Title : RISING STAR Chapter 33

Genre : Brothership

Rating : Fiction T

Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, Kibum, Zhoumi dan Henry. DBSK.

Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.

Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.

Summary : "Kau sangat mengenalku, Park Jung Soo." / "Hyung, do wa ju se yo! / Aku tidak bilang kita pacaran! / "Ah! Shi Yuan! Wo xiang ni!" / Don't touch me again, please?

.

.

"Terlambat ke mana? Kami ada pertemuan dengan seonsaengnim? Kenapa aku tidak tahu?" Kyuhyun menautkan kening ketika manager hyung sangat terkejut mendengar suaranya. Tarikan napas sang manager tampak keras hingga terdengar melalui telepon.

"Kyu…Kyuhyun-sshi? Kau sudah bangun?"

"Ne, sahabatku yang rajin sudah membangunkanku sebelum waktunya." Kyuhyun tidak suka mendengar sang manager begitu gugup. "Jawablah pertanyaanku, manager hyung. Ada pertemuan apa pagi ini?".

.

RISING STAR

Chapter 33

.

Tak ada suara di seberang sana untuk beberapa saat. Kyuhyun nyaris mengulang pertanyaannya ketika suara sang manager terdengar.

"Hari ini Tuan memanggil Super Junior. Beliau akan menentukan nama-nama member yang akan dikirim ke China." Manager hyung menerangkan. "Untuk debut, SM sudah bersiap membuat MV lagu U dalam versi bahasa Mandarin, juga rekaman 14 lagu lainnya. Persiapan untuk semua itu akan dimulai hari ini juga."

"Mwo?! Kami baru saja selesai konser."

"Tuan tidak ingin membuang waktu sedikit pun. Kyuhyun sshi, kau juga bersiaplah." Manager hyung kembali menarik napas panjang. "Karena kau sudah terlanjur tahu, sebaiknya kau ikut. Leeteuk sshi memintaku tidak mengikutsertakanmu. Tapi Tuan pasti tidak senang jika ada yang tidak hadir."

"Aku akan ikut, manager hyung." Kyuhyun membuat keputusan.

.

Eunhyuk menjadi kalut saat Hankyung menyalahkan intonasi nadanya untuk kesekian kali. Mereka sedang berkumpul di kamar Leeteuk sejak dini hari untuk belajar bahasa Mandarin. Hanya waktu konser saja latihan diliburkan sementara.

"Zhege difang hao meili (tempat ini sangat indah)." Hankyung mengulang kalimat yang sedang mereka pelajari. "Perhatikan tekanan nadanya, Hyukie. Bahasa mandarin memiliki tekanan nada yang bisa membedakan arti. Zhe, bukan Zhi."

"Aigoo… Kalau sedang capek begini, rasanya semua terdengar sama, hyung. Aku masih mengantuk."

"Bertahanlah, Hyukie," kata Donghae berusaha membesarkan hati sahabatnya.

"Ne, hari ini sudah penentuan, berusahalah." Shindong ikut membujuk.

"Tiap pagi kita belajar seperti ini, apa kalian tidak takut si jelek itu tahu?" tanya Heechul yang berbaring di kasur Donghae. Dia tidak mau repot-repot mempelajari bahasa Mandarin. Hankyung sudah bersamanya sejak sebelum debut. Minimal dia cukup mengerti apa yang dibicarakan, meski soal tulis dan baca Heechul tidak menguasainya.

BRAK!

Wajah 'si jelek' muncul di pintu kamar Leeteuk yang dibuka dengan kasar. Kesembilan namja yang sedang berjejalan di dalamnya terkejut. Kedua mata hitam itu memandang mereka satu persatu tanpa ekspresi.

"Manager hyung meminta kita semua bersiap. Kita akan berangkat sebentar lagi," kata Kyuhyun setelah terdiam beberapa saat.

Belum sempat satu pun dari mereka menanggapinya, Kyuhyun sudah keluar kamar sambil membanting pintu. Kedelapan namja itu berpandangan dengan wajah pucat pasi kecuali Heechul.

"Kyuhyunie sama sekali tidak jelek. Heechul hyung sakit mata. Appo!" Ryeowook mengelus kepalanya yang dijitak keras oleh Heechul.

"Ck, dia berani tidak memanggil kita hyung…," desis Heechul kesal. "Sudah kubilang, bukan? Jangan meremehkan Kim Kyuhyun. Kalian lebih baik belajar terang-terangan daripada seperti ini." Namja cantik sekaligus tampan itu berdiri dan melenggang keluar kamar.

"Kim Heechul, aku lebih mencemaskanmu daripada Kim Kyuhyun-mu."

Mata Heechul memicing sambil menatap tajam ke arah Leeteuk. "Kau sangat mengenalku, Park Jung Soo," sindirnya dengan nada yang pedas. Heechul beranjak keluar tanpa berkata apa-apa lagi.

Semua memandang Hankyung memintanya berbuat sesuatu. Hankyung menggeleng lemah. "Aku juga cemas, tapi kali ini, aku tak bisa berbuat apa-apa."

"Yesung hyung, apakah Super Junior akan bubar?" tanya Ryeowook panik.

Mereka sangat mengenal Heechul. Semua setuju dengan kata-kata Leeteuk. Meski keras kepala dan seenaknya, Kyuhyun masih memikirkan akibat tindakannya nanti. Semua sedikit banyak sudah Kyuhyun pertimbangkan. Tapi lain halnya dengan Heechul. Dia tipe pemberontak. Aturan, sanksi dan apapun tidak akan bisa menghalanginya.

"Jangan berpikir macam-macam, Wookie. Lebih baik kita turun dan bersiap." Yesung menarik Ryeowook bangkit.

"Kyuhyunie bilang 'kita'. Itu artinya dia akan ikut." Semua mengangguk membenarkan kata-kata Sungmin.

"Kita berharap saja hari ini berlalu dengan baik," kata Leeteuk meski ia tak yakin dengan hal itu. "Kibumie, Siwonie dan Kangin-ah akan bertemu kita di sana."

.

Suasana di kedua mobil sangat janggal, tidak seperti biasanya. Apalagi yang berada satu mobil dengan Kyuhyun. Wajah namja itu tidak berubah meski Shindong, Eunhyuk dan Donghae melemparkan lelucon-lelucon lucu. Sungmin sibuk tertawa sambil sesekali melirik Kyuhyun yang tetap terdiam.

Di mobil satunya, meski Heechul tampak biasa, namun semua merasa cemas 'si bom waktu' sudah menghitung mundur. Ryeowook memandang Leeteuk, Yesung dan Hankyung yang lebih banyak berdiam diri. Mobil mereka sangat hening hingga tiba di Gedung SM.

"Teuki hyung!" panggil Siwon saat mereka semua muncul di lobby. Di sisinya berdiri Kibum dan Kangin. Ketiganya melirik Kyuhyun yang balik memandang mereka dengan pandangan tajam. "Uhm, Kyuhyunie, kau ikut juga?"

Namja tampan itu hanya bisa menelan ludah melihat Kyuhyun melemparkan death glare kepadanya. Sang magnae memberitahu keduabelas hyung-nya itu bahwa dia sedang marah.

"Kita diminta menunggu di sini," kata Kangin.

Kibum melirik ke arah Kyuhyun yang berjalan menjauhi mereka. "Mau ke mana Kyuhyunie?"

"Toilet," jawab Kyuhyun singkat.

Kedua belas member Super Junior yang lain mengambil tempat di sofa yang ada di tengah lobby. Kyuhyun mengawasi mereka dari jauh. Ketika mereka tidak melihat ke arahnya, ia berbalik menuju lift. Namja itu menekan nomor yang akan mengantarnya ke lantai teratas.

.

Petinggi SM tersenyum saat mendengar ketukan di pintu.

"Masuklah, Kyuhyun sshi."

Kyuhyun melangkah mendekati meja besarnya dan mengangguk hormat. Petinggi SM tersenyum di kursinya. Ia memberi isyarat agar Kyuhyun mengambil duduk di hadapannya. Meski enggan, Kyuhyun menurut untuk duduk.

"Sudah kuduga kau akan datang lebih dulu. Itu sebabnya aku tidak menempatkan orang untuk berjaga di lantai ini dan meminta member Super Junior yang lain menunggu." Sang Petinggi SM tersenyum. "Kau mulai bisa ditebak, Kyuhyun sshi."

"Jangan lakukan itu hanya untuk seorang Cho Kyuhyun," kata Kyuhyun sambil memandang lurus sang Petinggi SM. "Jika yang datang bukan aku tapi seseorang yang hendak mencelakakan Seonsaengnim, aku akan merasa sangat bersalah."

"Aku tak habis pikir denganmu. Bukankah jika aku celaka, seharusnya kalian senang?"

"Mungkin." Kyuhyun memunculkan evil smirknya. "Tapi rasa senang itu tak sebanding dengan kekacauan yang akan di alami ratusan artis yang bernaung di sini. Mereka sudah bersusah payah untuk mencapai mimpi mereka. Jika Anda tertimpa musibah…" Kyuhyun menaikkan kedua bahunya.

"Lagipula, kata Siwon hyung, jika kita mengharapkan hal jelek terjadi pada seseorang, hal jelek itu akan menimpa kita juga."

"Kau menyindirku?"

"Apa Seonsaengnim merasa tersindir?" Kyuhyun membulatkan matanya memasang mimik terkejut.

Sang Petinggi SM tertegun untuk beberapa detik, kemudian tawanya meledak. "Kau sungguh-sungguh…" Ia menggelengkan kepalanya. "Aku sedikit meremehkanmu tadi. Tapi Kyuhyun sshi, jika kau memegang prinsipmu yang sekarang ini, kau akan sulit untuk naik ke posisi teratas. Dunia ini kejam. Siapa yang kuat, dia yang menang. Kalau perlu, kau harus belajar beberapa kejahatan kecil untuk menghalangi langkah sainganmu."

"Anda yakin hal itu perlu, Seonsaengnim?"

"Berdasarkan pengalamanku…. Itu sangat perlu."

"Mianhamnida, aku tak akan mengikuti saran Seonsaengnim. Aku percaya, bahwa jika kami berjalan lurus dan berhati tulus, DIA yang mengatur hidup dan kehidupan akan meluruskan jalan kami."

Seonsaengnim memandang Kyuhyun. Pandangan namja di depannya tak berkedip sedikit pun. Petinggi SM merasakan urat-urat di wajahnya menegang. Belum pernah ia dibantah dengan telak seperti ini. Tapi pengalamannya sekian puluh tahun telah memberinya kemampuan mengendurkan ketegangan di wajahnya. Ia pun tersenyum.

"Apa tujuanmu datang ke sini, Kyuhyun sshi?"

"Seonsaengnim, Anda tidak berniat tawar-menawar, bukan?" Kyuhyun kembali ke tujuan awalnya. "Seonsaengnim sudah menetapkan pilihan siapa saja yang akan masuk ke dalam Super Junior China. Mengundang kami hari ini hanya untuk menikmati reaksi kami terhadap pilihan Anda. Bukankah begitu?"

Kyuhyun menampakkan mimik serius. Ia sedikit mencondongkan tubuhnya ke arah Petinggi SM dan berkata dengan setengah berbisik. "Sebaiknya Seonsaengnim membeli beberapa konsol game. Itu jauh lebih baik."

Petinggi SM tergelak mendengar kata-kata Kyuhyun. "Konsol game? Manusia jauh lebih menarik daripada game. Reaksi yang mereka timbulkan pada masalah yang sama sangat beragam. Kau mau buktinya?"

Darah Kyuhyun berdesir saat Petinggi SM berbicara lewat intercom. Ia berusaha agar tidak menampakkan emosi apapun. Namun saat pintu bergerak membuka, Kyuhyun bangkit dari kursinya dan memejamkan matanya sejenak. Hyungdeul, jebal, jangan mengikuti permainan Seonsaengnim….

Leeteuk dan member Super Junior lainnya masuk sambil memberi hormat. Seonsaengnim bangkit berdiri dengan senyum lebar. Ia menjabat tangan mereka satu persatu. "Selamat! Konser kalian bisa dibilang sukses tiga hari ini," pujinya dengan senyum lebar.

Ketika melihat kedua belas namja itu memandang ke arah Kyuhyun dengan penuh tanya, Petinggi SM berjalan mendekati Kyuhyun dan merangkul bahunya. Ia membuat Kyuhyun berdiri berhadapan dengan member lain. Mau tak mau Kyuhyun mengarahkan matanya kepada mereka.

"Kyuhyun sshi berpikir, aku sudah menetapkan siapa saja yang akan menjadi anggota Super Junior China. Karena itulah dia kemari, memintaku untuk tidak menyia-nyiakan waktu kalian yang berusaha mencoba mengubah hasilnya. Sepertinya Kyuhyun sshi meragukan kemampuan kalian." Petinggi SM mempererat rangkulannya sementara Kyuhyun tertunduk. Meski bukan itu tujuannya, tapi Kyuhyun tahu, saat ini ia tidak bisa menyanggah apapun.

"Mi…"

"Bukan itu yang Kyuhyun sshi maksud, Seonsaengnim." Kata-kata Siwon membuat Kyuhyun yang hendak mengucapkan maaf, mendongakkan kepalanya. Ia tertegun saat hyungdeul tersenyum ke arahnya.

"Dia tidak ingin kami mencoba dan akhirnya hanya Seonsaengnim permalukan." Kangin terlihat mencoba menekan amarahnya. Ia tidak suka sang Petinggi SM mencoba mengadu mereka satu sama lain.

"Ne, Kyuhyunie tidak ingin kami menjadi hiburan bagi Anda." Shindong tersenyum lebar.

"Dia melakukan hal ini karena dia memikirkan perasaan kami. Bukankah begitu, Kyuhyunie?" Sungmin memandang sambil tersenyum menenangkan.

"Hyungdeul…" Kyuhyun kini ikut tersenyum.

Petinggi SM mulai gusar, namun ia berusaha menekan emosinya. Ia kembali ke kursi dan memandang ketigabelas namja itu dari balik meja.

"Jadi, kalian tetap ingin mencobanya?"

"Kami sudah belajar bahasa mandarin, Seonsaengnim." Leeteuk maju menjelaskan. "Bahkan kemampuan kami pasti berada di atas Kyuhyun sshi. Selain itu, Kyuhyun sshi belum pulih total. Kesehatannya masih memerlukan banyak perhatian. Aku harap…"

"Hankyung sshi!" Petinggi SM memberi kode agar Hankyung maju. Hankyung memandang Leeteuk yang terpukul karena kalimatnya dipotong begitu saja. Namja berhati lembut itu merasa ragu untuk maju mendekat. "Hankyung sshi, apa kau tidak mendengar kata-kataku?!"

