Title: Amnesia? ka

Disclaimer: AKB0048, AKB48, lagunya dan dll. adalah milik Yasushi Akimoto-san!

Summary: Karena kesalahan fatal dari Yuuko, Takamina mengalami AMNESIA! Ditambah lagi, konser member penerus tinggal 12 jam!? Waduh, gimana nih?

Warning! OOC, abal, typo dan gak jelas, dll. Saya bikinnya berat hati sih(?) soalnya Takamina cuma dapet 1 line di episode 5 *BETE GUE BETE!* Ok, cukup

Author's Note: FIC KEDUAAAAA~
Fic chapter, jadi bersambung, hehe..
Saya kepikiran pas ngeliat nama anime "Amnesia", gimana kalau misalnya Takamina, ralat, TakaMINI *Author dibunuh* itu hilang ingatan dan Yuuko dkk. mencari cara supaya kapten-mini kita mengingat ingatan.. Jangan deh, cukup LAGU DAN GERAKAN DANCE aja.. Karena itu yang paling penting.

Mari kita mulai saja..


Amnesia?

By Ayame Yumesaki

Problem 1: Dimulainya Masalah


Kimi no me no mae ni, kawa ga nagareru

Hiroku ookina kawa da

Kuraku fukaku te mo nagare hayaku te mo..

"Cukup, sampai disini dulu"

"ARIGATOU GOZAIMASU!"

Setelah latihan member penerus yang begitu mematikan dan berlevel tinggi, setiap member kembali menuju ruang ganti, kecuali 4 makhluk(?) dimana yang satunya diyakini bukan manusia tetapi 'cyborg', yang 2 normal dan yang satu suka meluk-meluk orang sembarangan dengan cara loncat(?)

Yang loncat sudah dibuktikan 2 kali.

Keempat makhluk ini masih berlatih sekeras mungkin, kata Tsubasa-san, berlatih lebih keras akan mendapatkan hadiah yang lebih besar. Salah, ke-4-nya kena hukuman karena bolos latihan sebelumnya. Er—Yang satu bukan bolos, tapi sakit. Yang 3 lainnya? Memboloskan diri. Yuuko menyelesaikan latihannya dengan duduk di pojokan, tapi hasilnya, dia malah nyerembes ke kotak-kotak yang entah buat apa ada disana.

"Yuuko-san, kau baik-baik saja?" tanya Yukirin khawatir.

"A—Aduh.. Ini apaan sih!? Kok bikin sakit!?" Yuuko pun berdiri dan menendang kotak-sialan itu. Alhasil, isi kotaknya adalah mic-mic baru untuk stage. Sialan, kok ada mic disini?

"Mama, ini mic baru buat stage. Mereka menitipkannya disini.." ucap Mayu pelan namun nusuk Yuuko. Yuuko pun terdiam..

"Gaswat! Eswete, Takamini bisa meledak kalo gini caranya, mampus gue! Emakkk~~" Yuuko lari ke seluruh arah dan sialnya, ia menabrak sang kapten kecil (oh, dia sudah 20 tahun lho!) yang merupakan kapten AKB. Dan juga orang yang Yuuko sebut 'Takamini', ok, cukup.

'WTF!? GUE NABRAK MONSTER!'

"Yuuko, kau kenapa?" tanya Takamina kebingungan, oh, ternyata Takamina gak tau kejadian nista Yuuko.

"Ng—Nggak kok! Nggak apa-apa, cuma pemanasan aja.." jawab Yuuko sambil garuk-garuk kepala, gak nyadar kalau gadis yang lebih kecil darinya berada di bawahnya.

"Kalo gitu, bisakah nona Yuuko ini pindah dari sini!? Gue keberatan neh!" bentak Takamina yang mukanya memerah. Kita tahu kan kalau Takamina belom pernah di keadaan macam begini?

"O—Ok.. Kalo gitu, Takamina langsung ganti baju aja ya!" kata Yuuko sambil mendorong sang kapten mini ke pintu keluar ruangan tersebut.

"Lho!? Kena—pa.. Oh, ini pasti ulahmu kan?"

