Seketika semua diam, aku menelan ludah, tak kusangka ini terjadi,

"Dia kembali."kata ku singkat,

"Dia? Siapa? apa itu ada hubungannya dengan hilangnya mayu?" Mimi bertanya dengan sangat Khawatir,

"istirahatkan dulu yuko, setelah itu kita akan membicarakan tentang isi pesan ini"kata ku, aku berkata dengan kesan horror, akhirnya mereka para wanita dan digimon mengangkut yuko ke kamar untuk di rebahkan, selanjutnya kudengar mimi meminta joe menjaga mayu, bersama gomamon tentu saja

"tolong ya joe."mimi berkata pada joe,

"oke no problem!"kata joe, akhirnya mimi dan semua yang mengangkut yuko kembali keruangan tamu, ruangan dimana kami berkumpul,

"halo permisi!" tiba-tiba terdengar suara dari balik pintu,

"itu siapa?"daisuke bertanya,

"permisi"orang itu kembali mengetok pintu

"biarkan aku yang membukanya"kata takeru

Kulihat takeru berjalan mengarah ke pintu dan saat takeru membuka pintu tiba-tiba Hikari berteriak,

"Astaga!".


Takeru pov

"mayunya ada?" kata orang itu, dan dia adalah ibunya Mayu, celaka!, kami baru saja kehilangan dia,

"mmm sebentar bu."kata ku meminta wanita berusia 40 tahunan itu menunggu,

"bagaimana ini Taichi? Itu ibunya mayu."aku bertanya setengah khawatir,

"suruh dulu beliau masuk"kata taichi, aku langsung melakukan nya

"bu bisa masuk dulu."aku meminta pada beliau,

"wah aku tak bisa lama-lama, mayu mana?"dia kembali menjawab,

"ibu ada baiknya masuk dulu, saya mohon!"tiba-tiba taichi ada dibelakang ku, akhirnya ibunya mayu pun mengikuti keinginan kami untuk masuk dulu,

"begini bu,"kulihat taichi berusaha bicara, ia menarik nafas panjang,

"mayu diculik! Aku tau anda tak akan percaya" kata taichi melanjutkan,

Kali ini sang ibu menteskan airmata, aku tau beliau pasti shock dan kehilangan, apalagi mayu adalah anak tunggal dari keluarga Itsuwa,

"ternyata benar."kali ini ibu mayu yang berbicara, dan sumpah kami balik shock,

"APA!? ibu sudah tau?lantas kenapa ibu menanyakan mayu kepada kami?"kata yamatto, ia spontan mengatakan itu,

"ya, aku tau dari seseorang berbaju hitam, aku hanya berusaha untuk tidak percaya dan mengecheck ke sini"kata ibunya,

"tenangkan dulu dirimu nyonya itsuwa, kami akan menemukannya"kata ku, kulihat yang lain juga setuju,

"ya kami akan mencari Mayu-chan" kata hikari,

Suasana mejadi hening, kami tak tau harus bicara apa,

"baiklah! Aku tau polisi tak akan menemukannya, dunia digimon bukan tempat mereka."ibu mayu berbicara,

"EH?ibu tau dunia digimon?"kami serentak bertanya,

"tentu aku tau, jauh sebelum kalian terpilih, aku sudah ada disana, aku ini sebenarnya angkatan pertama, hanya saja kami ketuaan."ia menceritakannya sambil menangis

"dan aku tau pria berbaju hitam itu jelmaan devimon, karena dialah yang mendepak kami berdelapan kembali ke dunia nyata."nyonya itsuwa kembali bercerita,

"lalu dimana mereka, 7 orang angkatan pertama yang lain?"aku bertanya, sekarang kami menjadi penasaran,

"mati"kata nyonya itsuwa,

"dan itu mengapa Mayu menjadi Yatim."ia kembali bercerita

"ayah mayu dan 6 sisanya nekat masuk dunia digimon untuk kembali menyelamatkan dunia tersebut, dan akhirnya mereka mati diserang Devimon, ayah mayu melarangku ikut karena ia khawatir tidak kembali."kata nyonya itsuwa, sekarang kami benar-benar merasa iba, ditambah raut muka beliau yang masih bersedih.