Hankyung maju dan berdiri di antara Kyuhyun dan Leeteuk, sementara yang lain berdiri di belakang mereka. Ia menatap Heechul sekilas, meminta dukungan sahabatnya, ketika Petinggi SM membuka sebuah map berisi foto. Foto berukuran besar berjumlah 13 buah. Foto member Super Junior.

Petinggi SM sangat menikmati ketika keduabelas pasang mata memicing melihat ia meletakkan foto Eunhyuk dan Donghae berdampingan. Hanya Kyuhyun yang menenggelamkan emosinya jauh ke dalam. Namja itu sudah menduga sang Petinggi SM memulai permainannya.

"Hankyung sshi, siapakah di antara kedua member ini yang kau pilih menjadi member Super Junior China?"

Hankyung memandang ke arah Donghae dan Eunhyuk. Kedua dongsaengnya itu memberinya kode agar memilih siapa pun yang ia inginkan. Hankyung kembali memandang kedua foto itu. "Aku…aku tidak tahu…" Wajah Hankyung berkeringat meski ruangan itu berpendingin. Ia menahan napas ketika Petinggi SM mengembalikan foto Eunhyuk dan meletakkan foto Donghae di tepi meja, menghadap ke arah mereka.

"Donghae sshi akan menjadi membermu. Eunhyuk sshi akan di Korea untuk menjalankan SUKIRA bersama Leeteuk sshi," jelas sang Petinggi SM. Ia lagi-lagi tersenyum ketika meletakkan foto Ryeowook dan Yesung berdampingan. Wajah-wajah bingung itu membuatnya bersemangat. "Kau memilih siapa, Hankyung sshi? Atau kau masih tak bisa memilih?"

"Dengan hormat, Seonsaengnim, tolong hentikan semua ini," pinta Kyuhyun dengan nada tenang sambil menarik Hankyung yang sudah pucat pasi ke belakang. Ia tidak ingin sang Petinggi SM merasa senang dengan emosi yang ia tunjukan. "Seonsaengnim tinggal menyebutkan siapa saja yang terpilih. Jangan membuat Hankyung sshi lebih tertekan dari ini!"

"Kau mengganggu kesenanganku," kata Petinggi SM. Tapi mata Kyuhyun memandangnya dengan tajam. Ia akhirnya membuat ekspresi pasrah yang Kyuhyun ragukan kebenarannya. "Baiklah, aku umumkan saja. Ryeowook sshi akan masuk ke Super Junior China."

Foto Ryeowook kini bersebelahan dengan foto Donghae. Yesung mengeraskan rahangnya untuk menahan senyum yang hampir muncul. Ryeowook memandang Yesung sejenak, dan ikut memasang wajah kosong. Ia takut hasilnya akan berubah jika mereka menunjukkan reaksi.

"Sungmin sshi, maukah kau kumasukkan ke Super Junior China?" Sang Petinggi SM mengambil foto Sungmin dan memegangnya dengan wajah bertanya. Ia melihat beberapa member Super Junior menunjukkan wajah senang. Tapi wajah Sungmin tidak berubah. "Kau tidak bersedia, Sungmin sshi?"

"Terserah kebijakan Anda, Seonsaengnim," jawab Sungmin sambil melirik Kyuhyun. Seperti yang ia perkirakan semula, sang Petinggi SM mengembalikan fotonya ke dalam map. Meski ia tahu itu akan terjadi, tak urung hatinya merasa kecewa, sama seperti member lain yang mengharapkan dia bisa mendampingi Kyuhyun. Ia masih berharap kalau kemungkinan itu ada, tapi kini semua harapannya pupus.

"Kangin sshi dan Sungmin sshi aktif di Chunji. Aku tak akan menempatkan kalian di sana." Sang Petinggi SM sangat menikmati permainannya. "Shindong sshi masih di MBC. Heechul sshi masih terikat kontrak dengan Inkigayo. Siwon sshi, karena kau selama ini sudah dipersiapkan untuk pasar China, kau akan masuk ke Super Junior China."

Petinggi SM mengembalikan foto Sungmin, Kangin, Shindong dan Heechul ke dalam map. Ia menaruh foto Siwon di sebelah Donghae. Ia juga meletakkan foto Hankyung di meja.

"Satu lagi saja, Kyuhyun sshi. Aku berjanji hanya satu lagi." Petinggi SM kali ini meletakkan foto Kyuhyun dan Kibum. Ia tersenyum melihat wajah ketigabelas namja itu. Jelas sekali mereka merasa heran dengan dimunculkannya foto Kibum.

"Kalian ingin Kyuhyun sshi tidak masuk ke Super Junior China? Jika Kibum sshi bersedia menggantikannya, aku akan melepas Kyuhyun sshi."

"Tapi Kibum sshi memiliki drama seri yang baru!" protes Leeteuk.

Sang Petinggi SM menatapnya dengan raut tidak senang. Ia mengambil sebuah map lain dan membukanya di depan mereka. Kibum menautkan alis melihat perjanjian kontrak drama yang belum ditandatangani itu. Member Super Junior yang lain merapat dan menarik napas panjang melihat isi map.

"Aku akan menandatanganinya hari ini jika Kibum sshi menolak masuk ke Super Junior China. Tapi jika dia bersedia…."

"Aku bersedia!"

Ucapan Kibum membuat semua terkejut, bahkan Petinggi SM tidak menyangka Kibum akan berkata seperti itu. Kejadian di pembukaan konser membuatnya tahu betapa beratnya Kibum berada di dalam Super Junior yang mulai menanjak sebagai penyanyi. Ia sangat yakin Kibum akan menjadi pionnya kali ini, berperan sebagai orang yang mementingkan dirinya sendiri. Dengan demikian, ikatan di antara Super Junior akan mulai terburai.

"Ani!" seru Kyuhyun sambil mencengkeram kemeja Kibum. Ia bisa melihat Kibum mengatupkan rahangnya kuat-kuat ketika mengucapkan kalimat tadi. Jelas sekali hyungnya itu berusaha mengingkari perasaannya sendiri.

"Aniyo! Kibum hyung, kau tidak boleh melakukan ini! Bagaimana dengan impianmu?" tanya Kyuhyun panik. Ia tak peduli Petinggi SM tersenyum melihat reaksinya. Ia tak peduli kalau saat ini dia menyuguhkan pertunjukan yang diinginkan oleh sang Petinggi SM. Hanya Kibum yang ada di pikirannya saat ini.

"Kyuhyunie, bisakah kali ini kau menurut pada hyung-mu?"

Pertanyaan Kibum yang bernada dingin itu membuat Kyuhyun terperangah.

"Tapi, hyung…"

"Bukankah aku sudah bilang, aku akan bertahan! Aku tak akan menyerah meski kepada diriku sendiri! Apa kau tak bisa mengerti itu?!" hardik Kibum.

"Hyung…" Kyuhyun tertegun. Ada seseorang yang ingin aku lindungi. Sampai dia benar-benar aman, aku tidak bisa menyerah, meski kepada diriku sendiri. Mata namja itu langsung berkabut, namun kepalanya menggeleng dengan keras. "Melihat Kibum hyung mengubur impian sendiri, itu jauh lebih menyakitkan daripada apapun. Bahkan aku tak peduli jika Kibum hyung akan membenciku."

"Aku benar-benar akan membencimu, Kyuhyunie, hati-hati dengan ucapanmu!" desis Kibum dengan raut kerasnya.

"Kyuhyunie, tarik ucapanmu, Kibumie tidak pernah main-main," bujuk Eunhyuk yang sudah menangis sedari tadi. Donghae menarik Eunhyuk yang hendak melerai. Ia menggelengkan kepalanya, memberi isyarat agar Eunhyuk tidak mencampuri Kibum dan Kyuhyun.

"Bencilah mulai saat ini!" seru Kyuhyun sambil mempererat cengkeramannya di kemeja Kibum. "Asal Kibum hyung menjadi seorang aktor, aku akan menerimanya! Bencilah sebesar yang hyung mau! Mengetahui bahwa orang yang Kibum hyung maksud adalah aku, itu sudah cukup. Jebal, hyung, jangan lakukan apapun lagi untukku…"

Kedua namja itu bertatapan dengan diam. Tak satu pun mau mengalah dari yang lain.

"HENTIKAN!"

Semua yang ada di ruangan itu tersentak oleh suara Heechul. Namja itu meraih Kibum hanya untuk mendorongnya dengan keras, memisahkannya dari Kyuhyun. Kibum nyaris tersungkur kalau saja Siwon tidak langsung menahan tubuhnya dari belakang. Shindong bergerak hendak menahan tindakan Heechul selanjutnya, namun pandangan mata Heechul membuatnya berhenti melangkah.

"Kalau kau berani melakukan hal sebodoh itu, aku akan membuatmu menyesal telah dilahirkan, Kibumie! Apa kau pikir Kyuhyunie akan senang melihatmu menjadi zombie di atas panggung?! Jangan pernah berkorban untuk orang lain! Pikirkan juga dirimu! Selama ini aku hidup dengan prinsip seperti itu!"

Heechul mendekati meja, meraih fotonya yang berada di paling atas map, dan membuangnya jauh-jauh. "Seonsaengnim, aku tak habis pikir, kenapa kami harus dipecah-pecah dalam begitu banyak sub-grup?" Heechul memandang yang lain satu per satu sebelum kembali memandang Petinggi SM. "Anda ingin membuat sub grup Super Junior China? Silahkan! Tapi dengar baik-baik, Seonsaengnim… Anda jangan repot-repot mengatur jadwal menyanyi untukku. Jangan berharap aku akan bernyanyi di atas panggung selain sebagai Super Junior!"

Heechul memandang Leeteuk sejenak sebelum keluar dari ruangan itu tanpa mengucapkan salam sama sekali. Suasana menjadi sangat hening. Pandangan Heechul tadi seakan menyadarkan Leeteuk akan siapa dirinya dan untuk apa dia berada di tempat itu hari ini.

"Seonsaengnim, sebagai leader Super Junior, tolong ijinkan saya berbicara."

Petinggi SM memandang Leeteuk dengan pupil melebar. Ia tak menyangka, Leeteuk yang tadi begitu pasrah saat ia memotong bicaranya, kini meminta waktunya dengan tegas.

"Kami baru saja melakukan konser pertama kami. Hasilnya pun sangat bagus seperti yang seonsaengnim katakan. Mengapa kami tidak melakukan berbagai acara promo atau konser tambahan saja sambil menunggu jadwal Super Show selanjutnya?"

Leeteuk berhenti untuk melihat apakah sang Petinggi SM memperhatikannya.

"Sejujurnya, Seonsaengnim, bagi saya, Super Junior China adalah sebuah kemunduran. Di saat nama kami sedang naik, sebagian dari kami justru harus mengusung nama sub grup baru, memulai debut di tempat baru, dan memulai semuanya dari awal lagi. Mengapa tidak langsung Super Junior saja yang melakukan promo di China?"

"Kau sungguh ingin tahu maksudnya, Leeteuk sshi? Jawabannya bisa membuatmu menyesal telah menanyakannya."

Suara Petinggi SM membuat Leeteuk nyaris gemetar, tapi ia mencoba menguatkan hatinya. Jika aku tidak kuat menghadapi tekanan seperti ini, aku tidak pantas menjadi seorang leader. Aku harus kuat, ada 12 dongsaeng yang harus aku lindungi saat ini.

"Aku sungguh ingin tahu, Seonsaengnim," jawab Leeteuk tegas.

"Baiklah, aku akan memberitahumu, juga kalian semua."

Sang Petinggi SM bangkit dari duduknya dan menatap kedua belas namja itu satu per satu. Super Junior 05 yang dahulu, selain Heechul, selalu tertunduk ketika melawan matanya. Namun kali ini sangat berbeda. Tak satu pun dari personil Super Junior yang menunduk atau membuang pandangannya ke arah lain.

Mereka sudah berubah menjadi semakin kuat.

Pandangannya berhenti pada Kyuhyun.

Magnae inilah yang membuat mereka berubah menjadi kuat. Aku sudah salah langkah dengan memasukkannya ke Super Junior. Tapi aku belum terlambat… Aku akan memecah mereka satu per satu.

"Kejatuhan Super Junior. Itulah yang kuinginkan." Sang Petinggi SM mengucapkan kata-kata yang berada di dalam pikirannya selama ini. Terdengar beberapa tarikan napas yang dalam di ruangan itu. "Seperti yang kita sepakati dahulu, aku tak akan berhenti berusaha menghancurkan kalian, kecuali kalian bisa meraih Daesang GDA."

"Tapi jika kami terpisah-pisah seperti ini, itu sesuatu yang sangat sulit, seonsaengnim." Kangin angkat bicara. "Dengan adanya Super Junior China, otomatis Super Junior sendiri terancam vakum."

Sang Petinggi SM tersenyum lebar.

"Kejatuhan Super Junior memang yang aku inginkan. Kita lihat saja, apakah kalian bisa meraih Daesang GDA dengan semua situasi yang ada." Petinggi SM mendekati Kyuhyun dan menepuk kedua bahu namja itu dengan keras. "Jika kalian jatuh, Kyuhyun sshi akan menjadi penyanyi solo di SM, sama seperti Kangta sshi, BoA sshi dan Zhang Liyin sshi."

Wajah Kyuhyun pucat pasi. Tanpa sadar, ia menoleh ke arah hyungdeul yang berdiri sambil memandang mereka berdua. Hyung, do wa ju se yo (tolong aku)!

Siwon melangkah mendekat dan menarik Kyuhyun ke sisinya. Namja itu merangkulkan tangannya yang kekar ke bahu sang magnae. Ia tersenyum ke arah Petinggi SM yang menautkan alis karena perbuatan lancangnya.

"Sepertinya Seonsaengnim sudah lupa dengan yang aku katakan. Kami tidak akan kalah. Kami akan menjadikan Kyuhyun sshi sebagai Rising Star. Kami pasti bisa meraih Daesang GDA."

Yang sudah Siwon hyung katakan? Apakah hyungdeul…. Siwon dan member Super Junior yang lain tersenyum ke arah Kyuhyun yang memandang penuh tanya kepada mereka semua.

.

.

Suasana dorm lantai 12 sore itu sangat hening. Namun Hankyung tidak berniat untuk turun berkumpul ke dorm lantai 11. Pertemuan tadi pagi sangat menguras emosinya. Tindakan Heechul sangat ekstrim. Meski mereka tahu namja itu sudah sering membuat keributan dengan pihak SM, tak ada yang berani menebak apa akibat perbuatan Heechul nanti.

Tapi mereka pun yakin, Heechul akan mangkir dari semua jadwal menyanyinya selama itu bukan jadwal Super Junior. Heechul selalu melakukan apa yang ia ucapkan, sekali pun semua orang kelimpungan dibuatnya.

