A/N: enjoy please minaa... jika ada saran, review please.

Naruto's New Life Story


Naruto © Masashi Kishimoto

Warning: Canon, crack pair, OOC, typo, femnaru, rating T+


Chapter 1


Beginning

Malam hari, sepulangnya team 7 dan team 8 yang dipimpin oleh kakashi dari misinya mencari sasuke, Naruto menuju ke apartemen butut peninggalan hokage ke 3 kesayanganya dengan kepala yang terasa sangat berat dan kadang pandangan matanya mulai tidak fokus, rasanya seperti ditunggangi gamabunta. pencarian sasuke yang tidak menghasilkan apa-apa ditambah Naruto harus menerima misi dadakan yang dikirimkan tsunade melalui katsuyu untuk melindungi hotaru dan utakata yang notabene adalah jinchuriki ekor 6 dari serangan akatsuki dan tanpa disadari Naruto, utakata sendiri sekarang sudah di tangan akatsuki.

"HOOAAAHHHMMM.. rasanya aku ingin segera berbaring di kasur empukku, tapi dari tadi pagi aku belum makan. uhhh lapaaarrrrrr" Naruto menyenderkan tubuhnya ke dinding gedung hokage. wajahnya terlihat sangat menyedihkan. naruto hanya bisa berdoa agar seseorang bisa membopongnya dan mengajaknya makan malam.

"OI NARUTOO.. eh, kenapa wajahmu kusut begitu? bagaimana misimu dengan yang lain? apakah ada titik terangnya?" Ternyata kami-sama memang sedang baik hati.


'slluuurrrppppp' "AAHHHHH,, wakataaa... arigato iruka-sensei, hampir saja aku mati kelaparan di gedung hokage" Sekarang, mereka berada di kedai ichiraku. naruto sangat berterimakasih akan keberadaan iruka saat ini. "tidak masalah, jadi belum ada titik terangnya ya?" Naruto tersentak mengingat misi kemarin. "bukan begitu iruka-sensei, memang kami masih belum bisa menemui sasuke. tapi dalam misi kemarin kami menemukan sebuah fakta bahwa uciha itachi tewas saat bertarung melawan sasuke". Naruto merasa sedih mengatakan tentang kematian itachi dan ambisi sasuke. "begitu ya?, jangan dimasukan ke hati. itu memang impian sasuke kan, naruto?" "tap-" naruto ingin menyela tetapi iruka meneruskan perkataanya. "aku mengerti apa yang sedang kau rasakan, untuk sekarang, bisakah kau melupakan apa yang terjadi kemarin? dan bolehkah aku membuatmu merasa senang di hari ulang tahunmu ini?" naruto terkejut bukan main "ap-apa? Ha-hari ini hari ulangtahunku? Yang ke berapa?" "yang ke 17, baka. kau ini, hari ulangtahunmu saja sampai kau lupakan!" dengan jengkelnya, iruka menjitak kepala naruto pelan. "hmmm,, aku masih belum percaya sih, tapi rasanya tidak enak mengabaikan kebaikan orang lain. yosh,, sekarang rasanya aku kembali bersemangat sensei!. PAMAN, TAMBAH SATU MANGKOK RAMEN JUMBONYA YAA!" iruka hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah murid kesayangannya ini.


"HAAAAHHHHH kenyangnyaa" beberapa menit yang lalu, pesta ulang tahunnya yang dirayakan iruka di kedai ichiraku telah usai. sekarang, naruto sudah berada di apartemennya. "walaupun sudah kenyang, tapi kenapa kepalaku masih saja terasa berat ya? mungkin mandi degan air hangat bisa meredakan semua ini" Benar saja, setelah mandi dan berendam di air hangat, tubuh naruto yang tadinya tegang sekarang terlihat lebih rileks dan wajahnya terlihat lebih bugar. rasa penatpun hilang seketika. "kalau begini, enaknya langsung tidur" setelah memakai piyama kesayangannya, naruto membaringkan tubuhnya ke tempat tidur. tidak memerlukan waktu yang lama untuk membuatnya tertidur pulas.

"eh?.. dimana ini?.. umm.. gelap sekali.. dimana ini?.. hallooo!... apa ada oraaang?.. siapapun tolong akuu!" gelap sekali disini.. tempat apa ini? aku juga tidak bisa bergerak.

"naruto" Suara laki-laki terdengar.

"siapa itu? Tolong akuuu!"

"ternyata kau sudah besar naru" Ada suara lagi, yang ini perampuan.

"siapa kalian? Tolong beritahu aku dan tunjukan wujud kalian!" aku benar-benar takut sekarang.

"naruto, kami tidak mempunyai waktu yang panjang. jadi, tolong dengarkan kami" Heh? Aku hanya ingin keluar dari sini. bukan untuk mendengarkan ceritamu!

"untuk sebelumnya otanjoubi-omedatou naru-chan, sekarang umurmu pasti 17 tahun-kan?" suara perempuan itu membuatku sedikit tersentak.

"bagaimana kau bisa mengetahuinya? Dan jangan memanggilku dengan embel-embel chan"

" naruto. mulai besok, hidupmu akan berubah. maafkan kami. pada saat itu, kami hanya berfikir bagaimana cara untuk melindungimu. melindungi masa depanmu. maafkan kami, karena sudah membuatmu terluka untuk sekian lamanya"

"tut-tunggu, jawab perta-" aku mulai jengkel dengan keadaanku yang tak bisa bergerak ini.

