That Devil is My Pet

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Pairing : SasuNaruSasu

Rating : T+

Genre : supranatural , romance

Warning : BL , AU , OOC , alur kecepetan , typos , TIDAK SUKA TIDAK USAH BACA! Flamer dilarang masuk(titik)

=== Farenheit ===

Sasuke : 18 Tahun , 3 SMA

Naruto (Kitsune ), Jiraiya,Tsunade,Kisame,Kakuzu,Kurama : devil

Gaara , Sai , Hinata: 18 Tahun , 3 SMA

Shikamaru , Itachi : 21 tahun

Danzo : 63 tahun

=== Happy Reading ===

Naruto masih berdiri kaku. Tubuhnya tidak mau bergerak seinci pun dari tempat ia berdiri sekalipun kini Sasuke tengah menguncang tubuhnya pelan.

"Naruto" panggil Sasuke lagi untuk ketiga kalinya sambil terus menguncang tubuh mungil Naruto,namun Naruto tetap terdiam.

Perlahan pikiran Naruto mulai terfokus kembali. Ia menengadah menatap Sasuke. Wajahnya terlihat datar.

"Ada apa?" tanya Sasuke mencoba menanyakan apa yang tengah dipikirkan bocah pirang didepannya. Naruto hanya terus menatap Sasuke.

Dalam sepersekian detik raut wajah Naruto mengeras, giginya bergemerutuk menandakan si pirang tengah menahan marah. Entah dari mana datangnya kekuatan Naruto tiba-tiba matanya berubah merah,kuku jarinya memanjang, dan tumbuh sayap hitam kelam. Sasuke heran ketika melihat perubahan Naruto, ia yakin jika sekarang ini Naruto dalam mode Kitsune namun tubuh dan rambut nya masih seperti Naruto kecil (rambut pirang jabrik dan bertubuh seperti anak kecil).

Tanpa basa-basi Naruto melebarkan kedua sayap kelamnya dan bersiap terbang. Sebelum pergi sejenak Naruto memandang Sasuke.

BRAK.

Tembok ruangan itu berlubang ditembus cahaya kebiruan milik Naruto.

Sasuke terdiam kemudian terdengar gemerutuk gigi dari si raven yang merasa ditinggal. Rambut Sasuke memanjang dan mencuat keatas, matanya menghitam,

"Hei Sas mau kema—"belum selesai Itachi berbicara Sasuke keburu bergerak keluar mengejar sosok Naruto. berdecih pelan kemudian Itachi pun memasuki mode NNC nya dan bersiap mengejar adiknya.

Shikamaru terdiam melihat kedua adik kakak itu pergi. Dirogoh saku jasnya kemudian ia mengambil handphone miliknya dan segera menekan beberapa tombol.

"hm.. Moshi-moshi.. Ini aku Shikamaru" ucap Shikamaru datar sambil berbicara dengan seseorang ditelpon.

"Aku ingin bicara masalah Nocte Crush Creatura. Aku yang mendatangimu atau kau sendiri yang datang padaku?"

"hm,baiklah"

Shikamaru segera mentutup hubungan telponnya dan beranjak pergi tanpa peduli bawahannya masih terikat,pikirannya kini hanya untuk sosok Iblis miliknya.

=== Farenheit ===

Dengan pandangan nyalang Naruto terus menelusuri jejak roh yang baru lepas, ia butuh penjelasan sesegera mungkin mengenai anaknya. Tanpa Naruto sadari tubuhnya perlahan kembali keukuran semula namun yang membedakan rambutnya tak memanjang seperti saat ia dalam mode Kitsune.

Dengan emosi dan amarah yang meledak-ledak dalam hatinya ia tidak bisa memikirkan apapun, anaknya,anak yang jelas-jelas direnggut nyawanya oleh sang kakek masih teringat jelas dalam fikiran Naruto.

Naruto menggigit bibir bawahnya. Satu tempat yang menyimpan semua jawaban mengenai anaknya.

"Dark World" gumam Naruto kemudian secepat mungkin sosok Naruto telah menghilang.