Saat ini Leeteuk dan Eunhyuk berada di SUKIRA, Sungmin dan Kangin ke Chunji, dan Heechul menjadi MC di Inkigayo. DBSK akan tampil di SBS Inkigayo nanti malam. Shindong seperti biasa melakukan tugasnya sebagai MC di MBC. Siwon pergi menemani Kibum mengambil naskah drama barunya yang sudah disetujui oleh Petinggi SM.

Yesung dan Ryeowook masih di dorm, begitu pula dengan Donghae. Tapi ketiganya tidak melakukan hal lain selain berdiam diri di kamar. Cukup aneh, karena biasanya Donghae tidak tahan sendirian.

Lain lagi dengan Kyuhyun. Sejak selesai mandi sore, magnae Super Junior itu tidak berada di dorm. Mereka sudah mengerti kebiasaan Kyuhyun yang senang menyendiri jika sedang ada masalah. Sampai waktu yang mereka pikir aman, tak ada yang akan menganggu atau mencari Kyuhyun. Lain halnya jika batas waktu itu sudah terlewati.

"Super Junior terancam vakum selama Super Junior China melakukan debut. Aku tidak akan meninggalkan kalian semua dalam kondisi seperti ini. Super Junior memerlukan semua kekuatannya. Setidaknya dengan keberadaanku dan hyungdeul, nama Super Junior masih muncul di dunia akting, radio, MC dan variety show. Kita akan bersama-sama merebut Daesang GDA. Setelah Super Junior dan Kyuhyunnie tidak terancam dipisahkan lagi, saat itu, barulah kita membahas kembali hal ini."

Itu yang dikatakan Kibum saat mereka menanyakan keputusannya tentang akting dan Super Junior.

Aku pun tidak boleh lemah. Aku akan menjadi leader di Super Junior China. Apapun yang terjadi, MV harus dibuat, lagu harus direkam, dan kami harus berlatih bahasa mandarin baik-baik.

Hankyung mengulurkan tangan, mengambil sebuah map yang berisi member-member Super Junior China. Donghae, Ryeowook, Siwon, dan Kyuhyun sudah dipastikan menjadi anggotanya. Begitu pula dengan Henry dan Zhoumi. Ia sungguh bersyukur Zhoumi yang terpilih menjadi member Super Junior China. Setidaknya namja itu tidak ditolak oleh Heechul dan yang lain.

Hankyung terpekur dan menghela napas panjang. Ia kemudian membuka laptop yang tadi dibawanya ke luar kamar, lalu mulai meng-update Cyworldnya. Ia selalu melakukannya untuk memberi kabar kepada para fans. Aku tidak boleh memberi kabar yang membuat mereka bersedih…

.

[Date: 2008-02-25]

[Staf SM dan Super Junior telah bekerja keras selama lebih dari satu bulan untuk konser ini.

Aku benar-benar berterima kasih kepada semua staf yang telah membantu untuk konser. Kalian semua telah bekerja keras.

Lebih dari satu bulan ini kami tidak punya banyak waktu untuk beristirahat karena kami sibuk mempersiapkan konser.

Aku pikir kami akan memiliki waktu untuk beristirahat setelah konser, tapi kami masih perlu mempersiapkan album Super Junior China, sehingga kami tidak bisa beristirahat lagi.

Percayalah padaku,

kami akan bekerja keras untuk memproduksi album Super Junior China kami, agar kami tidak mengecewakan semua orang.

Aku akan bekerja keras.

Aku akan berusaha untuk itu.

Sejujurnya, benar-benar melelahkan selama sebulan terakhir, juga mencemaskan, bahkan mimpiku adalah tentang latihan. Meskipun begitu, akhirnya konser pertama bisa kami lewati.

Jantungku berdegup sangat cepat pada hari pertama konser, aku merasa bahwa aku hampir tidak bisa bernapas. Tapi setelah aku berada di atas panggung, aku lupa akan semua itu. Aku hanya bisa memikirkan 3 kata: kegembiraan, kebahagiaan, dan sukacita.

Pada saat itu, aku benar-benar berharap bahwa orang tuaku bisa datang untuk menonton konser pertamaku, tapi mereka terlalu jauh dan aku tidak punya kesempatan untuk berbagi kebahagiaanku dengan mereka.

Aku benar-benar berharap untuk menggelar konser SJ di China segera.

Terima kasih kepada semua fans yang datang dari China ke Korea Selatan hanya untuk menonton konser kami, dan juga orang-orang dari Taiwan, Hong Kong, Thailand, Jepang…

Terima kasih

Saya benar-benar berterima kasih. Kehadiran kalian membuat kami merasa dipenuhi kebahagiaan dan kehangatan…

Terima kasih.

Ini adalah awal dari tur kami di Asia. Kami akan bekerja lebih keras. Kami akan memberikan kalian yang terbaik dari kami, berharap bahwa semua orang akan menyambut kedatangan kami.

(Terima kasih juga kepada para fans yang telah memberi kami hadiah. Kami sudah menerima semua hadiah kalian!)

Aku mencintai kalian semua …selamanya! ]

.

Hankyung membaca ulang cyworld-nya dan tersenyum. Namun air mata mengalir turun membasahi wajahnya. Namja itu pun menangis dalam diam.

Teuki hyung, Heenim, dongsaengdeul… Aku akan menjadi kuat. Hankyung kalian akan menjadi sosok yang lebih kuat dari sekarang. Aku akan melindungi kalian semua, seperti selama ini kalian telah melindungiku. Kumohon, dukunglah aku saat ini. Tanpa kalian, aku sudah tidak kuat lagi….

Hankyung menangis hingga tertidur dengan kepala rebah di atas meja. Sepasang lengannya menjadi alas kepalanya. Ia begitu lelah dan sedih, sehingga tidak menyadari pintu dorm lantai 12 terbuka. Seseorang melangkah masuk dan berdiri mengamatinya. Setelah menghilang ke dalam kamar Hankyung dan Heechul untuk mengambil selimut, namja itu menyelimuti Hankyung yang tertidur dalam posisi duduk dengan laptop yang masih menyala. Ia membaca isi cyworld itu.

Hyung, sampai kapan kau selalu menyembunyikan tangismu? Sampai kapan kau selalu menyembunyikan kesulitanmu dari kami semua? Tidakkah kau tahu, Heechul hyung selalu tertekan melihat sikapmu. Ia merasa kau tidak cukup mempercayainya sehingga tidak pernah berterus-terang kepadanya. Cobalah untuk membuka dirimu, hyung. Meski Heechul hyung bukan orang yang peka, tapi dia sungguh memperhatikanmu dan mencemaskanmu.

Seandainya kami bisa memaksamu untuk bercerita, itu akan lebih baik. Tapi kau terlalu lembut. Kau akan pecah jika diperlakukan seperti itu. Jebal hyung, bagilah bebanmu kepada kami, sebelum semuanya menjadi tak tertahankan lagi…

Namja itu membenarkan selimut Hankyung yang sedikit bergerak dalam tidurnya, lalu berlalu dari tempat itu.

.

.

Changmin terkejut ketika HP nya berkedip-kedip. Ia baru saja tiba di ruang ganti setelah menyelesaikan pertunjukan mereka di Inkigayo. Dengan sedikit enggan, Changmin meraih HP-nya. Kedua matanya terbelalak ketika melihat nama di layar. Namja itu bergegas mengangkatnya.

"Yeoboseyo," sapa Changmin dengan wajah gembira. Keempat hyungnya melihat wajah Changmin yang semula tersenyum berubah menjadi tegang. "Mwo?! Kau ada di mana, Caramel macchiato? Tunggu! Aku akan segera ke sana!"

Changmin menutup HP-nya.

"Pergilah!"

Changmin bingung mendengar kata-kata Yunho.

"Pergilah! Dia memanggilmu, bukan? Aku larang pun kau akan tetap pergi. Kembalilah sebelum jadwal kita selanjutnya."

Wajah Changmin berubah cerah kembali walau ada kekhawatiran di sana. Ia langsung meraih jaket, topi dan tasnya, lalu meninggalkan ruang ganti. Yunho memandang pintu yang tertutup itu dengan diam. Jaejoong mendekat dan menepuk bahunya.

"Kita akan baik-baik saja," kata Jaejoong sambil tersenyum.

"Ne, kita akan baik-baik saja. Begitupun Super Junior." Yoochun duduk sambil merentangkan tangannya untuk melepas penat. "Aku tak tahu apa yang ada di pikiran Seonsaengnim. Penjualan album kita masih 100 ribu keping di atas penjualan album Super Junior. Itu hanya Korea, belum menghitung yang di luar Korea."

"Berita itu memang ditujukan untuk merugikan Super Junior." Junsu tak dapat menahan air matanya ketika teringat kata-kata yang diucapkan Petinggi SM tadi siang. "Jika album keempat kita tidak dapat mengalahkan penjualan album Super Junior, maka DBSK akan dibubarkan."

"Berita yang menggelikan," cetus Yoochun. "Album Super Junior yang mana? Kesatu? Kedua? Mereka baru saja konser dan belum ada persiapan apapun untuk album ketiga. Kenapa hanya album kita yang disebutkan?"

"Ne, berita ini akan membuat orang-orang memusuhi Super Junior. Meski penjualan albumnya masih jauh di bawah kita, banyak orang tidak memperhatikan detail seperti itu. Mereka akan memakan rumor itu mentah-mentah." Yunho memandang ketiga membernya. "Meskipun begitu, kita harus mempersiapkan album keempat ini baik-baik. Seperti yang Kyuhyun-ah bilang, DBSK dan Super Junior sama-sama akan berbuat yang terbaik."

"Tentu, kami akan selalu berbuat yang terbaik." JAejoong dan member yang lain mengangguk mantap sehingga Yunho merasa lega.

"Kita bisa melakukan sesuatu untuk meredam rumor tersebut," kata Yoochun sambil tersenyum lebar. "Kita tunjukan bahwa DBSK dan Super Junior adalah sahabat. Aku akan meminta jadwal acara mereka, siapa tahu ada yang bisa kita lakukan meski hanya sedikit."

"Aku serahkan padamu, Yoochun-ah." Yunho tersenyum.

.

Changmin yang berlari dengan terburu-buru dari dalam stasiun SBS, nyaris terjerembab. Seseorang di pintu menuju parkiran mengulurkan kaki ke arahnya yang sedang berlari menuju mobil. Untunglah Changmin berhasil menyeimbangkan tubuhnya sehingga tidak jatuh ke lantai.

"Ya! Kenapa kau berusaha menjegal kakiku?! Kau punya dendam denganku?!" Changmin berteriak dengan kesal sambil menoleh ke arah orang itu. Namun namja itu dibuat tertegun. Kyuhyun dengan houdy biru gelap dan kacamata minus berbingkai hitam tengah meringis lebar ke arahnya.

"Changmin-ah, ayo kita berjalan-jalan," kata Kyuhyun sambil tersenyum.

.

Sudah dua jam kedua namja itu berkeliaran di Seoul sambil menyamar. Mereka membeli jjangmyeon yang dijajakan di pinggir jalan dan memakannya sambil duduk berjongkok di bangku trotoar. Mereka juga ke game center, memainkan berbagai macam arcade. Mereka bahkan membeli semangkuk besar es krim untuk diri mereka masing-masing. Tapi tak ada satu pun yang berbicara hal-hal lain di luar yang mereka kerjakan.

Malam semakin larut ketika keduanya berdiri di jembatan Olympic, menatap kota Seoul yang gemerlap di malam hari. Apartemen yang dihuni oleh Super Junior maupun DBSK terlihat menawan di kejauhan dengan lampu-lampunya yang cantik. Sungai Han mengalir di bawah mereka memantulkan cahaya.

"Bulan purnama di sini kadang terlihat merah," gumam Changmin sambil menyendokkan es krim ke mulutnya. "Di tempat lain, apakah ada bulan merah seperti di sini? Mengagumkan."

"Itu karena posisi bulan berada dekat dengan garis cakrawala. Cahaya yang kita lihat merupakan pantulan lampu-lampu merah di kota Seoul ini, yang terbias ke langit, bercampur dengan cahaya matahari yang mengenai bulan. Jadi mata kita melihatnya seakan bulan itu berwarna merah," jelas Kyuhyun. Ia sibuk mengaduk-aduk mangkuk es krim di tangannya.

"Cho Kyuhyun, bolehkah aku mengusulkan sesuatu?" tanya Changmin sambil menatap sahabatnya.`

"Apa?" Kyuhyun menoleh, kemudian memasukkan sesendok es krim ke mulutnya.

"Jangan merusak situasi romantis dengan penjelasan-penjelasan ilmiahmu."

"Itu terjadi begitu saja. Aku menyukai sains. Entah kenapa orang lebih mengenalku sebagai penyuka matematika." Kyuhyun memamerkan evil smirknya. "Lagipula kita ini bukan pacaran. Apanya yang romantis?"

Changmin mengeluh keras mendengar kata-kata Kyuhyun.

"Aku tidak bilang kita pacaran! Aku sendiri sudah punya pacar! Apalagi semanis apapun wajahmu, kau itu tetap namja. Namja yang menyebalkan!" Changmin merengut. "Maksudku situasinya… Situasinya sangat menyenangkan, dan kau sudah merusaknya."

Kyuhyun tak menyahut. Dia hanya tertawa sambil memakan lagi es krimnya.

"Ngomong-ngomong soal pacar, aku pernah memutuskan pacarku karena dia berani mematikan HP-nya agar tak bisa aku hubungi."

"Aku tak tertarik mendengar kisah cintamu yang bertebaran itu."

"Aku bukan playboy! Aku hanya berpacaran dengan satu orang untuk sekali waktu. Kalau kami sudah berpisah, barulah aku menjalin hubungan lainnya!" protes Changmin.

"Arraso," kata Kyuhyun sambil tertawa geli. "Lalu, apa hubungannya denganku?"

"Kau mematikan HP-mu tadi pagi!"

"Aku mengantuk."

"Kuulangi, kau mematikan HP-mu tadi pagi!"

Kyuhyun menoleh ke arah Changmin dengan kesal.

"Shim Changmin, kalau kau mengganggu tidurku lagi, aku akan mematikannya lagi! Hyungdeul sudah tahu, aku tak suka diganggu jika sedang tak ingin. Jadi jangan coba-coba memaksaku untuk mengangkat teleponmu!"

"Ya! Cho Kyuhyun! Kau sahabat yang menyebalkan! Kenapa aku disamakan dengan hyungdeul-mu? Seharusnya kau memposisikanku sedikit istimewa!" rajuk Changmin. "Kau tak pernah menolak telepon dari Sungmin hyung. Kau pasti menerimanya."

"Itu karena Sungmin hyung baik sekali terhadapku."