"saat itu, kami baru 1 thn menikah dan 1 hari sesudahnya, aku hamil, lalu lahirlah mayu, ya ia lahir yatim piatu."kata ibu mayu kembali bercerita, kami cuman menyimak dengan bengong,

"dan saat itu…..aku menamainya MAYU, sesuai dengan pulau rahasia yang ada disana."ibu mayu kembali bercerita,

"pulau rahasia?"aku hendak bertanya, namun nyonya itsuwa langsung pamit

"oke! Aku akan pulang dulu, aku harap dia akan kembali."ibunya mayu langsung berjalan keluar dan pamit pada kami, pintu tertutup dan suasana hening, kami tak bisa berkata apa-apa, kami membiarkan ia pergi,

"oke! Kembali ke soal D-terminal message, tadi ada sebuah pesan dan pesan itu datang dari.. Devimon."kata taichi ia membuka rapat sekaligus menceritakan dari siapa pesan itu,

"dan itu berisi, bahwa ia mendapatkan Mayu Itsuwa, dan jika kalian ingin menyelamatkannya datanglah ke dunia digimon. Itu katanya" taichi melanjutkan,

"tunggu! Itu berarti Devimon punya D-terminal."kata izzy

"ya dan pertanyaannya itu milik siapa?"kata ku

"itu bukan urusan kita! Nanti pasti terjawab, sekarang masalahnya adalh gerbang masuk, Izzy berapa kali lagi gerbang bisa terbuka?"yamatto bertanya pada izzy, ia juga menghentikan pertanyaan soal 'milik siapakah D-terminal itu?'

"mmm 2 kali, eh ini baru saja tertutup, berarti ada 1 kali lagi."kata izzy melihat laptopnya,

"siapa yang baru menggunakannya?"daisuke bertanya,

"Devimon dan sekutunya! Aku akan booking dulu satu untuk kita"kata izzy

"tunggu! Itu berarti kita hanya bisa pergi! Tidak bisa pulang!"kata Miyako, ia terlihat seperti menyentak ,

"bisa. Dengan satu sarat."kata izzy,

"apa itu?"sekarang ken yang bertanya,

"kita menemui gennai, lalu kita bisa pulang lagi."kata izzy, ia melakukannya sambil mencoba membooking portal ke dunia digimon,

"booked" suara ini datang dari laptop izzy

"aku rasa kita harus pulang dulu, karena besok, kita akan pergi" kata Taichi memerintah

"kenapa tidak sekarang?"tiba-tiba Hikari bertanya

"kita kelelahan, dan kita tidak membawa perbekalan"taichi menjawab

"kelelahan? Tapi apa kaka yakin kalau besok mayu masih selamat?!"hikari kembali bertanya, kali ini nadanya menantang,

"hei sejak kapan kau begini? Bisakah nadamu diturunkan sedikit!"taichi balas berteriak,

"tidak! aku hanya bingung, bagaimana mungkin kaka bisa bicara "kita pergi besok" dengan santai sedangkan kaka tau bahwa mayu dalam bahaya."hikari kembali berbicara, kali ini nadanya tegas, aku belum pernah melihat ia seperti ini,

"kau ini masih kecil kari, belum tau apa-apa!"Taichi menjawab sedikit marah,

"aku sudah 17 tahun! Dan aku bukan anak kecil lagi, lagi pula, apa kau bisa menjamin keselamatan mayu? "hikari kembali bertanya, nadanya makin keras, awalnya kak taichi hendak melawan namun kak matt menghentikannya,

"Taichi! aku pikir, kita memang harus pergi hari ini, Hikari benar, tak ada jaminan ia selamat, apa lagi sekarang, ia di tangan devimon" kak yamatto memotong pertempuran mereka berdua.

"Ya kita pergi hari ini! Kalau bisa kita tidur di dunia digital."aku kali ini berteriak,

"kalian setuju?"aku bertanya pada mereka yang ada di sini,

"setuju!"kata ken, wormmon juga memberi sinyal yang sama, miyako, Iori, Daisuke, vee-mon dan semua digimon memberi tanda setuju,

"bagaimana dengan yuko?"kata taichi, tiba-tiba ada suara joe dari kejauhan,

"yuko sudah sadar!" katanya, kulihat taichi nampaknya ia ikut berpikir

"baik! Pertama pastikan Yuko diiznkan, kedua kita pulang untuk persiapan pergi hari ini!"kata taichi, nampaknya ia pasrah,

"dan kau Hikari! Kau harus membeli perbekalan kita."kata taichi, ia nampaknya masih marah

"baik dan takeru akan bersamaku"kata hikari, ia melihat kearahku

"ya aku akan bersamanya, ditambah patamon dan tailmon"aku merespon.

