Lover discovery chapter 4

Cast: yesung

Kibum

Eunhyuk

Donghae

Kyuhyun

Yoochun

And other cast

Rated: T (maybe?)

Pair: yesung centeric

Warning: Yaoi, Many typos, cerita pasaran, abal, cerita aneh,OOC, remake dari komik berjudul sama, tapi diusahakan sih beda XD oke cukup cuap cuapnya

Happy Reading ^^

"kamu ini, kenapa senang sekali menggangguku yesung-ssi, kita ini bermusuhan kau ingat. Aku masih belum memaafkanmu ingat itu" tanya kibum dengan suara dinginnya, ia duduk membelakangi pintu entah darimana ia tau kalau yang datang adalah yesung.

"tapi, bagiku ini tidak bisa berakhir seperti ini"

"bagaimana bisa tidak bisa berakhir seperti ini hah? Apa kau ingin aku juga keluar dari sekolah ini seperti 'dia' baru kau puas begitu?" kibum memberikan deatglare terbaiknya.

"bu. . .bukan seperti itu maksudku" jawab yesung gugup

"lalu apa maumu?"

"aku tau kau begitu membenciku karena hal 'itu' aku juga tau walaupun aku meminta maaf, memohon bahkan berlutut padamu didepan semua orangpun belum tentu kau memaafkanku"

"hentikan semua omong kosongmu ini yesung-ssi" kibum berteriak

"Iya memang ini hanyalah omong kosong belaka, aku tidak bisa sepenuh hati meminta maaf padamu, kemarin saat aku pergi kerumahmu dan meminta maafpun aku hanya berbohong, hatiku belum bisa bersungguh-sungguh untuk meminta maaf. Wajarkan aku tak tau apa kesalahanku dan sekarang aku masih belum tau kejadian rincinya. Aku kehilangan ingatan" yesung menatap mata kibum dalam ia membeberkan kelemahan terbesarnya pada seorang kim kibum, ia tidak peduli mungkin nanti dia akan mendapatkan masalah karena hal ini.

"dengan kau mengatakan kau kehilangan ingatan, aku bisa memaafkanmu dengan mudahnya yesung. Kehilnangan ingatan tidak membuat kesalahanmu juga menghilang begitu saja. Aku tetap tidak bisa memaafkanmu"

"aku tidak bisa minta maaf secara mendetail tapi aku benar-benar minta maaf, aku menyesalinya seumur hidupku"

Kibum menghela nafasnya panjang.

"harus berapa kali kukatakan, aku tidak punya keinginan untuk memaafkanmu"

"tidak masalah, aku hanya ingin kamu tau kalau aku sudah menyadari kesalahanku, mungkin suatu saat kau bisa melupakan kesalahanku ini, bukankah waktu bisa mengubah segalanya? Dan aku yakin seiring dengan berjalannya waktu kau pasti bisa memaafkanku, annyeong" setelah mengatakan itu yesung melenggang pergi.

Kibum terpaku didepan pianonya, entahlah apa yang saat ini ia pikirkan.

"ah iya aku lupa, aku juga akan meminta maaf pada boa seongsaengnim apa kau tau makanan atau minuman favoritnya?" tanya yesung, ia hanya menyembulkan sedikit kepalanya keruang piano tadi (?)

Hening. . .

"bubble tea"

.

.

.

.

.

'—')/

Sepeninggal yesung dari ruang musik, yesung tidak sengaja bertemu dengan cho kyuhyun namja malang yang benda kesayangannya –PSP- diinjak dengan tidak elitnya oleh seorang namja manis nan ceroboh, yang sering kali terjatuh tanpa alasan yang jelas, yang aneh yang berkepala besar, yang. .. (R: Stop thor jadi yang-yang terus bosen nih) oke cukup ._. lihat betapa malangnya seorang cho kyuhyun ia seperti orang yang kehilangan separuh nyawanya. Tapi itu tidak berlangsung lama, jiwa membunuhnya –mungkin—tumbuh subur ketika ia melihat yesung, dapat dilihat dari seringainya yang begitu menakutkan dan aura menyeramkan yang begitu terasa menguar disekitar tubuhnya. Yesung begidig ngeri melihatnya dan ia memutuskan untuk berlari menghindari seorang evil kyu.