'sekalipun harus menentangmu aku berani ambil resiko ini' batin Naruto yang tengah dilanda rasa amarah.

.

.

"Sasuke! Tunggu" Itachi melangkahkan kakinya lebih cepat untuk mengejar sosok adiknya yang tengah dalam keadaan berserk. Kedua tangan Itachi menangkap bahu Sasuke dan segera membalik sosok Sasuke untuk menatap dirinya.

"kau mau kemana?" tanya Itachi dingin, ia berani bertaruh jika Sasuke tidak akan bisa menjawab pertanyaannya.

"entahlah" jawab Sasuke singkat. Itachi menghela nafas. Sudah ia duga.

"lebih baik kita bereskan masalah roh-roh itu dulu, jika telat bergerak maka pihak pemerintah akan turun tangan langsung" ucap Itachi tenang.

"..."

"gaaaah" terdengar teriakan entah dari mana yang membuat Sasuke maupun Itachi mengernyitkan dahi.

"Kita terlambat Aniki" ucap Sasuke datar kemudian menepis tangan Itachi dan bergerak kearah teriakan tersebut.

"haa~ terserah kaulah otouto" ucap Itachi cuek mengejar adiknya.

=== Farenheit ===

BRAK

"tunggu! Pangeran!"

Pintu kamar yang besar dan megah itu didobrak paksa oleh Naruto bahkan puluhan prajurit yang ia lewati tidak ia gubris sedikitpun.

"Kitsune" gumam Jiraiya dan Tsunade kaget melihat sosok berambut pirang dengan sayap hitam besar yang mengembang indah.

"berani sekali seorang pidana sepertimu memasuki dunia ini" ucap seseorang dengan datar. Naruto mengalihkan pandangannya pada sosok berambut kemerahan yang tengah menatap datar kepada sosok yang tengah tertidur nyaman.

SET

"siapa sebenarnya dirimu?" geram Naruto. sosok kemerahan itu hanya berdecak pelan dan dalam sekali tindakan ia berada dibelakang Naruto sambil mengarahkan tombak milik salah seorang prajurit yang masih berdiri didekat pintu.

'cepat' batin semuanya minus Naruto.

"Kau! Bukankah Minato-sama mengusirmu dari sini. Beraninya kembali kemari" geram sosok kemerahan itu tanpa rasa iba sedikitpun Kurama menghunuskan ujung tombak yang tajam kearah bahu Naruto. sadar jika dirinya diincar Naruto hanya diam tidak bergeming,ia membiarkan bahu kirinya mengeluarkan darah dengan deras akibat ujung tombak yang menembus bahunya.

"Siapa namamu?" tanya Naruto dengan wajah tenang seolah darah yang mengalir deras tidak berasa apa-apa baginya. Jiraiya dan Tsunade saling tatap, mereka harus berbuat apa?

"Kurama" jawab Kurama sembari semakin menekan masuk tombak itu. Tak ada ringisan atau bahkan teriakan kesal dari Naruto.

"bukan..Kau Kyuubi" ucap Naruto datar. Mata Kurama,Jiraiya dan Tsunade membulat.

"Aku Kurama" geram Kurama kesal.

'dia bagaimana bisa tahu' batin Kurama sedikit terkejut. Mata merahnya menatap tidak suka pada sosok yang masih terdiam dengan wajah tenang.

"Katakan apa kamu benar Kyuubi? Atau kupaksa kau bicara" ucap Naruto masih dengan wajah tenang. "cih,kau pikir siapa dirimu. Berani melawan raja" balas Kurama sengit.

"raja? Bocah 15 tahun sepertimu seorang raja? Hahaha" Naruto tertawa,ia memegang tombak yang menancap dibahu kirinya dan menarik keluar tombak itu dari bahunya.

GREP

Mata Kurama membelalak ketika tubuhnya dengan terpaksa berpelukan dengan Naruto.

"Apa kabarmu anakku?" ucap Naruto sendu masih memeluk Kurama yang terdiam.

Semuanya tercekat melihat acara peluk memeluk ini.

'firasatku tidak mengenakan'batin Tsunade melihatnya.

