak berkutik." Donghae tersenyum lebar.

"Bisakah hadiahnya sexy dance saja?" tanya Eunhyuk yang langsung disambut death glare dari member lain.

"Jangan membuat setan kecil kita menjadi semakin membahayakan," kata Leeteuk.

"Kau akan memberi apa, Teuki hyung?" goda Shindong.

"Hmm… mungkin sebuah boneka salju? Kita akan menginap untuk main sky, bukan? Aku akan membuatkan satu untuk Kyuhyunnie."

"Dasar pelit!" seru Kangin, namun dengan mulut tersenyum. "Dia tahu jenis-jenis wine. Aku akan…"

"Kangin-ah," tegur Leeteuk, membuat Kangin meringis.

"Ide bagus. Kangin menyumbang wine, aku akan menghadiahi Kyuhyun cara meracik. Aku menguasai beberapa cara mencampur," kata Sungmin bangga.

Leeteuk hanya bisa mengeluh keras.

"Aku akan memberinya kursus drama gratis kalau begitu," celetuk Kibum.

"Aku rasa dia juga perlu beberapa jurus bela diri. Minimal dia bisa mematahkan tangan orang yang menyerangnya dari depan atau belakang." Hankyung terkagum dengan idenya.

"Hyung, jangan mengajari Kyuhyunnie berkelahi." Siwon menolak. "Aku akan mengantarnya ke pesta Natal saja…."

"Kalau Kibum kursus drama, berarti aku bisa memberinya latihan menyanyi." Yesung tersenyum puas.

"Aku akan mengajarinya cara meng-aransemen lagu," kata Ryeowook.

"Aku akan mengajarinya cara mendekati yeoja." Hadiah Donghae mengundang penolakan dari yang lain.

"Aku…hadiahku apa ya?" Heechul sibuk berpikir.

"Apapun boleh, hyung, asal jangan membuatnya menjadi setan sungguhan," cetus Siwon sambil tersenyum menampakkan lesung pipinya.

"Kenapa hadiah kita gratis semua?" Ryeowook tersadar. "Apa kita ketularan penyakit pelitnya Teuki hyung dan Eunhyuk hyung?"

Belum sempat semua memarahi Ryeowook, Kyuhyun mendekat masih dengan senyum manisnya. "Ah! Aku lupa. Ini daftar hadiahnya. Kali ini sungguhan, hyungdeul. Silahkan kalian pilih sendiri."

Semua membaca isi kertas itu dengan mata melebar. Namun tak ada yang bisa berkata-kata karena Kyuhyun tetap memasang wajah innocent-nya. Ketika sang magnae kembali menjauh, kedua belas namja itu mengeluh dengan keras.

Artis lain yang diam-diam memperhatikan tingkah laku mereka yang selalu menyolok, tersenyum-senyum sendiri. Beberapa merasa kasihan melihat nasib para hyungdeul yang tak berkutik di hadapan sang magnae.

"Kenapa tidak ada yang memberi pelajaran kepada magnae mereka?" tanya salah seorang artis pengisi acara kepada rekan se-grupnya. "Aku lihat, magnae mereka justru imut dan terlihat lemah begitu. Beda dengan sosok beberapa dari mereka yang tampak garang."

"Kau mau mencoba seminggu menukar magnae kita?" goda sang leader. "Aku jamin, kau akan tahu sendiri akibatnya."

"Ne, aku sering dengar cerita tentang evil magnae Super Junior." Anggota lainnya tertawa.

Artis yang pertama kali berbicara menjadi shock. Ia memandang sosok Kyuhyun yang tengah tersenyum melihat pohon Natal dari deretan lampu berwarna merah dengan takjub.

Di KBS, Super Junior membawakan Marry U. Mereka juga bergabung dengan SNSD, Wonder Girls, BIGBANG, 2PM dan lainnya menyanyikan rangkaian lagu Natal sebagi penutup acara.

Malam sudah larut ketika mereka semua kembali ke dorm untuk beristirahat.

.

.

22 Desember 2007

Petinggi SM baru saja masuk ke ruangannya pagi itu ketika melihat sepucuk surat di atas mejanya. Berbeda dengan surat yang biasa ia terima, surat itu bersampul merah maroon. Ia mencoba mengira-ngira siapa pengirimnya, karena tidak ada nama pengirim yang tertera. Sepertinya surat itu diantar langsung oleh seorang kurir.

Ia pun duduk dan membuka amplop itu dengan hati-hati. Ternyata sebuah kartu Natal.

