Dan, inilah Fanfic yang Nacchan bicarakan di akhir perjumpaan kita di 'Heart and Filia' fanfic. Sebenarnya, ide untuk membuat fanfic ini sudah cukup lama. Tapi, tak kunjung Nacchan buat. Untung saja ada Memo, dan sekarang Nacchan akan membuat cerita maksudnya Fanfic ini!

Jurina: Makanya, jangan di tunda-tunda

Nacchan: Eh, Jurina, ngapain disini? Gak sekolah?

Jurina: Nungguin si Rena, lama banget

Nacchan: Ntuh apa?

Jurina: Susu Coklat *neguk susu coklat*

Nacchan: Dapet dari mana tuh gelas? Kayak nya familiar banget tuh sama mata ane

Jurina: *naruh gelas di atas meja* Dari meja Nacchan, *ambil tas disebelah* Ja, ane pergi dulu! Bye bye! Rena dah nungguin! *kabooorrr*

Nacchan: Woi! Jurina! Sini dulu! Rasakan pukulan Sapu Gue! Woi! Sini lo, Jurina! *ambil sapu* Sebelumnya Readers, ini dia Fanfic nya, Woi Jurina! Sini Lo! WOI! *ngejar Jurina*

Kataomoi Finally

Rated: T

Genre: Friendship,Family,Romance, dll.

WARNING(!): OOC, OC, Typo bertebaran dimana-mana, Gaje BUANGET, Abal-abal nih Fanfic, dan lainnya.

REMEMBER!

~/Don't Like Don't Read\\~


Rena POV

Aku memasang seragam ku di tubuh ku. Lalu memeriksa kembali barang-barang yang akan ku bawa. "Ponsel, Buku, Kotak pensil, Buku gambar, jaket, dan...dimana Kira?" gumamku. Kira adalah buku tulis yang menyimpan banyak rahasia didalamnya. Lalu aku melihat Kira berada di bawah bantal. "Oh, kau disana Kira, kemarilah" aku mengambil Kira dan memasukannya ke dalam tas ku. "Rena, cepat!" seru kakak ku dari bawah. "Iya, iya..." aku segera mengambil tas ku dan berlari ke bawah. Tepatnya ruang makan untuk mengambil sarapan ku. "Roti selai Blueberry!" aku segera menyambar Roti ku.

"Cepat dong! Nanti bisa terlambat!" seru Jurina (kakakku) dengan Roti di mulutnya.

"Ini baru jam 06.39!" jawabku lalu melahap Roti ku.

"Kita kan masuk nya jam 07.30! Oh ya...07.30..." kata Jurina, "tapi sekolah kita kan jauh!".

"Kau hanya memerlukan 15 menit untuk ke sana Jurina!" jawabku meneguk susu ku.

"Ugh..bagaimana kau bisa sejenius itu,hah!?"

"Bagaimana kau bisa sekuat itu?"

"Ka-san,Tou-san, Juri-nee dan Rena-nee berantem lagi!" seru Rukia (adikku). "Ayo Jurina, Rena jangan berantem! Ka-san dan Tou-san pergi kerja dulu oke, ini kunci rumahnya! Ayo Rukia!" kata Ka-san. "Ayo!" Rukia berlari menuju Ka-san dan berjalan keluar menuju mobil. Bagaimana dengan Tou-san? Dia naik mobil nya sendiri tentu nya.

"Oke, ayo Jurina, kita nanti terlambat!" kata ku mengambil kunci rumah dan berjalan menuju keluar rumah.

"Bagaimana..bisa...kau.." kata Jurina bingung menatap ku.

"Cepat Jurina! Nanti kita terlambat!"

"Harusnya itu menjadi kata-kata ku!"

"Kau terlambat bilang nya!"

"Dasar, kau Rena!"

"AKan ku kunci kau jika tidak cepat keluar!" aku menggoyang-goyangkan kunci yang ada di tangan ku.

"Eh, tu..tunggu dulu! Rena! Jangan di kunci~~"

SAKAE~Kataomoi Finally~SAKAE

"Jadi Jurina, bagaimana murid-murid di kelas itu?"