Drap. . .Drap . ..Drap

"hei tunggu" teriak dua orang namja yang begitu kompaknya, salah satunya ya sudah pasti itu kyuhyun dan namja yang lain adalah siwon.

"untuk apa kau mengejar yesung, apa kau juga punya urusan dengannya atau kau punya keluhan?" tanya kyuhyun sambil berlari

"hei yesung-ssi aku masih punya urusan denganmu" kyuhyun kembali berteriak.

Siwon hanya bisa cengo melihat kelakuan kyuhyun, bagaimana tidak kyuhyun yang berlari dengan kencang sempat-sempatnya bertanya dengannya? Dia berlari hanya menggunakan sebelah sepatu, sepatunya yang lain berada ditangannya yang siap dilemparkannya kapan saja kearah yesung. Kyuhyun mengejar yesung seperti mengejar seekor kucing yang mencuri sepotong ikan asin dari meja makannya ckckck.

"aku punya keluhan yang harus kukatakan dengannya, kenapa bisa ia begitu manis? Hatiku telah direbut olehnya" siwon juga menjawabnya sambil berlari.

Mereka bertiga terus saja saling kejar, mereka tidak sadar kalau mereka menjadi pusat perhatian. Lama-lama kyuhyun lelah mengejar yesung terus-terusan ia pun memutuskan untuk melemparkan sepatunya kearah kepala yesung tapi, tidak disangka ada seorang namja yang menolong yesung dari lemparan sepatu kyuhyun, ia berhasil melindungi yesung dari lemparan sepatunya tapi ia gagal melindung yesung dari lemparan bola basket. Kenapa bola basket? Karena kini yesung berada ditengah lapangan basket yang kini tengah ramai oleh para siswa yang sedang menggunakan waktu istirahat pertamanya dengan bermain basket. Poor yesungie.

"yesung? Gwaechanayo?" tanya mereka bertiga kompak

"nan gwaenchana" jawab yesung sambil memegangi kepalanya yang terasa pusing itu

"hmm gomawo ne sudah melindungku dari lemparan sepatu, ngomong-ngomong kenapa kau mengetahui namaku?" tanya yesung seraya tersenyum manis, sangat manis.

"dan kau kyuhyun, kau harus mentraktirku makan karena kau aku kena lemparan bola" yesung menyeringai gagal, semua yang berada disana menganga lebar melihat yesung menyeringai seperti itu, karena bukannya terlihat seram ia malah terlihat begitu manis

"kau benar-benar tidak apa yesungie? aku kangin, kenapa kau pabbo sekali" namja yang ternyata bernama kangin memukul kepala yesung.

.

.

.

.

.

"hey anak tikus!cepat kau mau pesan apa" tanya kyuhyun tak sabar

"hei sabarlah pabbo! Aku sedang berpikir,aku mau makan apa ya?"

" Ahjumma aku mau pesan bibimbap ne" teriak kyuhyun

"ahjumma aku juga" kali ini yesung yang berteriak.

"ini pesananmu nak" ahjumma kantin tadi membawakan dua mangkuk besar bibimbap

"ahjumma aku pesan ice tea ne, eh yesung kau mau minum apa?"

"samakan saja denganmu" jawab yesung sembari menyuapkan bibimbap kemulutnya.

"hei apa kalian melupakan kita, kau juga mentraktirku kan kyu?" ujar kangin dan siwon berbarengan.

"sejak kapan kalian ada disini?" kyuhyun shock melihat dua orang yang tidak diundang itu

"ahjumma aku pesan ramyun2 dan 2 ice tea ne, kau mau pesan itu juga kan? Siwon" kangin memutuskan sepihak.

