Disclaimer : I only own the story line

Pairing : SasuxSaku

Side pairing : NaruHina & NejiTen

Warning : Probably OOC and Typo here and there

.

.

Sakura sedang tertawa dengan hitungan sedetik menghentikan tawanya saat melihat Sasuke sedang berjalan turun kebawah, Sasuke pun ikut-ikutan terdiam di tangga tidak melanjutkan langkah nya, Mereka pun saling memandangi mata masing-masing seakan mereka mempunyai pemikiran masing-masing yang tersimpan didalam otak nya masing-masing

XoXoXo

'Sakura, Kau itu bidadari kecil ku ya?' Tanya ku dalam hati, Sadar kalau kami tengah saling memandang, Aku pun membuang muka ku dan kembali berjalan kebawah, Sedangkan aku melihat Sakura tengah mengekori ku dari belakang, Wanita ini benar-benar kekanakan.

Aku pun membuka pintu dan melihat perempuan berambut pirang yang ada didepan ku, Ya siapa lagi kalau bukan Ino Yamanaka? Model yang sekarang tengah 'Berpacaran' dengan ku, Padahal aku sama sekali tidak ada perasaan dengannya tapi memang dasar manager sialan yang menyuruh ku berpacaran dengan wanita mengesalkan seperti dia

"Apa?" Kata ku dengan ketus saat melihat tidak ada kamera sama sekali disekitar kami

"Hey, Ini kah cara mu menyapa pacar mu?" Kata Ino lagi sambil masuk kedalam, Saat ia melihat Sakura dibelakang ku pun dia lagi-lagi menggunakan topeng 'model cantik yang baik hati' nya

"Hey kau pemenang kuis itu ya?" Tanya Ino dengan senyuman sok ceria nya, Aku hanya memutarkan bola mata ku bosan dan menutup pintu

"Ya" Jawab Sakura singkat, Entah kenapa aku bisa melihat tatapan tidak suka di mata Sakura, Aku ingin tertawa, Baru kali ini aku melihat Ino ditatap seperti itu oleh seseorang selain diriku, Aku pun tersenyum tipis seraya menahan tawa ku

"Wah, Kenal kan ya aku Ino, Pacar nya Sasuke-kun" Kata Ino seraya memberi tangannya untuk di jabat oleh Sakura, Sayang nya Sakura mengabaikan tangan ino itu dan tersenyum, Senyuman sejuta arti.

"Oh, Ya aku mengenal mu nona Yamanaka, Dan maaf aku tidak mau mengakui mu sebagai pacar Sasuke, Aku lebih sudi melihat Sasuke pacaran dengan Naruto dari pada dia pacaran dengan model bermuka dua seperti mu" Kata Sakura seraya melangkahkan kaki nya menjauh dari Ino meninggalkan Ino dengan raut wajah kaget, Dan aku sedang memproses kata-kata Sakura, Naruto pun sedang mengernyitkan dahinya

1 Detik

Hening.

2 Detik

Hening

3 Detik

"SAKURA!" Teriak ku, Naruto dan Ino secara bersamaan, Kami sama-sama tidak terima dengan perkataan Sakura tadi, Enak saja aku dengan Naruto? Mendingan jadi jomblo seumur hidup!

Dan di detik berikut nya pun kami mendengar tawa Sakura menggelegar di dalam rumah itu, Dia benar-benar kekanakkan!

XoXoXo

Aku tertawa melihat apa hasil dari kalimat ku tadi, Kini aku tengah tiduran diatas kasur ku sambil memainkan iPhone Sasuke yang tadi aku ambil tanpa pengetahuan si pemilik, Berniat untuk membajak nya, Tapi saat aku membuka kunci nya yang tidak di berikan Password oleh pemilik nya itu pun aku melihat wallpaper handphone Sasuke tersebut, Disana ada foto keluarga Sasuke, Aku tidak tau kalau Sasuke itu sangat sayang dengan keluarga nya

Rasa penasaran ku pun membucah, Dengan mengesampingkan nilai kesopanan yang memang tidak aku punyai itu pun aku membuka SMS Sasuke dan membaca nya, Aku terkaget saat mengetahui fakta kalau Sasuke sangat merindukan keluarga nya yang berada di Suna, Yang kebetulan adalah Negara ku, Aku bahkan membaca Notes nya disana banyak berisi curhatan Sasuke yang terdengar benar-benar tersiksa dengan dunia keartisan nya, Dan kerinduannya kepada keluarga nya, Detik itu pun aku sadar, Sasuke terlalu di forsir oleh manager nya untuk terus bekerja, Mengingat Suna adalah Negara kecil manager nya pasti melarang Sasuke pergi kesana untuk menemui keluarga nya dengan berbagai macam alasan, Aku melanjutkan membaca Notes yang ada disana sampai mataku tertuju pada satu notes yang mempunyai isi paling pendek, Tapi mampu membuat ku meneteskan air mata dan merasakan sakit yang tengah dirasakan oleh seorang Uchiha Sasuke

Lebih baik aku mati daripada terus hidup seperti boneka

Aku langsung menghapus air mata ku dan merasa bersalah karna telah membaca-baca curhatannya aku pun keluar kamar dan pergi kekamar Sasuke, Aku tau pasti sekarang Sasuke tengah meladeni putri Yamanaka di lantai bawah jadi aku berani masuk kekamar nya, Aku pun meletakkan Handphone nya diatas kasur nya, Saat aku ingin keluar kamar pun aku melihat sehelai kertas, Aku yang penasaran lagi-lagi membaca nya, Tenyata hanya sebuah lagu,Aku pun tersenyum melihat lirik yang ada di kertas itu, Sasuke hanya seorang pria biasa seperti kebanyakan pria yang lainnya, Aku sadar hal itu saat itu, Aku pun tersenyum tipis dan meletakkan kembali kertas tersebut sambil melangkahkan kaki keluar kamar Sasuke