"Nakal"

"Nakal seperti waktu SMP?"

"Tidak, nakal biasa, tapi ada yang baik juga!"

"Siapa teman-teman mu disana?"

"Ada Manatsu, Yuria, Mizuho, Akisun, dan Rumi"

"Hanya itu?"

"Itu yang utama"

"Bagaimana dengan siswa yang nyebelin?"

"Ada Sakura, Tomochin, dan Kojiharu dari kelas 2"

"Oh, anak Tenar di sekolah ya?"

"Yah, begitulah, masalahnya.."

"Gadis-gadis itu sok cantik, sok imut, sombong dan angkuh cuman gara-gara kaya raya dan cantik?"

"Bagaimana..kau..bisa..tahu?"

"TV~~~"

"Oh...drama"

"Kebanyakan dari anime"

"O"

"Jadi, itu sekolahnya?"

"Iya, bagaimana? Indah bukan? Damai dimana-mana~"

"Indah, luas, dan seperti nya damai! Oh ya, kita ke kantor guru dulu kan?"

"Yup!Ayo pergi kesana!" Jurina menarik tangan ku. "Eh, tu..tunggu dulu!" aku berusaha menyamakan langkah kaki ku dengan Jurina.

SAKAE~Kataomoi Finally~SAKAE

Normal POV

"Hai Jurina!" sapa Manatsu. "Hai Mana-chan, yang lain mana?" tanya Jurina. "Lagi pada sama urusan mereka" jawab Manatsu. Jurina menaruh tasnya di samping kursi Manatsu. "Jadi Jurina, kapan adik mu masuk ke kelas ini?" tanya Manatsu. "Tepatnya..." Bel masuk pun berbunyi, "saat ini". "Betulkah? Aku penasaran sama adik mu itu!" seru Manatsu. "Menurutku, dia itu Jenius, dan...dia lebih hebat dari ku, cuman..." kata Jurina sedikit tertunduk. "Cuman kenapa?" tanya Manatsu penasaran. "Dia itu, Pemalu, Penakut dan kurang Percaya Diri! Dia sangat mengidolakan ku, padahal...sebenarnya dia sangat hebat dariku! Aku sangat mengidolakan nya!" jawab Jurina. "Oh...sooka sooka..." Manatsu manggut-manggut.

Tidak lama kemudian, masuklah Yuuko-sensei. Yuuko-sensei adalah wali kelas 1-B, kelas Matsui Sisters berada. "Ohayou, Minna-san" sapa Yuuko-sensei dengan khas nya. Yuuko-sensei itu ceroboh, dan tingkah laku nya seperti anak-anak. Cuman kalau lagi serius, dia gak bisa di ganggu. Kalau sudah marah, jangan harap kau bisa hidup kembali! "Ohayou, Yuuko-sensei!" sapa semua murid. "Hari ini kita kedatangan murid baru,lho! Adik dari Jurina, silahkan, Matsui-san" kata Yuuko-sensei mempersilahkan Rena masuk.

Rena memasuki ruang kelas 1-B denagn kepala sedikit tertunduk. "Na..namaku..Rena..Matsui, kalian..bisa..panggil aku Rena, Yoroshiku!" Rena berbungkuk, "Aku sangat gugup!" keringat dingin bercucuran di muka Rena. "Dia gugup ya?" bisik Manatsu. "Ya, begitulah Rena, tapi kalau sudah tentang aku, 'MALU', "TAKUT' itu gak ada dalam kamus nya! Dia berubah 180 derajat!" jawab Jurina. "Oh...aneh.." komentar Manatsu.

"Rena-chan" kata Yuuko-sensei. "Iya sensei?" Rena segera menegakan tubuhnya, walau sedikit terbungkuk. "Kamu duduk di kursi sebelah jendela situ!" kata Yuuko-sensei. "Ha'i Yuuko-sensei" Rena segera berjalan menuju bangku nya. Lalu menaruh tas nya. Beberapa orang memperhatikannya. Itu membuat dirinya tidak merasa nyaman, keringat dingin bercucuran dari tubuh nya. UNtung saja Yuuko-sensei langsung membuka pelajaran. Itu membuat Rena tenang.

