Standar Disclaimer Applied

.

.

Short Ficlet SasuSaku © Tsurugi De Lelouch

Bab XXXII : Kepemimpinan

.

.

Sasuke Uchiha & Sakura Haruno

.

.

*Enjoying Reading and Reviewing*

Y*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*Y


.

.

.

.

Cuaca pada malam hari sangatlah dingin daripada hari biasanya. Itu mampu membuat ketiga anak penerus klan Uchiha kini terlelap dalam dunia mimpinya sangat awal. Namun berbeda dengan laki-laki—anak bungsu dari Fugaku Uchiha ini terjaga dari istirahatnya. Dirinya melihat ketiga buah hatinya tertidur dengan posisi yang berbeda, dan itu membuat ia tersenyum geli—kemudian menutup pintu kamar anak-anaknya.

Dirinya lalu menuju ruangan tengah dan mendapati sang istri tengah menekuni data-data pasien rumah sakit. Ia mengagumi istri yang ia nikahi kurang lebih dua belas tahun yang lalu serius dengan pekerjaannya. Bahkan terdengar kabar kalau wanitanya akan memimpin rumah sakit Konoha. Kalaupun itu benar, pasti dia sangatlah sibuk lebih dari ini.

Tanpa mengusik ketenangan sang istri, dia memilih duduk di samping wanitanya sambil membuka gulungan misi. Sesekali dia melirik sang istri dan ketika wanitanya tidak terganggu. Dia membaca isi gulungan itu.

"Daritadi kau terus melirikku, Sasuke-kun."

Pemilik nama itu tersenyum miring. Dia tidak sadar kalau sang istri walau terlihat sibuk namun mengetahui gerak-geriknya. Ketua Anbu itu menoleh dan mata mereka saling bertatapan.

"Hn. Kukira kau tidak tahu, Sakura."

Sakura tengah menghembuskan napasnya pendek. Dia menutup buku pasien itu lalu memijit keningnya. Adik dari Itachi Uchiha yang memiliki kepekaan tinggi langsung membantu sang istri—mengusap kening Sakura. Terasa kehangatan yang dirasakan oleh anak tunggal dari Kizashi Haruno ini—lalu keheningan sempat melanda keduanya.

"…kau tahu desas-desus aku akan memimpin rumah sakit Konoha," helanya.

Sasuke memilih diam dan mendengar kelanjutan perkataan sang istri—sembari mengusap kepala Sakura. Laki-laki itu menatap raut kelelahan sang istri yang tercetak di wajah Sakura. Dia sangat menyayangkan sikap keras kepala sang istri yang mengerjakan segala hal di rumah, padahal dirinya ingin membantu namun apa daya sifat bawel Sakura menahannya.

Perempuan musim semi itu memilih menyandarkan kepala di dada sang suami dan membuat—Sasuke melepaskan pijatannya. "Tapi aku kan masih muda juga—sekaligus sebagai ibu rumah tangga. Aku takut kalau kepemimpinanku nanti bisa membuat pekerjaan rumah terlantar."

"Aku bisa melakukannya, Sakura. kau lupa sejak kecil aku tinggal sendiri hm?"

Seakan menikmati elusan dari Sasuke, Sakura merasakan kehangatan yang tiada tara. "Kau juga seorang pemimpin Anbu, Sasuke-kuun. Jangan memaksakan dirimu terlalu berlebihan biar aku menolak permintaan itu," gumamnya.

"Kepercayaan menjadi seorang pemimpin itu sulit dan kau mendapatkannya," ucap Sasuke masih mengusap rambut sang istri dan menghirup aroma kesukaannya.

"Kau mau aku menjadi istri yang tidak becus menjalankan pekerjaan rumah? Biar aku menjadi seperti ini saja," gumamnya lagi.

Sasuke mengangkat wajah sang istri hingga berhadapan kembali. "Bagaimana kita berbagi tugas saja, Sakura? lagipula Sei mampu mengerjakan itu semua kecuali memasak," tuturnya.

Wanita pemilik iris teduh ini seakan lupa dengan anak sulungnya yang sudah beranjak remaja dan—meringankan pekerjaan rumah. Lalu Sakura tersenyum. "Kalau Sei menjalani misi apalagi dia sekarang Chunnin. Sekarang saja dia memimpin di setiap misi yang diberikan Naruto, dia pasti kelelahan…"

"Dia pasti bisa mengatur jadwalnya. Menjadi seorang pemimpin yang di percayai—pasti mampu mengatur dengan baik," tegas Sasuke.

"Sudah kuduga jawabanmu pasti seperti itu. pengalamanmu sebagai pemimpin memunculkan sikap bijaksanamu hihihi…" kekeh Sakura.

"Pemimpin harus bijaksana, Sakura," dengus Sasuke mengacak rambut sang istri.