Takdir berkata lain. Kotak-kotak berisi mic berada tepat di sebelah pintu keluar dan itulah sebab kenapa Takamina dapat melihat mic jatuh disebelah sana. Udah gitu, tebakannya TEPAT dan GAK ADA yang salah pula! Yuuko pun langsung bersujud minta maaf, sebelum kapten mini kesayangannya meledak sampai membuat ruang latihan itu amburadul.

"AMPUUUUNNNN!" teriak Yuuko masih bersujud.

"GRRRR! YUUKOOOOOO! GUE MESTI BILANG APA SAMA TSUBASA-SAN KALO GINI CARANYA!?" bentak Takamina sambil meledak.

Dan Yuuko pun kabur + berlari di seluruh ruangan dengan Takamina mengejarnya hingga akhir hayat(?). Mayu dan Yuki pun menganggap keduanya, sebagai pasangan pernikahan baru AKB + foto pernikahan mereka. Oh, ada lagu pernikahan mereka disonoh. Lagunya? Iiwake Maybe *ngaco!*

Nasib sial mendatangi Yuuko untuk kedua kalinya.

Tidak sengaja, Yuuko terpeleset sebuah mic. Tersungkur, Takamina mencoba menghentikan larinya, namun ia juga terpeleset mic dan..

*TENG!*

Buset, itu kepala atau panci sih?

Yuuko pun bangun dari posisinya, menghela nafas karena ia tidak dikejar lagi, tapi ia malah panik karena sang kapten kecil tertidur(?) di sebelahnya. Maksudnya, pingsan. Mayuyu, Yukirin dan Yuuko langsung menghamili, maksudnya menghampiri Takamina yang pingsan di dekat Yuuko.

"Takamina! Takamina! Bangun! Ini masih siang!" kata Yukirin sambil menepuk pipi malang sang gadis kecil. Namun ia belum sadar juga.

"MINAAMI~~~ JANGAN MATI! GUE BELOM NIKAHIN LO!" eh buset? Yuuko ngaco kali ya?

Yuuko mendapat julukan ratu lebeh pertama di fic ini.

"Mari kita pentokan kembali kepalanya ke tembok, mungkin dia bakal bangun," ide buruk, Mayuyu.

"Yang ada makin parah! Mending kita bawa ke rumah sakit!" kata Yukirin panik.

"Terus, mic-nya?" Yuuko berkata polos.

Krik Krik..

"BIARIN AJA!" teriak Yukirin dan Mayuyu kompak.

Krik. Krik.

"Gue aja deh yang bawa Takamina.." kata Yuuko sambil merangkul tubuh sang gadis kecil dan ketiga gadis itu pun berlari ke rumah sakit.

~Rumah Sakit Akibastar~

Omoide ga mikata ni aru

Ashita kara tsuyoku ikiyou yo

Tsurai koto ga atta to shite mo

Hitori ja nai nanto ka naru sa?

Eh buset? Ini rumah sakit malah muter lagu So Long!-nya AKB48! Dasar rumah sakit fans AKB yang kebanyakan kehabisan darah akibat ngeliat photoshoot grepur—Udah cukup! Tempat tujuan kita kali ini adalah kamar istirahat dari seorang gadis kecil, alias Takamini, dimana Yuuko, Yukirin dan Mayuyu berada di depan kamar itu.

"A—Apa? Kagak jelas Yukirin, ulangi!"

"Dokter bilang, TAKAMINA HILANG INGATAN ALIAS AMNESIA, YUUKO-SAN!" teriak Yukirin pada senpai-nya, dengan Yuuko masih ngorek-ngorek telinganya.

"Amnesa? Oh, Amnesia.. Amnesi—a? HELL WHAT!? TAKAMINA AMNESIA! NOOOO!" Lebeh Yuuko mode on.

"Gimana nih!? Udah gitu, besok kan ada stage!" ucap Yukirin panik.

"Ditambah, Takamina gak bisa mengingat kita semua dalam 12 jam KAN!?" ucap Yuuko ikutan cemas.