"Apa aku kurang baik?! Begitu kau bilang bahwa kau membutuhkanku, aku langsung berlari meninggalkan hyungdeul."

Kyuhyun terdiam. Ia memperhatikan sungai Han yang mengalir di bawah. Sungai itu memantulkan sinar lembut yang menenangkan. "Sungmin hyung memberikan apa yang tidak aku minta. Mengetahui apa yang tidak aku katakan. Aku kadang merasa bersalah karena tidak bisa melakukan yang sama untuknya."

Changmin terdiam. Kini keduanya sama-sama melihat ke arah sungai Han, mencoba menikmati setiap keindahannya. Namun wajah Changmin terlihat sedih. Hal itu tak luput dari pandangan Kyuhyun.

"Kau tak perlu membandingkan dirimu dengan Sungmin hyung, Changmin-ah. Kalian semua menempati tempat yang berbeda. Kau satu-satunya sahabat yang paling aku andalkan. Terima kasih sudah menjadi sahabatku."

"Mwo?" Changmin menoleh sambil tersenyum lebar. Kedua matanya membulat tak percaya.

"Aigoo…tutup mulutmu! Rasa senangmu berlebihan!" protes Kyuhyun sambil tertawa geli. Namun Changmin tak peduli. Ia terus saja tersenyum hingga senyum itu berubah menjadi cengiran yang membuat Kyuhyun mau tak mau kembali tertawa.

"Kyuhyunnie punya hyungdeul yang akan selalu menjaganya. Tapi kadang, seorang sahabat menempati posisi yang berbeda. Kuharap kau selalu ada di sisinya sebagai sahabat." Changmin tersenyum ketika teringat kata-kata Kibum waktu itu. Kibum hyung, kau benar…

"LARIII!"

Teriakan itu membuat lamunan Changmin buyar. Entah dari mana, di hadapannya sudah berdiri 4 orang mengenakan houdi dan masker. Salah seorang di antaranya mencengkeram Kyuhyun dari belakang. Mangkuk es krim Kyuhyun sudah terjatuh, sama seperti miliknya saat mendengar teriakan Kyuhyun.

"Lari?!" Kau gila ya?" Changmin memandang ke arah Kyuhyun dengan bingung. Ia tak habis pikir bagaimana Kyuhyun bisa menyuruhnya lari seorang diri. Kyuhyun merutuk dalam hati melihat Changmin hanya termangu.

"Serahkan semua uangmu jika ingin temanmu ini hidup!" seru salah seorang dari mereka.

"Akan kuserahkan," jawab Changmin cepat. Ia meraih dompet di balik jaketnya sambil tetap memandang ke arah Kyuhyun dan keempat orang bermasker itu. Ia mencoba mencari cara untuk lepas dari situasi ini. "Jebal, jangan apa-apakan dia."

Namun sedetik kemudian mata Changmin terbelalak. Kyuhyun tiba-tiba menarik jempol namja yang menahannya, menekuknya lurus ke arah pergelangan tangan hingga namja itu menjerit. Begitu lengan tersebut mengendur, dijejakkannya kakinya kuat-kuat. Baru saja namja itu mengaduh merasakan sakit di kakinya, Kyuhyun melayangkan siku kirinya ke belakang untuk menghantam rahang namja itu hingga tersungkur.

Melihat Kyuhyun terbebas, Changmin segera menarik Kyuhyun ke balik punggungnya. Magnae DBSK itu menjejakkan kakinya ke perut salah seorang dari mereka sehingga orang itu terjengkang ke belakang. Tangannya yang satu menarik lengan orang yang kedua dan membantingnya ke trotoar serta menguncinya. Ketika orang ketiga mendekat dari balik punggung, ia memutar badannya, melayangkan sikunya menghantam sisi kepala, dan menutup serangan dengan tendangan ke pinggang yang membuat orang ketiga itu tersungkur. Tinggal orang yang menahan Kyuhyun tadi yang belum terkena serangannya. Melihat keempat orang itu sibuk mengaduh kesakitan, Changmin bersiaga di depan Kyuhyun.

"Appo! Heechul hyung, kau bilang magnaemu tidak bisa beladiri. Tapi dia hampir mematahkan jempolku!"Hongki meringis karena tangan, kaki dan rahangnya masih terasa sakit.

"Itu salah Hankyung-ah. Dia mengajari Kyuhyun cara membebaskan diri jika diserang. Aigoo… perutku juga sakit. Tendanganmu kuat sekali, Changminie." Heechul melepas maskernya, diikuti ketiga kawannya yang lain. Kyuhyun mengenali wajah mereka sebagai Hongki, Junhyung dan Sungmo.

Kebalikan dengan Kyuhyun yang terheran-heran melihat Heechul dan sebagian member Chocoball-nya, Changmin tertawa sambil merangkul pundak Kyuhyun. "Makanya jangan membuat sahabatku kaget seperti itu, Heechul hyung. Aku tak akan membiarkan siapa pun yang mengganggunya. Termasuk Chocoball."

"Kau tahu dari awal, Changmin-ah?" tanya Kyuhyun takjub.

"Ne, karena itu aku tidak berniat lari. Aku mengenali Heechul hyung." Changmin menghilangkan senyumnya dan memandang Kyuhyun dengan serius. "Kalau ada apa-apa, kau tak boleh memintaku lari. Lakukan seperti yang tadi, selanjutnya serahkan padaku. Lima tujuh orang aku masih bisa menghadapinya, arra?"

Changmin tertawa melihat keempat orang yang masih sibuk mengeluh kesakitan. "Heechul hyung, apa kalian tidak khawatir dianggap berandalan sungguhan? Di sini termasuk kota paling aman di dunia, makanya aksi kalian tadi mengherankan sekali."

"Ya! Changminie! Kalau tahu, kenapa kau sungguh-sungguh menyerang kami?" protes Heechul.

Changmin meringis ditatap empat pasang mata itu, tak terkecuali Kyuhyun. "Aku sedang stress, anggap saja kalian semua pelampiasannya."

"MWO?!" Heechul meradang. Ia bergerak untuk mencengkeram Changmin.

"Jamkkanman yo (tunggu sebentar)!" Kyuhyun langsung berdiri di antara Heechul dan sahabatnya. "Heechul hyung, kau tahu jurus selanjutnya yang Hankyung hyung ajarkan?"

"Apa itu?" Heechul mencoba mengingat.

"Itu adalah lari."

Heechul tersadar saat melihat evil smirk Kyuhyun. Namun terlambat. Kyuhyun menarik Changmin dan keduanya berlari secepat mungkin sepanjang jembatan.

Heechul dan yang lain hendak mengejar, namun rasa sakit yang muncul saat berlari membuat mereka terpaksa berhenti dan menyerah. Masih terdengar teriakan marah Heechul sebelum kedua magnae itu melewati ujung jembatan.

"Ya! Cho Kyuhyun! Kenapa kau menyuruhku berlari? Mereka bukan tandinganku!" seru Changmin ketika mereka tiba di taman yang berada di dekat jembatan.

"Changmin-ah,… kau akan menyesal… jika tidak menurutiku tadi. Heechul hyung… punya jurus mengerikan. Kau… Kau bisa mimpi buruk… selama seminggu!" Kyuhyun menjawab dengan napas terengah-engah.

"Aigoo… Kalau kau bilang begitu, aku tak mau mencobanya. Tapi malam ini asyik sekali! Perutku sakit membayangkan mereka sekarang," kata Changmin.

Namja itu berjongkok sambil tertawa keras-keras, sementara Kyuhyun berdiri sambil membungkuk menyentuh lututnya. Itu cara yang diajarkan Sungmin untuk meredakan napas yang memburu dengan cepat. Sepasang mata Kyuhyun mengawasi Changmin yang masih saja tertawa sambil berjongkok.

"Ah! Aku tak bisa berhenti tertawa," keluh Changmin. Perasaan senang dan lega meruntuhkan pertahanannya selama beberapa hari ini. Ia terkejut ketika air matanya satu per satu berjatuhan. "Andwae! Ige mwoya (apa ini)? Mengapa aku menangis?"

Kyuhyun terdiam. Ia mendekat dan mulai memijat bahu sahabatnya dari belakang sambil tetap berdiri. Tak satu pun kata keluar dari mulut Kyuhyun saat Changmin mulai menangis terisak sampai bahunya berguncang. Ia terus memijat hingga bahu yang tegang itu terasa mengendur.

Tak ada yang berbicara hingga Changmin berhenti menangis.

"Gomawo, Kyuhyun-ah," gumam Changmin ketika Kyuhyun ikut duduk di sebelahnya. Ia menghapus air matanya dan memandang sekeliling taman yang sepi. Hanya satu dua orang yang tampak dalam selang waktu yang lama.

"Kau memikirkan album keempat kalian?" tanya Kyuhyun setelah merasa Changmin sudah tenang.

"Kau tahu?"

"Manager hyung memberitahu kalau kalian juga dipanggil seonsaengnim, dengan topik pembicaraan yang berbeda dengan kami."

"Jadi, kau memanggilku karena membutuhkanku, atau karena berpikir aku membutuhkanmu?" Changmin memandang tajam sahabatnya. "Padahal aku senang sekali ketika kau bilang membutuhkanku di telepon tadi."

"Apakah itu penting? Bukankah kita berdua membutuhkannya?" Evil smirk Kyuhyun mengembang. "Sebentar lagi kondisi pemberitaan di luar akan memanas. Aku bahkan akan ke China. Banyak tekanan yang dialami Super Junior belakangan ini. Tapi aku senang mengetahui alasan hyungdeul bersikeras, ternyata selama ini mereka mencoba mempertahankanku di Super Junior. Aku benar-benar tak menyangka..."

Changmin terdiam. "DBSK juga banyak masalah. Mulai dari penari latar bahkan untuk makan kami dan para kru, semua dipotong dari penghasilan kami. Tidak masuk pengeluaran perusahaan. Masih banyak masalah-masalah lainnya juga yang membuat hyungdeul kesal. Termasuk rumor yang mengadu-domba kita semua."

Changmin mengerjapkan matanya yang kembali memanas.

"Aku begitu khawatir kau akan memusuhiku setelah mendengar rumor itu…"

"Changmin pabo, aku terlalu pintar untuk bisa termakan rumor tersebut."

Changmin memandang Kyuhyun sambil tersenyum lega. Namun wajahnya kembali suram. Kyuhyun memperhatikan rahang Changmin yang mengeras. Sahabatnya itu tengah menahan emosinya yang menumpuk.

"Aku selalu tahu belakangan. Malam sebelum kembali ke Korea mereka baru memberitahuku. Hyungdeul selalu berusaha mengatasi masalahnya sendiri, membiarkanku tidak tahu apa-apa. Aku merasa disisihkan…"

"Hyungdeul-ku juga begitu," kata Kyuhyun sambil tersenyum. "Tadi pagi aku sangat marah ketika tahu mereka berbohong. Diam-diam mereka belajar bahasa mandarin. Memaksakan diri bangun lebih pagi agar aku tidak menyadarinya. Benar-benar menyebalkan. Tapi saat aku pikir ulang, lain kali aku akan berpura-pura tidak tahu saja."

"Waeyo?" Changmin memandangnya dengan bingung.

"Karena kita magnae."

"Karena kita magnae? Chonun mollayo (Aku tak mengerti)."

"Aku pikir hyungdeul melakukan itu agar kita tetap ceria seperti biasa." Kyuhyun meringis. "Aku benci mengatakan ini. Tapi sepertinya, bagi mereka tingkah kita selama ini cukup menghibur. Dan mereka ingin mempertahankan itu agar bisa melewati masa-masa sulit."

"Geuraeyo (begitu)?" Changmin memandang bulan purnama merah yang masih bertahta di langit. Ia mendengus keras. "Memang menyebalkan jika keusilan kita malah menghibur mereka."

Kyuhyun kembali meringis. "Jika itu bisa membuat mereka bahagia, membuat mereka melupakan masalah yang ada walau hanya sejenak, aku pikir…aku akan berpura-pura tidak tahu apa-apa."

Changmin menautkan alis ketika Kyuhyun bangkit berdiri.

"Iliwa (ayo), Changmin-ah, kita buang semua perasaan sesak ini, dan kembali ke dorm dengan semangat baru," kata Kyuhyun sambil tersenyum lebar. "Kau ikuti aku, arra?"

Changmin mengangguk.

Kyuhyun menarik napas dalam-dalam.

"HYUNGDEUL PABO! KALIAN PIKIR KALIAN BISA MENIPU KAMI?! KAMI JAUH LEBIH PINTAR DARIPADA KALIAN SEMUA!"

"NE!"

"BERANI-BERANINYA KALIAN MENUTUPI MASALAH! BERANI-BERANINYA KALIAN MENGANGGAP KAMI TIDAK BISA MENANGGUNG SEMUA ITU BERSAMA KALIAN! KALIAN BENAR-BENAR PABO!"

"Ne!"

"KAMI JAUH LEBIH KUAT DARI ITU, HYUNGDEUL! KAMI BISA TERTAWA DI SAAT KAMI MENANGIS! KAMI BISA TERSENYUM DI DEPAN KALIAN SAAT KAMI SEDIH! TAPI KALAU ITU YANG KALIAN MAU, KAMI AKAN MELAKUKANNYA UNTUK HYUNGDEUL!"

"Ne."

"HYUNGDEUL PABO! SARANGHEYOOO!"

"Ne. Sarangheyo..."

Kyuhyun berhenti berteriak. Meski merasa lega, ia memandang heran ke arah Changmin yang masih terduduk seperti tadi.

"Changmin-ah, kenapa kau tidak ikut berteriak?"

"Aku lapar, Caramel macchiato…," gumam Changmin dengan wajah memelas.

Kyuhyun melongo. Ia hendak melemparkan kalimat-kalimat pedas kepada Changmin yang sudah membuatnya tampak bodoh dengan berteriak sendirian. Tapi melihat wajah sahabatnya itu, ia menjadi tidak tega.

"Ayo, kita cari makan!" kata Kyuhyun sambil menarik Changmin berdiri. Wajah Changmin langsung bersinar cerah. "Ommo… Obat stress-mu memang makan. Ayo kita makan yang banyak. Tapi kau yang membayarnya, arra?"

.

.

26 Februari 2008

Setiap hari berita tentang konser Super Junior ditayangkan di televisi, radio, juga surat kabar. Bahkan media di Taiwan berencana memberitakan konser tersebut selama seminggu berturut-turut, dari mulai wawancara di backstage, komentar para fans yang datang, konperensi pers, dan berbagai hal yang menyangkut konser.

Beberapa negara termasuk Jepang mengirimkan fax, surat maupun email kepada pihak SM agar menambahkan negara mereka ke dalam daftar negara yang akan dikunjungi oleh Super Show. Namun pihak SM tak merespon. Mereka tetap menjalankan apa yang sudah direncanakan semula.

