ZieTwins
hide bio
PM . Follow . Favorite
Joined 03-28-15, id: 6653260, Profile Updated: 12-31-16
Author has written 4 stories for Screenplays.

-31 DESEMBER 2016- “Shinwon-ah, mianhae. Eoh?” Hwitaek terus memohon kepada Shinwon agar namja itu memaafkannya. Hwitaek sendiri merutuki dirinya sendiri. Sejak acara “Pops In Seoul” berakhir hingga mereka pulang kedorm, Shinwon tidak ingin berbicara dengan siapapun. Membuat semuanya khawatir, terutama Hwitaek. Dalam acara itu Hwitaek mengatakan bahwa akhir-akhir ini Shinwon sering uring-uringan, apakah sikapnya itu karena seseorang? (Liat di Ig @multifandom_mem yang sudah diedit) Mungkin itu pertanyaan yang biasa saja, tapi Hwitaek memberi inisial “W” di akhir pertanyaannya. Itu membuat Shinwon kesal. Karena digrupnya hanya ada satu nama yang berawalan “W” yaitu Wooseok. “Sudahlah, biarkan dia sendiri. Nanti juga baikan” Ucap Jinho. “Tapi aku merasa ga enak” Hwitaek menyesal “Kau membuatnya jadi jelas dari sikapmu Hyung” Ucap Kino sambil memakan Snack, yang kemudian disambar oleh Wooseok. “Ya! Kau ini..” Kino merebut kembali Snack yang disebelumnya direbut oleh Wooseok. . . . Shinwon mencoba memejamkan matanya, tetapi tidak bisa. Suara dari Wooseok dan Kino terdengar dari kamarnya. Membuat hatinya semakin panas. Jahat sekali. Itulah yang dipikiran Shinwon. Mereka berdua juga tahu bahwa mereka saling suka. Tetapi Wooseok tidak pernah menyatakan perasaannya. Sampai kapan ia merasa digantungkan? Sampai kapan Shinwon harus menunggu? Bahkan dirinya sendiri juga tidak tahu, apakah karena Shinwon yang terlalu berharap? “Tidak bisa, ini tidak boleh terjadi” Shinwon bangkit dari tidurnya. Ia akan bicara kepada Wooseok. Ia ingin tahu siapa yang ada dihatinya sekarang. Masa bodo bila dirinya dianggap gila oleh Wooseok. Mana bisa hanya dirinya yang merasa sakit. . . . “Ah, aku mengalahkanmu. Haha” “Kau curang, ayo sekali lagi” Wooseok dan Yuto sedang bermain PS, ini cara mereka menghilangkan rasa penat. Setidaknya mereka bisa bermain dua jam full, setelah mengisi jadwal mereka yang padat. “Shireo! Aku lelah” Wooseok membaringkan tubuhnya dikasur. “Ayolah, aku bahkan tidak sempat mengalahkanmu” Yuto menarik tangan Wooseok. Tetapi Wooseok tidak meresponnya, hingga ia hampir terjatuh dilantai karena Yuto menarik kakinya. “Oke, sekali saja” Akhirnya mereka melanjutkan permainan mereka, Yuto dengan semangat menekan tombol-tombol di stick ps. Sedangkan Wooseok melawan Yuto dengan sedikit malas. 'BRAK' Tiba-tiba saja seseorang masuk dengan membuka pintu kamar Wooseok dan Yuto secara kasar. Wooseok dan Yuto dibuat kaget, karena ulah seseorang itu. Namja itu menatap Wooseok tajam, dan tidak berbicara. Ia hanya berdiri diambang pintu. “Hyung, tidak bisakah kau mengetuk pin-“ Perkataan Yuto dipotong oleh Shinwon, ya namja yang membuka pintu dengan kasar itu adalah Shinwon. “Bisakah kau meninggalkan kami berdua?” Pinta Shinwon yang masih tetap menatap Wooseok. Yuto yang mengerti, langsung baranjak dari duduknya dan meninggalkan mereka berdua. Tak lupa, Yuto menutup kembali kamarnya. “Ada yang ingin aku tanyakan, dan kau harus menjawabnya” Tukas Shinwon. “Tentu” “Apakah kau menyukaiku Wooseok-ah?” Shinwon bertanya langsung keintinya. 