"baik !sekarang go to your own home! Malam jam 5 kita kumpul, lagi, beritahu yuko"kata taichi

Akhirnya kami pamit dan pulang kerumah masing-masing.


Hikari pov

-skip the time-

"oke makanan ringan udah, makanan berat yang instan udah, Tailmon yang belom apalagi?"aku bertanya pada Tailmon, kulihat takeru dan patamon masih asik mendorong trolie,

"minuman?"kata tailmon, ah iya minuman, hampir lupa,

"kau mau duduk dulu T.k?"aku bertnaya pada pacarku ini,

"tidak! Lanjutkan saja."ia menjawab tegas

Akhirnya kami lanjutkan belanja yang menggunakan uang kelompok kami ini, singkat cerita kami selesai berbelanja dan langsung membawanya ke rumah kak izzy, kata kak yamato disana jadi 'gudang' sementara,

"Izzy-san!"Takeru memanggil kak izzy,

"masuk aja! simpan di ruang tengah " kata kak izzy berteriak dari dalam rumah

Kami masuk ke sana dan menyimpan semua belanjaan, kulihat disana sudah ada tas kak izzy, kak sora, kak mimi, daisuke, ken, miyako dan Iori, eh kak taichi juga ada,

"kak izzy, kak taichi kemana?"aku bertanya padanya, karena tadi ia tidak kerumah,

"kembali ke kost-an nya dulu, dia mau ambil D-App!"kata kak izzy dari jauh,

"oh aplikasi buatan kak izzy itu?"takeru bertanya

"YO!"dia menjawab seenaknya,

"ayo kita pulang, aku mau tidur dulu"kata tailmon, mukanya sudah memasang muka tidur,

"ayo!kita harus siap-siap untuk nanti malam!"kata takeru, akhirnya kami berpamitan sama yang punya rumah, meski kami gak liat dimana yang punya rumah, cuman denger suaranya aja, yep kak izzy punya kebiasaan yang aneh, kami keluar dari rumah kak izzy, kulihat jalan menuju lift masih jauh, ada di ujung koridor,

"Hikari, apa kau khawatir pada mayu?"kali ini takeru bertanya padaku, dan patamon, ia sudah tertidur,

"ya!sangat khawatir!"kata ku, aku menunduk saat menjawabnya,

"tapi aku yakin mayu tidak akan dalam masalah."kata takeru kembali menjawab

"mengapa kau begitu yakin? Bukankah ia ada di tangan Devimon?"

"aku yakin karena disana devimon tak akan berani berbuat apa-apa."

"kenapa? Hey dia itu bengis Takeru! Kau ingat saat kita ada di.."aku awalnya mau protes, tapi telunjuk takeru langsung menghampiri bibirku dan ia berkata,

"odayaka! Koibito yo"kata nya, ia memintaku tenang, aku akhirnya tidak melanjutkan perkataan ku, kulihat, kami sudah sampai di lift dan saat itu takeru bertanya,

"silahkan duluan masuk, cahayaku"ujarnya berkata agak romantic,

"baiklah!"aku menjawab aga cuek.


Takeru pov

Sampai ke lantai 5

"takeru! Kau tau aku khawatir, bukan hanya soal mayu."hikari kali ini kembali bercerita,

"apa lagi yang kau khawatirkan?"aku balik bertanya, tailmon ia tidur di pangkuan Hikari,

"kau."ia menjawab simple

"aku?"kali ini aku balik bertanya, kenapa harus aku?

"ya ini karena cerita dari ibu mayu."ia kembali berbicara,

"tenanglah hikari, bukankah kita akan pergi bersama?"

"ya tapi aku tidak ingin kehilanganmu."

"ayolah manis, aku kan masih disini, kita pasti pulang dengan membawa mayu dan utuh."