Mendapati rambutnya diacak, Sakura menggembungkan pipinya lalu merapikan rambutnya. "Rambuutku…" dan itu membuat pemimpin Anbu ini tertawa kecil melihat raut panik sang istri namun tak berlangsung lama ketika—rambut kebanggannya di jambak oleh Sakura.

"Apa yang kau lakukan, Sakura?" ringis Sasuke mengusap rambutnya.

"Kau sudah menjambak rambutku sekarang—itu pembalasannya," seru Sakura menyilangkan kedua tangannya.

"Oh ya? Ingat saat kita melakukan itu. kau terus menjambak rambutku hm?" seringai Sasuke membuat Sakura tak berkutik dan memberikan tatapan membunuh pada sang suami.

"Sudahlah jangan membahas hal yang lain, mesum!" kilah Sakura.

"Hn, nyonya Uchiha," gumam Sasuke malas.

Keheningan sempat menjalari keduanya kemudian Sakura menyenderkan kepalanya di sofa. "Umur Sei besok tiga belas tahun tapi sudah menjadi pemimpin," iris teduhnya melirik sang suami kembali menekuni gulungan."—sedangkan sang ayahnya baru menjadi pemimpin sekitar umur enam belas tahun," kekehnya.

"Hn," tanggap Sasuke.

"Bahkan kudengar dari Naruto kalau Sei selalu berhasil dengan sempurna menjalani misi… haaah berbeda dengan kita dulu," ucap Sakura.

"Sekarang atau dulu itu berbeda, Sakura," balas adik dari Itachi Uchiha ini.

"Betul juga. Aku sempat khawatir dengan usia semuda itu dia menjalani misi yang berat," keluh ibu dari tiga anak Triple S itu.

Sasuke melirik sang istri. "Dia seperti Itachi-nii."

"Ternyata darah Uchiha melahirkan keturunan pemimpin yang hebat…," cerocos Sakura tanpa membalas perkataan sang suami.

"Semua orang bisa menjadi seorang pemimpin, Sakura. Baik laki-laki dan perempuan memiliki jiwa kepemimpinan," gumam Sasuke.

"…hanya saja bagaimana orang itu mengembangkan sifat kepemimpinannya—agar dia menjadi pemimpin yang dibanggakan," Sakura melanjutkan pembicaraan sang suami.

Ketua Anbu itu mengusap rambut merah muda milik istrinya—sembari tersenyum. "—Kau juga seorang pemimpin, Sakura."

"Pemimpin? Aku?"

Sasuke mendengus pelan. "Sakura, kau tidak sadar kalau—" anak bungsu Fugaku itu menempelkan dahinya di dahi istrinya. "—kau mampu memimpin operasi yang selalu berhasil setiap saat."

"Itu bukan apa-apa. Kalau kau saja sudah bisa memimpin tim hingga misi selalu sukses di tanganmu. Memang tidak dipungkiri kalau saat perang dunia ninja itu, kau mengatakan ingin menjadi Hokage."

"—dan sayangnya jabatanku dimiliki oleh si bodoh itu. bahkan yang tidak pernah sekalipun memimpin," dengus Sasuke.

Sakura menipiskan jarak lalu mengecup bibir sang suami sekilas. "Ingat buah dari kepercayaan itu membuat dia menjadi pemimpin. Bukan menjadi seorang pemimpin dulu baru dipercayai."

"Sama seperti kau, Sakura."Ayah dari tiga ini lalu mencium bibir manis sang istri. Akan tetapi bukan hanya mencium namun melumat bibir Sakura—sampai membuat wanita itu terbaring di sofa—akibat dari ciuman itu.

Pasokan udara yang semakin menipis membuat keduanya melepas ciuman itu. Sakura pun langsung menatap sang suami. "—bukan aku saja. Tapi kau dan Sei. Memang mendapatkan kepercayaan itu sulit, akan tetapi lebih sulit lagi—bagaimana cara menjalaninya saja."

"Aku tahu itu, Sakura. Dan sekarang kita melanjutkan yang tadi di kamar," seru Sasuke.

Sontak pipi Sakura memanas. "Aku tidak mauu… bagaimana kalau besok aku tidak mampu berdiri dan membuat sarapan?" desisnya.

Sasuke langsung menggendong sang istri dan membisikkan kata-kata di telinga Sakura. "Tenang saja. Kebetulan besok aku libur, maka jangan menolak kewajibanmu, Sakura."

"Memang kau bisa?"

"Jangan memandang rendah Uchiha, Sakura…"

—dan mereka pun ke kamar dan melanjutkan kegiatan yang tadi dan tentunya sudah dipasang jurus peredam suara di kamar mereka.

.

.

.

.

.

.