Tidak ada hari istirahat untuk Super Junior. Begitu konser selesai mereka sudah disibukkan dengan jadwal mereka yang biasa. Rekaman untuk acara komedi Super Junior Unbelievable Outing juga mulai berjalan kembali.

Berbanding terbalik dengan pemberitaan di luar yang sangat menggembirakan, kondisi di dalam Super Junior justru sangat suram. Heechul hanya muncul di jadwal MC nya, selain itu ia menghilang entah ke mana, bahkan kadang tidak bersama Chocoball-nya. Beberapa member yang lain menjadi tidak antusias dengan pekerjaannya, bahkan beberapa jatuh sakit karena tekanan yang dialami.

Siwon yang tidak pernah mempunyai pikiran buruk, tetap terlihat gembira. Ia mengajak Kyuhyun, Yesung dan Kibum ke tempat ibadah sehingga keempat namja itu cukup tenang dibandingkan yang lain. Tetapi keempatnya bukanlah mood maker seperti Shindong.

Leeteuk sendiri salah satu yang jatuh sakit akibat tekanan yang ia alami. Namun namja itu memaksakan diri tetap bertugas di SUKIRA. Ia bersyukur rumor tentang dibubarkannya DBSK jika album keempat mereka tidak bisa mengalahkan penjualan album Super Junior belum tersebar. Namun rumor sebelumnya cukup membuat antis mereka berteriak kegirangan.

Kami tidak boleh terus seperti ini… Tidak peduli apa yang managemen pikirkan tentang Super Junior, aku harus bisa melindungi dongsaengdeul. Aku adalah leader, aku harus kuat! Masih segar di ingatan Leeteuk pandangan Heechul saat di ruang Petinggi SM. Namja itu menegurnya tanpa kata-kata. Menuntut tindakannya sebagai seorang leader.

.

Seperti biasa, Leeteuk dan Eunhyuk pulang tengah malam dari SUKIRA. Saat pintu lift membuka di lantai 11, Leeteuk menahan tangan Eunhyuk yang hendak keluar. "Hyukie, tolong kumpulkan semua member di kamarku. Jika ada yang sudah tidur, bangunkan saja. Aku ingin berbicara dengan kalian semua malam ini juga."

"Tapi, hyung, kau sedang sakit. Seharusnya hyung beristirahat dan menundanya sampai besok."

"Aniyo. Aku akan bertambah sakit jika semuanya tidak diselesaikan malam ini."

"Tapi Kangin hyung, Siwonie dan Kibumie…"

"Kau akan menemukan mereka di dorm lantai 11," kata Leeteuk sambil tersenyum lemah. "Tadi sore aku sudah menelepon mereka untuk menginap di dorm malam ini."

.

Ryeowook memandang Kyuhyun dengan cemas saat mereka berjejalan di dalam lift menuju dorm lantai 12. Tak ada yang suka jika Leeteuk sudah mengadakan rapat di kamarnya.

"Kyuhyunie, kira-kira Teuki hyung akan marah soal apa?" tanya Ryeowook gugup. "Aku memang lupa memeriksa persediaan dapur. Beberapa bumbu ada yang habis, juga ramen kesukaan Teuki hyung."

"Ryeowookie, Teuki hyung tidak akan marah soal dapur. Pasti ada hal yang lebih serius sehingga dia memanggil kita semua malam-malam begini," kata Kyuhyun sambil menguap. "Yang tidur saja diharuskan bangun. Bahkan aku sampai diraba-raba oleh Yesung hyung."

Kyuhyun bergidik dan merengut ke arah Yesung yang tersenyum lebar.

"Kau kalau tidur seperti orang mati, Kyuhyunie. Aku hanya menolong Sungminie membangunkanmu."

"Tapi hyung tidak perlu memegang-megang philtrum, bibir dan pipiku!"

"Salahkan wajahmu yang polos jika tertidur."

Semua tertawa mendengar jawaban enteng Yesung, sehingga sang magnae menggembungkan pipinya dengan kesal.

"Kyuhyunie, mungkin saja Teuki hyung memarahi member yang pulang pagi." Eunhyuk mencoba menggodanya.

"Aku kan bersama Changmin-ah. Kenapa harus marah? Heechul hyung juga berkeliaran di luar bersama Chocoball-nya." Kyuhyun meringis. Ia bersyukur tadi pagi Leeteuk menolongnya dari pembalasan Heechul.

.

Leeteuk menyambut mereka semua dengan senyum lemah. Ia berusaha duduk di kursi, namun Sungmin melarang dan memintanya duduk bersandar di punggung tempat tidur. Leeteuk memandang semua yang berkumpul dengan perasaan senang, apalagi Heechul juga bersedia ikut meski hanya duduk di pojok ruangan, sedikit terpisah dari yang lain.

"Gomawo, jeongmal gomawo, dongsaengdeul…. Aku senang sekali kalian mau berkumpul di sini selarut ini." Tiba-tiba sang leader menangis, membuat mereka semua terkejut. Ryeowook dan Donghae langsung memeluk sang leader yang terisak-isak.

Heechul berdiri dengan wajah kesal. "Teuki hyung, ini bukan saatnya menangis!"

"Mianhe, Chullie… Aku hanya terharu melihat kita semua masih bisa berkumpul seperti ini sekarang…."

Heechul membuang muka, mencoba menyembunyikan perasaannya yang terpukul oleh kata-kata Leeteuk.

"Chullie,… Hankyung-ah…, Yesungie,…."

Leeteuk menyebut nama mereka semua satu per satu dengan perlahan. Seperti orang sedang berhitung, Leeteuk terus bergumam. Tak satu pun yang bersuara saat itu. Setiap Leeteuk menyebutkan sebuah nama, semua tanpa sadar mengamati member yang sedang disebutkan namanya. Sang leader menghapus air matanya setelah selesai menyebut nama ke-12 dongsaengdeul.

"Aku menganggap kita ini hyung dan dongsaeng. Bukan hanya karena pekerjaan kita, tapi karena hati kita sudah terikat."

Leeteuk memandang mereka semua yang mencoba mencerna kata-katanya. "Ryeowookie, apakah jika kau pergi ke China, hubungan kita akan terputus?"

"Andwae!" seru Ryeowook sambil menangis memeluk Leeteuk. "Aku pasti memikirkan hyungdeul dan Kibumie. Selamanya kita tetap Super Junior."

Leeteuk mengelus kepala Ryeowook yang bersandar di bahunya. Kali ini ia memandang Eunhyuk. "Eunhyukie, apakah kau akan melupakan member yang pergi ke China?"

"Aniyo, mana mungkin?" Eunhyuk menggeleng keras. "Hankyung hyung, Donghae-ah, Siwonie, Ryeowookie dan Kyuhyunie sudah seperti keluargaku sendiri. Kita sudah lama sekali hidup bersama di dorm, sudah banyak hal yang kita lewati, sedih maupun senang. Tidak mungkin aku melupakannya."

"Meski aku akan sibuk di drama, aku tetap memikirkan kalian semua," ucap Kibum. Wajahnya kembali muram. "Seharusnya aku saja yang…."

"Kibum hyung…" Kyuhyun memeluk Kibum dari belakang, menyenderkan kepalanya ke punggung Kibum sehingga Kibum yang kurang suka dipeluk, berusaha menjauhkannya. Kyuhyun tertawa saat Kibum berbalik ke belakang. Godaannya berhasil membuat namja itu melihat ke arahnya. "Aku di sana untuk bernyanyi. Kibum hyung di sini untuk berakting. Bukankah semua mengerjakan yang disukai?"

Mata Kibum mengerjap mendengar kata-kata Kyuhyun. Meski hal itu tidak mengurangi rasa bersalahnya karena tidak bisa mencegah Kyuhyun masuk SJ China, namja itu mencoba tersenyum.

"Kangin-ah." Kangin tertunduk ketika Leeteuk memandang tajam ke arahnya. "Bagaimana denganmu, Kangin-ah? Kita teman sekerja atau keluarga?"

"Tentu saja keluarga! Kenapa Leeteuk hyung bertanya seperti itu?" protes Kangin dengan kesal. "Apa hyung tidak merasa aku selalu berusaha melindungi kalian semua?!"

"Jika benar begitu, kenapa sekarang kau tidak bersemangat bekerja?"

Kangin terperangah. "Itu karena… karena…" Kangin tertunduk, tidak tahu harus mengatakan apa kepada sang leader. Leeteuk tersenyum lembut, menjangkau tangan Kangin dan menepuknya.

"Karena pihak managemen sendiri yang menyerang kita dan menginginkan kejatuhan kita? Benarkah begitu?"

"Apa yang Kangin hyung rasakan sama seperti yang aku rasakan," kata Shindong dengan mata berkaca-kaca. "Selama ini kita semua tahu bahwa kita tidak diinginkan. Tapi mendengarnya secara langsung dari Seonsaengnim, apalagi setelah konser kita berhasil dengan sukses, membuat aku merasa terpukul. Buat apa kita bekerja keras jika akhirnya hanya seperti ini?"

"Aku pun merasakan hal yang sama. Sakit hati, kecewa, putus asa…" Leeteuk lagi-lagi tersenyum. "Tapi apa yang kudapat dengan semua itu? Badanku sendiri yang hancur. Aku jadi merasa tidak sehat dan tertekan."

"Itu hal yang wajar, hyung," kata Hankyung dengan nada kecewa yang terdengar jelas. "Padahal dengan kita berhasil, mereka juga ikut senang bukan? Mereka juga ikut diuntungkan. Tapi bagi mereka, kita hanya sebuah grup yang bisa diganti dengan mudah oleh grup lainnya. Mereka…" Hankyung tidak sanggup melanjutkan kalimatnya. Jelas terlihat namja berhati lembut itu sangat marah.

Leeteuk tersenyum maklum.

"Saat kita bersedih, siapa yang memberi kita semangat?" Leeteuk memandang mereka satu per satu. Ia menunggu hingga semua mencerna dan memikirkan kata-katanya. "Saat kita tidak memiliki uang untuk membeli mantel hangat, siapa yang memberikan kita mantel? Siapa yang memberikan bantal pemijat untuk Hyukkie ketika merasa dia membutuhkan benda itu?"

"ELF!" seru Kyuhyun dengan wajah gembira. "Aku sangat senang dengan semua hadiah dari ELF. Karena itu, aku pasti memakainya secara bergilir."

"Kau sudah mendapat begitu banyak pakaian dan lain-lain, kenapa masih suka meminjam milik kami?" protes Donghae. Wajah tampannya merengut. "Teuki hyung, Kyuhyunie bilang hanya yeoja yang memakai baju beberapa tumpuk. Dia menyindir gaya berpakaianku, tapi dia sering meminjam rompiku!"

"Aish! Donghae-ah! Itu karena rompi itu bagus dan cocok dengan baju yang akan aku pakai. APPO!" Kyuhyun mengelus kepalanya yang sakit karena dipukul Heechul.

"Panggil dia hyung, Jelek! Bagaimana pun si ikan bau itu hyungmu!"

Donghae ingin protes dengan kata-kata Heechul, namun dia akhirnya memilih diam. Beberapa member tertawa geli. Beberapa member yang lain tetap memasang wajah suram.

"Yesungie, bagaimana pendapatmu?" Leeteuk membalikkan pembicaraan ke awal.

"Seperti yang Teuki hyung bilang, ELF selalu mendukung kita sejak awal. Aku rasa, itu alasan yang sangat kuat untuk bertahan."

Leeteuk tersenyum puas mendengar jawaban Yesung. Ia memandang Sungmin yang sejak tadi hanya terdiam. "Sungminie, ada yang hendak kau katakan?"

Sungmin menarik napas, namun tersenyum melihat Kyuhyun dan Donghae yang masih sibuk melemparkan gerutuan kecil satu sama lain. "Aku sebenarnya juga kecewa dengan pihak managemen yang membesarkan kita. Tapi aku masuk ke sini untuk menjadi penyanyi. Di sini aku juga mendapat 6 hyung dan 6 dongsaeng. Mengenal kalian semua adalah kebahagiaan untukku. Aku ingin selamanya bersama kalian semua. Jika boleh, aku ingin merayakan setiap ulang tahunku bersama dengan Super Junior."

"Aku bersedia, hyung!" celetuk Kyuhyun, Donghae, Eunhyuk dan Ryeowook nyaris bersamaan.

"Aku juga. Berapa kali pun Sungmin hyung menginginkan dorm berhias lilin, aku akan melakukannya," kata Siwon sambil tersenyum menampakkan sepasang lesung pipinya. "Tentu saja dengan kaki yang sehat sehingga aku bisa memasang lebih banyak lilin."

Sungmin tertawa melihat wajah-wajah polos tanpa beban itu. "Teuki hyung lihat? Aku rasa, aku punya alasan yang sangat kuat untuk bertahan."

"Tutup mata, tutup telinga, bicara dengan hati." Leeteuk tersenyum. "Aku mengerti beberapa dari kalian kecewa. Tapi berpikirlah seperti ini: Kita berusaha bukan untuk managemen. Kita berusaha untuk kelangsungan keluarga Super Junior. Untuk para ELF yang setia mendukung kita. Jangan hiraukan hal yang lain. Berusaha, berusaha dan terus berusaha yang terbaik. Aku yakin, semuanya akan membuahkan hasil yang baik."

Semua mengangguk kecuali Kangin, Heechul dan Hankyung. Mereka masih tampak ragu.

"Chullie, kau ingin bernyanyi bersama kami hanya sebagai Super Junior? Aku tak akan melarangnya," kata Leeteuk, membuat Heechul menautkan alisnya. "Kita adalah keluarga. Jika uri Kyuhyunie butuh perhatian ekstra soal kondisinya yang lemah, kita pasti memberikannya. Jika uri Kibumie tidak bisa memecah perhatiannya untuk dua hal, kita juga menerimanya. Begitu pun jika uri Chullie membutuhkan kebebasannya bertindak…. Sebab hyung yakin, apapun yang kau lakukan tidak akan mempermalukan kami. Kau bukan orang yang seperti itu."

Tak ada yang berani berbicara saat Leeteuk dan Heechul saling bertatap mata.

Heechul berusaha menahan perasaannya yang tersentuh oleh ucapan Leeteuk. Ia mengatupkan mulutnya rapat-rapat untuk membantu menetralkan emosinya, namun kemudian mulutnya tersenyum. "Teuki hyung, selamanya kau adalah leader yang aku kagumi. Mereka tidak mengenalmu sehingga bisa berkata kau leader yang lemah. Kau baru saja menghancurkan salah satu orang terkeras di Korea."

