NAE HYUNG

CAST:

Kim Yesung

Kim Kibum

Kim Heechul

End other

Ff b'day Yesung oppa dan Kibum oppa disini Na gabung,semoga suka dan jangan lupa review nde(*_*)

*oneshoot*

*nae hyung*

"Bummie,,nanti kalau Bummie sudah besar hyung ajak Bummie main bola,otte?"

Tanya seorang namja kecil berumur 5 tahun yang sedang memeluk boneka bola,dan matanya yang mengedip imut memandang sang dongsaeng yang berada di didalam box bayinya,sedangkan anak yang dipanggil Bummie hanya mengedip-ngedipkan matanya imut sambil menendang-nendangkan kaki mungilnya-bukankah hanya itu yang bisa dilakukan oleh anak yang masih berumur belum genap 3 bulan itu-

"Bummie mau?"

Tanya namja berumur 5 tahun itu,dia tampak kesulitan melihat sang dongsaeng karna tingginya tidak melebihi pembatas box bayi itu,namun dia masih bisa melihat respon sang dongsaeng saat dia mengajak berbicara sang dongsaeng.

Pranggg!

"jadi ini yang kamu lakukun,saat aku tidak ada?hah?"

Triak seorang namja paruh baya berumur 30tahun-nan kepada yeoja sebayanya

"kamu fikir aku akan bertahan dengan namja yang bahkan lupa dengan anak dan istrinya,HAH?!"

Triak sang yeoja tidak kalah keras namun tertahan dengan suara isakannya,yeoja itu tampak menahan air matanya untuk tidak jatuh

"bahkan kau tidak datang saat kelahiran Bummie"

Suara yeoja itu terdengar bergetar menahan isakan yang akan meluncur

"..."

"jadi benar kau berhubungan dengan namja sialan itu?"

Suara namja itu terlihat tertahan matanya menatap tajam yeoja dihadapannya

"dan Bummie,,,"

"Bummie,,,,"

"shirreo,,,,,shirreo dia anakmu"

Ucap yeoja itu yang sudah terduduk dilantai yang tidak ingin mendengar ucapan sang suami

"aku akan membawa Yesung pergi"

Ucap namja itu dingin,dan meninggalkan sang istri

"andwe,,,andwe,,jangan bawa anakku!"

Triak yeoja itu pilu

Yesung,namja berumur 5 tahun itu meringkuk dibawah box sang dongsaeng dia tampak ketakutan saat mendengar sang eomma dan appa bertengkar,dan dia tampak semakin takut saat sang dongsaeng menangis

Cklekk...

Nampak sang appa masuk menghampiri Yesung

"chagi,,,kajja kita jalan-jalan"

Ucap sang appa dan menggendong Yesung,tanpa melihat anaknya yang lain yang sedang menangis

*nae hyung*

16 tahun kemudiam

"kajja kita turun Bummie"

Ucap namja yang masih terlihat tampan diusianya yang tidak muda lagi,namja yang dipanggil Bummie hanya mengangguk mengiyakan ajakan namja itu,dia tampak gugup saat sudah menuruni mobil dan melihat bangunan megah dihadapannya,sangat berbeda dengan tempat yang ditinggalinya beberapa waktu lalu dengan sang eomma.

Kibum,atau biasa orang-orang memanggilnya Bummie mengikuti langkah namja yang mengajaknya turun dari mobil tadi,dia benar-benar terlihat gugup

"Yesung sudah pulang?"

Tanya Kim Heechul,namja yang mengajak Kibum turun tadi kepada salah satu maid yang menunggunya didepan pintu

"iya tuan,tuan muda mencari anda"

Jawab sang maid sambil membungkuk sekilas,dan meraih tas rangsael Kibum

"gweanchana ahjussi,saya bisa sendiri"

tolaknya,namun sang maid tetap memaksa

"tidak apa-apa tuan muda"

Ucap maid itu sambil mempersilakan Kibum masuk

"Yesung-i lihat appa datang dengan siapa"

Tanya Heechul saat menemukan sang anak sedang membaca diruang keluarga

"appa,appa datang dengan siapa?"

