CSD:Ok! Ini kelanjutan dari chapter 1! Maid of Evil! Author harap readers menyukai chapter 2. Disclaimer,Author bukan pemilik karakter Sailor Moon dan Vocaloid. Yosh! Selamat membaca!.

.

..

.

Dahulu kala,di kerajaan Lucifer lahirlah sepasang anak kembar yang memiliki rambut seindah sinar matahari dan mata bagaikan biru langit. Mereka selalu bersama sampai tidak bisa dipisahkan lagi. Namun keegoisan orang tua mereka membuat masa depan anak kembar itu menjadi dua. Serenity menjadi seorang ratu dan Mina menjadi seorang suatu hari mereka bertemu lagi.

"Yang Mulia,seorang maid baru ingin bertemu dengan anda." Kata seorang maid yang menghadap kepada Serenity.

"Maid baru? Persilahkan dia masuk! Dan setelah itu kau boleh pergi!" Perintah Serenity.

"Baik Yang Mulia." Kata maid tersebut seraya membungkuk kepada Serenity dan lalu pergi. Setelah itu datanglah maid baru itu, dia memiliki wajah yang mirip dengan Serenity.

"Selamat siang,Yang Mulia." Kata maid itu sambil membungkuk.

"Mi…Mina?! Benarkah itu engkau?!" Serenity terkejut melihat saudara kembarnya telah kembali lagi.

"Wah….Sudah lama kita tidak bertemu ya,Serenity?" Kata Mina dengan tersenyum. Dan langsung saja Serenity bangkit dari singgasananya dan langsung memeluk saudara kembarnya itu.

"Mina! Benar itu engkau Mina?! Aku merindukanmu tahu?!"

"Aku juga kangen nih…..Akhirnya kita bersama lagi ya."

"Mina? Tidak apa-apa kau menjadi maidku? Aku merasa bersalah nih…."

"Tidak apa-apa! Bukankah dengan ini aku dapat lebih dekat denganmu? Aku kan pernah berjanji akan melindungimu dari siapapun yang akan menyakitimu! Jadi aku tidak merasa keberatan."

"Mina….Kau ini masih ingat saja! Tapi aku senang kau mengingatnya! Janji ya kita akan selalu bersama!"

"Aku berjanji!" Akhirnya mereka bersama lagi. Mina tidak pernah mengeluh dengan perbuatan Serenity,dia hanya mengitu saudara kembarnya, baginya jika untuk melindungi saudara kesayangannya itu,dia rela menjadi jahat.

Suatu hari,Mina pergi ke negeri seberang untuk membeli bahan makanan kesukaan mengagumi keindahan negeri tersebut.

"Wah…Indahnya….Rasanya aku mau ting-AW!" Saking sibuknya melihat keindahan kota,Mina tertabrak oleh seorang pria hingga terjatuh.

"Anda tidak apa-apa,nona? Maafkan kecerobohan saya. Saya tidak melihat jalan." Kata pria itu dengan lembut seraya membantu Mina berdiri.

"Ah,saya tidak apa-apa. Justru sayalah yang seharusnya minta maaf,sayalah yang tidak melihat jalan,bukan anda."

"Tetap saja,menabrak seorang wanita hingga terjatuh sungguh ceroboh sekali,ah? Anda pasti dari negeri lain. Kalau saya boleh tahu,siapa nama anda?"

"Nama saya Mina. Anda benar,saya dari negeri lain."

"Wah namamu cantik sekali ya? Namaku Sapphire,senang bertemu denganmu,Mina." Kata Sapphire dengan senyum. Rona pink langsung muncul di pipi Mina yang lembut,bagaimana tidak senang? Pria yang ada di depannya sangat tampan. Pria itu memiliki rambut dan mata yang indah bagaikan laut, ditambah lagi, pria itu memuji namanya.

"Saya senang juga bertemu dengan anda. Tunggu! Nama anda Sapphire? Anda kan pang-UMP!" Sebelum menyelesaikan perkataannya,mulut Mina langsung ditutup oleh Sapphire.

"Hush….Jangan kasih tahu aku ini pangeran. Kau benar,aku pangeran negeri ini,saya sedang menyamar menjadi penduduk biasa. Tolong jangan kasih tahu ya!"

"Ma…Maaf…Sapphire…Eh! Yang Mulia!"

"Panggil saja aku Sapphire,oke? Aku kan lagi menyamar menjadi penduduk."

"Baiklah Yang-Eh! Sapphire!"