Kata-kata Heechul membuat semua tertawa, tidak terkecuali Hankyung dan Kangin yang sedari tadi berwajah muram. Kangin meringis lebar sambil menghapus air matanya. "Teuki hyung, jeongmal mianhe. Mulai sekarang, aku akan berusaha bekerja dengan baik agar Super Junior bisa bertahan."

"Hankyung-ah?"

Heechul merangkul bahu Hankyung yang hanya tersenyum ketika ditanya Leeteuk. "Aku akan berusaha dengan giat, Teuki hyung. Aku akan menjaga semua member yang ikut denganku nanti. Aku akan membuat nama Super Junior berkibar di negeri China." Heechul memamerkan seringainya. "Begitulah arti senyum sahabatku ini."

Semua semakin tergelak ketika Hankyung menyikut Heechul yang segera berlari menghindar. Leeteuk tersenyum memandang dongsaengdeul yang langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk membuat berantakan kamar Leeteuk dan Donghae dengan kehebohan mereka. Bada menatap dari pojok kamar dengan takut mendengar suara-suara bising itu. Untunglah Donghae segera tersadar dan mengangkat serta memeluknya erat-erat. Perhatian mereka kini beralih ke Bada yang sangat imut dan lucu.

Dongsaengdeul, teruslah bersemangat seperti ini. Sesungguhnya, dukungan ELF dan senyum kalianlah yang membuatku bisa bertahan.

.

.

27 Februari 2008

Pertemuan tadi malam membuat dorm Super Junior kembali hidup. Kini mereka semua bersemangat untuk bekerja, bukan untuk pihak managemen, melainkan untuk ELF dan keutuhan grup mereka.

Member yang terpilih menjadi member Super Junior China berlatih keras sedari pagi agar bisa menyanyikan lagu-lagu berbahasa mandarin dengan pengucapan yang benar. Kehadiran Zhoumi di dalam grup sangat disyukuri oleh Hankyung. Di waktu yang akan datang, namja itu akan sangat membantu untuk memberi pelajaran kepada yang lain.

"Ah! Shi Yuan! Wo xiang ni (aku merindukanmu)!" Zhoumi melompat di tempat lalu berlari cepat menerjang Siwon yang muncul di koridor ruang training.

Siang ini beberapa member Super Junior menjemput Zhoumi untuk mengantarnya dan Hankyung ke bandara. Member Super Junior yang lain melongo. Mereka nyaris berpikir makhluk tinggi kurus itu hendak melompat ke pelukan Siwon. Meski begitu, mereka tetap menggelengkan kepala melihat Zhoumi menggelayut dengan manja. Kyuhyun dan Hankyung saling berpandangan dengan malu.

"Zhoumi ge, kita baru saja bertemu kemarin," kata Siwon. Meski begitu, Siwon tetap memeluk Zhoumi. Lagi-lagi yang lain menggelengkan kepala melihat ulah keduanya.

"Gui Xian, hari ini kau imut sekali! Kau baru memotong rambutmu?" Zhoumi hendak memeluk Kyuhyun, namun Kyuhyun langsung mendorongnya menjauh. Terjadi perdebatan kecil di antara keduanya.

"Aku tahu kenapa namja ini terpilih sebagai member Super Junior China," gumam Yesung. "Dia juga aneh, sama seperti kita."

"Aku tidak aneh," kata Henry sambil tertunduk. Ia nyaris menjerit ketika Leeteuk tiba-tiba menepuk pantatnya dan Heechul seperti hendak mencium pipinya. "Aku tarik ucapanku. Aku aneh…aku juga aneh. Don't touch me again, please?"

Semua terbahak-bahak melihat wajah Henry yang putih berubah memerah. Saat pembuatan MV nanti, Henry dan Zhoumi akan tinggal bersama di dorm Super Junior. Meski mereka sudah saling mengenal, Henry yang akan sekamar dengan Eunhyuk merasa sedikit cemas. Leeteuk dan Heechul selalu membuatnya bergidik dengan skinship mereka.

Siang ini Zhoumi dan Hankyung akan terbang ke Beijing untuk menghadiri debut album Zhang Li Yin, penyanyi solo SM, di negara tirai bambu itu. Zhoumi bertindak sebagai MC dari SM, sedangkan Hankyung mewakili Super Junior. Seharusnya Hankyung dan Siwon yang menjadi model MV lagu-lagu Zhang Li Yin ikut dalam acara. Namun Siwon tetap tinggal di Korea untuk mengajar bahasa mandarin kepada yang lain. Waktu mereka sudah sangat sempit.

"Hankyung hyung, kau sudah membawa rekaman kita?" tanya Shindong.

"Sudah, nanti akan disiarkan di acara debut tersebut." Hankyung tersenyum. Ia memeluk dongsaengnya satu per satu dan juga Heechul. Namja itu berhenti pada Leeteuk. "Teuki hyung, semoga aku bisa menjadi leader sebaik dirimu."

"Geogjeonghaji maseyo (jangan khawatir). Meski Seonsaengnim seperti itu, beliau pasti memilihmu karena tahu kau mampu menjadi leader." Leeteuk tersenyum membesarkan hati Hankyung. "Jadilah dirimu sendiri di sana. Kita semua punya sifat masing-masing. Kau tak perlu mengikuti caraku memperkenalkan diri."

"Tentu saja jangan!" celetuk Eunhyuk. "Aku tak bisa membayangkan jika Hankyung hyung melakukan gerakan berputar ala Teuki hyung."`

Semua tertawa lebar saat Eunhyuk menirukan Leeteuk.

.

.

Acara debut album Zhang Liyin sangat meriah. Antusiame yang hadir sangat mengejutkan. Warna suara Zhang Liyin yang bernuansa R&B memang pertama kalinya di SM, apalagi dia seorang yeoja yang masih berusia muda. Usianya hanya terpaut satu tahun dari Kyuhyun.

Hankyung tak dapat menahan rasa senang ketika rekaman video dari artis SM yang tidak hadir diputar. Sambutan yang diterima saat ucapan selamat dari Super Junior ditayangkan, tidak kalah meriah dari sambutan untuk ucapan selamat dari DBSK yang ditayangkan lebih dulu.

Zhoumi juga memandang semua itu dengan haru. Belum ada yang tahu mengenai masuknya dia ke Super Junior. SM meminta semua menutup info tersebut sampai keluar pengumuman resmi dari pihak SM pada bulan April nanti.

Zhoumi memanggil Hankyung ke atas panggung untuk memberikan selamat kepada Zhang Liyin. Banyak media tertarik dengan pembawaan Hankyung yang lembut dan tenang. Mereka pun mewawancarai Hankyung saat acara selesai, apalagi Hankyung dan Siwon ambil bagian dalam kedua MV lagu Zhang Liyin.

"Aku belum sepenuhnya puas," kata Hankyung ketika mereka menanyakan soal aktingnya yang memukau di MV tersebut. "Jika aku memiliki kesempatan lain, aku ingin mengambil peran dalam drama atau film yang bagus. Sayangnya, aku tidak lama berada di Beijing. Aku akan kembali ke Korea setelah menghadiri ulang tahun Sohu ke-10 besok."

Namja itu tersenyum saat wartawan mengupas aktingnya dan Siwon di film 'A Battle of Wits'. Mereka membandingkan akting keduanya dan memujinya. Hankyung menanggapi semua itu dengan sabar.

"Shi Yuan lebih berpengalaman soal akting," jelas Hankyung. "Masing-masing kami memiliki kelebihan dari yang lain. Shi Yuan sangat professional. Aku harus belajar banyak tentang ekspresi wajah dan caranya berakting. Tatapan matanya sangat hidup. Kami kadang-kadang berdiskusi tentang bagaimana harus berakting di sebuah adegan."

"Banyak fans yang menginginkanmu berperan dalam sebuah film."

Hankyung lagi-lagi menanggapinya dengan senyum lembut.

"Super Junior baru saja melangsungkan konser selama 3 hari. Kami sangat bersemangat karenanya. Kami menjalaninya dengan hati yang senang. Kami merasa beruntung bisa berinteraksi langsung dengan semua fans." Hankyung bercerita dengan wajah cerah. "Ada banyak sekali tempat untuk kami keluar dan masuk ke panggung. Sungguh menyenangkan membuat fans terkejut karena tidak menyangka dari mana kami akan muncul."

Hankyung mengangguk hormat ke arah kamera yang meliputnya. "Aku sangat berterima kasih kepada para fans dari China yang telah datang ke konser Super Junior di Seoul, Korea. Terima kasih juga untuk para fans dari Taiwan, Hongkong, Malaysia, Thailand, Jepang, dan negara lainnya. Ada begitu banyak yang datang ke konser kami."

Wajahnya yang lembut membuat semua terpesona dengan ketulusan namja itu. "Terima kasih untuk semua orang di sini. Terima kasih atas dukungan kalian kepada Super Junior. Kami akan selalu tampil lebih baik dari hari ke hari. Kalian akan melihat buktinya. Terima kasih." Hankyung menutup wawancara dengan senyum lembutnya.

Di salah satu sisi ruangan, beberapa orang memandangnya dengan serius.

"Hangeng dari Super Junior. Aku tertarik padanya," kata seseorang kepada ajudan yang berdiri di sisinya. "Kirimkan surat permohonan ke SM. Aku ingin menjadikannya tokoh utama di film MULAN. Aku yakin, dia akan menjadi bintang besar setelah ini."

.

Di saat yang sama, Jaejoong menjadi guest di Chin Chin saat Kangin bertugas sebagai DJ. Mereka saling bertukar cerita dengan akrab. Jaejoong pun memanggil Kangin dengan sebutan 'hyung'. Mereka berharap, dengan menunjukkan kedekatan mereka, fans kedua pihak tidak menjadi bertikai karena rumor kosong yang sempat menyebar. Jaejoong tertawa terbahak-bahak saat Junsu menyela pembicaraan mereka dengan menagih hutang Kangin kepadanya.

Sungmin membawakan acara di Chunji dengan sangat baik seperti biasa. Donghae yang menjadi bintang tamu di SUKIRA menyanyikan lagu bernuansa Hawaiian diiringi celetukan kocak dari Eunhyuk. Leeteuk sesekali ikut menimpali.

Semua member Super Junior melakukan bagiannya masing-masing dengan gembira. Mereka tidak lagi memikirkan kata-kata Petinggi SM tentang mereka.

.

.

28 Februari 2008

Kedatangan Hankyung kembali ke dorm Super Junior disambut dengan gembira. Mereka berkumpul di sofa lantai 11 untuk membuka oleh-oleh sementara Hankyung bercerita. Hankyung yang tidak sempat bermalam di rumahnya, merasa bersyukur sempat bertemu sang mama yang membawakan banyak makanan untuk mereka.

Berita tentang Hankyung yang terpilih menjadi calon pembawa obor di Olimpiade nanti, membuat semuanya merasa senang.

"Hankyung hyung, jika kau terpilih, bolehkah kami mengiringimu di belakang saat membawa obor?" Terdengar celetukan dongsaengdeulnya. "Tidak masalah jika di belakang hyung berlari 12 orang bukan?"

"Oh itu tidak masalah!" seru Leeteuk penuh semangat. Namun begitu dia membayangkan mereka berlari di belakang Hankyung, wajahnya memerah. "Aku rasa itu akan jadi masalah."

Hankyung tertawa terbahak-bahak melihat mimik Leeteuk yang tersipu dan mimik kesal member lainnya. Air mata namja itu nyaris tumpah. Aku berharap kebersamaan ini akan tetap selamanya…

.

Petinggi SM yang baru saja pulang dari peluncuran album Zhang Liyin di China, menautkan alis melihat sebuah map di mejanya. Isinya sebuah proposal yang berasal dari sebuah perusahaan yang ternama. Wajahnya mengeruh ketika membaca isi map tersebut. Ia pun memanggil ajudan kepercayaannya.

"Sisihkan proposal ini."

"Tapi, Tuan, ini kesempatan yang sangat baik. Hankyung sshi akan melonjak naik jika…."

"Sisihkan!" hardik sang Petinggi SM.

"Apakah Tuan akan menggantinya dengan member Super Junior yang lain?"

"Sisihkan kataku! Apa kau tuli?!" desisnya mengancam.

Sang ajudan membungkuk ketakutan mendengar nada suara itu.

"Jangan katakan mengenai proposal ini kepada siapa pun. Arra?!"

Sang ajudan membungkuk hormat dan berlalu.

Petinggi SM memukul mejanya dengan gusar. "Kenapa selalu Super Junior… Lagi-lagi Super Junior?! Apa mereka tidak melihat banyak yang jauh lebih bagus dari Super Junior? Bahkan Hankyung sshi terpilih menjadi calon pembawa obor di ajang internasional… Ini tidak boleh terjadi. Sebisa mungkin aku harus menghambat mereka."

Sang petinggi SM berjalan di ruangannya sambil sibuk berpikir.

"Kedua member baru Super Junior M akan menuai protes keras dari ELF. Aku sangat yakin akan hal itu. Antis akan menyantap Super Junior hidup-hidup dengan rumor yang tersebar. Belum lagi Cassiopeia yang merasa idolanya terancam dengan keberadaan Super Junior.

Aku ingin lihat, apakah Super Junior masih bisa bertahan sampai jadwal Super Show selanjutnya…atau konser itu harus dibatalkan karena mereka bubar."

Sebuah senyum menghiasi wajah sang petinggi SM. "Jika 13 itu tidak bersama, mereka tidak bisa melakukan apa-apa. Waktu dan jarak akan memisahkan mereka semua. Aku benar-benar menantikan kejatuhan kalian, Super Junior."

.

.

Membuat sebuah album berisi 12 lagu dalam bahasa yang tidak mereka kuasai, 3 lagu berbahasa Korea, serta persiapan pembuatan MV, mengakibatkan member Super Junior yang tergabung dalam SJ M kalang-kabut. Dari pagi hingga malam mereka terus berlatih dan berlatih. Proses rekaman pun tidak mudah. Hankyung berusaha agar mereka memiliki pengucapan yang tepat saat menyanyikan lagu.

Banyaknya kesibukan dan waktu yang terus mengejar, membuat Hankyung berada dalam tekanan yang sangat tinggi. Umumnya sebuah album dibuat dalam kurun waktu 6 bulan, tapi lagi-lagi mereka dipaksa untuk membuat keajaiban. Album untuk SJ M hanya mempunyai waktu satu setengah bulan untuk pembuatannya. Berat badan Hankyung turun hampir 5 kg dan kesehatannya pun memburuk.

.

Sungmin baru saja selesai membereskan kamar. Ia memandang puas ruangan yang sudah terlihat bersih dan nyaman itu. Awal mereka pindah ke apartemen ini, Sungmin dan Kyuhyun bergantian membersihkan kamar mereka. Namun Sungmin memilih mengambil alih semuanya daripada harus melihat Kyuhyun membersihkan dengan standarnya yang jauh di bawah Sungmin.