'DEG' Wooseok sedikit terkejut dengan pertanyaan dari Shinwon, ia tidak menyangka bahwa hyungnya ini akan menanyakan hal yang seperti ini. Ia hanya perlu menjawabnya kan? Baiklah jika ia yang meminta. “Aniya” “A..aniya?” Shinwon juga terkejut. Ya, Shinwon sudah menebak pasti ini akhirnya. Tak apa, yang penting ia sudah menanyakan kepada Wooseok, pertanyaan yang selalu ingin ia tanyakan. “Apakah kau ingin tahu hyung?” “Lupakan, aku tidak ingin mengetahuinya” Shinwon melangkahkan kakinya menuju pintu, sejenak ia menghentikan langkahnya. “Anggap hal ini tidak pernah terjadi” Shinwon mengucapnya dengan lesu, dan ia benar-benar meninggalkan ruangan tersebut. “Padahal aku ingin memberitahunya” . . . Udara hari ini sangatlah dingin, membuat mereka yang ingin keluar rumah menjadi malas. Karena dinginnya yang menusuk. Padahal, berlapis-lapis pakaian yang mereka pakai. Seperti halnya dengan Wooseok, hari ini adalah jadwalnya untuk membeli bahan makanan. Apalai nanti malam mereka membuat pesta untuk merayakan tahun baru bersama. “Hyung, aku sedang tidak enak badan. Yang lain saja ya? Ya?” Wooseok merujuk kepada Hwitaek, tetapi tidak ditanggapi oleh leadernya itu. “Aku tidak berbohong, kali ini beneran. Ah arraseo arrsheo!” Wooseok langsung berangkat ketika mendapat tatapan cepat-pergi-saja dari Hwitaek. Wooseok memasuki kamarnya dan berganti pakaian, tak lupa ia memakai jaket mantel berbulu dan syal super tebal. “Mungkin nanti malam akan bagus” Gumam Wooseok. “Wooseok! Palliwa!” Shinwon berteriak memanggil Wooseok agar lebih bergegas. Wooseokpun keluar kamar dan mendapati Shinwon hanya memakai pakaian tipis. “Hyung, kau yakin hanya berpakaian seperti itu?” Tanya Wooseok khawatir, pasalnya suhu diluar sana hampir mencapai titik beku. “Hmm, sebaiknya kita cepat pergi” “Kalau kau kedinginan, aku tidak mau berbagi pakaian loh” “Arrasheo, palliwa” . . . Sepanjang perjalanan, terasa sunyi bagi mereka berdua. Padahal lalu lintas begitu ramai, karena masyarakat sekitar tentunya juga ikut merayakan tahun baru. Yang biasanya Shinwon selalu berisik, kini terdiam. Ia merasa canggung berada didekat Wooseok. Ia sedikit merutuki tindakan bodohnya. Ingin rasanya ia terbang ke angkasa agar tidak bertemu dengan Wooseok. Tetapi itu adalah hal yang tidak mungkin. “Ah aku tidak tahan!” Teriak Shinwon tiba-tiba yang membuat Wooseok terjungkat. Akhir-akhir ini hyungnya sering melakukan hal yang membuatnya terkejut. “Wooseok-ah! Kenapa suasanya canggung sekali! Kau biasanya terus mengoceh” Omel Shinwon kepada Wooseok. Wooseok pun menghentikan langkahnya. Dan menatap mata Shinwon. “Aku tidak merasa canggung” Heol. Bagaimana bisa pria jangkung ini tidak merasa canggung? Seperti tidak ada hal yang terjadi. Tapi memang itu sih kemauan Shinwon, untuk melupakan kejadian tadi. Jadi, wajar jika Wooseok tidak merasa canggung. Shinwon jiwamu terguncang! “Lupakan” Shinwon menggigit bibir bawahnya menahan emosi. Ia mempercepat langkahnya untuk segera pergi ke supermarket. . . . “Hachu!” Wooseok mengusap hidungnya yang gatal. Ia sedari tadi bersin-bersin, dan hidungnya sangat merah. Shinwon yang melihatnya merasa khawatir, tetapi perasaan itu segera ia hilangkan. Memangnya Wooseok anak kecil? Ia sudah besar dan bisa mengurus dirinya sendiri. Batin Shinwon “Hyung, supermarketnya tutup” Ucap Wooseok. Ini bahkan masih pukul tujuh malam, mereka sudah menutup tokonya? “Ini masih terlalu awal untuk merayakan tahun baru..” Ucap Wooseok, ia berencana mengajak Shinwon ke Namsan Tower. Ia degar, saat malam tahun baru tempat disana sangat indah. “Hyung, ke Namsan yuk?” Ajak Wooseok, ia berharap Shinwon akan menyetujuinya. “Shireo! Disana terlalu banyak pasangan” Shinwon mengucap lirik diakhir kalimat, tetapi masih bisa didengar oleh Wooseok. Ia berpura-pura tidak mendengarnya. “Kenapa hyung?” “A..ani, disana terlalu ramai. Shireo!” “Ayolah hyung, kau pasti akan menyukainya” Wooseok berusaha keras mengajak Shinwon, ia terus memohon bahkan ia meberi Shinwon Aegyo yang bahkan Wooseok sendiri tidak menyukainya. 