"Maafkan Oto-san Kyuu,Maaf" gumam Naruto, ia mempererat pelukannya.

=== Farenheit ===

"kalian ini selalu mengganggu" gumam Gaara yang bibirnya berlinang darah, mata nya menatap tajam.

"Sepertinya makan malammu nikmat sekali Sabaku" sindir Sasuke,ia menatap orang-orang yang sudah tak bernyawa.

"sangat! Dan akan sempurna jika kalian tidak datang" ucap Gaara santai.

"maafkan kami kalau begitu" ucap Itachi santai. Gaara mendelik Itachi kesal. Lagi-lagi pemuda amaterasu ini muncul,pikir Gaara kesal.

"kau tak seharusnya membunuh mereka" lanjut Itachi. "Pemerintah mengijinkan untuk mengendalikan keamanan dengan segala cara, inipun termasuk pengendalian" jawab Gaara cuek. Sosok NCC berambut merah maroon itu beranjak pergi.

TAP

Sasuke berdiri tepat dihadapan Gaara. Mata hitam kelam Sasuke menatap mata emas Gaara dalam. "Melihatmu minat membunuhku muncul,Sabaku" ucap Sasuke masih menatap Gaara.

"Benarkah? Kalau begitu bisakah kita coba,Uchiha Sasuke?" tantang Gaara.

Tanpa bisa dicegah kedua NCC itu saling menyerang, Gaara dengan ekor besi tajam miliknya dan Sasuke dengan kekuatannya. Keduanya lebih cepat menyerang dan saling bertahan.

"Bisakah kita bicarakan baik-baik saja?" ucap Itachi ditengah pertarungan Gaara dan Sasuke. Kedua NCC tidak menggubris ucapan Itachi.

GREP

Sesosok manusia raksasa yang terbuat dari api hitam tengah menangkap Sasuke dan Gaara. Tidak bisa dipungkiri kini kedua wajah stoic NCC itu terperanjat kaget. Sebenarnya sekuat apa Itachi hingga bisa membuat makhluk mengerikan yang sedang menangkap adik dan rivalnya.

"hm,syukurlah semua masih baik-baik saja" kali ini muncul satu orang lagi yang membuat ketiganya terkejut.

"Shikamaru?"

.

.

Setelah menangkap semua manusia yang bertindak gila dan mengikat mereka tanpa ada luka yang berarti. Roh-roh itu pun sekarang tidak terlihat memasuki raga yang baru.

Sasuke,Gaara,Itachi,dan Shikamaru terlihat saling menatap satu sama lain.

"Hei,kau rusa sedang apa disini?" ucap Sasuke dingin pada sahabatnya sendiri. "Kenapa kamu memanggilnya rusa,Uchiha?!" balas Gaara cepat dan kasar. Gaara kembali kesosok normalnya.

Shikamaru geleng-geleng kepala sendiri.

"baik-baik kujelaskan,dasar merepotkan. Gaara ini adalah adik angkatku 2 tahun ini dan Sasuke adalah sahabat sekaligus bos ku" ucap Shikamarun dengan nada malasnya.

"Anda mengenal Gaara,kalau begitu anda juga anggota pemerintah?" tanya Itachi yang tidak lagi mempedulikan pertarungan glare antara Gaara dan Sasuke.

"hm,sebenarnya aku lah yang bertanggung jawab dalam proyek yang kalian sebut Nocte Crush Creatura"

Mendengar apa yang dikatakan oleh Shikamaru barusan membuat dua Uchiha terdiam. Shikamaru menggaruk lehernya pelan.

"aku akan jelaskan secara singkat mengenai Nocte Crush Creatura" ucap Shikamaru pelan dan mendapat perhatian penuh dari ketiga orang lainnya,

#FLASHBACK

10 tahun yang lalu.

Nampak seorang pemuda berumur 11 tahun tengah mengutak atik mikroskop khusus miliknya, disamping pemuda itu nampak seorang laki-laki dewasa berambut hitam panjang yang tengah memegang sebuah papan yang diatasnya terdapat berlembar-lembar dokumen.