Tanya Yesung saat tidak melihat orang lain bersama appanya,Heechul yang menyadari raut bingung Yesung segera bertriak memanggil orang yang dimaksud

"Bummie,,kemarilah nak!"

Triak Heechul yang sukses membuat Yesung membeku ditempat'Bummie,dongsaeng kecilnya?bummie,,apakah benar?'tanyanya dalam hati

"annyeong Yesung hyung"

Sapa Kibum saat melihat Yesung

Yesung hanya diam,suara itu,suara yang belum pernah didengarnya karna dulu bahkan dia hanya mendengar suara itu saat menangis,jujur Yesung sangat merindukan itu,merindukan dongsaengnya kibumnya,namun

Yesung hanya memandang dingin Kibum,dan kemudian berlalu meninggalkan tempat itu

"hyaaa,Yesung-ah,kau mau kemana?"

Triak Heechul saat ,menyadari kepergian Yesung

"aish anak itu"

Geram Heechul

"Lee ahjussie tolong antarkan Bummie kekamarnya"

Ucap Heechul pada maid yang tadi membawakan barang Kibum,Heechul beralih memandang Kibum

"Bummie beristirahatlah,jangan fikirkan sikap Yesung,mungkin dia butuh waktu"

Ucap Heechul yang telah memegang kedua bahu Kibum mengharapkan pengertian Kibum,tampak Kibum mengangguk

"nde,ahjussie"

Jawab Kibum,Heechul tampak diam mendengar panggilan Kibum

"bisakah kau memanggilku appaKibummie"

Ucapnya sambil memandang lurus mata Kibum

"nde,appa"

Ucap Kibum,Heechul segera memeluk putranya yang bahkan ia tinggalkan selama 16tahun ini

"karna aku appamu,maafkan appa,mianhae,mianhae"

Ucap Heechul yang mempererat pelukannya pada Kibum

*nae hyung*

"eomma Bummie sudah bertemu dengan appa dan Yesung hyung"

Ucap Kibum terdengar seperti Kibum berada dibalkon kamarnya dia tampak menikmati kegiatannya melihat bintang karna itu yang dia lakukan 2minggu terakhir saat dia merindukan sang eomma,2 minggu yang lalu eommanya meninggal karna sakit dan dia tinggal sendiri,dan tadi pagi tepat saat dia menginjakan kakinya digerbang sekolah ada seorang namja menghampirinya dan mengaku sebagai appanya,dia tidak membenci sang appa karna telah meninggalkannya dan sang eomma bahkan dia sangat senang saat sang appa mengajaknya tinggal bersama,karna memang dia tinggal sendiri setelah sang eomma meninggal

"kau tau eomma,appa memeluk Bummie rasanya begitu hangat eomma,tapi Yesung hyung sepertinya belum bisa menerima Bummie"

Kibum tampak terdiam

"emh,,kau benar eomma dia sangat tampan,eomma Bummie merindukanmu"

"eomma poggosipta"

Tampak seorang namja sedang membekap mulutnya dengan telapak tangannya,menyembunyikan suara isakannya agar tidak terdengar oleh siapa pun,dia tampak menyenderkan punggungnya pada dinding dibelakangnya

"hiks,,hyung juga merindukanmu Bummie"

Yesung segera memasuki kamarnya,kamarnya yang bersebelahan dengan kamar Kibum,dan hanya bebatas tembok pada balkonnya membuatnya dapat mendengar semua ucapan Kibum.

*nae hyung*

"Yesung mendadak hari ini appa harus keJepang karna ada sedikit masalah dikantor cabang,bisakah appa memintamu untuk mengantar Bummie kesekolah barunya"

Ucap Heechul sambil memandang penuh harap pada putra pertamanya itu,kini mereka berada diruang makan untuk sarapan bersama

"diam appa anggap mau,jadi "

Pandangan Heechul beralih pada Kibum yang duduk disebelah Yesung

"Bummie,kau akan diantar Yesung hyung kesekolah barumu,dan appa sudah menyuruh orang untuk memindahkan barang-barangmu dari rumah lamamu"

"kalian baik-baik ya dirumah"

Ucap Heechul lagi yang sudah beranjak menuju kedua putranya duduk dan mengecup kening anaknya satu persatu

"kabari appa kalau terjadi sesuatu"

Ucap Heechul dan berlalu pergi menyisakan kedua namja dalam keadaan canggung.