"Lagi-lagi mereka pulang larut," gumam Sungmin saat melihat waktu di jam wekernya.

Namja itu sedang memeriksa tumpukan hadiah yang didapatnya dari fans sewaktu pintu kamar terbuka. Sungmin bergegas mendekati Kyuhyun untuk menunjukkan sebuah bantal leher warna pink yang baru saja ia temukan. Namun senyum Sungmin sirna ketika melihat wajah Kyuhyun yang sangat pucat.

Kyuhyun tersenyum lemah saat Sungmin berada di depannya.

"Sungmin…hyung…"

Hanya itu yang keluar dari mulut magnaenya sebelum tubuh itu tumbang.

.

.

TBC

.

.

ANDWAE! Apakah kondisi Kyuhyun kembali memburuk?

Super Junior akhirnya bisa mengembalikan kekuatan tekad mereka

yang nyaris melemah akibat tekanan yang muncul.

Tapi spertinya Petinggi SM tidak akan menyerah begitu saja.

.

Buat yang tertarik untuk membeli buku Falling Star… Bukunya dah ready lho

Jadi nggak perlu nunggu lama lagi untuk sampai di rumah

Uhm…

'Reviewnya ditulis ya, chingudeul hehehe'

Udah bosan baca kalimat ini ?

Tapi author nggak akan pernah bosan nulisnya wkwkwk

Sama seperti author nggak pernah bosan baca review yg masuk apalagi kalau mood lagi jelek atau mandeg.

.

Buat yang mau lihat foto / video yang berhubungan dengan ff ini…

Add saja fb author :

www titik facebook titik com /iyagi7154

.

Kamsahamnida

.

.

Jawaban Review CH 32

3/15/13 . chapter 32

Gomawo :-)

MyKyubee 3/15/13.

Iya, yang lain 1 tahun udah punya konser, mereka belum, sampai Donghae mau jadi nelayan lagi wkwkwk

Ya, dari yang aku ikuti bahasan FP tanggal segitum, rumor itu menyebar

Ne, umur rata2 BB GB di Korea termasuk SM hanya 5 tahun. Selalu saja bubar.

Kagak usah malu, aku suka kok baca reviewnya kkk

Okta1004 3/15/13 . chapter 32

Iya, Kyuhyun kadang polosnya kelewatan. Itu kata Ryeowook lho. wkwkwk Padahal dia juga kagak kalah ama Kyuhyun polosnya

song ha nuel 3/14/13 . chapter 32

Sebagian real, fanfic just fanfic

Soal otoriter bisa disurfing Banyak buktinya kan

Aikyu 3/14/13 . chapter 1

Menurut chingu? Wartawan aja kan nggak boleh masuk saat itu

ayu wandira 3/13/13 . chapter 32

Gomawo buat reviewnya

137Line 3/13/13 . chapter 32

Siapa itu daddy?

Hanwiebum 3/12/13 . chapter 32

Kyuhyun nggak pernah menampakkan kondisinya di panggung kecuali kayak SS3 yg terpaksa nelen muntah, nah itu baru kelihatan
Gomawo udah bersedia mereview

Kyuhan 3/12/13 . chapter 32

Gomawo buat doanya

Gomawo juga udah ngikutin dan mereview

Azurasky Elf 3/12/13 . chapter 32

Aku juga kangen Petinggi SM kkk benar2 kudu bersabar buat memunculkan dia di waktu2 tertentu aja

Aikyu 3/12/13 . chapter 32

… suka banget nyiksa Kyuhyun kkkkk

apa maksudnya 4-5 cerita? aku selama belum nemu TBC nggak bakalan berhenti :-D

Yah, FB kan uber2an jawabnya, itu aja ada yg kelewat terus wkwkwk
Tenang aja, aku nggak bales kok, cuma nulis kkkk Gomawo reviewnya

evier 3/12/13 . chapter 32

Iyagi imnida Gomawo udah mereview hehehe

IrumaAckleschia 3/12/13 . chapter 32

DD! Aku suka banget nulis DD, lebih bebas… tapi belum bisa. Tiap mau nyoba, takut karakternya membaur dgn yg di RS, jadi terpaksa nunggu RS selesai kayaknya

laila savitri 3/11/13 . chapter 32

Gomawo

pipiet sparcloud 3/10/13 . chapter 32

Semoga hehehe soalnya aku kurang suka menyelipkan yang panjang-panjang, bacanya jadi agak terganggu dengan tanda dalam kurungnya)

Ne Yesung cukup eksis kok di ff ini, meski nggak selalu muncul

Bikin deg2an? soal apa?

kireiYamanaka Ino 3/10/13 . chapter 32

Ne, gomawo. Asal jangan copy paste kkkk

lemonade 3/10/13 . chapter 32

Gomawo

bella 3/9/13 . chapter 32

AKu juga selalu terhibur membaca review chingu Gomawo sudah mengikuti semua ff ku

lisamei 3/9/13 . chapter 32

Wkwkwk…khayalannya …ckckck

Iya, itu benar rumornya.
Kyuhyun merasa nggak perlu dilindungi, jadinya dia kagak nyadar wkwkwk pakai cemburu lagi

Gomawo

cloud prince 3/9/13 . chapter 32

Cheonmaneyo

Betul juga, untungnya kagak pernah berdua aja wkwkwk

Ne, sampai kemarin yg SJ M itu juga kelihatan mereka deket. Meski lembut, Wookie kelihatan kayak hyung wkwkwk

Itu real, tapi bukan cuma di SM, semua BB dan GB Korea. rata2 hancur di usia dan BIG BANG yg sudah mematahkan kutukan 5 tahun itu. Ada persamaan di antara keduanya…sama2 naik dengan lambat, alias tidak terkenal di tahun pertama. Mereka butuh waktu lebih lama untuk naik.

Ne, aku suka sama persahabatan keduannya

Ne, itu real yang Yesung dimarahi. Dan Kyuhyun orang pertama yang mendukung Yesung untuk menjadi membuat lagu solo

Kalau bingung, kita terima aja itu sebagai bagian hidup kkk aku juga nggak marah kok diuber2 gitu

Gomawo reviewnya

Little Hope 22 3/9/13 . chapter 32

Ne, menurutku Kibum sosok yang seperti itu, entah dengan penafsiran orang lain

DBSK bukan konser, tapi Special Stage. Tapi memang waktunya bertepatan banget.

Eunhyuk sudah belajar Mandarin sejak sebelum debut bersama Sungmin, tapi sekedar belajar saja.

Yup, Donghae masuk lebih dulu. Eunhyuk dan Sungmin baru masuk setelah Hankyung keluar

Bukan begitu, tapi karena saya nggak suka OOC. Jika saya memasukkan yg lain, itu sama saja saya harus mengoleksi acara2 mereka semua, untuk mempelajari karakter masing2 personilnya yg sangat banyak. Angkat tangan. Pass hehehe. Ini saja sebagian HD saya harus diungsikan agar bisa memuat video2 yg berkaitan dengan ff…apalagi jika harus mempelajari grup lainnya. Saya baru suka SJ sept 2012…jadi saya lebih focus ke mereka dulu. Mungkin untuk ff lainnya :-D

Gomawo. Dicetak 1000 exp, kok, jadi masih ada jika ingin memesan buku Falling Star

Gomawo buat reviewnya

khairun nisa 3/9/13 . chapter 32

Gomawo. Syukurlah jika pembahasan soal SS1 bisa berguna buat chingu

ichigo song 3/8/13 . chapter 32

Rumor itu benar, karena aku mencari berita2 di sekitar itu, ketika lagi menyelidiki seluk beluknya DBSK. AKu aja kaget ternyata saat SS1 banyak kejadian lainnya.

Bukan, semuanya belajar. Eunhyuk dan Sungmin sebenarnya sudah mendapat pelatihan bahasa mandarin saat sebelum debut. Tapi tidak terlalu dipakai sebelum masuk SJ M.

qyukey 3/8/13 . chapter 32

Gomawo

rura seta 3/8/13 . chapter 32

Ne, Kyuhyun. Tapi Kyuhyun nggak merasa karena dia nggak merasa perlu dijaga wkwkwk

cho soo hwa 3/8/13 . chapter 32

Gomawo reviewnya chingu Gomawo juga sudah mengikuti ff ini

ariskagyu 3/8/13 . chapter 32

Soalnya Kyuhyun nggak merasa perlu dijaga siapa pun wkwkwk

Ne, aku setiap nonton MV atau perform SJ, pasti selalu berhitung

Betul, Sungmin pawangnya Kyuhyun kkk

Soal topeng sebenarnya aku udah punya, tapi yg kamu kasih aku juga tonton hehehe. Gomawo masukannya

Yang aku tahu, meski seperti itu, mereka memang merasa SM sebuah managemen yang bagus. Leeteuk dan Eunhyuk berusaha bertahan agar bisa menjadi tokoh di sana, untuk membuat perubahan

wkwkwk kalau dibahas detail jadi tidak cantik

Soal kertas juga hadiah akan dibahas pelan-pelan

Ne, tapi kalau kamu perhatikan, Kyuhyun selalu menjaga Henry. Saat ketinggalan di bandara, dia yg nunggu, dia suka bawain biola Henry dll. Tapi Henry juga sering memperlakukan Kyuhyun seperti magnae wkwkwk Kayak waktu lagi wawancara, dia nyodorin minum sambil tetap megang gelasnya :-D

Falling Star sudah baca? Udah nonton SJ awal2 Kyuhyun debut? Ryeowook benci sekali sama Kyuhyun lho karena dia nggak jadi magnae lagi. Dongsaeng pertama Ryeowook itu Kibum. Kibum lebih muda dari Ryeowook. Tapi Ryeowook baru punya keinginan jadi hyung sejak dekat sama Kyuhyun :-D

Ne, persahabatan mereka unik wkwkwk

Gomawo buat reviewnya. Jangan bosan yak arena aku nggak bosan baca reviewnya chingu

Reami-Chan 3/8/13 . chapter 32

Gomawo sudah mengikuti ff ini dan mereview

Arisu-ssi 3/7/13 . chapter 32

Gomawo

Ne, makanya semangatin aku terus yach wkwkwk

Gomawo buat doanya

momoko 3/7/13 . chapter 32

Awalnya sih dia benci nggak jadi magnae lagi, tapi akhirnya dia sayang banget ama Kyuhyun hehehe

shasha95 3/7/13 . chapter 32

Aku nggak keberatan, bahkan senang baca yang sedikit berbeda hehehe
Cuma untuk menulis dalam bahasa inggris, aku kurang percaya diri. Tapi suka sekali membacanya. Gomawo buat masukannya Aku akan berusaha memuat sebaik-baiknya. Tapi karena main cast ff ini adalah SJ dan bukan SJ M, akan dipusatkan ke SJ dan personil SJ di SJ M Gomawo sudah bersedia membaca dan mereview ff ini

R'Rin4869 3/7/13 . chapter 32

Aku suka SJ baru Sept 2012, dan masih banyak yg belum aku tahu dari mereka. Karena hangmin sahabat dekat Kyuhyun, makanya aku mencoba mempelajari karakternya dia juga, dan sedikit banyak karakter hyungdeul, meski aku hanya membahsa sedikit agar tidak OOC. Karena untuk mengenal, aku harus koleksi banyak variety show mereka agar tahu bagaimana tipe mereka saat marah, bicara, dll. Jika harus menambahkan SNSD serta yg lainnya, aku menyerah. HD ku sudah tersisa sedikit sekali, itu saja untuk mendownload 2008 yg berkaitan dengan ff, jadi dgn sangat terpaksa aku menjaga putaran masalah berkisar di SJ saja, kecuali ada hal yg jelas berkaitan erat seperti GDA 2010. Tapi GDA 2010 sudah bukan di RS timelinenya
Gomawo buat masukannya chingu

nining wulan 3/7/13 . chapter 32

Ne, kalau tidak di frontal, bisa terjadi saling tidak enak dan curiga

Itu benar hehehe Thanks juga buat reviewnya

nurhanita fenita clouds elf 3/7/13 . chapter 32

Kyuhyun

Ne, yg Yesung dimarahi krn fans nya sedikit itu real

soal itu diikuti saja hehehe

miKYU 3/7/13 . chapter 32

Mianhe, krn ini ngikutin timeline nyata, dan Kyuhyun tidak ada yang menyiksa secara fisik lagi, jadi kayaknya kagak ada kkkk

kyuwook 3/7/13 . chapter 32

Ne, Kyuhyun selalu nangis diam-diam. Kalau yg lain nangis aja, dia pasti menahan air matanya kuat-kuat di atas panggung

Aisah92 3/7/13 . chapter 32

Jika dia harus berperan sebagai pnyanyi terus, dia bisa2 melewati batas kewarasan, krn peran lebih banyak dr kehidupan sebenarnya

Super Junior sejak awal memang kumpulan orang unik yang diseleksi oleh petinggi SM wkwkwk

Kayaknya cuma CH 32 aja yg panjang sekali wkwkwk Karena aku ingin konser 3 hari ada dalam 1 chapter

ciziDee 3/7/13 . chapter 32

Gomawo udah membaca ff ini. Jeongmal gomawoyo sudah bersedia mereview

Soal itu sepertinya belum. SJ M masih april debutnya

Panggil Iyagi aja gpp

GaemAya 3/6/13 . chapter 32

Karena mereka yakin Kyuhyun kagak bakal setuju kkkk

Angela Han 3/6/13 . chapter 32

Ne, aku juga suka adegan itu.

Kita lihat saja CH 33 hehehe

ChoI Jaeseumin Hyangsu 3/6/13 . chapter 32

Makanya bantuin mikir, jangan nguber aja kkkk

fishybuu 3/6/13 . chapter 32

Ah, asal mau cari, masih banyak kok yang ada di Youtube dll, tapi jangan yg bahasa inggris carinya, udah banyak yg di block

wkwkwk iya, itu dibuat untuk mengganti kalimat narrator yg bakal bikin bosan, apalagi dibayanganku member2 DBSK itu pintar2, jadi aku pikir nggak apa
Sebenarnya kalau chingu mencoba membacanya dengan suara, dengan gaya bicara tiap personilnya DBSK, nanti terlihat biasa kok, itu kan panjang krn bergantian. Tiap orangnya pendek2 hehehe

Gomawo reviewnya

Ay 3/6/13 . chapter 32

Tapi kalau jadi ketua Kyuhyun kagak bisa disayang2 dan dimanja hehehe…dia kan suka diperhatikan. Seorang ketua kadang malah jarang diperhatikan karena yg lain sudah bergantung padanya

Kayaknya Jay TRAX

Soal itu kita lihat saja nanti hehehe

Gomawo sudah mereview

aninkyuelf 3/6/13 . chapter 32

Rumor itu benar, bahkan yg di CH33, rumornya lebih seram lagi dan itu real

Dia akan banyak tampil

Iya, mianhe heheh

Tsuioku Lee 3/6/13 . chapter 32

Mochi lama-lama sudah biasa meski tetap aja perasaannya sakit. Dia baru down banget waktu masalah Hankyung itu yang dia dan Zhoumi diteriaki dari bawah panggung

Di Korea itu ada semacam kutukan 5 tahun. Hampir semua BB dan GB berumur tidak sampai 5 tahun. Entah bubar entah surut popularitasnya dan menghilang. SJ dan BIG BANG termasuk yg mematahkan kutukan itu.

rumor itu benar. Soal Yesung juga real.