'BUING~ BUING~ “Ah Arrasheo! Arrasheo!” Yosh! Berhasil. Shinwon selalu kalah jika Wooseok sudah merajuk. Mana bisa ia menolak, jika sudah seperti itu. . . . “Wah, indahnya~” Shinwon serasa dihipnotis oleh pemandangan malam di Namsan Tower. Ternyata dimalam hari sangat indah, karena warna-warni lampu yang menghiasi tempat romantis tersebut. Shinwon sebenarnya suka datang ketempat seperti ini, bahkan ia datang bersama Wooseok walau tidak terikat hubungan apapun. Setidaknya ia bisa dekat dengan Wooseok, walau hanya berteman bisa membuat nyaman, kenapa harus berpacaran? Itulah prinsip Shinwon sekarang setelah merasa tercampakkan. Shinwon menggosok-gosokkan kedual telapak tangannya. Ia juga meniup tangannya agar tetap hangat. Udara disini semakin lama semakin dingin. Ia bahkan tidak memakai pakaian yang hangat. Wooseok yang melihatnya, langsung mepelapskan mantel jaketnya dan memakaikannya ke Shinwon. “Kau selalu saja keras kepala, merepotkan” Ucap Wooseok setelah memakaikan jaketnya dan menjitak pelan dahi Shinwon. “Ya! Aku tidak tahu kalau kita akan datang kesini. Kau yang memaksaku” Shinwon membela dirinya, ia tidak mau disalahkan. Lagian Wooseok yang memaksanya untuk datang kesini. “Tapi kau senang” “Saljunya bahkan sangat banyak disini” Shinwon mengacuhkan Wooseok, ia lebih memilih melihat pemandangan disekitar. . . . “Hyung, kenapa mereka lama sekali? Aku sudah sangat lapar” Sedari tadi keenam orang yang berada didorm mengeluh kepada sang Leader. Mereka terus mengatakan lapar dan lapar. Apakah mereka tidak tahu jika dirinya juga lapar? “Kenapa kalian mengeluh kepadaku? Seharusnya kalian salahkan Wooseok dan Shinwon” “Bagaimana kita tidak mengeluh, ponsel Wooseok tidak bisa dihubung. Dan Shinwon hyung tidak mengangkatnya” Jelas Yeo One. “Kudengar jalanan macet, mungkin mereka terjebak disana” Pikir Hongseok positif. Yah, mau tidak mau dirinya harus memasak dengan bahan seadanya. “Aku akan memasak” . . . “Asshh, dinginnya” Racau Wooseok. Badannya semakin menggigil, apalagi dia sedikit demam. “Wooseok-ah? Gwenchanna?” “Sebentar saja” Wooseok memeluk Shinwon secara tiba-tiba. “Haruskah aku mengatakannya sekarang? Ah, bahkan badanku tidak mendukung” “...” Wooseok memundurkan badannya sedikit, tetapi masih dalam keadaan memeluk Shinwon. “Hyung, akhir-akhir ini, entah kenapa aku sering memikirkan seseorang” Shinwon sudah tahu arah pembicaraan Wooseok. Pasti yang Wooseok bicarakan adalah Kino. Karena, mereka akhir-akhir ini sering bersama. Bahkan saat di stage mereka tidak segan menunjukkan kemesraan mereka. Tapi kali ini, ia memilih untuk mendengarkan saja apa yang Wooseok katakan. “Bahkan, saat latihan atau setelah latihan aku terus memikirkannya.” “...” “Saat ia memanggil namaku dengan senyum manisnya atau bahkan saat ia memarahiku. Aku hanya bisa tertegun” “...” “Hyung, aku.. aku sudah memutuskan untuk tidak melepaskanmu. Aku akan membuat