*nae hyung*

"eomma banyak bercerita tentangmu hyung"

Ucap Kibum untuk memecah keheningan diantara mereka berdua,akhirnya Yesung mengantar Kibum,dan kini mereka sedang berada didalam mobil Yesung

"eomma bilang hyung sangat suka bermain bola,benarkah?"

Tanya Kibum lagi walau tidak ada jawaban dari Yesung

"Bummie,,nanti kalau Bummie sudah besar hyung ajak Bummie main bola,otte?"

Yesung teringat dengan perbincangan terakhirnya bersama Kibum dulu,saat dia berjanji akan mengajak Kibum bermain bola kalau Kibum sudah besar

Yesung menghentikan mobilnya tepat didepan gerbang sebuah senior high school

Kibum segera membuka pintu dan keluar

"gomawo hyung"

Ucap Kibum setelah menutup pintu mobil itu,namun tidak ada sahutan dari sang hyung,dan mobil itu pun kembali melaju.

*nae hyung*

"aduh otkhae,aku harus pulang dengan apa"

Ucap Kibum yang berada didepan gerbang sekolahnya,dia tampak gelisah karna dia bingung harus pulang dengan apa,dia lupa menanyakan pada sang hyung atau cingunya karna sekarang sudah nampak sepi bahkan gerbang sudah tertutup

"sebentar lagi pasti hujan"

Ucapnya saat melihat awan gelap tebal sudah siap menumpahkan hujan

"ahh,aku harus segera pulang"

Ucapnya yang sudah mulai beranjak dari tempatnya 'setidaknya aku harus menemukan halte terdekat' fikir Kibum

*nae hyung*

"tuan muda kenapa basah kuyub begini"

Tanya Lee ahjjussie cemas saat melihat Kibum pulang dalam keadaan basah,segera Lee ahjjussie menuntun Kibum yang sudah menggigil hebat masuk kedalam rumah dan mengantar Kibum masuk kedalam kamar

"gweanchana ahjjussie,aku tidak apa-apa gomawo"

Ucap Kibum yang mulai memasuki kamarnya.

...

Tok-tok-tok

"tuan muda muda"

Panggil Lee ahjjussie sambil mengetuk pintu kamar Yesung,karna memang waktu sudah menunjukan tengah malam wajar saja kalau Yesung yang dipanggil sedari tadi sudah tertidur pulas

"ada apa Lee ahjjussie?"

Tanya Yesung yang sudah membuka pintu

"tuan muda Kibum,tuan muda Kibum sesak nafas"jelas Lee ahjjussie tampak gugup,Yesug yang mendengar segera berlari menuju kamar Kibum

...

Yesung tampak gugup saat melihat Kibum kesulitan bernafas,Kibum tampak memejamkan matanya dan meremas sprey kuat,Yesung mendekati dongsaengnyadia genggap kuat tangan Kibum,

"Lee ahjjussie tolong panggilkan Park uisa,cepat ahjjussie"

"Bummie bertahanlah,apa yang harus hyung lakukan?"

Ucap Yesung lagi,dia benar – benar tidak tega saat melihat dongsaengnya kesakitan,diusapnya dada Kibum berharap dapat mengurangi rasa sakit yang Kibum rasakan,keringat dingin tampak mengucur dari pelipis Kibum

"hyung,sesak"

Gumamnya saat menyadari sang hyung berada disampingnya

...