"kemajuannya bagus. Virus ini mampu bertahan dan bermutasi dengan cukup cepat" ucap anak berumur 11 tahun itu yang tak lain adalah Shikamaru 10 tahun silam.

"benarkah? Hm,otak mu memang jenius Shika. Kukira penelitianku akan berakhir begitu saja tanpa ada peduli dari pihak manapun"

"Rencana pembangunan Konoha yang baru memang membutuhkan sumber kekuatan yang besar,bukan hanya biaya kita juga butuh kekuatan yang akan menjadi faktor pendukung besar untuk keberhasilan rencana ini" jawab Shikamaru malas.

"Dengan adanya ayahmu yang siap membiayai penelitian ini aku yakin kedepannya Konoha mampu menjadi Negara Adidaya" ucap orang berambut hitam itu senang,nampak senyuman merekah lebar dibibirnya.

"Hm,sebenarnya pihak pemerintah sendiri mulai tertarik dengan penelitian kita Orochimaru-san" komentar Shika dengan malas. Ia menjauhkan mikroskop miliknya dan melepas segala perlengkapan keamanan yang harus dipakai saat di Lab.

Ia berjalan keluar diikuti Orochimaru yang masih mengoceh mengenai penelitiannya.

Nara Shikamaru merupakan anak paling jenius ditambah dengan seluruh anggota keluarga Nara adalah anggota dewan di Konoha jadi tidak bisa diragukan lagi jika Nara merupakan Clan dengan kemampuan otak hebat dan pembiayaan yang kuat.

Saat ini Shikamaru terlibat dengan rencana ayahnya yang merupakan dewan penting di Konoha, ayahnya berencana mengembangkan Konoha hingga menjadi negara Adidaya dan demi mewujudkannya sang ayah rela mengeluarkan ratusan millyar untuk membiayai penelitian dari profesor gila seperti Orochimaru. Shikamaru sendiri hanya bertugas membantu sekaligus sebagai pengawas apakah Orochimaru tidak akan berhianat.

Virus yang belum dinamai itu kini menjadi pusat perhatian pemerintah. Pemerintah mendengar mengenai virus yang mampu membuat manusia seperti seorang seiya—manusia super.

Suatu malam terjadi kebakaran besar dirumah besar kediaman Nara. Anggota Nara nyaris seluruhnya meninggal akibat rumah kediaman yang meledak secara tiba-tiba. Nyaris itu artinya masih ada yang selamat dan orang yang beruntung adalah Shikamaru.

#END Flashback

"aku selamat namun seluruh Nara sudah tak bersisa dan aku kehilangan virus yang baru setengah jalan" ucap Shikamaru pelan.

"jadi ini bukan proyek asli pemerintah?" selidik Itachi

"Bukan,ini adalah proyek Orochimaru" jawab Shikamaru, mendengar nama Orochimaru membuat Itachi menyeringai kecil.

"jadi selama ini yang ku cari untuk membuat penawar dari virus ini adalah ular itu" gumam Itachi.

"Sebenarnya Virus itu belum sepenuhnya sempurna dan aku yakin jika yang menyetting kebakaran itu adalah pihak pemerintah, mengingat ayahku yang enggan memberikan virus itu pada pihak Danzo" jelas Shika lagi.

"cih,si tua bangka itu" geram Sasuke kesal. "tunggu!" ucap Sasuke tiba-tiba.

"kalau Gaara adalah adik angkatmu,kenapa saat kita berdua ditangkap kamu seolah tidak mengenal sosok Gaara yang sedang dalam sosok NCC?" tanya Sasuke,mengingat hal ganjil ketika ia ingat Shikamaru juga terkejut ketika pertama kali melihat NCC.

"setelah kepergianmu waktu itu, Kitsune membebaskanku dan beberapa jam kemudian tanpa sengaja aku melihat Gaara. Dan Gaara menceritakan segalanya" jawab Shika enteng.

"menceritakan segalanya?"

"hm, mengenai dirinya yang dipaksa menjadi NCC oleh pemerintah dan untuk mencari informasi mengenai virus ini Gaara harus bekerja dibawah pengawasan pihak pemerintah"

"sudah berapa lama Gaara menjadi NCC?" tanya Sasuke lagi.