kau menjadi milikku” 'DEG' Apa ini? Shinwon tidak salah dengar kan? Apa yang baruan Wooseok katakan, itu tidak beranda kan? Bahkan kali ini, namja itu terlihat serius mengatakannya. “Buknkah, kau dengan.. Kino?” “Hahaha, kau benar-benar memikirkan seperti itu? Woah!” “Ya, itukan menurut pandanganku! Kau selalu menempel pada Kino!” “Hyung, kau benar-benar. Kami hanya sekedar teman. Kau bahkan tidak tahu kan kalau sebenarnya Kino menyukai Yuto?” “...” “Tentu saja kau tidak mengetahuinya, karena hanya aku yang tahu” “Ck!” “Apakah kau ingat saat kau menanyakan apakah aku menyukaimu?” “Eoh..” Tentu saja Shinwon masih mengingatnya, ia mengingatnya betul. “Aku pikir, aku semakin menyukaimu. Tidak!” “Kau, bilang tidak menyukaiku” “Aku belum selesai bicara” “...” “Saranghae~” “...” “Aku tidak tahu apakah aku menyukaimu sebagai seorang teman atau sebagai lelaki. *maksudnya uke* Tapi aku tidak mau kau pergi dari sisiku. Aku ingin kau terus memanggil namaku. Aku sempat sedih saat kau mendiamkanku hari ini” 'CUP' Selalu saja Shinwon membuat hal tak terduga yang membuat Wooseok terkejut tentunya, tiba-tiba saja Shinwon mengecup bibirnya walau hanya sekilas. Senyum terukir diwajah Shinwon, dengan otomatis Wooseok juga ikut tersenyum melihatnya. Wooseok menaruh kedua telapak tangannya kepipi Shinwon, ia menatap kedua manik hitam Shinwon yang selalu membuatnya terhipnotis dan Wooseok ingin menyalurkan perasaannya kepada Shinwon melalui ciuman yang akan ia berikan. Detak jantung Shinwon tiba-tiba saja berpacu dengan keras. Dia berfikir apakah Wooseok akan mendengarnya? Shinwon yang tahu apa yang akan dilakukan Wooseok, dengan refleks ia memejamkan kedua matanya. Tetapi, “Hachu..” Wooseok bersin ketika ia hendak mencium Shinwon. Mereka bahkan saling terbentur, karena terlalu dekat. “Ya-“ “Hachu..” Bukan hanya sekali, tetapi dua kali. “Hyung, mianhae..” Wooseok sangat menyesal karena ia mengacaukan semuanya. Shinwon menaruh punggung tangannya didahi Wooseok, dan didahinya sendiri. Dahi Wooseok lebih panas ketimbang dahinya. “Kau benar-benar demam..” Sejak awal memang Wooseok sudah tidak enak badan, ia bahkan sudah bersin-bersin sebelum ke sini. “Hyung aku tidak kuat..” "BRUK" “Ya! Wooseok-ah! Jung Woosoek!!” Wooseok jatuh dipelukan Shinwon, Wooseok tidak bisa menyangga berat tubuhnya. Bukan karena ia pingsan tetapi tertidur. Wooseok sudah tidak mampu menahan kantuknya, kali ini benar-benar terasa berat dan dan akhirnya ia memejamkan matanya. “Tidur? Ya! Jung Wooseok!” “Zzz..” “Kau memang tidak romantis!” Terpaksa, ia menghubungi Hwitaek untuk menjemput mereka. Ia bahkan sedikit malu mengatakan bahwa mereka berada di Namsan Tower. “Hari ini benar-benar aneh!” “ZZzzz” “Kau akan menyesal saat bangun! Lihat saja Jung Wooseok!” Meskipun begitu, ia senang akhirnya ia mengetahui isi hati Wooseok. Malam tahun baru ini, akan ia ingat sepanjang hari. Ia tidak akan melupakannya. . . . “Mereka berdua memang Aneh” “Tidak hanya Aneh tetapi gila. Untuk apa mereka ke Namsan Tower dicuaca yang dingin seperti ini” “Ah merepotkan, ujungnya pasti aku yang kena” . . . . -THE END- Uwaaahh, akhirnya selesai juga. Maaf ya kalau sedikit ga jelas atau emang ga jelas. Zie cuman mau membuat ff tentan WooWon! Apakah ada WooWon shipper disini? Wkwk Terimakasih sudah membaca

Sort: Category . Published . Updated . Title . Words . Chapters . Reviews . Status .