Itu rekaman, sama kayak EHB, rekamannya bisa selang seminggu dr tayangnya, kayak yg bareng DBSK itu, desember 20-an di rekam, tayangnya awal tahun dan seminggu setelah awal tahun, buat 2 x tayang makanya syuting sampai 11 jam

HyeriKyu 3/6/13 . chapter 32

Ne, gomawo

Princess kyumin 3/6/13 . chapter 32

Soal endingnya di mana, kita tunggu saja

tya andriani 3/6/13 . chapter 32

Amin hehehe

Guest 3/6/13 . chapter 32

Bagaimana yahu yang pertama jika tinggal meninggalkan nama ? hehehe Just kidding, guest nya dig anti nick saja chingu, jadi tahu kalau saya balas atau tidak

Riyanti 3/6/13 . chapter 32

Ne, gomawo

livtia 3/6/13 . chapter 32

wkwkwk gpp, itu wajar krn kepanjangan juga, bahkan menurutku sendiri

Introvert itu sifat yang tertutup, lebih suka menyendiri .

soal kamus akan diceritakan di 33

Kim Sooyeon 3/6/13 . chapter 32

Iya, itu aku udah lihat

Timelinenya kejadian itu tidak jelas, akan diacak saja nanti

dhian930715ELF 3/6/13 . chapter 32

kita lihat saja hehehe

Cho sahyo 3/6/13 . chapter 32

Itu benar rumornya

soal kutukan bisa disurfing. rata2 GB dan BB bubar di tahun ke lima

Gomawo reviewnya .

sisusi 3/6/13 . chapter 32

Petinggi SM di sini hanya tokoh fiktif

wkwkwk

Kyuminhae 3/6/13 . chapter 32

Iya, udah hiperaktif kkkk

hohoho serem, main voodoo

Jelas, kayak yg dialami Kibum dan Hankyung…sangat berat kalau sendiri saja

Cari aja yg duo evil magnae lagi ngatain BoA wkwkwk

fitri 3/6/13 . chapter 32

Ne, doain aja

Cho Minyoung 3/6/13 . chapter 32

Emang ch 32 ini agak rumit dikit, aku juga ngerasa gitu

disurfing aja hehehe…rata2 umur GB dan BB itu 5 tahun, lalu bubar

soal itu hanya Kibum dan SJ serta lainnya yg tahu… Tapi dia itu masih artis SM lho, jangan salah….

Soal DBSk, kita ikuti saja

Soal Kibum juga kita ikuti saja hehehe Gomawo semangatnya

chijRS 3/6/13 . chapter 32

Gomawo sudah mengikuti ff ini dan mereview, chingu

oracle 3/6/13 . chapter 32

Gpp

131? banyak banget, ngalahan Dalmatian hehehe

He he he, aku lebih suka baca cerita yg memaksaku untuk mencari halaman sebelumnya lagi sebelum lanjut… dan penulis2 yg aku sebutkan itu membuat aku melakukannya dengan senang hati Cerita mereka bagus2. Bukan cerita romantis tidak bagus, tapi aku mmg suka yg action dan detektif.
Gomawo reviewnya.

sakura hanamura 3/6/13 . chapter 32

Iya, hubungan mereka masih seperti itu. Karena Kyuhyun hanya setahun selisih umurnya dengan adiknya Sungmin, mereka jadi dekat sekali

NaraKim 3/6/13 . chapter 32

Ne, gomawo juga buat reviewnya, chingu, jangan bosa ya hehehe

casanova indah 3/6/13 . chapter 32

yg interview itu real

dlestariningsih 3/5/13 . chapter 32

emangnya nunggu tanggal berapa kok deg2an?

Kibum sendiri bilang bahwa bagi dia SJ masih favoritnya hehehe

Kok bisa cuma sepotong? youtube ya?

Iya, itu soal SJ china

Sampai sekarang pun dia masih begitu…lemah btw sebenarnya kuat hehehe. Istilahnya Kyuhyun buat Ryeowook: the real hyung

Iya, tapi itu juga nggak mudah jadi lead dance, dia di bashing habis2an

Itu yg Yesung takjub, kata2nya real lho hehehe. Dia nggak nyangka. Tapi aku aja kaget pas lihat foto2 SS1, ternyata lautan biru itu sudah ada dan luas…aku kira belum seluas itu

Yg diomelin krn fansnya sedikit juga real

Iya, Kyuhyun kadang polosnya nggak ketulungan. Ryeowook aja bisa bilang gitu lho wkwkwk

SJ sudah mematahkan kutukan 5 tahun itu kok, mereka sudah 7 tahun tahun ini 8 tahun hehehe salah satu BB yg mematahkan kutukan 5 tahun selain Big Bang

Changmin kalau soal Kyuhyun polosnya minta ampun wkwkwk saking sayangnya

Iya, itu Heechul rela ngomong gitu, sampai heboh wkwkwk Itu yg aku suka dr Heechul selalu apa adanya

Gpp, aku suka kok bacanya. Gomawo udah review

phiexphiexnophiex 3/5/13 . chapter 32

wkwkwk ne, gomawo juga dah

Bryan andrew cho 3/5/13 . chapter 32

krn itu masuk timeline, kita tunggu saja

Gomawo juga sudah mengikuti ff ini. Syyukurlah kalau ff ini bisa menghibur dan menyemangati

heeeHyun 3/5/13 . chapter 32

Gomawo reviewnya hehehe

anda wulan 3/5/13 . chapter 32

Gomawo

Ellen 3/5/13 . chapter 32

Cheonmaneyo

Kim Anna 3/5/13 . chapter 32

wkwkwk Petinggi SM nya kok kayak gitu

itu juga yg aku suka dr Wookie

tarik Changmin lagi, buat bantuin ch 33 kkk

kim eun ra 3/5/13 . chapter 32

Kita lihat di CH33

Fitri MY 3/5/13 . chapter 32

Ne, mari kita baca selanjutnya

love 3/5/13 . chapter 32

Mwo? Ne, lanjuuuut

kyuzi 3/5/13 . chapter 32

ANiyo, untuk ff ini aku nggak memasukkan karakterku kok Ini memang berdasar pengamatanku ttg karakter Kyuhyun saja

Wkwkwk gomawo buat tebakan2nya

Nggak enak lho jadi orang susah ditebak, palagi kalau nggak ketemu orang kayak Sungmin

Ada di atas panggung dan ikut nyanyi, kan diceritakan semua muncul. Tapi dia nggak pakai mike krn di lagu itu nggak ada partnya dia. Jadi dia main2 di piano hehehe

Gomawo. selamat belajar

V3 3/5/13 . chapter 32

Gomawo

SunakumaKYUMIN 3/5/13 . chapter 32

Mari kita lihat di CH 33 siapa tahu ada

vietaKyu 3/5/13 . chapter 32

Iya, ketawa2 di luar, nangis di dalam

Iya wkwkwk lucu banget pada ngebully Yesung. Heechul juga gokil pakai nyebut2 ruang angkasa sega;a

KyuChul 3/5/13 . chapter 32

jangan di youtube. coba aja cantumkan 080223 atau 0802234

Ne, untungnya mereka solid

sfsclouds 3/5/13 . chapter 32

Ne

nara 3/5/13 . chapter 32

Itu benar

Itu yg Heechul salah ketik yg terakhir hehehe

Sei 3/5/13 . chapter 32

Aku sudah punya yg kayak Kyuhyun (*kagak ada yg nanya! #ditimpuk Sei)

Memangnya kesan chingu terhadap Ryeowook tadinya apa?

Lagu SJ yg bagus? Kalau aku neg fans sama sebuah grup, berarti minimal 80% lagunya aku harus suka. Kalau nggak berarti aku nggak suka kkk Chingu suka yg balad atau ramai? Aku suka opera, no other, sorry-sorry, u, oops, bonamana (lama2 aku sebut semua nih)

Terima kasih juga reviewnya

puzZy cat 3/5/13 . chapter 32

ommo…kasihan Kyu

Tapi dia bisa berakting jd dirinya yg penyanyi kkkk

gyu1315 3/5/13 . chapter 32

Ne

kyuqie 3/5/13 . chapter 32

Belum, itu masih lama

sepertinya 2009 atau 2010? aku belum cek data

clouds 1309 3/5/13 . chapter 32

Itu akan terjawab di 33 he he he Gomawo

LeeRa 3/5/13 . chapter 32

Aku lupa wkwkwk yg benar yg pertama

Gpp, aku malah senang kalau dikasih tahu typonya

SSungMine 3/5/13 . chapter 32

" When the 13 different personalities combine together, the most beautiful harmony glows." itu asli kata2 Kyuhyun

trililililili 3/5/13 . chapter 32

Kata2 Sungmin aku hanya mengikuti aja kkk Mianhe

Rata2 grup yg ada bubar di usia ke-5, entah itu karena pecah atau karena tidak terkenal lagi

Ne, kalau mau pesan lewat FB, sekarang udah ready stock, jadi bisa langsung dikirim jika pesan, nggak pakai nunggu

yayaELFclouds 3/5/13 . chapter 32

Gomawoyo

Guest 3/5/13 . chapter 32

Mari kit abaca CH33 hehehe

Guest 3/5/13 . chapter 32

Gomawo

lee sang ki 3/5/13 . chapter 32

Gpp hehehe

Aku bisa sih memilih tidak menjanjikan hari, tapi masalahnya aku tipe pengulur waktu. kalau udah kelewat lama bawaanya mau berhenti. itu buat aku target juga, pasti ada hal sangat urgent yg membuatku melewati batas
Gomawo buat masukannya

Elfishy 3/5/13 . chapter 32

Gomawo buat semangatnya.

babyche 3/5/13 . chapter 32

Aku pun berpendapat yg sama

thankyupipin 3/5/13 . chapter 32

salah tulis wkwkwk gomawo udah diberitahu

tesaSUJU31 3/5/13 . chapter 32

Aku aja nggak nyangka. Gomawo buat reviewnya

lovely yesungielf 3/5/13 . chapter 32

Ne, gomawo

shin jira 3/5/13 . chapter 32

Ne, begitulah

lyELF 3/5/13 . chapter 32

Gomawo udah ngikutin ff ini dan mereview Zhoumi akan muncul kok

Gyurievil 3/5/13 . chapter 32

Iya, sexy dance wkwkwk Gomawo udah mereview

casanova indah 3/5/13 . chapter 32

fanfic just fanfic hehehe

Yg rumor itu real

Semua kisah pasti ada endingnya

indahpus96 3/5/13 . chapter 32

Gomawo

AngeLeeteuk 3/5/13 . chapter 32

Ne, mari kita bca 33 saja hehehe

LeeRa 3/5/13 . chapter 32

Itu senjata legal nggak? mana suratnya kkkk

Jangan teriak dikuping, nanti jadi budge Gomawo reviewnya

nana 3/5/13 . chapter 32

Mianhe kemarin sempat telat

ratnasparkyu 3/5/13 . chapter 32

Ne, aku pun sangat kagum ama oppadeul

cho fikyu 3/5/13 . chapter 32

Gomawo sudah membaca, mereview, dan…bersabar menunggu hehehe

fikyu 3/5/13 . chapter 32

Gomawo

reaRelf 3/5/13 . chapter 32

Ne, untuk semua lancar

Nekad meningglkan Kyuhyun wkwkwk

Blackyuline 3/5/13 . chapter 32

Ne, mianhe waktu 32 kelamaan

aimichi 3/5/13 . chapter 32

Nggak pa, aku suka kok baca reviewnya, senang fans SJ bertambah lagi

hyun 3/5/13 . chapter 32

Gomawo

hauraddict 3/5/13 . chapter 32

Mianhe, aku nggak bernai krn nggak tahu karakternya Junsu. Takut OOC

vha chandra 3/5/13 . chapter 32

Ne, gomawo sudah disemangati Aku nggak marah kok kalau dauber-uber apalagi kalau malasnya lagi kumat hehehe

naninacho 3/5/13 . chapter 32

Memang SJ tidak naik dengan mudah, tapi itulah yg membuat mereka bisa mematahkan kutukan 5 tahun di Korea

Mrs. Drakyu1403 3/5/13 . chapter 32

Semoga, aku berharap juga untuk chingu mari kit abaca ch 33 hehehe

Kiyuh 3/5/13 . chapter 32

template kita berbeda wkwkwk

Mianhe kalau mengingatkan yg sedih2

wow…kayaknya 32 akan jadi pemegang rekor

AreynaKyuminElf 3/5/13 . chapter 32

Banyak

dinikyu 3/5/13 . chapter 32

ne, gomawo udah mereview hehehe

yeon love yeye 3/5/13 . chapter 32

Iya wkwkwk salah tulis

njch ku introvert, sama kayak Kyuhyun, introvert yang tampil sebagai extrovert, sama2 kalau ada kesempatan nggak ngomong, mending nggak ngomong, tapi kalau perlu ngomong, bisa ngomong. aku introvert yg kayak Kibum kkkk

Gomawo reviewnya

Jmhyewon 3/5/13 . chapter 32

emangnya apaan ditebar bunga…serem kkk gomawo reviewnya

SieLf 3/5/13 . chapter 32

Sulit yg itu, soalnya terlalu bagus…lebih baik dinikmati drpd ditulis hehehe… Shindong lho yg melatih Yesung jadi entertaint

octaviani 3/5/13 . chapter 32

Ne, gomawo

riekyumidwife 3/5/13 . chapter 32

Kok dua-duanya dicipok? (*tarik Kyuhyun)

Ne, gomawo sudah sabar menunggu

kyula 3/5/13 . chapter 32

Ne, sexy dance kkk Gomawo

yunia christya 3/5/13 . chapter 32

Ne, Kyuhyun sering pura2 kuat hehehe

gaemgyulover 3/5/13 . chapter 32

Mari kit abaca CH 33 :-D

neesha 3/5/13 . chapter 32

Gomawo juga sudah membaca dan mereview

gaemgyulover 3/5/13 . chapter 32

Wkwkwk mianhe, mmg maincast nya Kyuhyun

cloudsaisarang 3/5/13 . chapter 32

Ne, aku usahakan. Gomawo