SNOW WHITE

Author: Katayanagi Namika

Kamichama Karin © Koge Donbo

Snow White Chapter 2

Genre: Family, Romance(?)

Rated: T

Warning!: G4A= Gaje banget, Gak nyambung, Garing, Gak ada seru-serunya, Ancurrr, [DLL...] =_="

.

.

Di FanFiction kali ini, author bikin cerita Snow White. Pastinya readers tau, dong, terinspirasi dari mana? Ya, aku terinspirasi dari cerita Snow White. Tapi, cerita ini agak beda dengan cerita Snow White yang original. Yaudah, daripada penasaran, mendingan baca ceritanya aja, yuuuk!

.

.

Snow White © Katayanagi Namika

.

.

Paginya, Putri Himeka terbangun. Ia kaget melihat ada orang kerdil disekitarnya. Ia ketakutan.

"tenanglah. Kami bukan penjahat. Kami adalah pemilik pondok ini." Kata kurcaci tertua. Putri Himeka lantas lega mendengarnya.

"Terimakasih, ya, kau telah membereskan pondok kami!" kata salah satu kurcaci.

"ah, tidak apa-apa. Aku juga minta maaf telah memakan makanan kalian, ya!" kata Putri Himeka.

"oh, ya! Kau ini siapa, ya? Dari mana asalmu?" tanya kurcaci tertua.

"Humph!" Himeka menarik nafas. Iapun menceritakan asal usulnya, dan bagaimana ia bisa sampai di pondok kurcaci ini. Para kurcaci mendengarkan dengan seksama.

"iiih! Ratu Rika sangat kejam! Aku jadi kesal!" kata salah satu kurcaci.

"tenanglah! Kau akan aman berada disini, putri salju!" Kata kurcaci termuda. Putri Himeka mengangguk pelan.

"aku akan memasak sarapan untuk kalian!" kata Putri Himeka. Ia segera turun kebawah untuk memasak. (author: ya iyalah, turun kebawah! Mana ada turun keatas!)

Setelah para kurcaci sarapan, mereka berangkat bekerja. Sebelum berangkat, kurcaci tertua yang bijaksana itu berpesan: "Putri salju, kau jangan keluar rumah, dan membiarkan seorangpun masuk! Jangan menerima pemberian siapapun! Ratu sangat kejam, kau tahu?" katanya. Putri Himeka mengerti. Ia mengangguk mantap.

Sementara itu, di istana…

Seperti biasa Ratu Rika bertanya pada cermin. Dengan hati yang berbunga-bunga, ia bertanya pada cermin ajaibnya. "Wahai cermin, cermin didinding, siapakah wanita yang paling cantik dan rupawan dari semua?" tanyanya.

"Putri Himekalah yang paling cantik dari semua" jawab cermin ajaib. Ratu Rika sangat kaget!

"bagaimana mungkin! Ia sudah mati!" teriaknya.

Cermin ajaibnya mengeluarkan gambar Putri Himeka smbil menjawab, "ia masih hidup. Ia tinggal ditengah hutan dengan para kurcaci."

Mengetahui hal itu, ratu segera memenjara Michiru yang berbohong padanya. Lalu, ia mengambil beberapa apel merah yang masih segar. Salah satu apel itu, ia beri racun. Sedangkan apel-apel yang lain tidak. Sang ratu menyamar menjadi seorang nenek-nenek yang menjual apel. Ratu Rika pergi ke pondok kurcaci.

Sesampainya di pondok…

Tok-tok-tok… suara pintu pondok diketuk. Putri salju yang mendengarnya, tidak membukakan pintu. Ia hanya menjawab saja, "siapa disana?" tanyanya.

Ratu Rika yang tengah menyamar berbicara didepan jendela yang terbuka. "aku ingin menjual apel ini, nak. Belilah apel ini." Katanya.

Awalnya, Putri Himeka tergiur, tapi ia segera teringat pesan kurcaci. "maaf. Aku masih kenyang, nyonya." Kata Himeka sopan.

"ayolah! Ini tidak beracun. Ini, aku akan mencobanya." Kata Ratu Rika. Ia menggigit apel yang tidak beracun. "nah, tidak terjadi apapun padaku. Ini, kuambilkan yang baru!" kata Ratu Rika.

Putri Himeka akhirnya membeli apel yang beracun. Ratu Rikapun pergi dengan kepuasan.