Ia pun membaca tulisan di dalamnya.

Kau telah mencuri milikku

'Kyuhyun sshi'

Bagaimana jika aku mengambilnya kembali darimu?

Aku akan melakukannya tepat di hari Natal

Petinggi SM tertegun.

.

.

TBC

.

.

Ternyata bukan hanya Kyuhyun yang menginginkan hadiah di hari Natal

.

Silent Rider, mau review bisa kok,

Ffn author nggak di lock, jadi quest bisa review

Buat yang sudah dan sering mereview, terima kasih ya

Kalian semua sudah membuat author bisa melanjutkan ffn

yang sering bikin author nyesek dan sakit ini …

sehingga bertahan sampai sekarang

.

Buat yang mau lihat foto / video yang berhubungan dengan ff ini

Add saja fb author :

www titik facebook titik com /iyagi7154

Kamsahamnida

.

.

Jawaban reviews chapter 19

lalalala 11/28/12 Ne, Kibum banyak diam

dianhae 11/28/12 Gomawo chingu, sudah mengikuti ff ini. Sekarang berhasil masuk reviewnya. Kira-kira kenapa ya?

AreynaKyuminElf 11/27/12 Benci? Benci sih tidak. Tapi memang kalau review yang masuk sedikit, apalagi tidak membahas apapun, rasanya seperti ngomong sendiri tanpa lawan bicara. Jadi yang terasa adalah capek dan malas melanjut.

Dari statistik, yg baca ff RS ini per chapter lebih dari 1000 orang. Tetapi yang review tiap chapternya tidak sampai 100. Kalau benci, pasti sudah mogok hehehe. Yah, minimal jangan berkurang dari angka 100 yang review.

Kalau lagi mogok ide, author akan baca ulang review. Kadang banyak masukan atau bahkan sekedar pencerah suasana hati sehingga ff ini bisa dilanjut.

qyukey 11/27/12 apa tuh cetar?

pujiepumpkins 11/27/12 Beneran ada, tengok ke FB aja kalau mau tahu.

dhianelf4ever 11/27/12 SuJu M sebentar lagi, mereka masih sibuk untuk SS1 hehehe.

11/27/12 Ne. Gomawo

nona icecream 11/27/12 Jika kamu mencari, mungkin kamu akan menemukannya (^_^) Perbuatlah apa yang kau ingin orang perbuat kepadamu, maka akan didapatkan balasan yang indah

Wkwkwk Heechul memang lucu, author suka banget

Ne, Kyuhyun sering terpilih sebagai magnae paling berpengaruh wkwkwk

Mereka ya begitu itu…low profil banget, bikin aku tambah suka

GaemAya 11/27/12 Nama asli? Hmm…iyagi7154 hehehe

octaviani 11/26/12 Gomawo chingu

natal 11/26/12 Dalam bisnis, tak ada teman dan lawan abadi. Kayaknya bilangnya saingan deh, bukan musuh. Saingan adalah lawan dalam sesuatu hal, misal pelajaran, bisnis, dll. Jangan samakan saingan dengan musuh dong…. Meski pun mirip2 artinya, tapi detailnya beda tuh. Kita harus berpikiran luas kalau dalam dunia bisnis…seperti author bilang, tak ada teman dan lawan yang abadi dalam dunia bisnis

kim 11/26/12 Ada di FB author.

Azurasky Elf 11/26/12 Setuju

hannie 11/26/12 Gomawo

Yeon Love Yeye 11/26/12 Mana ada marah direkam ? kecuali pura-pura hehehe. Tapi Kyuhyun baik itu fakta, hankyung suka nggak sabar itu juga fakta. Soal hubungan itu mungkin hanya mereka yang tahu hehehe

Tsuioku Red 11/26/12 Bisa lihat di video yang marriage survey sj chingu, di situ jelas terlihat dan terdengar hehehe. Mungkin yg di buku ada salah tulis. Author malah nggak punya buku itu, lebih suka langsung video saja. Nggak, nggak dianggap flame. Dianggap masukan.

Shining Star? Kalau sanggup ya, mau istirahat dulu, mau bikin yang banjir darah wkwkwk…biar variasi (dasarnya saya itu memang penulis action story)

heeeHyun 11/26/12 Mereka baru sadar ada yang nggak kebagian duduk pas udah pada duduk. Sebenarnya pada nawarin duduk dempetan, tapi mana muat Shindong-nya wkwkwk

Hmm, biasanya yang tidak mengalami akan lebih marah daripada yang mengalami. Itu dr yang author tahu. Contohnya Kyuhyun. Meski dia pernah bilang tidak suka dibilang evil, tapi dia nggak pernah marah apapun yang orang bilang tentang dia. Tapi begitu mereka menyerang keluarganya, dia langsung protes.