SAKAE~Kataomoi Finally~SAKAE

Pelajaran usai! Waktu nya istirahat! Banyak siswa yang berhamburan keluar menuju kantin. Rena menutup buku nya dan membuka kacamata yang telah terpasang di wajahnya selama pelajaran berlangsung. Lalu dia menaruh buku pelajaran dan kacamata nya itu ke dalam tas. "HAI!" seru seorang gadis. "UWAAA!" Rena nyaris jatuh dari bangku nya.

"Apa aku membuat mu takut?"

"Ya, begitulah..."

"Oh, kudengar dari Manatsu, kau Penakut dan Pemalu ya?" gadis itu menatap Rena.

"Ya, begitulah..." Rena sedikit tertunduk.

"Yang kau perlukan adalah rasa percaya diri!" gadis itu mengepal tangannya dengan tatapan semangat.

"Oh ya, ngomong-ngomong, namamu siapa?"

"Namaku?Hohoho~" gadis itu tertawa gaje.

"Ada apa dengan gadis itu?" tanya Rena dalam hati nya dan sweatdrop melihat tingkah laku gadis itu.

"Namaku Akane Takayanagi, panggil aku Akane"

"Oh, nama yang cantik"

"Terima kasih, kau bawa bekal?"

"Bawa" Rena menunjukan bekal nya.

"Aku juga" Akane menunjukan bekalnya, "ayo! Kumin telah menunggu kita!" Akane menarik tangan Rena.

"Eh, tu..tunggu, Akane-san!" Rena berusaha mengambil bekal yang ada di atas mejanya.

Mereka sempat melewati meja Jurina. Tepat di atas meja itu, Rena menaruh bekal yang dia bawa satu lagi. "Thanks Rena! Akane, jangan kau apa-apakan adikku!" seru Jurina. "Sip Bos!" Akane memberi hormat pada Jurina lalu pergi menuju tempat Kumin, temannya berada. "Sepertinya dia sudah mempunyai teman baru ya!" kata Manatsu mendekat ke arah Jurina. "Ya, begitulah" kata Jurina meraih bekalnya. "Ayo kita ke kantin! Yuria, Mizuho dan Akisun sudah menunggu!" kata Manatsu. "Bagaimana dengan Rumi?" tanya Jurina. Mereka berdua berjalan keluar kelas. "Dia ada urusan dengan biola nya" jawab Manatsu. "Oh..." Jurina ber-oh panjang, "kuharap Rena kan baik-baik saja di sekolah ini! Semoga dia bahagia di sekolah ini...".


Nacchan: Akhirnya, Nacchan berhasil memukul Jurina sebelum dia berangkat sekolah! Oke, bagaimana? Apa kalian suka?

Takamina: Nacchan, mana tugas mu yang aku suruh kumpulkan kemarin?

Nacchan: Eh? Sudah ku kumpulkan kok Takamina-sensei

Takamina: Tapi, aku belum menerimanya!

Nacchan: Mata sensei kali yang buta!

Takamina: Kau bilang apa!? *berapi-api*

Nacchan: Eh, tidak ada apa-apa

Takamina: Kumpulkan besok!

Nacchan: Iye

Takamina:*berlalu pergi*

Kumin: Minna-san, jangan lupa Review nya!

Nacchan: Eh, sejak kapan kau disini Kumin!? *kaget*

Arigatou Gozaimasu

Next Chapter in Kataomoi Finally:

"Namaku Kumi Yagami, salam kenal!"/"Kamu mau masuk klub apa Ren?"/"Kalau aku masuk klub Basket dan Voli!"/"Kalau aku cheers dan drama!"/"Kau yakin akan masuk klub itu?"/"Katanya ruangan lab itu angker dan guru nya sangat aneh!"/"Aku tetap pada pendirian ku, aku akan masuk klub Sains!"