XoXoXo

Aku melangkahkan kaki ku ke ruang tamu, Aku sempat melihat Sai sedang mengomel sendiri, Aku terkikik melihat nya

"Kenapa, Sai?" Tanya ku

"Eh, Sakura, Itu tadi aku mau kalah bermain PS dengan Naruto dan sekarang aku harus mentraktir nya ramen sebagai ganti nya" Jelas Sai sambil cemberut, Aku pun tertawa

"Kau itu laki-laki, Harus bertanggung jawab!" Kata ku mengikuti kalimat yang tadi siang Sai ucap kan ke Naruto, Dan Sai hanya tertawa

Selesai mengobrol sebentar dengan Sai di lorong mansion itu, Aku pun melangkah kan kaki ku di ruang tamu, Atau mungkin lebih tepat nya ruang kumpul, Aku melihat Ino sedang duduk sambil bersender di badan Sasuke sedang kan aku melihat raut wajah Sasuke yang tidak suka dengan perlakuan Ino itu, Aku tau Sasuke tidak menyukai Ino tapi yang aku tidak mengerti kenapa dia mau saja di perlakukan mesra begitu oleh Ino walaupun dia tidak suka? Maksud ku seperti saat ini, Kan saat ini tidak ada kamera seharus nya dia tolak saja perlakuan Ino itu, Dia tidak perlu takut media tau masalah drama percintaannya dengan Ino ini terbongkar kan?

"Yo, Yamanaka, Kau masih disini?" Tanya ku dengan nada jail seraya duduk secara paksa ditengah-tengah Sasuke dan Ino memisahkan mereka berdua

"Kenapa tidak suka?" Jawab Ino sinis seraya berusaha mendorong ku supaya menjauh sayang nya usaha nya itu malah membuat ku semakin mendekat ke Sasuke, Aku mendengus mendengar jawabannya Sinis nya, Sedangkan aku lihat Sasuke hanya tersenyum tipis memperhatikan ku dengan Ino

"Benar, Kau tau kau menghabiskan Oksigen dirumah ini tau, Pulang sana hush" Kata ku seraya menyentil dahi nya, Aku mendengar tawa kecil Sasuke aku pun hanya tersenyum kepada Ino, Dia tengah menatapi ku dengan pandangan nya yang mungkin dia kira bisa membuat ku takut?

"Apa? Sudah sana pulang" Kata ku, Dan detik berikut nya pun aku didorong Ino dan dia melangkah kearah pintu keluar sambil berteriak

"Wanita merah muda yang aneh!"

Aku hanya tertawa mendengar nya, Dan saat aku memastikan Ino sudah menghilang dari rumah itu aku pun menoleh kearah Sasuke yang masih terkikik, Aku pun tersenyum dan melemparkan bantal sofa yang ada didekat ku

"Hei sebagai tanda terima kasih mu sekarang tolong bikin kan aku roti selai kacang" Kata ku dengan nada bercanda

"Enak saja, Aku tidak mau" Kata nya sambil melihat ku dengan wajah datar nya

"Baiklah pilih membuat kan ku roti atau kau akan ku kelitiki? Ha?" Kata ku sambil menyeringai

"Coba saja kalau berani" Kata Sasuke sambil melirik ku dengan tatapan angkuh yang menurut ku terlalu dibuat-buat, Aku pun tertawa melihat nya

"Baiklah kalau kau memaksa, Tuan Uchiha" Kata ku seraya mengambil langkah untuk mendekati Sasuke dan…..

"GYAHAHAHAHA HENTIKAN SAKURA! GELI HAHAHAHA"

"RASAKAN UCHIHA PELIT"

"HAHAHAHA HENTIKAN BAIK AKU AKAN MEMBUATKAN MU ROTI"

"Hahaha aku menang!" Tawa ku seraya menghentikan serangan kelitikan maut ku itu, Sasuke hanya mendengus dan bangun untuk mengambilkan ku roti

Tapi sebelum berangkat ke dapur Sasuke mengacak-acak rambut ku dan hal itu entah bagai mana caranya tibatiba mempercepat detak jantung ku dalam sekejap

"Damn! Uchiha! Why cant I resist your Uchiha's Charm?"

Gumam ku kecil, Agar tidak ada satu pun orang yang mendengar nya

XoXoXo

"Disaat aku sedang berlari menghindar dari kesedihan yang mengejarku, Tanpa sadar aku menabrak mu yang sedang berdiri menatap ku dengan tatapan yang sulit ku artikan, Dan detik itu pun aku bersyukur, Tuhan memperbolehkan ku bertemu dengan mu yang membantu ku berlari lebih cepat ke dalam kebahagiaan, Tuhan memberikan ku dirimu yang mempunyai tangan hangat yang bisa ku genggam dalam larian ku, Aku menyadari kalau aku telah lelah berlari sendirian didalam hidup ku, Dan detik ini pun aku sadar betapa beruntung nya aku mempunyai dirimu yang kini tengah berlari disebelah ku sambil mengenggam tangan ku, Kini setiap aku mengalihkan pandangan ku aku dapat melihat senyuman mu yang seakan mengatakan, Bahwa kau akan selalu ada didalam hidup ku" (Run, Cipt : Sasuke Uchiha)

.

.

To Be Continue!

So how is it? Semoga memuaskan ya hehe, So anyway ditunggu review nya!

Love ya with tomatocherry on top – F.U