"kami sejak tadi juga disini, kau saja yang terlalu sibuk memperhatikan yesung" jawab siwon.

.

.

.

.

"hei sekarang giliran aku yang minta tanggung jawab darimu anak tikus" kyuhyun menyeringai.

"han hemarin hudah hu hilah ahu hahhunya huang" jawab yesung tak jelas karena mulutnya penuh dengan makanan

"heh anak tikus kalau mau bicara itu telan dulu makananmu". Kyuhyun nampak gemas dengan kelakuan yesung, ia mencubit kedua pipi chubby yesung dan membuatnya terlihat seperti adonan kue mochi.

"yak yak apa yang kau lakukan dengan pipiku hah?! Sakit tau" yesung menggembungkan pipinya agar sulit untuk dicubit

"hahahaha lihat wajahmu hahaha" kyuhyun tertawa nista

"uhuk, apa kalian melupakan kami? Kau malah bermesraan dengan yesung seenak jidatmu" ujar kangin. Yesung menundukan wajahnya menyembunyikan pipinya yang merah, kyuhyun sibuk menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu.

"ehm, hei yesung-ah, bagaimana kalau hari minggu nanti kita ke taman hiburan?" kata siwon yang sejak tadi diam karena sibuk dengan acara makannya sambil memperhatikan yesung.

"dia sudah kubooking siwon-ssi" kyuhyun lagi-lagi mengatakannya sambil menyeringai.

Pletak

"booking? Apa maksudmu booking eoh?" jawab yesung sambil memukul kepala kyuhyun.

"kau tidak mau mengganti pspku kan? Ya sudah, jadi kau harus menuruti semua kemauanku" jawab kyuhyun telak.

"a... hmph" belum sempat yesung menjawab kyuhyun sudah menyendokkan bibimbapnya kemulut yesung.

"ahahahaha" kyuhyun tertawa nista, ia mencubit kedua pipi yesung, sedangkan dua orang yang lain berusaha untuk menahan hawa nafsunya untuk tidak ikut mencubit kedua pipi yesung.

"ahahaha mian, habis pipimu melambai kepadaku minta dicubit. Kubelikan es krim deh" jawab kyuhyun terkekeh, lalu melenggang pergi untuk membelikan es krim yesung.

"sungie, bagaimana kalau kau pergi denganku saja?" kangin menaik-turunkan alisnya.

"bagaimana kalau kita pergi bersama-sama saja" jawab yesung

"APA?!" kangin, siwon dan kyuhyun yang baru saja datang shock mendengarnya.

"daripada kalian ribut terus" yesung merebut eskrim yang ada ditangan kyuhyun.

"baiklah, tapi kau harus menuruti apapun yang aku mau ne" kyuhyun mengalah.

"tapi aku hanya ingin pergi berdua denganmu sungie, eh? Sungie kau belepotan" kata siwon sambil memberikan tisu kepada yesung tapi, kyuhyun sudah mengecup bibir dan daerah sekitar bibir yesung (?) sedikit melumatnya.

Pletak... pletak... pletak

"kenapa kau menciumku eoh?" ujar yesung sambil menetralkan detak jantungnya

"makanya kalau makan itu yang benar, aku kan hanya membantumu membersihkan bibirmu" jawab kyuhyun seenak jidatnya.

"tapi tidak harus menciumnya juga" kangin dan siwon bersungut.

"bukan urusanmu " kyuhyun menjulurkan lidahnya.

"tentu saja urusanku" jawab kangin dan siwon yang lagi-lagi bersamaan

"aku tidak peduli kalau kalian menyukainya juga ya, ayo sungie kita pergi" kata kyuhyun menyeret yesung pergi dari sana, meninggalkan dua orang namja yang tengah ternganga dengan tidak elitnya.

.

.

.

.

.

'—')/

"hyungie. . ." siwon memanggil hyungnya, membuka sedikit pintu kamar hyungnya, melihat apakah ada hyungnya didalam atau tidak.