"Hahaha…Kau ini lucu sekali ya! Kau mau jalan-jalan sebentar bersamaku?"

"Boleh saja,tapi tidak merepotkan?"

"Tidak, ayo! Aku mau memperlihatkanmu sesuatu!" Sapphire mengajak Mina ke sebuah hamparan Bunga mawar dan semuanya berwarna biru.

"Indahnya! Belum pernah aku melihat mawar biru!" Mendengar perkataan Mina,Sapphire dia mengambil beberapa bunga mawar.

"Benarkah? Ini untukmu."

"Ah terima kasih! Sungguh aku benar-benar merepotkanmu!"

"Tidak apa-apa,toh bunga mawar biru sudah biasa bagiku,tapi…Ketika aku melihatmu, kecantikanmu bukanlah hal biasa yang aku lihat." Dan Mina menjadi blushing.

"Te….Terima kasih….Aku harus pulang,aku pasti sudah ditunggu."

"Sama-sama, kau mau pulang? Hati-hati ya,ah! Kapan-kapan ke sini lagi ya!"

"Baiklah!" Karena suara lembutnya dan kebaikannya,Mina langsung jatuh cinta kepada Sapphire. Pada suatu hari dia melihat Serenity menangis.

"Serenity,ada apa?"

"Hiks…..Mina kau tahu kan aku jatuh cinta kepada Sapphire."

"Eh iya,kenapa?" Begitu mengetahui Serenity mencintai Sapphire,Mina mengalah. Dia lebih mementingkan kebahagiaan saudara kembarnya.

"Dia….Dia…Dia akan menikah dengan gadis negeri tetangga…..Hiks….Kenapa dia tidak memilihku? Aku benci Sapphire! Aku benci dia! Mina aku perintahkan untuk membunuh dia!" Mendengar permintaan Serenity,Mina terkejut. Tapi sekali lagi demi kebahagiaan saudaranya,dia mengalah.

"Baiklah,akan aku lakukan." Maka dia akan bertemu dengan sapphire secara diam-diam.

"Ada apa,Mina? Kenapa kau memanggilku?"

"Ma…Maaf…."

"apa maksud_-Ah!" Mina langsung menusuk pisau tepat di jantung Sapphire.

"Ma…Maafkan aku…. Aku mencintaimu….Tapi ini perintah ratu…..Sekali lagi maaf…." Setetes air mata jatuh ke pipi Mina.

"Ah….Mina…..Ti…Tidak….Apa-apa…..Aku….Aku juga….Mencintaimu…" Sapphire langsung terjatuh ke tanah. Air mata Mina kini mengalir deras di pipinya.

"Sapphire,kau sangat baik kepadaku." Sejak kematian Sapphire. Serenity kelihatan senang,tentu saja membuat Mina sedikit lega.

"Snack hari ini brioche,kau suka itu kan?"

"Yay! Brioche! Mina briochenya enak sekali!" Mina senang mendengar tawa polos dari Serenity,seolah-olah dia tidak pernah membunuh ribuan orang.

Akhirnya negeri ini akan hancur. Diakibatkan kemarahan rakyat. Jika ini hukuman bagi mereka berdua. Mina tetap melawannya.

"Serenity,pakalilah pakainku dan segera melarikan diri!"

"Mina bagaimana denganmu?!"

"Tidak apa-apa,kan kita saudara kembar. Tidak ada yang sadar." Mina memberikan pelukan terakhir ke Serenity. Akhirnya Minalah yang ditangkap. Dia tidak peduli dipanggil jahat,toh saudaranya mempunyai darah jahat yang mengalir di tubuhnya.

Pada zaman dahulu kala,terdapat kerajaan yang sangat jahat,orang yang dibalik itu semua,adalah saudara kembarnya yang manis. Akhirnya waktunya telah tiba. Mina akan dihukum mati. Mina melihat Serenity yang akan melihat mata Serenity terdapat kesedihan. Mina hanya membalas tatapan itu dengan senyuman. Dia tahu ini adalah senyum terakhir untuk Serenity. Sebelum mati dia mengatakan "Ara Oyatsu no jikan da wa."

Sebelum Mina mati,dia membuat permintaan,"Kalau kita terlahir kembali,aku kumohon bermainlah bersamaku lagi."

.

.

CSD:Yosh! Chapter 2 selesai,selanjutnya Message of Regret. Readers,Author mohon review nya ya? Dan satu lagi,Selamat tahun baru 2013! Semoga tahun ini menjadi tahun yang baik!