"3 tahun" jawab Gaara singkat.

'tiga tahun, Aniki saat itu juga menghilang' batin Sasuke.

"jangan-jangan" gumam Sasuke. "hn, tiga tahun yang lalu sekitar 20 anak remaja disaring dan dipaksa menjadi NCC. Awalnya NCC di uji coba pada balita namun karena semua balita itu meninggal membuat pihak pemerintah mengubah sasaran mereka kepada anak remaja. Dan anak remaja sendiri hampir semua nya meninggal karena mutasi virus yang terlalu cepat dan tidak mampu di tangani oleh sang inang" jelas Itachi.

Jelas sudah kenapa 3 tahun lalu anikinya menghilang begitu saja.

"tunggu!Apa oto-san dan kaa-san tidak tahu mengenai hal ini?" tanya Sasuke lagi, ia semakin penasaran kenapa Aniki nya pergi tanpa kabar.

"semua orang tua dari remaja itu diberi tahu" jawab Gaara. Mata Sasuke terbelalak, lalu kenapa orang tua nya rela membuat sang Aniki terancam bahaya?

"kenapa—" gumam Sasuke tidak jelas. "kau tahukan Sasuke jika Oto-san sejak dulu terobsesi dengan kursi pemimpin di Konoha? Saat itu ayah pikir jika salah satu Uchiha bisa menjadi seorang NCC maka kursi itu akan dengan mudah akan didapat" jelas Itachi yang tahu apa yang ingin ditanyakan Sasuke.

"Oto-san awalnya akan menjadikan kamu sebagai NCC namun—"

"kau menggantikan aku Aniki" sela Sasuke tidak percaya. Itachi dan Sasuke terdiam.

"pergantian yang sia-sia" sambar Gaara yang langsung mendapat jitakan dari Shikamaru.

"apa sih Shika-nii! Memang sia-sia bukan? Danzo menyuntikan virus jenis terbaru pada Sasuke, mengganti untuk menghindari Sasuke terkena bahaya namun apa? Haha sama saja bukan" ejek Gaara yang senang melihat Sasuke merasa bersalah.

"kenapa kita jadi melow Sas?" ucap Itachi tiba-tiba. "Uchiha adalah sosok yang sempurna" lanjut Itachi lagi entah kenapa malah menjadi OOC.

"hm,seperti yang kukatakan sebelumnya jika virus yang sedang kukembangkan itu belum sempurna, jadi virus ini sama halnya dengan bom waktu" Ucap Shika mulai fokus kembali mengenai Virus aneh itu.

"kita harus temukan penawarnya sesegera mungkin atau kalian bertiga akan mati" lanjut Shika dengan nada seserius mungkin pada saat mengatakan 'mati'.

"hn tanpa kau beritahu pun aku sudah tahu. Lagi pula selama 3 tahun ini aku tidak hanya diam" komentar Itachi santai.

"apa anda melakukan penyelidikan Itachi-san?" tanya Shikamaru

"hn, bersama Hatake Kakashi aku telah membuat beberapa penawar namun masih belum dikatakan sempurna"

"kalau begitu ijinkan aku membantu. Setidaknya aku masih ingat kelemahan dan keunggulan virus itu" ucap Shikamaru lagi.

"hn,baiklah" jawab Itachi singkat.

.

.

Tobe Continued...

Thanks untuk semua yang review ^^ .. Maaf tidak bisa menjawab review kalian satu per satu ^^ .. tenang aku sedang memikirkan ItaKyuu kok ^^ jadi untuk penyuka Itakyuu siap-siap aja XD ... oh iya kalau ada yang mau ngeadd Fb saya silahkan 61 ^^ Arigatou minna

Yuuka, Uzumaki Scout 36, Yure, dark takuma,(2.3), miszshanty05, Princess Love Naru, kang eun hwa, kinana, Kutoka Mekuto, Gunchan CacuNalu Polepel, kkhukhukhukhudattebayo, Ichigo 'Momo' Citrusz, lawliet uzumakie, wonkyuhomintaoris all, Aquarian lee, devilojoshi.

Review please