"berjanjilah takeru"kali ini hikari memohon padaku,

"berjanjilah untuk menepati kata-katamu yang tadi!"kali ini suara hikari memelas, kulihat matanya yang begitu bening, kata-kata si bungsu dari yagami ini benar-benar tulus,

"ya aku berjanji."aku berkata demikian, kulihat ia tersenyum simple, senyumnya khas, benar-benar kawaii

"takeru aku mau membisikimu sesuatu."kali ini hikari kembali berbicara,

"apa?"aku dekatkan telingaku, ya agak turun, tubuh hikari 10 centi lebih pendek dari ku

"kemari kurang dekat!"katanya, aku dekatkan telingaku, dan ternyata sasarn utamanya bukan telingaku, tapi pipiku, astaga ia mencium pipiku,

"terimakasih untuk janjimu"ia kembali berbicara,

"everything you want, ill do"kata ku, ia kembali tersenyum, ah kita sudah sampai, aku berjalan dan mengantarkannya ke rumahnya,

"samapai jumpa Hikari!"kata ku

"ya sayonara" dia balik menjawab.

-di dunia digimon(tempat penyanderaan mayu)-

"hmmm ini akan seru"kata salah satu monster dalam dunia digimon, ya dia adalah devimon,

"kau sudah mendaptakannya, sekarang untuk apa?"kali ini Ladydevimon bertanya pada devimon, dia tidak menjawab,terlihat mayu dengan mulut di bekap, tanagn di ikat dan duduk dilantai tak berdaya, ia tidak pingsan namun matanya menatap kosong,

"dia akan menjadi umpan! Untuk kembali membalaskan dendam ku!"kata devimon

"anak-anak terpilih itu?"kata ladydevimon,

"siapa lagi?"kata devimon kembali berbicara

"nah anak-anak, apa yang harus kita lakukan untuk memberi perempuan manis ini sebuah 'hadiah' kejam dari kita yang akan berbekas selamnya"devimon kembali bertanya, kali ini pada anak buahnya,

"rusak kehor*******nya!"ujar salah satu anak buah!, kali ini Devimon mengamuk,

"AKU TAK SEKEJI ITU, BODOH!, KAU PIKIR AKU SAMA DENGAN MEREKA?!"ujarnya, ia tidak ingin disamakan dengan para manusia yang berpikiran bejat, ia langsung melenyapkan sang digimon tersebut,

"atau mungkin beri dia ingatan masa lalu yang kelam."kata ladydevimon,

"good idea!" devimon setuju, kali ini ia menarik rambut mayu yang panjang dan membuat mukanya ada tepat didepan mukanya

"lihat mataku manis! Dan kau akan melihat semua masa lalu mu…..yang kelam!"kata devimon

seketika mayu langsung terbaring lemas, wajar ia diajak secara live melihat masa lalunya yang kelam,

"oke simpan dia di gundang!"kata devimon, ia sudah sukses membuat sebuah ketakutan

"dan aku akan member pesan kepada semua anak terpilih, dengan alat itu"ujarnya.


Yamatto pov

-hai kalian cepatlah gadis ini menunggu kalian! (devimon)-kerlihat jelas dalam d-terminalku

"sialan dari si devimon!, ah sudah waktunya, aku akan membangunkan takeru dulu"aku berlari menuju kamar takeru dan membangunkannya,

Skip the time

"baik mari kita mulai perjalanan ini!"kata taichi, ya ia memimpin kami, lagi

"yuko kau sudah dapat izin?"joe bertanya, pada yuko, joe dapat bagian medis

"sudah joe-san"katanya

"izzy ayo bukakan gerbang menuju dunia digimon!" kata taichi menyuruh,

"oke semuanya sudah siap check dulu barang kalian!"kata izzy, mereka mengcheck barang kelompk dan barang masing-masing, akhirnya mereka selesai mengcheck,

"oke disini jam 5 sore, siap!"kata izzy dan klik akhirnya dunia mereka masuk ke dunia digimon

"aaaaaaaaaaa"kata yuko,

"kau merasakan sensasinya?"kata ku

"ya Yamatto-san!"ujarnya,

Bruk! Kami terjatuh dan tiba-tiba sesuatu langsung mengejutkan kami,

"kenapa semua ini? Nampaknya seperti hancur."kata gabumon, ya pulau file seperti hangus,

"aku tak tau kawan"kata ku,

"kalian,Kemarilah! "kata takeru dan hikari berbarengan, dan saat kami menghampirinya kulihat sesuatu yang belum pernah kulihat sebelumnya,

"ini jangan-jangan….aku tidak percaya"kata ku

"aku juga matt"kata sora, kami semua Nampak tidak percaya bahwa ada benda seperti ini di pulau file.


termiakasih, jangan lupan RNR