Family Love Story : COMPLICATED LOVE by milkhunhanyuri15 reviews
(170703 - Chap 11 Update) SEBENARNYA UNTUK APA TUHAN MENCIPTAKAN PERASAAN CINTA ! / Daehyun Baekhyun JHope TaeHyung - DaeBaek - VHope Couple / JUNG Family with other Family : WU, OH, KIM, BANG, PARK / BAP EXO BTS member / Happy Reading - Dont Forget to Review Juseyo - - -
Screenplays - Rated: T - Indonesian - Family/Hurt/Comfort - Chapters: 11 - Words: 102,318 - Reviews: 550 - Favs: 157 - Follows: 149 - Updated: 7/3/2017 - Published: 3/5/2014
Daddy's Milk by MackerelPasta reviews
Baekkie cinta ayahnya, Baekkie suka lengan kekar ayahnya, Baekkie suka 'benda' besar ayahnya. Namun dari itu semua Baekkie paling suka 'susu' ayahnya yang asin itu. CHANBAEK, GS, PEDO (INCEST)
Screenplays - Rated: M - Indonesian - Family/Tragedy - Chapters: 2 - Words: 4,378 - Reviews: 112 - Favs: 234 - Follows: 208 - Updated: 1/12/2017 - Published: 9/20/2016 - Complete
Missing You by StarSky3095 reviews
[REVISION]Penyesalan yang terus membayangi Sehun, kehilangan Luhan membuatnya sadar jika semua yang telah dilakukannya sangatlah kejam. " Kehilanganmu menjadikan kisah cintaku begitu hampa dan kosong, bahagialah dan maafkan aku. " –Oh Sehun [Sequel LOVE HURT'S] HUNHAN/YAOI/MPREG/ALL SEHUN POV
EXO Next Door/우리 옆집에 엑소가 산다 - Rated: T - Indonesian - Hurt/Comfort/Angst - Chapters: 1 - Words: 2,973 - Reviews: 8 - Favs: 35 - Follows: 21 - Published: 11/15/2016
Mysophobia - Wooseok x Shinwon by ChoEunHye12 reviews
"Shinwon punya phobia" Pentagon Jung Wooseok x Go Shinwon. Mind to RnR?
Screenplays - Rated: T - Indonesian - Romance/Humor - Chapters: 1 - Words: 2,173 - Reviews: 9 - Favs: 13 - Follows: 6 - Published: 11/13/2016 - Complete
HUNHAN Metanoia by 614whiteberry reviews
[UPDATED:EXTRA STORY WRITTEN by PARK HANEUL ] Metanoia (n.) Perjalanan untuk merubah pikiran,hati,diridan arah hidup. Main cast: Luhan,Sehun,Ziyu and Haowen. Pairing: HunHan / SeLu, Kaisoo,BaekYeol. M-Preg, Parenting!SeLu
Screenplays - Rated: M - Indonesian - Drama/Hurt/Comfort - Chapters: 18 - Words: 73,597 - Reviews: 1312 - Favs: 687 - Follows: 501 - Updated: 11/22/2015 - Published: 5/11/2014
Revenge by Picos reviews
Jungkook seorang pemuda yatim piatu syok melihat seorang gadis yang mirip dengannya. Setelah melihat perempuan itu bunuh diri di depan matanya sendiri, Jungkook pun menyamar menjadi gadis itu untuk mendapatkan semua jawaban tentang kehidupannya. Berhasilkah ia berhadapan dengan si jenius angkuh yang notabene adalah suami dari gadis tersebut? YAOI! VKOOK!
Crossover - Screenplays & Magic Flute - Rated: T - Indonesian - Romance/Hurt/Comfort - Chapters: 1 - Words: 2,873 - Reviews: 20 - Favs: 15 - Follows: 19 - Published: 10/12/2015
Bangtan Boys, Puasa! by Picos reviews
Bagaimana jika Bangtan deul puasa ya? kkk berhasil tidak? / "Sahur! Sahur!" /"SAHOOOR! SAHOOOR!" /"ugh yoongi hyung berisiik." "Gak mau ah." "Masih ngantuk hyung." "ngoook. Fiuuuh...fiuuhhh." / "Aduh perutku mulai lapar nih."