Putri Himeka segera memakan apel itu. Ketika memakan apel itu sepotong saja,

GUBRAAKKK! Putri Himeka langsung pingsan.

~Skip Time~

Malamnya, ketujuh kurcaci pulang. Betapa terkejutnya mereka melihat Putri Salju tergeletak tak berdaya dilantai. Tak ada nafas yang keluar dari hidungnya. Mereka berfikir Putri Himeka telah meninggal.

Ketujuh kurcaci sangat sedih. Mereka tak tega untuk mengubur Putri Himeka. Malahan, mereka membuatkannya sebuah peti mati yang tutupnya terbuat dari kaca, dan membawanya keatas bukit kecil.

Sejak saat itu, salah satu dari ketujuh kurcaci itu selalu menemani Putri Himeka disisinya. Sampai beberapa tahun kemudian, Putri Himeka terlihat seperti sedang tertidur saja.

Pada suatu musim panas yang cerah, seorang pangeran tampan dengan rambut hitam dan mata kuning bernama Kuga Jin yang sedang berkelana kebetulan lewat dengan kudanya dihutan, dan ia menemukan Puteri Himeka di dalam peti kacanya.

Putri Himeka terlihat begitu cantik sehingga membuat sang pangeran langsung jatuh hati padanya.

"ayolah, ijinkan aku membawanya ke istanaku!" pinta Pangeran Kuga.

"aku berjanji akan menjaganya." Kata pangeran itu tadi.

Para kurcaci akhirnya mengijinkan Pangeran ini membawa Putri Himeka. Saat Pangeran Kuga mulai mengangkat Putri Himeka, potongan apel yang dimakan Puteri Himeka terlompat keluar dari kerongkongannya, dan ia pun terbangun.

"ohock.. ohock…" batuk Puteri Himeka. Hal pertama yang ia lihat adalah sesosok pangeran yang tampan.

"kau… siapa?" tanyanya.

"oh, perkenalkan! Namaku Kuga Jin." Kata Pangeran Kuga.

"eh? Aku… Kujyou Himeka." Kata Putri Himeka. Pipinya yang putih bersemu merah.

Akhirnya, Putri Himeka pergi ke istana Pangeran Kuga. Pada akhirnya, ia menikah dengan Pangeran Kuga.

Sementara itu, di istana…

"APAAAAA?!" teriak Raja Kazuto.

"Mana mungkin Himeka kabur? Kalau ia kabur, pasti karna kau tidak becus mengurusnya!" bentak raja itu.

"maaf! Aku tidak tahu! Sungguh!" kata Ratu Rika.

"AAAH! SUDAHLAH! SEKARANG KITA CERAII!" bentak raja Kazuto.

"Kau tidak percaya padaku?" isak Ratu Rika.

"Sudah, sana pergi! Muak aku melihat wajahmu. Ayo cepat!" bentak Raja Kazuto.

Akhirnya, Ratu Rika pergi dari istana. Raja Kazuto sangat sedih mengetahui anaknya satu-satunya hilang. Sampai suatu hari, ia mendengar kabar bahwa Putri Himeka mengundangnya di acara pernikahannya dengan Pangeran Kuga.

Betapa senangnya hati Raja Kazuto. Ia segera datang keacara spesial tersebut. Raja Kazuto menerima Kuga menjadi menantunya. Bagaimanapun juga, ayah Kuga adalah sahabatnya juga.

Dan begitulah, Putri Himeka hidup bahagia, selamanya… Oops! Maksudnya, sampai ia meninggal. Kau tahu, manusia tidak hidup selamanya. ;)

THE END


Cerita Snow White tamat! Senangnya… Aku sama sekali gak nyangka bisa bikin cerita ini secepat kilat(?). Kenapa, ya? Ahh, itu ga penting! Yang penting, ceritanya tamat dengan Happy ending!

Wah, aku baru nyadar! Ini FF pertamaku yang menggunakan Himeka sebagai peran utama! Dan lagi, Kazune & Karin sama sekali gak tampil. Yah, mereka nggak kebagian peran. Kasihan… Poor Kazune & Karin… XD

.

.

Oh, ya! Arigato sudah membaca 'Snow White' dari chapter pertama! Tolong Review-nya, yaa! Pleaseeee….

See you later! Byeeee!