Author sendiri begitu, lebih marah jika orang yang author sayang yang diperlakukan tidak baik. Kalau diri sendiri yang dijelekkan, masih bisa menahan.

Dan saat itu, Sungmin baru tahu apa yang menyebabkan Kyuhyun menangis. Dia marah sekali ketika tahu alasannya, makanya melemparkan pandangan 'membunuh' hehehe

Kibum memang sudah sering diam sejak Don't Don. Yg di ff dia bilang dia sebenarnya nggak pendiam tapi krn masuk grup yg member banyak banget sampai dia bilang bingung ngomong apa, itu real. Gomawo reviewnya, author senang membahas nya

riyuri 11/26/12 real brothership hehehe

Fi Zi 11/26/12 Asal jangan buat forum ya. You must promise

tati joana 11/26/12 Ne, dia magnae paling berpengaruh katanya

tya andriani 11/26/12 Ini udah sequelnya…bisa kalau trilogy.

SunakumaKYUMIN 11/26/12 Yup, G.O.D

Amin… Semoga menang

Aisah92 11/26/12 YES hehehe

ChoHuiChan 11/26/12 Shopacholic kalau Yesung, tapi sering beliin orang lain kalau menurut dia barang itu cocok. Kasihan, nanti kayak Kyuhyun ama Sungmin, tiap habis disuruh deket2…pada kepanasan dan kipas2 saking maunya. Nanti malah kebanyakan nulis mereka kipas2 hehehe. Inti cerita aja

Sachiko Yamaguchi 11/26/12 Mianhe, surat yg ada tetesan air mata itu palsu …. Katanya terbongkar itu cuma buatan/karangan. Tapi yg Kyuhyun dan Donghae sakit, itu beneran…

Ne, SS1 masuk timeline RS

kyuqie 11/26/12 Gugatan dicabut itu mungkin kesepakatan. SOalnya SM berniat banding waktu Hankyung menang. Nah, kalau sampai SM yg menang, Hankyung bisa kena denda sangat besar. SJ waktu itu juga jadi gonjang-ganjing karena perseteruan tsb. Akhirnya mereka ambil jalan tengah. SM membatalkan kontrak, Hankyung membatalkan tuntutan. Itu yang aku tahu, mianhe kalau salah

xcxcx 11/26/12 Belum nonton 2 acara itu, nanti akan author cari. Gomawo masukannya.

Guest 11/26/12 Ne, gomawo reviewnya. Meski quest, kasih nama nick name saja, jadi pas ada balasan, tahu kalau itu balasan buat chingu

NaraKim 11/26/12 Han kadang sempat pulang, nanti balik-balik bawa dimsum banyaaaak. Tapi akhirnya nggak bisa saat jadwal mereka di Beijing jadi padat. Dia sampai meminta mamanya pindah ke Beijing supaya bisa ketemu.

Siwon dilindungi oleh doa-doanya hehehe…jadi selamat sampai sekarang

Gyurievil 11/26/12 Wkwkwk…Kyuhyun memang usil dan mulutnya tajam, tapi dia baik banget…cari aja faktanya, nanti kan kelihatan hehehe

oracle 11/26/12 Chingu kayaknya kudu jangan baca kalau lagi bahas acaraa, bawaanya selalu bosen hehehe. Kalau nggak detail kasihan yang belum nonton soalnya…. Mianhe kalau bikin bosan, lain kali di skip aja kalau bahas acara, bakal tambah banyak yg kayak gitu

Gomawo udah rajin review, jangan kapok yach hahaha

ghaida 11/26/12 Gomawo, ditunggu review selanjutnya

nieyaniey 11/26/12 Gomawo udah baca FF ini.

sitara1083 11/26/12 Author aja saranghae ama Kyuhyun hehehe. Oh ya? Kok belum ada yang teriak? Hello, KMS,salam kenal! Wkwkwk… kebayang, deh, terlalu romantic yach? Aku pernah lihat kakak adik yg kayak gitu soalnya. Apalagi kata sungmin kyuhyun itu cuma setahun selisihnya sama adik kandungnya, jadi dia anggap kyuhyun seperti adiknya juga

Ahjumma Namja 11/26/12 Banyak kabar yang bilang, SJ itu bisa dibilang dihidupi oleh ELF. Sebenarnya bukan SJ aja, coba deh kamu cari penyebab keluarnya personil DBSK… karena uang salah satunya. Begitu pun hankyung. SJ parah banget, mereka kalau album kejual 50.000 keping, baru dapat 2%. 2% itu dibagi 13. Kebayang kan?