Screenplays - Rated: K - Indonesian - Humor - Chapters: 1 - Words: 3,994 - Reviews: 21 - Favs: 21 - Follows: 21 - Published: 7/1/2015
Freak Love by Picos reviews
Jung Hoseok yang terlihat patah hati, dan bertemu hoobae alienya. dan melakukan kencan diakhir cerita.
Screenplays - Rated: K+ - Indonesian - Chapters: 1 - Words: 1,013 - Reviews: 7 - Favs: 3 - Follows: 1 - Published: 4/11/2015
Take Me Tou Your Heart by ZieTwins reviews
Seorang yeoja yang mengalami jatuh cinta. Dengan posisi dia sebagai yeoja, dia berfikiran bahwa dia tidak akan mungkin mendapatkan hati sang pujaannya. Karena semakin lama perasaan itu terpendam, hingga sampai terbawa mimpi. Dengan kebulatan tekad dan karena terpaksa(?) yeoja manis itu memutuskan jika dia yang harus mengutarakan perasaannya terlebih dahulu sebelum terlambat.
Screenplays - Rated: T - Indonesian - Hurt/Comfort/Romance - Chapters: 2 - Words: 4,051 - Reviews: 5 - Favs: 2 - Follows: 3 - Updated: 3/31/2015 - Published: 3/30/2015
Our Tomorrow- Sequel w title Our Family by triplet794 reviews
[END CHAP] Pertemuan Sehun dan Luhan di sebuah Klub menjadi awal dari cerita mereka dimulai. Sehun meminta Luhan untuk mengandung anaknya, karena ia dan istrinya tidak dapat memiliki keturunan [SEQUEL UPD-Our Family] Lanjutan cerita tentang kehidupan rumah tangga Sehun-Luhan serta Kai-Kyungsoo bersama anak-anak mereka. Hunhan/Kaisoo/YAOI/NC! DLDR
Screenplays - Rated: M - Indonesian - Romance/Hurt/Comfort - Chapters: 19 - Words: 104,333 - Reviews: 1640 - Favs: 776 - Follows: 598 - Updated: 3/31/2015 - Published: 1/4/2015 - Complete
Sort: Category . Published . Updated . Title . Words . Chapters . Reviews . Status .

Monsta X ( Spesial Ramadhan) reviews
Bagaimana jika MONSTA X melakukan puasa? Dan apakah mereka bisa menjalankan puasa dihari pertama?
Screenplays - Rated: T - Indonesian - Family/Humor - Chapters: 1 - Words: 2,273 - Reviews: 5 - Favs: 3 - Follows: 2 - Published: 6/22/2016 - Complete
Son Family reviews
Bercerita tentang Son Family, untuk pertama kalinya Shownu menjadi seorang appa. ShowKi. WonWon(Wonho&Hyungwon)
Screenplays - Rated: T - Indonesian - Family - Chapters: 6 - Words: 4,208 - Reviews: 32 - Favs: 23 - Follows: 27 - Updated: 6/5/2016 - Published: 4/30/2016
aLpHa Chapter 1 - Cheerfull Series 1 reviews
Apa yang terjadi saat kau mempercayai orang yang kau anggap dapat melindungimu ternyata merupakan sumber bencana bagimu. Dan mau tidak mau kau harus menerima kenyataan yang menyakitkan. Dan saat kau tau kebenarannya, kau hanya bisa diam seribubahasa. Apa yang kau lihat bukanlah segalanya.
Screenplays - Rated: T - Indonesian - Mystery/Family - Chapters: 4 - Words: 27,137 - Reviews: 1 - Updated: 4/28/2016 - Published: 4/8/2016
Take Me Tou Your Heart reviews
Seorang yeoja yang mengalami jatuh cinta. Dengan posisi dia sebagai yeoja, dia berfikiran bahwa dia tidak akan mungkin mendapatkan hati sang pujaannya. Karena semakin lama perasaan itu terpendam, hingga sampai terbawa mimpi. Dengan kebulatan tekad dan karena terpaksa(?) yeoja manis itu memutuskan jika dia yang harus mengutarakan perasaannya terlebih dahulu sebelum terlambat.
Screenplays - Rated: T - Indonesian - Hurt/Comfort/Romance - Chapters: 2 - Words: 4,051 - Reviews: 5 - Favs: 2 - Follows: 3 - Updated: 3/31/2015 - Published: 3/30/2015