"naruto, maafkan kami yang telah menyegel identitas aslimu selama 16 tahun. mungkin sarutobi oji-san dan para tetua sudah menyadarinya, mengingat mereka begitu akrab dengan kami" Suara mereka tidak mau berhenti, apakah ini semacam proyektor?

"ap-apa yang kalian maksud hah?"

"naru-chan, aku ingin sekali melihat wajahmu yang sekarang. pasti sangat manis dan cantik seperti aku, hihihi" hee? Aku bingung dengan penjelasan suara perempuan selalu memanggilku dengan embel-embel chan, seolah-olah aku ini seorang perempuan.

"chotto matteoo, oi oi,, apa yang kau maksud haahh? aku ini laki-laki oi!"

"tapi kushina, sepertinya dia tidak mewarisi wajahmu tuh" Suara laki-laki itu menyebutkan kata 'kushina', sepertinya itu adalah nama dari pemilik suara perempuan.

"diam kau minato! kau mau merasakan jitakanku lagi hah!" se-sepertinya ku-kushina-san sedang memarahi sang laki-laki, siapa tadi namanya? um.. mi-minato, ah ya minato.

"aaaa... gomen-gomen, fokus kushina!"

"kau sendiri yang memicu amarahku, baka! oh iya, sebenarnya banyak sekali yang ingin aku ajarkan kepadamu, naru-chan. dari bagaimana cara memakai bra, cara memakai pembalut, mengajarimu tentang menstruasi, mangajarimu berdandan, mengajarimu memilih laki-laki yang pantas untuk mu, mengajarimu menjadi kunoichi yang baik dan lain-lain, masih banyaaakkk sekali. tapi mungkin sekarang kau bisa menanyakan kepada teman perempuanmu, pasti kau punya teman yang bergender perempuan kan?" apa maksudnya ini? Aku? Seorang wanita? Jangan bercanda!

"tunggu dulu kushina-san, sebenarnya kau ini siapaku hah? jangan bicara yang tidak-tidak!"

Percuma saja, mereka tidak akan menjawab. tetapi tanpa diduga, sepertinya pertanyaan naruto mendapatkan jawaban.

"apa kau mau memaafkan tou-chan dan kaa-chan'mu ini naru? Kami telah mengubah jenis kelaminmu menjadi laki-laki dan menyegel identitas aslimu sebagai perempuan. maafkan kami naru-chan, ini semua demi keselamatanmu, dan juga demi melindungi masa depanmu. kami tidak mau anak kesayangan kami terluka terlalu dalam. maka dari itu, kami mengubah gendermu menjadi laki-laki supaya kau bisa lebih aman dan lebih bisa menjaga diri. dan di umurmu yang ke 17 ini, segel tersebut akan membuka dengan sendirinya dan mengubahmu menjadi dirimu yang sebenarnya,yaitu seorang perempuan"

"t-t-tt-tt-ttou-c-chan? Kk-kk-kka-ch-chan? T-tidak mung-kin! He-ha-aha-ahaha-ahahahahahahahah! Lelucon macam apa ini ha?"

"kushina, waktunya sudah hampir habis. dan untuk naruto, sebagai tou-chan'mu aku hanya ingin berpesan, jadilah wanita yang kuat, jadilah wanita yang hebat dan raihlah cita-citamu. dan satu lagi, jangan membenci kaa-chan'mu. akulah orang yang pantas untuk kau benci"

"um, dari kaa-chan, kaa-chan hanya ingin berpesan, jadilah wanita penyayang, sabar dan tegar, jadilah wanita yang pandai, pandai dalam pelajaran maupun dalam mencari laki-laki, jangan pernah mempermainkan perasaan laki-laki atau karma akan kembali kepadamu, jadilah wanita baik-baik dan jangan melakukan seks sebelum kau menikah, itu akan merugikan dirimu sendiri naru-chan. jangan lupa makan, jangan pilih-pilih makanan. makanlah secukupnya yang penting itu menyehatkan dan jangan kebanyakan makan, cobalah untuk menjaga tubuhmu agar selalu ideal, jangan lupa berlatih supaya kekuatanmu semakin bertambah, carilah teman yang bisa kau percayai, tidak usah banyak-banyak yang penting mereka bisa diajak untuk berbagi kesedihan dan kepedihanmu selama ini naru-can. sebenarnya masih banyak, banyak dan banyak sekali yang aku ingin sampaikan kepada mu, maafkan kami yang telah membuatmu kecewa naru-chan"

"kami menyayangimu, selalu dan selamanya menyayangimu naruto. sampai jumpa dilain waktu anakku"

'tes' 'tes' 'tes' air mata sudah membanjiri mata safire naruto. dia tidak bisa berkata apa-apa. hatinya terlalu sakit untuk mengetahui pernyataan menyedihkan ini.


"HUUUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA,MIMPI APA AKU TADIIIIIIIIIII" suara cempreng khas perempuan menggema beberapa blok dari sebuah apartemen butut di pagi hari, membuat beberapa orang bangun dari tidurnya dan mengumpat marah karena telah menghancurkan mimpi indah mereka.


to be continue


A/N:fiiiuuuuhhhhhhhh,,,, chapter 1 udah selese nih. maaf jika alurnya kecepetan XD.. see you... mocha akan coba untuk update secepatnya jika tidak ada halangan.

review please.. nishishishishi... arigato gozimasu.