Jangan kaget, biaya rumah sakit bahkan biaya makan tanggungan sendiri lho! Itu aku baca dari keluhannya 3 personil DBSK yg keluar.

Hankyung kalau dari rumah selalu bawa dimsum banyak, mamanya memang jualan dim sum

Anastasia witular 11/26/12 Jangan ditanya, yg Cuma sakit masih bisa ditahannya lebih banyak lagi. Beda banget sama Kyu yang sangat sehat waktu bedless dulu

Blackyuline 11/26/12 Belum hehehe

Momo ShinKaI 11/26/12 Menang di persidangan. Gomawo reviewnya, chingu, jangan bosan membahas ff ini yach hehehe

wookiesomnia 11/26/12 Author mau ngoleksi 15 (boleh?) hehehe

Duluan Kibum.

SS1 hehehe

Vote doooong! Yup, nabung dulu, ini lagi nyari yg harganya bisa miring, soalnya kok nyetak buku mahal banget kalau independent…takut kemahalan, lagi ngubek2 yg murah

aninkyuelf 11/26/12 Sebenarnya itu pelesetannya Heechul, mana ada bayi di rahim kagam bakal keluar? Hehehe… Heechul meski bukan jenius, dia itu pintar di sekolah

Sepertinya tidak

vietaKyu 11/26/12 Sungmin memang keren banget kalau lagi galak wkwkwk. Tapi kalau lagi nggak setuju ama Kyuhyun, caranya menegur lucu banget. Bener2 hyung yang baik dan sabar

Itu asli lho, Leeteuk bilang dia tua hehehe saking capeknya

EHB dengan DBSK belum, mianhe

Adel 11/26/12 Fanfic

Tia woonwook 11/26/12 Gomawo, chingu, author juga menyukai SJ, sangat menyukai

karinGEE 11/26/12 Belum tamat, pertaruhan mereka belum selesai

liezming137 11/26/12 Reviewnya bagus kok. Ditunggu review selanjutnya. gomawo

Kim ryokie 11/26/12 sesudah sorry2

Hanya Tuhan yang tahu

kyuzi 11/26/12 Kyuhyun kalau otaknya lagi nggak jalan yang lucu banget, hyungdeul tidak pernah menyia-nyiakan kejadian langka itu wkwkwk

Sungmin pikir dia perlu melindungi dan membalas untuk Kyuhyun, tapi Kyuhyun ternyata tidak separah yang ia duga sakit hatinya, sudah bisa memaafkan sendiri, meski butuh waktu

Sungmin sayang banget ama Kyuhyun dan melindungi si magnae itu, banyak sekali faktanya

Kangin dan Heechul saking shocknya wkwkwk

Nggak kok, reviewnya menarik seperti biasa, bikin author senyum2 kalau baca.

SparkyuELF 11/26/12 Nanti author cari waktu untuk moment itu ya, semoga dapat

Sampai sekarang aja masih diperlakukan seperti bayi

Kibum duluan yang hiatus

SS1 februari, SJ M itu april chingu

hyunnieya 11/26/12 Petinggi SM sibuk, kan akhir tahun

lovely yesungiel 11/26/12 . chapter 19

Dimsum itu kayak siomay, tapi aslinya jenisnya banyak banget dan nggak selalu dikukus, ada yg digoreng, isinya juga beragam. Mama Hankyung itu penjual dim sum

babykyupa 11/26/12 Gomawo

Tabiwook 11/26/12 Gomawo buat reviewnya chingu, terus dukung SJ yach.

Bella 11/26/12 Mau bikin yang super serem…kena cekal kagak yach? wkwkwk

Iya, dia kalau terlalu capek pasti sakit, karena sebenarnya untuk menyanyi saja dia sudah sakit. Padahal pekerjaannya adalah penyanyi.

Gpp chingu, author malah merasa terhibur, drpd nulis banyak2 nggak ada yang menanggapi hehehe

kihyun 4orever 11/26/12 Persiapan konser itu berbulan-bulan. Mereka baru pengumuman rencana konser

AreynaKyuminElf 11/26/12 Benci? Tidak. Tapi berharap para sider mau review hehehe

Guest 11/26/12 Gomawo

misskyuKYU 11/26/12 . Gomawo udah bersedia review hehehe, author suka membacanya.

