Konnichiwa~ sang author kembali ( '-')/ tadaima~

Sekarang author membawa chapter 2 ! :D

Terima kasih atas dukungannya,dan terima kasih juga yang sudah memberikan reviews nya di tiap fanfiction yang saya kritik/saran sangat berguna :"D

- Saya memutuskan untuk mengganti tokoh 'Suzu Minowa' dengan tokoh 'Hotaru Tomoe' ^^ gomen so sudden, baru kepikiran sekarang :v /plak


Kami memang berani...

Tapi keberanian itu telah sirna seketika saat kami menerima kenyataan yang sebenarnya...


[Jiwa Seiya yang semula berada di Rumah Ala Barat akhirnya kembali ke gedung tempat ia dan kawan-kawan berkumpul untuk memainkan permainan ibu jari, karena meniup lilin yang ada di ruangan tempat Seiya mencari ibu jari di Rumah Barat tersebut. tetapi,ada 1 masalah yang sangat besar...]

Seiya : "he..hebat ! *mengedip-ngedipkan mata* PERSIS YANG DIKATAKAN USAGI ! eh, Usagi kemana? " *mulai panik*

Rei : "USAGI...USAGI NGGAK ADA !"

Minako : "sepertinya ia tidak sengaja menoleh ! bagaimana ini ?"

Haruka : "BODOH ! tidak mungkin seperti itu ! dia sendiri yang bilang jangan menoleh !"

Minako : "mungkin, dia ada urusan sehingga pulang lebih dulu..."

Rei : " Ayo kita pulang..."

Tapi sejak saat itu,Usagi tidak pernah muncul.

- END OF SEIYA KOU'S FLASHBACK-


Haruka : "hei, Seiya ! sedang apa kau disana ! ayo kesini..."

Seiya : "Haruka, kenapa kalian disini ?"

Haruka : "hari ini tepat 7 tahun setelah kejadian itu. Tahun ini,kita semua akan berumur 20 tahun. Tetapi kita tak berubah,kita selalu melarikan diri. kalau hanya menunggu begitu saja, Usagi tidak akan kembali..."

Minako : "Seiya ! kita datang kesini demi masa depan cerah ! "

Seiya : "Minako..."

Minako : "kita akan mengulang segalanya dan menjalani hidup baru ! di hari peringatannya..."

Haruka : "MINAKO ! INI HARI MENGHILANGNYA USAGI ! HARI PERINGATAN APANYA ?!"

Minako : "habis...Haruka..."

Seiya : "jadi...mengulang segalanya .. ?"

Rei : "Seiya, dengar.. demi mengulang masa lalu,kita akan mencari Ibu Jari sekali lagi."

Minako : "jika menemukan ibu jari,katanya segala keinginan akan terkabul, bukan?kita akan mengembalikan Usagi dengan cara itu !"

Seiya : "mengabulkan keinginan...itu gak masuk akal..."

Haruka : "tapi kita kehilangan Usagi gara-gara cerita gak MASUK AKAL itu..."

Rei : "mau, atau tidak ?"

Seiya : "aku... aku mau ! aku akan melakukan apapun, jika Usagi bisa kembali !"


[Di rumah Seiya Kou, pembicaraan lewat telepon dengan Minako]

Minako : *lewat telepon* (Seiya, kita tak bisa mencari ibu jari lagi ya?)

Seiya : "ya...jangankan mencari ibu jari, pergi ke Rumah Ala Barat lagi itu saja nggak bisa..."

Minako : (padahal,kita melakukannya persis seperti sebelumnya. tapi mungkin itu yang terbaik...)

Seiya : "Kenapa ?"

Minako : (itu hanya mimpi...semua hal yang terjadi di Hotel Berhantu itu hanya mimpi...)

Seiya : "Minako ?! kenapa kau berbicara seperti itu ?!"

Minako : (maaf...tapi aku juga menyukai Usagi...)

Seiya : "Minako, aku akan tutup teleponnya."

Minako : (Seiya juga masih suka Usagi kan ? aku juga...)

Seiya : "..eh.."

Minako : (bukan apa-apa kok! Maaf ya,sampai nanti!)

*telepon ditutup*


Haruka : "Seiya, aku datang !"

Seiya : "Haruka, maaf memanggilmu malam-malam begini."

Haruka : "woles, nggak apa-apa kok. Memangnya ada apa ?"

Seiya : "aku tidak bisa tinggal diam karena kejadian hari ini, jadi aku ingin mencari tahu. Jangan-jangan, Rumah Ala Barat itu memang benar-benar ada..."

Haruka : "maksudmu, mencari ibu jari itu kejadian nyata ?"

Seiya : "aku belum bisa mengatakannya secara pasti...tapi ada kasus seperti itu di desa Tenkai,Prefektur Yamanashi, dimana ada wanita yang terbunuh..."

Haruka : "ceritakan semuanya..."

Seiya : "wanita itu terbunuh dengan tubuh termutilasi di Rumah Ala Barat yang ada di desa itu. Korbannya Hotaru Tomoe, 20 tahun. sepertinya dia anak tuan tanah di desa itu..."

Haruka : "terus, ayo lanjutkan..."

Seiya : "tubuhnya yang terpotong-potong berhasil dikumpulkan,tapi hanya ibu jari kirinya yang nggak bisa ditemukan... apakah kau merasakan kemiripan?"

Haruka : "ibu jari ya? Ugghhh..."

Seiya : "satu lagi. ada keanehan khusus di kejadian itu, di sekeliling korban, banyak keluarga kerabat Tomoe yang juga tewas dengan penyebab kematian yang tidak diketahui... kasusnya pun gak selesai."

Haruka : "memang mirip, sih..gimana sekarang ? mau pergi ? mungkin nggak ada hubungan dan gunanya sama sekali..."

Seiya : "nggak masalah, ini taruhan terakhirku !"


[keesokan harinya,di mobil perjalanan pencarian Rumah Ala Barat.]

Minako : "benar nih nggak apa-apa?"

Seiya : "yah, kalian juga tidak perlu memaksa ikut."

Rei : "Usagi teman baikku...sampai sekarang nggak berubah. Kalau ini bisa mengembalikan Usagi, aku-"

Minako : "kita kan teman sepermainan ! untuk menolong Usagi,kita memang harus menyatukan tenaga !"

Haruka : "KAU IKUT SEKALIPUN SAJA HANYA MENGGANGGU !"

Minako : "Kenapa kau selalu marah ?!"

Haruka : "pokoknya aku tidak mau tahu..."

Minako : "tidak usah sok berwajah pahlawan seperti itu !"

Rei : "KALIAN BERDUA ! jangan bertengkar di tempat seperti ini !"

- hening sementara-

[Mobil Seiya melewati pohon-pohon Sakura yang masih belum tumbuh ]

Rei : "pohon Sakura. kali ini,kita berlima pasti bisa melihat Sakura yang mekar dengan indahnya..."


To be continued...