"hyung hyung, aku menyukai seorang namja yang begitu manis hyung" adu siwon persis seperti anak-anak

"siapa? Aku? Main wonnie aku juga menyukai seseorang tapi bukan kau"

"percaya diri sekali kau hyung, tidak mungkin aku menyukai hyungku sendiri, dasar junsu hyung, brother complex"

"ahahaha, hei siapa yang kau maksud brother complex eoh? Seperti kau tidak saja" cibir hyungnya yang ternyata bernama junsu itu.

"annio, aku bukan brother complex, tapi sister complex ahahaha" kini siwon yang menggoda hyungnya.

"sister? Hei aku ini namja,kuda pabbo" junsu memukul kepala adiknya

"aku tidak percaya kalau kau itu namja, hyung hahaha"

"hei siapa namanya?"

"namanya? Eh? Namanya jung jongwoon tapi biasa dipanggil yesung"

"jung jongwoon?, kau tidak boleh dekat-dekat dengannya, apa kau tidak mengetahui dia mempunyai reputasi yang buruk, dia mengerikan, jangan dekati dia".

.

.

.

.

.

"apa rumah boa seongsaengnim?" eunhyuk terkejut mendengar yesung yang bertanya dimana rumah boa seongsaengnim berada.

"macam-macam saja. Hidup baik hati apa harus melakukan hal ini? Itu tidak wajar" sanggah donghae.

"tapi itu satu-satunya cara untuk menghapus masa lalu dan mulai dengan masa depan yang baru" dengan santainya yesung menjawab.

"memang benar kamu melakukan hal yang buruk, tapi untuk saat ini tidak perlu, merendahkan harga dirimu seperti itu"

"benar kata hyukkie, kau tidak hanya berbuat salah hanya pada satu orang saja"

"apa?! Selain kibum, masih banyak anak lain yng kuperalat?" yesung tercengang mendengarnya.

"iya" jawab donghae, eunhyuk nampak berpikir

"hmm, satu orang kamu ketahui kelemahannya dan kamu peralat, lalu orang itu terkait dengan orang lainnya, kamu pindah ke orang lain itu.. itu cara kerjamu, seperti batu loncatan, tapi yang kau peralat hanya kibum saja, hampir semua jalur pemerasan sudah berakhir" kata eunhyuk

"benarkah? Untunglah" yesung menghela nafas lega.

"kau bisa bicara seperti itu? Kau bena-benar mengerikan" eunhyuk terkekeh mendengarnya.

"hei yesung-ah, rumahmu sudah terlewat sejak tadi tapi kau tetap saja berjalan dengan kami, apa kau berniat membuntuti kami sampai ke apartemen eoh?" ujar donghae.

"KENAPA KALIAN TIDAK BILANG DARI TADI!"

Setelah dirasa yesung sudah tidak dapatmendengar apa yang mereka bicarakan, akhirnya eunhyuk membuka suaranya.

"apa si kibum itu bodoh? Kenapa dia membiarkan yesung pergi menemui boa seongsaengnim. Kalau kita memberikan alamat boa seongsaengnim dia jugalah yang akan mendapatkan masalah. Dasar bodoh"

.

.

.

.

.

.

ToBeContinue

Jangan bunuh author ya kalau ffnya makin kesini makin aneh, makin absurd, makin nebosenin, makin banyak typo dan lain-lain . Aku udah mencoba buat nampilin romance tapi kayaknya gagal . ne *bow*lee haeya a.k.a yani maaf eunhae haehyuk lagi gak kebagian peran romance *dilempar sendal*

y

Selamat hari raya idul fitri bagi yang merayakan ya. Mohon maaf lahir dan batin ^^.

Sekian deh cuap-cuapnya. Makasih buat yang udah review, follow dan favorit ff ini *emang ada?*

Ditunggu reviewnya ya^^

Thanks to:

Lee Haeya ,Aquila3424, Jy, Liekyusung, 24,dan semua yang udah sempetin baca ^^