Yuuko berpikir keras. Mungkin ia sendiri harus melakukan dance center Gingham Check *ini memang dia center-nya*, RIVER, UZA dan Beginner sendirian? HELL NO! BISA MATI GUE - kata Yuuko dalam hatinya. Atau nyari under? 12 jam? Tidak sempat!

"Takamina~saaaann~~"

Muncullah orang ke-2 terlebay di fic ini. Ok, ciri-cirinya, rambutnya merah + pita oh kenapa kuning, matanya lagi berkilau-kilau cling-cling gitu dan larinya rada-rada—Ok, cukup. Dia adalah.. Shinonome Kanata! Ya, artis.. Artis lagi! Fans berat (bahkan mati) dari seorang Takahashi Minami. Juga kapten kenkyuusei yang kalau lebaynya kambuh malu-maluin.

"Kanata! Elo ngapain kesini mamen!?" eh, si Yuuko ikutan juga. Sambil gayanya itu mau ngasih high-five ke Kanata.

Parahnya, dibales lagi!

"Gueh pengen nanya aja, kenapa elo kabur dari latihan? Tsubasa-san udah ngamuk tuh karena mic-mic di ruang latihan berantakan!" akhirnya balik juga si Kanata.

Yuuko, Yukirin sama Mayuyu facepalm. Sebenarnya, Tsubasa itu mau marahin mereka karena kabur dari latihan, atau karena mic berantakan sih? Yuuko yang langsung sadar dari facepalm-nya dan menampar pipi kedua temannya yang lain. Kanata pun garuk-garuk kepala karena aksi senpai*nya itu.

"Eh iya, Kanata ngapain kesini?" tanya Yukirin.

"Eh? Nyari Takamina-san.." jawab Kanata watados.

Krik. Krik.

"Kok bisa ampe di rumah sakit?" tanya Yuuko bingung. Lama-lama stress juga dia.

"He? Kata Nagisa, kalian pada ke rumah sakit.."

Krik. Krik.

"BUKAN ITU MASALAHNYA SEKARANG! KANATA! TAKAMINA! DIAAA-" Yukirin langsung menutup mulut sang Center, daripada Kanata harus berlagak lebay kayak biasanya kalau Takamina kenapa-napa. Yuuko yang paham langsung menganggukkan kepala dan berdiri normal.

"Cuma kecelakaan kecil kok! Sana pulang, besok kan ada stage Kenkyuusei.. Hush~ Hush~" eh, Yuuko ngusir.

"Baiklah T3T" Kanata langsung berjalan pundung sambil meratapi nasib. Entah kenapa.

Kembali ke topik.

"Jadi gimana ini? Mau diapakan si Takamina? Kita juga gak bisa ngomong ke Kanata kan?" tanya Yuuko.

"Kita dorong dia ke tembok(?) lagi" ucap Mayuyu tanpa pikir. Dia cyborg sih.

"E—Eh? Jangan, apa kita bicara saja dulu padanya?" untuk Yukirin positif..

Kreeekk..

Pintu kamar di depan mereka bertiga pun terbuka dan menampakkan tubuh seorang gadis mungil, yang entah kenapa kok pendek ya, berdiri di tengah ketiganya dengan tampang 'siapa-loe' sambil kebingungan. Yuuko cuma bisa mimisan, Yukirin biasa aja dan Mayuyu.. tetep kalem. Soalnya, tanpa sengaja, gadis itu terlihat mini sekali dengan tampang lugu nan polos. Ada yang kebayang?

"Ta—ka..mina?" ketiganya memanggil sang gadis kecil, yang ada orang yang dimaksud malah nyari-nyari makhluk lain.

"…"

"Hoi! Jawab nape?" Yuuko yang udah mulai gedek, lupa kalau Takamini *kicked* lagi lupa ingatan.

"Apa kita mengenal satu sama lain?"

Krik..Krik…

"How about the next stage?"

To be the Next Stage!

Author's Note:
Selesai chapter 1! Daku suka banget fic ini, entah kenapa, mungkin karena mengusung efek "humor" overload xD
OOC dan bahasa tak baku, sudah pasti~

Let's meet again in the next stage!