"asmanya kambuh karna kedinginan,mungkin dia sempat kehujanan,sekarang dia sudah stabil,berikan obat ini karna dia sedikit demam,selang oksigen bisa dilepas kalau nafasnya sudah kembali normal"

Jelas dokter setelah memeriksa Kibum,Yesung tampak mengangguk mendengar penjelasan Park uisa

"gomawo uisa"

Ucapnya kemudian,

"kalau begitu saya permisi dulu"

Ucap sang dokter yang diantar oleh Lee ahjjussie

Yesung tampak terjaga disebelah Kibum Lee ahjjussie pun ikut terjaga,karna Kibum terus mengigau memanggil-manggil sang eomma Kibum demam tinggi

Digenggamnya tangan Kibum

"mianhae karna rasa bersalah ini hyung tidak berani memelukmu,bahkan menyapamu,mianhae Bummie,jeongmal mianhae"

*nae hyung*

"tuan muda yakin akan berangkat sekolah"

Tanya Lee ahjjussie saat melihat Kibum sudah siap dengan seragamnya

"nde ahjjussie,gweanchana,tapi bisakah Lee ahjjussie mengantarku?"

Jawab Kibum

"nde tuan muda"

"Lee ahjjussie kemana Yesung hyung?"

Tanya Kibum saat tidak menemukan sang hyung dimeja makan

"sepertinya masih diatas tuan muda"

Jawab Lee ahjjussie karna dia belum menemukan tuan mudanya turun

"ow,,kalau begitu kajja ahjjussie kita berangkat"

Ucap Kibum sambil beranjak dari duduknya

...

"ahjjussie bisakah nanti ahjjussie mengantakanku membeli kue tart,sebenarnya 2 hari yang lalu ulang tahunku,dan berhubung besok adalah ulang tahun Yesung hyung jadi aku ingin merayakannya hari ini "

Jelas Kibum,dan dijawab anggukan oleh Lee ahjjussie

...

Yesung tampak membuka pintu kamar Kibum,dia tampak menelusuri kamar yang belum terisi penuh hanya beberapa barang yang dibawa Kibum dari rumah lamanya,matanya terhenti saat melihat boneka bola yang tidak asing baginya,benar itu boneka bola miliknya sebelum dia meninggalkannya,dipeluknya erat boneka itu.

"Bummie mianhae,,mianhae"

*nae hyung*

tok-tok-tok

Yesung tampak mengerjapkan matanya,melirik sekilas pada jam duduk diatas meja nakas hampir jam satu dini hari,namun dia teringat kemarin malam saat tengah malam ada yang mengetuk pintu kamarnya hal buruk terjadi pada Kibum tak mau ambil pusing dia segera menuju pintu dan membukanya

"saengil cukhae hamida,,saengil cukhae hamida sarangnaneun nae hyung,saengil cukhae hamida,,cukhae hyung"

Tampak Kibum sedang membawa kue tart yang tidak terlalu besar,Yesung yang terkejut hanya diam,kemudian Kibum menyerahkan kue tart itu,dan memasukan sebuah kotak seperti kandang kekamar Yesung melalui sela tubuh Yesung,

"eomma bilang hyung sangat suka kura-kura dan hyug menangis hebat saat kura-kura hyung menghilang,semoga hyung menyukainya cukhae hamina hyung"

Ucap Kibum yang kemudian berlalu setelah memberikan senyum termanisnya

...

Kibum tampak terburu-buru karna hari ini dia sedikit bangun kesiangan,namun saat dia membuka pintu terdapat kotak kubus tidak terlalu besar berada didepan pintu kamarnya,karna penasaran dia segera membuka kotak itu

"bola?"

Gumam Kibum saat mengetahui isi box itu,dan dia menemukan sebuah surat

Dulu hyung pernah berjanji padamu saat kau besar hyung akan mengajakmu bermain bola,jadi kalau kau sudah merasa besar "kajja kita bermain bola"

Kibum tersenyum setelah membaca tulisan itu

*rasa sayang tidak harus diungkapkan bukan?rasa sayang hanya butuh dirasakan,bukankah setiap orang mempunyai caranya masing-masing untuk mengungkapkannya*

End,,,

Benar-benar deadline,,,jadi review nde,,,,,,