Jadi pengen bikin award kue buat wookie hehehe
Ingat dia meluk2 paiala GDA kayak meluk boneka

Hohoho…ada waktunya dia akan sangat2 menyusahkan

reaRelf 11/26/12 Ne. gomawo

han rae eun 11/26/12 habis sorry2?

kim eun ra 11/26/12 Ne. Gomawo reviewnya

SungMine 11/26/12 Gomawo buat review dan semangatnya

demikyu 11/26/12 Belum ketemu….

AreynaKyuminElf 11/26/12 Benci? Tidak, tapi kalau bisa sider mereview, jadi author nggak ngobrol sendirian hehehe sampai saat ini hanya 10% pembaca yang review

Tapi author juga bingung kalau review semua…balasnya bisa panjang wkwkwk…tapi jauh lebih suka drpd diam saja. Tapi tidak benci. KAlau mereka belum review, itu salah author yang belum bisa bikin mereka merasa ingin menulis review untuk ff ini

Princess kyumin 11/26/12 Sesuai permintaa, tapi nggak janji bisa begini hehehe… ini kebetulan happy

haekyu 11/26/12 Ne. Gomawo

sarangchullpa92 11/26/12 Ne, author bersyukur pada baikan kembali

Agak susah membedakannya, kadang kudu nyari bibir siapa yang gerak. Mianhe kalau salah2 dikit

Author belajar dari pengalaman. Sama ama Kyuhyun, author juga orang yang kurang bisa bersikap manis, padahal yeoja biasa dituntut bersikap manis. Jadi author belajar untuk itu jika ada yg salah paham, sekaligus belajar untuk lebih bisa berkata-kata manis wkwkwk

Keyra Kyuunie 11/26/12 Ne. Gomawo udah mereview

trilililililili 11/26/12 Gomawoooooo

vha chandra 11/26/12 Tantangannya Daesang

xoxoxo 11/26/12 Ne hehehe

KyuChul 11/26/12 Donghae kalau nangis lucu dan cakep. Kata siapa tuh? Tapi han nggak pernah bilang nggak mau balik kalau ke SJ.

Ne, dia bukan orang yang bisa terang2an, tapi Kyuhyun perhatian kok, dengan caranya sendiri

Cupcake 11/25/12 Yah, kita nggak bisa berharap mereka sepemikiran dengan kita, asal jangan sampai melukai oppadeul saja

11/26/12 Belum tahu

Peri Labu 11/25/12 Gpp, aku senang baca review kamu…udah 2 kali ya hehehe

Jangan bosan, meski author nggak tahu mau balas apa, tapi membacanya sangat menyenangkan. gomawo

Mykyubee 11/25/12 Ne, itu suapan pertama.

Kasihan Wookie yang dilewatin padahal udah siap2 hehehe. Nggak tahu, meski evil, Kyuhyun 'beda'…makanya pada sayang sama dia. Yg nggak tahu suka heran2 sendiri lihat mereka

Ryeowook aja yg dulu merasa tersaing, sekarang malah sayang banget ama Kyuhyun

VitaMinnieMin 11/25/12 Mereka sehati hehehe

Kyuhyun sering banget disuapin dan dipangku yach…itu oppadeul salah juga tuh, si Kyuhyun jadi kayak baby wkwkwk

kiki 11/25/12 Gomawo

11/25/12 Mereka konser februari. SJM april

Kan masih muter2 SMtown

kyukyu712 11/25/12 Sama

gaemwon407 11/25/12 Sesuai permintaan. Kali ini aja (*evil smirk)

Ay 11/25/12 SS1 feb, sjm aprl

special5173 11/25/12 Ne, tapi yg itu bukan real, itu kata2 author hehehe. TApi author yakin mereka semua begitu, kalau nggak, mana tahan dengan segala kejadian tidak enak yang pernah mereka alami termasuk GDA 2010

Fitri MY 11/25/12 Gomawo

Zizi Kirahira Hibiki 69 11/25/12 Kyuhyun orangnya isi going meskipun sakit hati. Dia cuma 1 kali tutup accountnya, waktu peristiwa han. Selebihnya, meski dia diserang, accountnya tetap jalan, tidak ditutup. Oh ada 1 lagi yg ditutup, waktu pertama masuk suju gara2 di hacker wkwkwk….