Kepemimpinan itu bukan menjadi seorang pemimpin dulu baru bisa dipercayai, akan tetapi kepercayaan itulah menjadikan manusia menjadi pemimpin. Lalu kepemimpinan itu melahirkan sikap bijaksana dan pandai mengatur segala hal dan semua orang bisa menjadi pemimpin.

.

.

.

.

*Owari*


Tsurugi Notes (Wulanz Aihara)

Comeee baaack! Maafkan aku kalau ngaret updatenya. Biasa banyak hal yang harus dilakukan hingga melupakan ini #ditendang. Sebelum itu kebetulan besok sudah mulai puasa, saya minta maaf kalau ada kesalahan di setiap kata atau apapun itu. dan diriku berterima kasih dengan kritik atas karyaku yang satu ini. Terserah kalian bosan atau kurang suka dengan karya ini. Aku maklumi itu.

Dan satu lagi, aku kurang suka kalau ada yang meng-copy ficku ke dalam note tanpa izin. Aku baru tahu sekarang sebernanya. Tapi aku menyayangkan sikap itu. kalau minta izin, aku akan pertimbangkan tapi kalau tidak, ya bagaimana lagi.

Satu hal yang kutekankan disini. Memang hak reader dan reviewer mengkritik karya seorang author atau penulis. Akan tetapi hak author untuk merubah atau mempertahankan karya itu sendiri.

Terimakasih yang sudah mereview, meng-follow dan meng-favoritekan karyaku ini.

Thanks to Reviewer Bab I sampai Bab XXXI

Trancy Anafeloz ,FairyLucyka, Cha KriMoFe Doujinshi, Fishy ELF, Kuromi no Sora, iez ashiya, Asakura Ayaka, rura seta, Guest, Aika Yuki-chan ,skyesphantom, Guest, rkarina97, ,poetry-fuwa, Arisa saki, fuchaoife, Lucifionne, Hira-kun, Iez Ashiya, Guest, akasuna no ei-chan, Deshe Lusi, kikihanni, Ayano Futabatei , StrawberryBlossom, Kirito, Asuna FC, uchihana rin, Uchiha Shige, Karasu Uchiha, Sunny Iruzer February,Voila Sophie, Momo Haruyuki, Iez ashiya, Baka Iya SS, mari-chan.41, Karin Shawol, SakuraChiha93 ,gaara's official gf , akasuna no ei-chan , uchihana rin, uchizuki RirinIin, Uchiha Hana Richan,crystallized cherry, ca kun, Air Mata Bebek, Sakakibara mei, Uchiha Shige, Momo Haruyuki, Haru-kun Uchiha, Sami haruchi, uchi, Yoruichi Shihouin Kuchiki, Sami haruchi 2, FuRaHeart, Jian Jiun, Momo Haruyuki, Mikka,crystallized cherry, Kim Na Na Princess Aegyo, nadja violin, Hinagiku-chan 'cumasatu1nya, Arlene Shiranui,blossom fesasusaku, Charachain, Smile Up Sunny - S.B.F. Mo ga login, Poetrie-chan ga' login, Arakafsya Uchiha, Genji Naru, Brown cinnamon, Uchi Megumi, Haru-kun Uchiha, hachikodesuka, eonniisoo, dee-chaan, Ndah-savers, Akuro Hayami, Roraitori, vannychan, Summer, Brown Cinnamon, Sparyeulhye, Morena L, Queennara, Novi Shawol'Elf, Putri Hassbrina.Chichoru Octobaa, Aria Desu, Hanna Aiko, PL Therito, I, Momo kuro, Summer, chess sy, guest, deshitiachan, hachikodesuka, Aria Desu, Peach Saphire, Mochi, sora azura, D.M Nela Chan, Raditiya, SasuSakuSasoGaa, dee-chaan, allihyun, chii no pinkycherry, blossom fesasusaku, Tasya, International Playgirl, AgthaRitha, , Ukida Haruka, MuFylin, Neko Darkblue, Chichoru Octobaa, Mari Chappy Chan,Rie Saka, Hikari 'HongRhii, Guest(3x), Tiya-chan, pha chan, Uchiha maiia, chii no pinkycherry, Ukida Haruka, sonedinda, UchiHarunoKid, bluepinkgirl, uchiharuno susi, Neko Darkblue, emerallized onyxta, , Mari Chappy Chan, uchiharuno susi, UchiNami Selvie,sora azura, Kadiona, sonedinda, Queennara, pha chan. Dheadattebayo, vannychan, ,rizkaekha, Uchiha Shesura-chan, Kyr Neji, Princess Emeralyna, Asaka Shisui, Saki Ayaka, Guest, Cherry, Aysakura Uchiha, Shin Mitsuna, ichigawa keiko,

*Semoga tidak bosan membaca karyaku*

Lubuklinggau, 09 Juli 2013

12.13 p.m